📌 IDENTITAS PEMBELAJARAN
Tutik Handayani, S.Pd.
Rabu, 26 Agustus 2026
Fase C / Kelas VI
Bahasa Indonesia, IPAS, Seni Rupa
Bahasa Indonesia: Teks Sastra
IPAS: Sistem Pernapasan Manusia
Seni Rupa: Unsur Seni Rupa
1, 3, dan 5
🌟 APERSEPSI: MARI MEMULAI DENGAN MENGINGAT KEBESARAN ALLAH
Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Apa kabar, anak-anak saleh dan salehah? 😊 Semoga hari ini kalian dalam keadaan sehat, bahagia, dan siap belajar dengan penuh semangat. Jangan lupa bersyukur kepada Allah Swt. karena hari ini kita masih diberi kesempatan untuk bernapas, berpikir, belajar, dan berkarya.
Allah adalah Maha Pencipta. Allah menciptakan manusia dengan tubuh yang luar biasa, paru-paru untuk bernapas, serta alam yang penuh warna dan bentuk indah.
Allah Maha Memelihara. Tubuh kita bekerja setiap saat, termasuk sistem pernapasan yang membantu menjaga kehidupan kita.
Allah Maha Pemberi Rezeki. Udara, makanan, kesehatan, kemampuan berpikir, dan bakat untuk berkarya adalah nikmat yang harus kita syukuri.
💭 Pertanyaan Pemantik
Jika Allah tidak menciptakan paru-paru dan udara, bagaimana manusia dapat hidup?
Jika sebuah cerita mampu membuat kita merasakan sedih atau bahagia, mengapa kata-kata memiliki kekuatan yang besar?
Mengapa Allah menciptakan dunia dengan begitu banyak warna, bentuk, garis, dan tekstur?
Hari ini kita akan belajar membaca dan memahami cerita, mengenal sistem pernapasan yang Allah ciptakan untuk manusia, serta mengamati unsur-unsur seni rupa yang membuat dunia tampak indah. Yuk, belajar dengan hati yang bersyukur! 🤲✨
📘 BAHASA INDONESIA — TEKS SASTRA
🎯 Capaian Pembelajaran
Peserta didik mampu memahami, memaknai, dan mengapresiasi informasi serta gagasan dari teks lisan, tulis, visual, dan audiovisual. Peserta didik mampu menafsirkan informasi tersurat dan tersirat serta memberikan tanggapan terhadap karya sastra sesuai konteks dan pengalaman.
🏆 Tujuan Pembelajaran
- Murid mampu menyimak teks sastra bergambar “Kupu-Kupu Mira” yang dibacakan.
- Murid mampu menjawab pertanyaan inferensial berdasarkan isi cerita.
- Murid mampu menemukan informasi tersurat dan tersirat.
- Murid mampu menyampaikan pendapat tentang tokoh dan pesan cerita dengan santun.
- Murid mampu menghubungkan isi cerita dengan pengalaman sehari-hari.
🛤️ Alur Tujuan Pembelajaran
- Murid mengamati judul dan gambar cerita.
- Murid menyimak cerita yang dibacakan atau video pembelajaran.
- Murid menemukan tokoh, peristiwa, dan masalah dalam cerita.
- Murid membedakan informasi tersurat dan tersirat.
- Murid menjawab pertanyaan inferensial.
- Murid menyampaikan pesan atau amanat cerita.
📚 Materi
- Pengertian teks sastra.
- Tokoh dan watak tokoh.
- Peristiwa dalam cerita.
- Informasi tersurat dan tersirat.
- Pertanyaan inferensial.
- Amanat atau pesan cerita.
⏰ Alokasi Waktu
2 × 35 menit
🧩 Model dan Metode
Model: Discovery Learning
Metode: menyimak, tanya jawab, diskusi, membaca, dan presentasi.
🖥️ Media dan Alat Peraga
Buku SIBI Revisi 2025, teks bergambar, LCD/proyektor, video pembelajaran, kartu pertanyaan, LKPD, papan tulis, sticky notes, dan gambar tokoh cerita.
📖 PEMBUKAAN: REVIEW MATERI SEBELUMNYA
Petunjuk: Tuliskan Benar atau Salah!
1. Benar | 2. Salah | 3. Benar | 4. Salah | 5. Benar
🎬 INTI PEMBELAJARAN: VIDEO DAN PENJELASAN
Klik di sini untuk mencari video pembelajaran di YouTube 🎥
📌 Apa itu Teks Sastra?
Teks sastra adalah teks yang menggunakan bahasa untuk menyampaikan cerita, pengalaman, perasaan, atau imajinasi. Contohnya adalah cerita pendek, dongeng, puisi, dan drama.
Saat membaca cerita, kita tidak hanya mencari jawaban yang tertulis secara langsung. Kadang-kadang kita harus berpikir lebih dalam untuk memahami maksud tokoh atau penyebab suatu peristiwa. Inilah yang disebut membuat inferensi.
Contoh: Mira melihat kupu-kupu yang sayapnya basah lalu ia membawa kupu-kupu itu ke tempat yang aman. Walaupun cerita tidak menulis “Mira adalah anak penyayang”, kita dapat menyimpulkan bahwa Mira memiliki sifat penyayang.
🌈 Aktivitas Mindful – Meaningful – Joyful
🧘 Mindful
Menyimak cerita dengan tenang, fokus, dan mencatat bagian penting.
💡 Meaningful
Menghubungkan sikap tokoh dengan pengalaman pribadi dalam kehidupan sehari-hari.
🎉 Joyful
Bermain “Tebak Sifat Tokoh” menggunakan kartu tokoh dan kartu petunjuk.
📝 PENUTUP: ASESMEN FORMATIF
A. Pilihan Ganda
A. latar
B. tokoh
C. amanat
D. tema
A. tersurat
B. tersembunyi
C. imajinatif
D. tambahan
A. pemarah
B. sombong
C. peduli
D. malas
A. menyalin semua kalimat
B. menebak tanpa bukti
C. menghitung jumlah halaman
D. menyimpulkan berdasarkan petunjuk dalam teks
A. tokoh
B. amanat
C. dialog
D. judul
B. Isian
C. Esai
🔑 Kunci Jawaban
Pilihan Ganda: 1. B | 2. A | 3. C | 4. D | 5. BIsian: 1. Tokoh | 2. Tersirat | 3. Amanat
Esai: Jawaban disesuaikan dengan ketepatan alasan dan pemahaman murid.
✨ Kesimpulan
Teks sastra dapat mengajak kita memahami cerita, tokoh, peristiwa, dan pesan kehidupan. Pembaca yang baik tidak hanya memahami apa yang tertulis, tetapi juga mampu berpikir untuk menemukan makna yang tersirat. 📚💙
😊 Refleksi Emosi Hari Ini
👩🏫 Refleksi Pembelajaran Guru
Kendala Pembelajaran:Murid belum terbiasa membedakan informasi tersurat dan tersirat.
Tindak Lanjut:Memberikan contoh cerita pendek dan latihan bertahap menggunakan pertanyaan pemandu.
Siswa yang paham:Siswa yang belum paham:🫁 IPAS — SISTEM PERNAPASAN MANUSIA
🎯 Capaian Pembelajaran
Peserta didik memahami keterkaitan sistem organ pada tubuh manusia dan menjelaskan bagaimana struktur serta fungsi organ bekerja untuk menjaga kelangsungan hidup dan kesehatan manusia.
🏆 Tujuan Pembelajaran
- Murid mampu mengidentifikasi organ-organ sistem pernapasan manusia.
- Murid mampu menjelaskan fungsi setiap organ pernapasan.
- Murid mampu menjelaskan proses masuk dan keluarnya udara.
- Murid mampu memahami pentingnya menjaga kesehatan sistem pernapasan.
- Murid mampu menghubungkan fungsi pernapasan dengan aktivitas sehari-hari.
🛤️ Alur Tujuan Pembelajaran
- Murid melakukan pengamatan terhadap kegiatan bernapas.
- Murid mengenali organ-organ pernapasan melalui gambar atau model.
- Murid menyusun urutan perjalanan udara.
- Murid menjelaskan proses inspirasi dan ekspirasi secara sederhana.
- Murid melakukan simulasi sederhana gerakan pernapasan.
- Murid menyimpulkan cara menjaga kesehatan organ pernapasan.
📚 Materi
- Pengertian sistem pernapasan.
- Hidung, faring, laring, trakea, bronkus, dan paru-paru.
- Alveolus sebagai tempat pertukaran gas.
- Inspirasi dan ekspirasi.
- Cara menjaga kesehatan sistem pernapasan.
⏰ Alokasi Waktu
2 × 35 menit
🧩 Model dan Metode
Model: Inquiry Based Learning
Metode: observasi, eksperimen sederhana, diskusi, tanya jawab, dan presentasi.
🔬 Media dan Alat Peraga
Torso atau gambar sistem pernapasan, video, LCD, kartu nama organ, botol plastik, balon, sedotan, gambar paru-paru, LKPD, dan poster kesehatan.
🎬 INTI PEMBELAJARAN: VIDEO DAN PENJELASAN
Klik di sini untuk mencari video pembelajaran di YouTube 🎥
🫁 Bagaimana Kita Bernapas?
Saat bernapas, udara masuk melalui hidung. Rambut halus dan lendir di hidung membantu menyaring kotoran. Udara kemudian melewati faring, laring, trakea, bronkus, hingga masuk ke paru-paru.
Di dalam paru-paru terdapat bagian sangat kecil bernama alveolus. Di tempat inilah terjadi pertukaran gas. Tubuh mengambil oksigen yang dibutuhkan sel-sel tubuh dan mengeluarkan karbon dioksida.
Contoh dalam kehidupan sehari-hari: ketika kita berlari, tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen. Karena itu, napas kita menjadi lebih cepat. Setelah beristirahat, napas kembali perlahan menjadi normal.
🌈 Aktivitas Mindful – Meaningful – Joyful
🧘 Mindful
Duduk tenang dan mengamati perubahan napas sebelum dan sesudah bergerak ringan.
💡 Meaningful
Menghubungkan kesehatan pernapasan dengan kebiasaan memakai masker saat udara berdebu dan rajin berolahraga.
🎈 Joyful
Membuat model paru-paru sederhana menggunakan botol dan balon secara berkelompok.
📝 PENUTUP: ASESMEN FORMATIF
A. Pilihan Ganda
A. hidung
B. paru-paru
C. bronkus
D. alveolus
A. trakea
B. alveolus
C. hidung
D. laring
A. bronkiolus
B. paru-paru
C. trakea
D. alveolus
A. tidak membutuhkan udara
B. sedang tidur
C. membutuhkan lebih banyak oksigen
D. menghentikan kerja paru-paru
A. sering menghirup asap
B. berolahraga secara teratur
C. menutup hidung saat sehat
D. berada di tempat berdebu terlalu lama
B. Isian
C. Esai
🔑 Kunci Jawaban
Pilihan Ganda: 1. A | 2. B | 3. C | 4. C | 5. BIsian: 1. Paru-paru | 2. Alveolus | 3. Ekspirasi
Esai: Jawaban berdasarkan ketepatan urutan organ dan penjelasan kesehatan pernapasan.
✨ Kesimpulan
Sistem pernapasan adalah sistem penting yang membantu tubuh mendapatkan oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida. Organ-organ pernapasan bekerja bersama secara teratur. Karena itu, kita harus menjaga kesehatan tubuh dan lingkungan agar dapat bernapas dengan baik. 🫁💚
😊 Refleksi Emosi Hari Ini
👩🏫 Refleksi Pembelajaran Guru
Kendala Pembelajaran:Murid masih kesulitan mengingat urutan organ sistem pernapasan dan membedakan fungsi setiap organ.
Tindak Lanjut:Menggunakan model visual, lagu urutan organ, kartu pasangan organ dan fungsi, serta simulasi sederhana.
Siswa yang paham:Siswa yang belum paham:🎨 SENI RUPA — UNSUR SENI RUPA
🎯 Capaian Pembelajaran
Peserta didik mampu mengamati lingkungan dan pengalaman secara visual serta menciptakan karya dua atau tiga dimensi dengan mengeksplorasi elemen seni rupa, seperti garis, bentuk, tekstur, ruang, dan warna. Peserta didik juga mampu merefleksikan karya dan pengalaman artistiknya.
🏆 Tujuan Pembelajaran
- Murid mampu mengenali unsur-unsur seni rupa di lingkungan sekitar.
- Murid mampu menjelaskan fungsi sederhana garis, bentuk, warna, tekstur, dan ruang.
- Murid mampu menemukan unsur seni rupa dalam sebuah gambar.
- Murid mampu menggunakan unsur seni rupa dalam karya sederhana.
- Murid mampu menyampaikan pendapat tentang karya sendiri dan karya teman dengan santun.
🛤️ Alur Tujuan Pembelajaran
- Murid mengamati benda dan gambar di lingkungan sekitar.
- Murid menemukan berbagai garis, bentuk, warna, tekstur, dan ruang.
- Murid mendiskusikan fungsi unsur seni rupa.
- Murid membuat karya sederhana berdasarkan tema.
- Murid mempresentasikan hasil karya.
- Murid melakukan refleksi terhadap proses berkarya.
📚 Materi
- Titik.
- Garis.
- Bentuk atau bidang.
- Warna.
- Tekstur.
- Ruang.
⏰ Alokasi Waktu
2 × 35 menit
🧩 Model dan Metode
Model: Project Based Learning
Metode: observasi, demonstrasi, eksplorasi, praktik, diskusi, dan apresiasi karya.
🎨 Media dan Alat Peraga
Contoh karya seni, kartu unsur seni rupa, gambar lingkungan, kertas gambar, pensil, penghapus, krayon, pensil warna, cat air, kuas, benda bertekstur, LKPD, dan papan pajang karya.
🎬 INTI PEMBELAJARAN: VIDEO DAN PENJELASAN
Klik di sini untuk mencari video pembelajaran di YouTube 🎥
🎨 Mengenal Unsur Seni Rupa
Titik adalah unsur sederhana yang dapat menjadi awal terbentuknya garis atau gambar.
Garis dapat lurus, lengkung, zigzag, tebal, atau tipis. Garis dapat menunjukkan kesan tertentu, misalnya garis zigzag dapat terlihat lebih tegas dan dinamis.
Bentuk dapat kita lihat pada benda di sekitar, misalnya lingkaran pada bola atau persegi pada jendela.
Warna membuat karya menjadi lebih hidup dan dapat menunjukkan suasana. Contohnya warna cerah dapat memberikan kesan ceria.
Tekstur adalah kesan permukaan benda, misalnya kasar, halus, atau licin.
Ruang membuat gambar terlihat memiliki jarak, kedalaman, atau bagian depan dan belakang.
🌈 Aktivitas Mindful – Meaningful – Joyful
🧘 Mindful
Mengamati sebuah benda selama satu menit dan menemukan unsur seni rupa yang terlihat.
💡 Meaningful
Menghubungkan unsur seni rupa dengan benda nyata, seperti pakaian, rumah, taman, dan lingkungan sekolah.
🎉 Joyful
Game “Berburu Unsur Seni” dan membuat karya mini bertema “Sekolahku yang Ceria”.
📝 PENUTUP: ASESMEN FORMATIF
A. Pilihan Ganda
A. warna
B. garis
C. tekstur
D. ruang
A. bentuk
B. warna
C. tekstur
D. titik
A. lingkaran
B. persegi
C. segitiga
D. garis
A. warna cerah
B. kertas kosong saja
C. satu garis lurus saja
D. tanpa bentuk
A. titik
B. ruang
C. tekstur
D. garis
B. Isian
C. Esai
🔑 Kunci Jawaban
Pilihan Ganda: 1. B | 2. C | 3. A | 4. A | 5. BIsian: 1. Tekstur | 2. Garis | 3. Warna
Esai: Jawaban disesuaikan dengan ketepatan penjelasan dan kreativitas murid.
✨ Kesimpulan
Unsur seni rupa merupakan bagian penting dalam sebuah karya. Dengan mengenal titik, garis, bentuk, warna, tekstur, dan ruang, kita dapat mengamati keindahan di sekitar serta menciptakan karya yang lebih menarik dan bermakna. 🎨🌈
😊 Refleksi Emosi Hari Ini
👩🏫 Refleksi Pembelajaran Guru
Kendala Pembelajaran:Murid terkadang masih tertukar membedakan bentuk, tekstur, dan ruang.
Tindak Lanjut:Memberikan kegiatan observasi benda nyata dan permainan memasangkan kartu nama unsur dengan contoh gambarnya.
Siswa yang paham:25Siswa yang belum paham:1 ( tidak hadir)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar