Kegiatan  Pembelajaran    :   

P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila)

Tujuan Pembelajaran :

Peserta didik dapat  mengenal istilah P5

Peserta didik dapat mengidentifikasi dimensi P5

Peserta didik dapat mengenal manfaat tumbuhan 



Mengenal P5

Apa itu Profil Pelajar Pancasila dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila?

Profil Pelajar Pancasila adalah karakter dan kemampuan yang dibangun dalam keseharian dan dihidupkan dalam diri setiap individu peserta didik melalui budaya satuan pendidikan, pembelajaran intrakurikuler, projek penguatan profill pelajar Pancasila (pembelajaran kokurikuler), dan ekstrakurikuler.

Profil Pelajar Pancasila memiliki 6 dimensi utama meliputi:

  1. Beriman, bertakwa kepada Allah SWT, dan berakhlak mulia.
  2. Berkebinekaan global.
  3. Bergotong-royong.
  4. Mandiri.
  5. Kreatif 
  6. Bernalar kritis



Mengenal Bagian Tumbuhan 




Daun

Daun adalah bagian tumbuhan yang tumbuh dari ranting. Biasanya, daun akan berwarna hijau karena mengandung klorofil, yaitu zat warna hijau tumbuhan. Daun terdiri dari tiga bagian, di antaranya pelepah, tangkai, dan helai daun. 

Daun memiliki fungsi yang sangat penting bagi tumbuhan, loh, yaitu sebagai tempat terjadinya proses fotosintesis. Nah, kamu tahu nggak, apa itu fotosintesis? Simpelnya, fotosintesis adalah proses pembuatan makanan yang dilakukan oleh tumbuhan menggunakan bantuan sinar matahari. 

Pada proses fotosintesis, terjadi pertukaran gas karbon dioksida (CO2) dan oksigen (O2) melalui stomata. Jadi, stomata ini ibarat hidung kita, ya. Nantinya, fotosintesis akan menghasilkan berbagai zat, seperti glukosa (gula), air, dan oksigen yang bermanfaat untuk kita.

Oh, iya, daun juga memiliki bentuk yang bermacam-macam. Ada yang menyirip, sejajar, melengkung, ataupun menjari.

  • Contoh tumbuhan dengan daun menyirip: daun mangga, daun jambu, daun rambutan, dsb.
  • Contoh tumbuhan dengan daun sejajar: rumput, padi, daun kelapa, daun jagung, daun tebu, dsb.
  • Contoh tumbuhan dengan daun melengkung: daun sereh, daun genjer, daun gadung, dsb.
  • Contoh tumbuhan dengan daun menjari: daun singkong, daun pepaya, daun jarak, daun kapas, dsb.

bentuk-bentuk-daun

Ayo kita simak Video tentang manfaat tumnuhan berikut ini!



Persiapan

1.       Guru sudah mengolah data tanaman yang memiliki kadar air yang sedikit

2.       Guru menyiapkan video mengenai pemanfaatan tanaman

3.       Guru menyiapkan buku gambar dan alat mewamai

 

Pelaksanaan :

1.    Guru meminta beberapa perwakilan peserta didik untuk mempresentasikan hasil kerjanya mengenai tabel tanaman berdasarkan bagian tanaman yang dapat dimanfaatkan

2.    Peserta didik dapat saling bertukar pendapat mengenai perbedaan data.

3.    Guru mengaitkan hasil data yang diperoleh peserta didik dengan isu terkait pemanfaatan tanaman yang tidak tepat.

4.    Peserta didik dibagi menjadi ke dalam beberapa  kelompok (setiap  kelompok  terdiri dari  3- 4 peserta didik) untuk melakukan diskusi terkait permasalahan yang sedang dibahas dan inenuliskan pada lembar diksusi.

5.    Perwakilan kelompok dapat melakukan presentasi hasil diskusinya. Kcmudian peserta didik diajak untuk menyimpulkan hasil diskusinya.

 Sebelum berdiskusi kelompok ayo simak video berikut ini!



Contoh Lembar diskusi kelompok

 

Informasi yang di dapatkan mengenai tumbuhan

 

Masalah yang terjadi jika tidak ada tumbuhan

 

 


Pendidikan Pancasila

Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. Kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara mengandung nilai-nilai yang dijadikan pedoman bagi bangsa Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Nilai-nilai tersebut terdapat dalam sila-sila yang ada dalam Pancasila.

Sila pertama ini mengandung pengertian bahwa bangsa Indonesia mempunyai kebebasan untuk menganut agama dan menjalankan ibadah yang sesuai dengan keyakinan masing-masing. Sila pertama ini juga mengajak masyarakat  Indonesia untuk mewujudkan kehidupan yang selaras, serasi, dan seimbang antarsesama manusia dan makhluk ciptaan Tuhan sehingga timbul rasa saling menyayangi, saling menghargai dan menghormati.

Sila kedua mengandung pengertian bahwa bangsa Indonesia diakui dan diperlakukan sesuai dengan harkat dan martabatnya selaku makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, yang sama derajatnya, sama hak dan kewajibannya, tanpa membeda-bedakan agama, suku ras, dan keturunan.

Makna dalam sila ketiga ini adalah suatu wujud kebulatan yang utuh dari berbagai aspek kehidupan, yang meliputi ideologi, politik, sosial, budaya, dan pertahanan keamanan yang semuanya terwujud dalam suatu wadah, yaitu Indonesia.

Sila Keempat : “Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan dan Perwakilan” Artinya setiap orang Indonesia sebagai warga masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia mempunyai hak, kewajiban, dan kedudukan yang sama dalam pemerintahan. Dalam menggunakan hak-haknya kita harus menyadari perlunya selalu memperhatikan dan mengutamakan kepentingan negara dan kepentingan masyarakat atau dapat dikatakan kepentingan bersama.


Sila Kelima “Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia” Maksudnya masyarakat Indonesia menyadari hak dan kewajiban yang sama untuk menciptakan keadilan sosial dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Untuk itu dikembangkan sikap adil terhadap sesama, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban, serta menghormati hak-hak orang lain.

Ayo Berlatih
Pasangkanlah dengn garis antara pernyataan yang mencerminkan pengamalan nilai-nilai Pancasila dengan sila-sila Pancasila yang sesuai!
Nilai-nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-hari.