Selasa, 24 Februari 2026

Materi Ajar: Selasa: 24 Februari 2026

 Selamat datang di perpustakaan online di kelas bu Tutik! Mari kita saling mengenal sebelum memulai pembelajaran. Saya akan menjadi teman belajar kalian selama setahun dan berharap kita bisa berkolaborasi serta menikmati perjalanan belajar ini bersama!

 Hari/Tanggal       : Senin, 23 Februari 2026

Kelas                   : 6 Al Jazari

Muatan Pelajaran: 

1. Bahasa Indonesia   :Bab 6 Liburan Perpisahan Kelas

2. Matematika            : Peluang


Bahasa Indonesia

Capaian Pembelajaran: 

Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menyebutkan permasalahan yang dihadapi tokoh serta solusi yang diambil dalam teks naratif. Peserta didik mampu mengembangkan kategori yang lebih terperinci (misalnya membandingkan objek) berdasarkan pemahaman terhadap teks dan gambar. Peserta didik mampu menulis teks naratif (fiksi ilmiah) dengan awal, tengah, dan akhir cerita.

Tujuan Pembelajaran, Murid dapat :

 membuat skala prioritas dari berbagai kebutuhan dengan benar.

membuat keputusan berdasarkan berbagai pertimbangan dengan benar.

 membelanjakan uang dan menyusun anggaran sederhana dengan benar.

memahami iklan dan kuitansi dengan benar.

menulis teks fiksi ilmiah sederhana dengan benar.

 Pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas VI Kurikulum Merdeka terdapat pembahasan tentang Menulis Kuitansi. Tujuan pembelajaran kali ini adalah menuliskan kalimat dengan tanda baca: tanda titik, koma, tanda tanya, tanda seru, dan tanda petik sesuai dengan fungsinya. Menuliskan kalimat dengan spasi di antara kata. Menulis kalimat dengan huruf kapital di awal kalimat.


Kuitansi adalah tanda bukti pembayaran yang ditandatangani oleh pihak yang menerima uang. Apabila jumlah transaksi yang dilakukan memiliki nilai besar, maka kwitansi biasanya ditempel dengan materai. Soalnya, jika terjadi masalah dalam proses pembayaran di kemudian hari maka bisa dibawa ke pengadilan untuk diselesaikan secara hukum.

Kwitansi pada umumnya memiliki dua lapis kertas yakni putih dan berwarna pink atau kuning. Secarik kwitansi berwarna pink atau kuning fungsinya sebagai salinan, jadi kertas kwitansi putih biasanya diberikan kepada pembeli dan yang berwarna disimpan oleh penjual.

Cara menulis kwitansi juga ada syaratnya, tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Sebab, kwitansi memiliki peran yang sangat krusial dalam melakukan transaksi, apalagi kalau jumlah uangnya besar. Jika terjadi kesalahan penulisan dalam jumlah pembayaran atau nama penerima, maka kwitansi bisa dinyatakan tidak valid. Komponen atau unsur-unsur yang ada dalam kuitansi.
Kuitansi
  1. Nomor kuitansi.
  2. Nama Lengkap orang yang bertransaksi atau menyerahkan uang.
  3. Jumlah uang yang diserahkan, ditulis dalam angka maupun huruf.
  4. Tujuan pembayaran.
  5. Tempat, hari, dan tanggal transaksi.
  6. Nama Lengkap dan tanda tangan pihak yang menerima uang. Bila pembayaran dilakukan dengan menggunakan meterai, tanda tangan harus mengenai meterai.
  7. Cap atau stempel dinas/perusahaan yang menerima pembayaran.

Jika transaksi dilakukan secara elektronik (daring), kuitansi juga dikeluarkan secara elektronik, misalnya dikirim lewat surel. Kuitansi/resi elektronik tidak memerlukan tanda tangan. 

Menulis Kuitansi
Kuitansi
  1. Bayangkan kalian adalah bendahara kelas yang bertugas menagih iuran kelas dari setiap siswa di kelas. 
  2. Di sepotong kertas, tulislah kuitansi untuk teman sebangku. 
  3. Sebutkan bahwa dia telah membayar iuran kelas sebesar Rp25.000,00 untuk bulan Maret. 
  4. Perhatikan komponen yang harus ada dalam kuitansi. 
  5. Jangan lupa bubuhkan tanda tanganmu, ya.

Demikian pembahasan mengenai Menulis Kuitansi Pembayaran. Semoga tulisan ini bermanfaat. 

Sumber : Buku Bahasa Indonesia Kelas VI Kurikulum Merdeka, Kemendikbud

etiap hari tanpa kita sadari atau tidak, kita selalu membuat prediksi terhadap apa yang akan terjadi. Perkiraan yang kalian lakukan tiap hari sebenarnya dapat dihitung secara matematis. Perhitungan perkiraan ini disebut juga peluang. Peluang adalah perhitungan tentang seberapa mungkin terjadinya suatu kejadian.

A. Skala Peluang
Skala peluang adalah cara untuk mengukur seberapa besar kemungkinan suatu kejadian tertinggi angkanya, makin besar peluang kejadian itu akan terjadi. Skala peluang sering digunakan kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh, saat menebak siapa yang akan menang dalam permainan sepak bola.  Skala peluang membantu kita memahami dan memprediksi kejadian dengan lebih mudah.

Suatu kejadian yang kita prediksi dapat dikelompokkan kedalam beberapa kategori, antara lain : mungkin, kurang mungkin, mungkin, sangat mungkin, dan pasti. Berikut contoh kejadian yang diprediksi berdasarkan kategori tersebut.
Peluang
No.KategoriContoh Kejadian
1.Tidak mungkinSaya tidak mungkin berkurang usianya tahun depan.
2.Kurang mungkinKami sekelompok pindah rumah
3.MungkinHujan di sekitar rumah Dhien
4.Sangat mungkinKami makan malam bersama-sama
5.PastiMatahari terbit besok pagi.

Latihan
1. Buatlah skala peluang untuk beberapa konteks berikut. 
a. Salah satu lauk makan malam keluarga kalian hari ini.
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
Ayam BetutuOpar AyamAyam GorengTempe-

b. Hasil melempar dadu 6 sisi dengan masing-masing sisi sebagai berikut: 2, 2, 3, 3, 3, 4.
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
1, 5, 6423-
Sisi 2 = muncul 2 kali = 2/6
Sisi 3 = muncul 3 kali = 3/6
Sisi 4 = muncul 1 kali = 1/6

c. Hasil melempar dadu 8 sisi dengan masing-masing sisi sebagai berikut: 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8.
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
--1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8--
Sisi 1 = muncul 1 kali = 1/8
Sisi 2 = muncul 1 kali = 1/8
Sisi 3 = muncul 1 kali = 1/8
Sisi 4 = muncul 1 kali = 1/8
Sisi 5 = muncul 3 kali = 1/8
Sisi 6 = muncul 1 kali = 1/8
Sisi 7 = muncul 1 kali = 1/8
Sisi 8 = muncul 3 kali = 1/8

d. Hasil melempar dadu 8 sisi dengan masing-masing sisi sebagai berikut: 5, 5, 5, 5, 5, 5, 5, 5.
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
1, 2, 3, 4, 6, 7, 8---5
Sisi 6 = muncul 8 kali = 8/8 = 1

e. Mengambil 1 bola secara acak dari tas.
Tas
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
-Putih dan biruKuningHijau-
Bola hijau = 5/10
Bola kuning = 3/10
Bola putih = 1/10
Bola biru = 1/10

f. Mengambil 1 bola secara acak dari tas
Tas 2
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
-Merah, Ungu, dan Merah muda BiruKuning-
Bola kuning = 7/15
Bola biru = 5/15
Bola muda = 1/15
Bola merah = 1/15
Bola ungu = 1/15

g. Bencana alam yang akan terjadi di daerah Sulawesi Tengah.
Banyaknya Bencana Alam yang Terjadi Berdasarkan Desa/Kelurahan di Sulawesi Tengah
Tanah longsorBanjirGempa bumiTsunamiGunung Meletus
13356755600

Skala Peluang
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
Tsunami dan Gunung meletus-Tanah longsorGempa bumi dan banjir-

2. Coba lihat data bencana alam dalam tiga tahun terakhir (2021) dengan memindai kode QR ini. Catatan: gunakan data yang disediakan guru kalian apabila akses artikel di internet tidak memungkinkan. Berdasarkan data tersebut, kalian akan membuat prediksi provinsi tempat tinggal Dhien dan keluarga. Buat skala peluangnya dengan kategori berikut: pasti, sangat mungkin, mungkin, kurang mungkin, dan tidak mungkin.
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan SelatanBanten, Jawa Tengah, Papua, GorontaloSumatra Utara, Maluku Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi TengahJawa Timur-

3. Jawab pertanyaan dengan petunjuk yang tersedia pada skala peluangnya. 
a. Terdapat sebuah dadu permainan dengan 6 sisi.
Berdasarkan skala peluangnya, berapa perkiraan angka yang tertera di masing-masing sisi dadunya?
Soal 2a
Perkiraan : 2, 2, 2, 4, 4, 1
b. Terdapat sebuah dadu permainan dengan 6 sisi.
Berdasarkan skala peluangnya, berapa perkiraan angka yang tertera di masing-masing sisi dadunya?
Soal 2b
Perkiraan : 3, 3, 4, 4, 5, 5
c. Terdapat sebuah dadu permainan dengan 8 sisi.
Berdasarkan skala peluangnya, berapa perkiraan angka yang tertera di masing-masing sisi dadunya?
Soal 2c
Perkiraan : 6, 6, 6, 4, 4, 5, 5, 3
d. Terdapat sebuah dadu permainan dengan 8 sisi.
Berdasarkan skala peluangnya, apa perkiraan angka yang tertera di masing-masing sisi dadunya?
Soal 2d
Perkiraan : 8, 8, 8, 8, 8, 8, 8, 8
e. Terdapat 10 bola dalam 1 tas. Apabila diambil secara acak, skala peluang terambilnya bola dengan masing-masing warna adalah seperti berikut.
Berdasarkan skala peluangnya, apa perkiraan jumlah bola dengan masing-masing warna?
Soal 2e
6 bola putih, 3 bola merah, 1 bola kuning
5 bola putih, 3 bola merah, 2 bola kuning
f. Terdapat 15 bola dalam 1 tas. Apabila diambil secara acak, skala peluang terambilnya bola dengan masing-masing warna adalah seperti berikut.
Berdasarkan skala peluangnya, apa perkiraan jumlah bola dengan masing-masing warna? berikut.
Soal 2f

7 bola merah, 4 bola hijau, 4 bola biru
8 bola merah, 3 bola hijau, 4 bola biru
8 bola merah, 4 bola hijau, 3 bola biru
9 bola merah, 3 bola hijau, 3 bola biru
Demikian pembahasan mengenai Skala Peluang. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Senin, 23 Februari 2026

Materi Ajar: Senin, 23 Februari 2026

 Selamat datang di perpustakaan online di kelas bu Tutik! Mari kita saling mengenal sebelum memulai pembelajaran. Saya akan menjadi teman belajar kalian selama setahun dan berharap kita bisa berkolaborasi serta menikmati perjalanan belajar ini bersama!

 Hari/Tanggal       : Senin, 23 Februari 2026

Kelas                   : 6 Al Jazari

Muatan Pelajaran: 

1. Bahasa Indonesia   :Bab 6 Liburan Perpisahan Kelas

2. IPAS                     :  Alam Semesta (Bumi, Matahari dan Bulan)


Bahasa Indonesia

Capaian Pembelajaran: 

Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menyebutkan permasalahan yang dihadapi tokoh serta solusi yang diambil dalam teks naratif. Peserta didik mampu mengembangkan kategori yang lebih terperinci (misalnya membandingkan objek) berdasarkan pemahaman terhadap teks dan gambar. Peserta didik mampu menulis teks naratif (fiksi ilmiah) dengan awal, tengah, dan akhir cerita.

Tujuan Pembelajaran, Murid dapat :

 · membuat skala prioritas dari berbagai kebutuhan dengan benar.

· membuat keputusan berdasarkan berbagai pertimbangan dengan benar.

· membelanjakan uang dan menyusun anggaran sederhana dengan benar.

· memahami iklan dan kuitansi dengan benar.

  • menulis teks fiksi ilmiah sederhana dengan benar.


CP IPAS: 

Peserta didik memahami sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya; hubungan antar komponen biotic dan abiotik serta pengaruhnya terhadap ekosistem; siklus air dan kaitannya dengan upaya menjaga ketersediaan air; fenomena gelombang bunyi dan cahaya dalam kehidupan sehari-hari; upaya penghematan energi serta pemanfaatan sumber energi alternatif dari sumber daya yang ada di sekitarnya sebagai upaya mitigasi perubahan iklim;sistem tata surya dan kaitannya dengan rotasi dan revolusi bumi; letak dan kondisi geografis negara Indonesia melalui peta konvensional/digital; sejarah perjuangan para pahlawan di lingkungan sekitar tempat tinggalnya; keragaman budaya nasional yang dikaitkan dengan konteks kebinekaan berdasarkan pemahamannya terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang berlakudi wilayahnya; serta kegiatan ekonomi masyarakat dan ekonomi kreatif dilingkungan sekitar

Tujuan Pembelajaran:

Murid dapat menjelaskan ciri-ciri bumi, matahari dan bulan dengan tepat.


Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Apa kabar anak sholih sholihah
Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat
Jangan lupa sarapan dan persiapkan buku pelajaran kalian ya...
Mari awali kegiatan belajar hari ini dengan berdoa.


Apa kabar anak sholih sholihah

Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat

Mari kita awali dengan membaca doa terlebih dahulu semoga kita selalu sehat dan diberikan kemudahan dalam melaksanakan kegiatan belajar hari ini!


BAHASA INDONESIA



 Pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas VI Kurikulum Merdeka terdapat pembahasan tentang Membaca Cerpen “Liburan Perpisahan Kelas”. Tujuan pembelajaran kali ini adalah mengidentifikasi dan menyebutkan permasalahan yang dihadapi tokoh cerita pada teks naratif yang sesuai jenjangnya serta solusi yang dilakukan oleh tokoh tersebut.


Teks naratif adalah karangan cerita yang mengisahkan cerita nonfiksi atau fiksi berdasarkan urutan waktu atau bersifat kronologis. Sifat kronologis yang ada dalam teks naratif menjadikannya harus memiliki pembagian waktu dengan runtut, mulai dari awal hingga akhir. Teks naratif umumnya sering disebut juga dengan teks narasi. Pasalnya, teks naratif berarti sebuah jenis teks yang memiliki sifat narasi.

Tujuan teks naratif biasanya digunakan sebagai media hiburan untuk pembaca. Teks naratif disebut mampu memberikan pengetahuan tentang cerita fiksi atau non fiksi yang baik kepada para pembacanya. Selain digunakan sebagai media penghibur, teks naratif juga bisa memberikan pengalaman keindahan, pengetahuan baru, hingga informasi penting kepada pembaca.

Pada pembelajaran kelas VI Bab 6 Liburan Perpisahan Kelas terdapat cerpen Liburan Perpisahan Kelas. Cerpen ini mengisahkan rencana liburan perpisahan kelas. Cerpen merupakan bagian dari karya sastra yang berbentuk naratif. Dari cerpen ini peserta didik bisa belajar cara mengambil keputusan bersama dengan musyawarah. Karena tidak mencapai kata mufakat, kelas memutuskan dengan voting atau pengambilan suara terbanyak.
Liburan Perpisahan Kelas
Cerpen ini juga memuat kosakata dengan tema pengelolaan keuangan. Bahaslah makna kata-kata tersebut dan ingatkan tim piket untuk memasukkan ke kolam kata-kata

Untuk menguji pemahamanmu, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut.
1. Masalah apa yang ingin dipecahkan oleh siswa kelas enam?
Kelas 6 ingin menentukan tujuan liburan perpisahan kelas.
2. Bagaimana cara mereka menentukan tujuan liburan?
Mereka mempertimbangkan tujuan liburan dengan mencatat semua kemungkinan, mengerucutkannya menjadi tiga pilihan dengan pertimbangan jarak, kemudian meminta pendapat peserta didik menceritakan alasan memilih tujuan liburan tersebut.
3. Berdasarkan teks tersebut, kota mana yang paling diminati?
Kota yang paling banyak diminati adalah Yogyakarta.
4. Menurut kalian, apakah cara mereka mengambil keputusan merupakan cara terbaik? Berikan alasan kalian, ya. 
Menurut saya, cara mereka mengambil keputusan dengan voting sudah tepat karena rapat tidak menghasilkan mufakat atau setuju semuanya.
5. Bayangkan kalian sedang berdiskusi. Apa yang akan kalian lakukan jika  keputusan kelas tidak sesuai dengan pilihan kalian?
Saya akan tetap menghargai keputusan kelas meskipun berbeda dengan keinginan saya sendiri.
6. Menurut kalian, siapakah Bu Pertiwi?
Bu Tiwi adalah guru kelas 6 SD Pesisir.
7. Mengapa Bu Pertiwi tidak ikut berpendapat dalam diskusi?
Bu Tiwi tidak ikut berpendapat karena ia ingin memberikan kesempatan kepada murid-muridnya untuk bermusyawarah menentukan sendiri tujuan berwisata.
8. Menurut kalian, mengapa Juna malu dikunjungi kakek dan neneknya?
Juna malu dikunjungi nenek dan kakeknya karena nenek dan kakeknya akan memeluk-meluknya dan memanjakannya di depan teman-temannya.

Kosakata Baru dalam Bacaan “Liburan Perpisahan Kelas”
KBBI https://kbbi.kemdikbud.go.id
  1. anggaran: n perkiraan; perhitungan
  2. agenda: n acara (yang akan dibicarakan dalam rapat)
  3. iuran: n jumlah uang yang dibayarkan anggota perkumpulan kepada bendahara setiap bulan (untuk biaya administrasi, rapat anggota, dan sebagainya)
  4. uang kas: uang yang disimpan dalam kas, milik suatu perkumpulan atau instansi pemerintah
  5. bendahara: n penanggung jawab (pemegang) atau pengurus keuangan (yayasan, perkumpulan, dan sebagainya); bendahari
  6. destinasi: n tempat tujuan; tempat tujuan pengiriman
  7. urun rembuk: memberikan sumbang saran; bermusyawarah; urun pendapat
  8. valid: a menurut cara yang semestinya; berlaku; sahih
  9. voting: n pengambilan suara terbanyak
  10. mufakat: n persetujuan; kata sepakat
  11. mayoritas: n jumlah orang terbanyak yang memperlihatkan ciri tertentu menurut suatu patokan dibandingkan dengan jumlah yang lain yang tidak memperlihatkan ciri itu
  12. abstain: v tidak memberikan suara (dalam pemungutan suara); tidak menentukan sikap; 2 a ragu-ragu
  13. pemungutan: n proses, cara, perbuatan memungut
  14. sekretaris: n orang (pegawai, anggota pengurus) yang diserahi pekerjaan tulis-menulis, atau surat-menyurat, dan sebagainya; penulis; panitera

Akhirnya, siswa kelas enam melakukan pemungutan suara untuk menentukan suara terbanyak.Menurut kalian, apa arti kata “suara” dalam kalimat tersebut?
Arti kata “suara” dalam kalimat akhirnya, siswa kelas enam melakukan pemungutan suara untuk menentukan suara terbanyak adalah pendapat atau pernyataan setuju atau tidak atas suatu usul.

Demikian pembahasan mengenai Membaca Cerpen “Liburan Perpisahan Kelas”. Semoga tulisan ini bermanfaat. 

Sumber : Buku Bahasa Indonesia Kelas VI Kurikulum Merdeka, Kemendikbud

Jumat, 13 Februari 2026

Materi Ajar: Jumat, 13 Februari 2026

 Hari/Tanggal                             : Jum'at, 13 Februarii  2026

Muatan  Pembelajaran              :  

Pendidikan Anti Korupsi            : Kerja Keras


Capaian Kompetensi: 

1. Siswa dapat menyimpulkan nilai-nilai kejujuran dalam mengungkapkan sesuatu sesuai kenyataan di kehidupan sehari-hari

2. Siswa mampu menerapkan nilai-nilai kejujuran dalam mengungkapkan sesuatu sesuai kenyataan di kehidupan sehari-hari

3. siswa dapat bersikap jujur dalam kehidupan sehari-hari.

Tujuan Pembelajaran:

 Peserta didik dapat memberikan contoh pelaksanaan sikap disiplin dalam kehidupan sehari-hari.


Apa kabar anak sholih sholihah.........
Semoga kalian semua dalam keadaan sehat walaf'iyah ....
Anak sholih sholihah ayo kita mulai pembelajaran kita pada hari ini dengan membaca basmalah....

Korupsi adalah tindakan penyalahgunaan jabatan atau kekuasaan untuk kepentingan pribadi atau kelompok, yang melanggar hukum dan norma, serta merugikan negara dan masyarakat. Korupsi dapat berupa suap, pemerasan, penggelapan, dan berbagai bentuk penyalahgunaan wewenang lainnya. 

tindakan korupsi dalam skala kecil tetap saja tidak dibenarkan karena nantinya akan menjadi kewajaran yang dibiasakan. Karena tindakan korupsi dalam lingkup  kecil tetap masuk dalam kategori melakukan tindakan korupsi. 

Beberapa jenis korupsi yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari mencakup 4 poin, diantaranya:

1. Suap
Suap dilakukan ketika pengguna jasa secara aktif memberikan imbalan kepada petugas layanan dengan tujuan supaya urusannya cepat diselesaikan. 

Pelaku suap ini tidak segan memberikan sejumlah uang walaupun telah melanggar prosedur sekalipun. Misalnya membayar uang damai pada petugas lalu lintas ketika ditilang di jalan dan lain sebagainya. 

2. Gratifikasi. 
Gratifikasi adalah pemberian, seperti memberikan barang, uang, pinjaman tanpa bunga, diskon, pengobatan cuma-cuma, fasilitas penginapan, tiket perjalanan wisata, komisi, barang, dan fasilitas lainnya. 

Contoh tindakan gratifikasi, memberi diskon khusus pada pejabat, memberi hadiah pada guru karena anaknya diberi nilai yang bagus, memberi tiket perjalanan pada pelayanan publik karena urusannya terbantu dan beragam jenis lainnya. 

3. Pemerasan. 
Pemerasan dilakukan dengan memaksa seseorang yang disertai adanya ancaman ataupun kekerasan untuk mengambil sebanyak-banyaknya dari orang lain atau meminta uang pada orang lain. 

Contohnya, memaksa bawahan menyetor uang ke atasan dengan ancaman pecat atau mutasi.

4. Pungutan liar
Pungli merupakan tindakan yang dilakukan oleh seorang, pegawai, atau oknum pejabat pemerintahan dengan meminta sejumlah uang. 

Contoh, meminta uang pendaftaran dan iuran pada calon siswa, oknum petugas instansi

kerja keras adalah upaya yang memperlihatkan rasa sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan untuk menyelesaikan tugas (belajar/pekerjaan) dengan sebaik-baiknya.
Kerja keras juga harus selalu diimbangi dengan rasa tanggung jawab, artinya kesiapan menanggung segenap akibat perbuatan yang menuntut jawab.

Ciri-ciri Kerja Keras

  • Dapat mengelola waktu yang dimiliki dengan baik.
  • Merasa tidak tenang apabila pekerjaannya belum terselesaikan sampai tuntas.
  • Selalu memeriksa apa yang harus dilakukan dan apa yang menjadi tanggung jawabnya.
  • Mampu mengorganisasi sumber daya yang ada untuk menyelesaikan tanggung jawabnya.
  • Dapat menyelesaikan tugas dengan baik dan tepat waktu.
  • Tidak mudah putus asa
  • Tidak mudah menyerah dalam menghadapi 
  • Dapat bekerja sama
  • Memiliki motivasi yang tinggi untuk mencapai tujuan
  • Berusaha mengevaluasi diri agar dapat memperbaiki kekurangan dan terus berkembang.
  • Tekun dalam menghadapi rintangan karena percaya segala sesuatu tidak dapat didapatkan secara instan
  • Memiliki inisiatif untuk terus mengembangkan dir

Kamis, 12 Februari 2026

Materi Ajar: Kamis, 12 Februari 2026

 Hari/tanggal : Kamis, 12 Februari 2026

Kelas : VI Al Jazari

Materi Muatan Pelajaran
Matematika : Peluang
Pancasila : Provinsiku Bagian dari Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

CP Pancasila:

Peserta didik mampu memahami wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), mengenal provinsi sebagai bagian dari NKRI, serta menunjukkan sikap bangga dan cinta tanah air.

Tujuan Pembelajaran : 
 
  1. Menjelaskan pengertian NKRI.

  2. Menyebutkan jumlah provinsi di Indonesia.

  3. Menjelaskan bahwa provinsi merupakan bagian dari wilayah NKRI.

  4. Menunjukkan sikap bangga terhadap provinsinya sebagai bagian dari NKRI.

Capaian pembelajaran:

pemahaman mendalam tentang Bilangan (cacah hingga 1.000.000, pecahan, desimal, operasi hitung, pangkat, akar), Aljabar (pola, persamaan sederhana), Pengukuran (luas, keliling, volume bangun datar/ruang, waktu, sudut, debit, kecepatan), Geometri (bangun ruang, visualisasi spasial), dan Analisis Data & Peluang (mengumpulkan, menyajikan, menganalisis data dalam tabel/diagram).

Tujuan Pembelajaran;

Siswa diharapkan mampu menghubungkan konsep, penalaran, komunikasi, representasi, koneksi, dan pemecahan masalah matematis dalam kehidupan sehari-hari. 

Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh
Apa kabar anak sholih sholihah
Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat
Jangan lupa sarapan dan persiapkan buku pelajaran kalian ya...

Mari awali kegiatan belajar hari ini dengan berdoa.
Matematika


Setiap hari tanpa kita sadari atau tidak, kita selalu membuat prediksi terhadap apa yang akan terjadi. Perkiraan yang kalian lakukan tiap hari sebenarnya dapat dihitung secara matematis. Perhitungan perkiraan ini disebut juga peluang. Peluang adalah perhitungan tentang seberapa mungkin terjadinya suatu kejadian.

A. Skala Peluang
Skala peluang adalah cara untuk mengukur seberapa besar kemungkinan suatu kejadian tertinggi angkanya, makin besar peluang kejadian itu akan terjadi. Skala peluang sering digunakan kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh, saat menebak siapa yang akan menang dalam permainan sepak bola.  Skala peluang membantu kita memahami dan memprediksi kejadian dengan lebih mudah.

Suatu kejadian yang kita prediksi dapat dikelompokkan kedalam beberapa kategori, antara lain : mungkin, kurang mungkin, mungkin, sangat mungkin, dan pasti. Berikut contoh kejadian yang diprediksi berdasarkan kategori tersebut.
Peluang
No.KategoriContoh Kejadian
1.Tidak mungkinSaya tidak mungkin berkurang usianya tahun depan.
2.Kurang mungkinKami sekelompok pindah rumah
3.MungkinHujan di sekitar rumah Dhien
4.Sangat mungkinKami makan malam bersama-sama
5.PastiMatahari terbit besok pagi.

Latihan
1. Buatlah skala peluang untuk beberapa konteks berikut. 
a. Salah satu lauk makan malam keluarga kalian hari ini.
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
Ayam BetutuOpar AyamAyam GorengTempe-

b. Hasil melempar dadu 6 sisi dengan masing-masing sisi sebagai berikut: 2, 2, 3, 3, 3, 4.
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
1, 5, 6423-
Sisi 2 = muncul 2 kali = 2/6
Sisi 3 = muncul 3 kali = 3/6
Sisi 4 = muncul 1 kali = 1/6

c. Hasil melempar dadu 8 sisi dengan masing-masing sisi sebagai berikut: 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8.
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
--1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8--
Sisi 1 = muncul 1 kali = 1/8
Sisi 2 = muncul 1 kali = 1/8
Sisi 3 = muncul 1 kali = 1/8
Sisi 4 = muncul 1 kali = 1/8
Sisi 5 = muncul 3 kali = 1/8
Sisi 6 = muncul 1 kali = 1/8
Sisi 7 = muncul 1 kali = 1/8
Sisi 8 = muncul 3 kali = 1/8

d. Hasil melempar dadu 8 sisi dengan masing-masing sisi sebagai berikut: 5, 5, 5, 5, 5, 5, 5, 5.
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
1, 2, 3, 4, 6, 7, 8---5
Sisi 6 = muncul 8 kali = 8/8 = 1

e. Mengambil 1 bola secara acak dari tas.
Tas
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
-Putih dan biruKuningHijau-
Bola hijau = 5/10
Bola kuning = 3/10
Bola putih = 1/10
Bola biru = 1/10

f. Mengambil 1 bola secara acak dari tas
Tas 2
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
-Merah, Ungu, dan Merah muda BiruKuning-
Bola kuning = 7/15
Bola biru = 5/15
Bola muda = 1/15
Bola merah = 1/15
Bola ungu = 1/15

g. Bencana alam yang akan terjadi di daerah Sulawesi Tengah.
Banyaknya Bencana Alam yang Terjadi Berdasarkan Desa/Kelurahan di Sulawesi Tengah
Tanah longsorBanjirGempa bumiTsunamiGunung Meletus
13356755600

Skala Peluang
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
Tsunami dan Gunung meletus-Tanah longsorGempa bumi dan banjir-

2. Coba lihat data bencana alam dalam tiga tahun terakhir (2021) dengan memindai kode QR ini. Catatan: gunakan data yang disediakan guru kalian apabila akses artikel di internet tidak memungkinkan. Berdasarkan data tersebut, kalian akan membuat prediksi provinsi tempat tinggal Dhien dan keluarga. Buat skala peluangnya dengan kategori berikut: pasti, sangat mungkin, mungkin, kurang mungkin, dan tidak mungkin.
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan SelatanBanten, Jawa Tengah, Papua, GorontaloSumatra Utara, Maluku Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi TengahJawa Timur-

3. Jawab pertanyaan dengan petunjuk yang tersedia pada skala peluangnya. 
a. Terdapat sebuah dadu permainan dengan 6 sisi.
Berdasarkan skala peluangnya, berapa perkiraan angka yang tertera di masing-masing sisi dadunya?
Soal 2a
Perkiraan : 2, 2, 2, 4, 4, 1
b. Terdapat sebuah dadu permainan dengan 6 sisi.
Berdasarkan skala peluangnya, berapa perkiraan angka yang tertera di masing-masing sisi dadunya?
Soal 2b
Perkiraan : 3, 3, 4, 4, 5, 5
c. Terdapat sebuah dadu permainan dengan 8 sisi.
Berdasarkan skala peluangnya, berapa perkiraan angka yang tertera di masing-masing sisi dadunya?
Soal 2c
Perkiraan : 6, 6, 6, 4, 4, 5, 5, 3
d. Terdapat sebuah dadu permainan dengan 8 sisi.
Berdasarkan skala peluangnya, apa perkiraan angka yang tertera di masing-masing sisi dadunya?
Soal 2d
Perkiraan : 8, 8, 8, 8, 8, 8, 8, 8
e. Terdapat 10 bola dalam 1 tas. Apabila diambil secara acak, skala peluang terambilnya bola dengan masing-masing warna adalah seperti berikut.
Berdasarkan skala peluangnya, apa perkiraan jumlah bola dengan masing-masing warna?
Soal 2e
6 bola putih, 3 bola merah, 1 bola kuning
5 bola putih, 3 bola merah, 2 bola kuning
f. Terdapat 15 bola dalam 1 tas. Apabila diambil secara acak, skala peluang terambilnya bola dengan masing-masing warna adalah seperti berikut.
Berdasarkan skala peluangnya, apa perkiraan jumlah bola dengan masing-masing warna? berikut.
Soal 2f

7 bola merah, 4 bola hijau, 4 bola biru
8 bola merah, 3 bola hijau, 4 bola biru
8 bola merah, 4 bola hijau, 3 bola biru
9 bola merah, 3 bola hijau, 3 bola biru

A. SKALA

1. Pengertian Skala

Skala adalah perbandingan antara jarak pada gambar (peta/denah) dengan jarak sebenarnya.

Rumus skala:

Skala=Jarak pada petaJarak sebenarnyaSkala = \frac{Jarak\ pada\ peta}{Jarak\ sebenarnya}

Skala biasanya ditulis dalam bentuk:
1 : n

Artinya:

  • 1 cm pada peta mewakili n cm jarak sebenarnya.

2. Menghitung Skala

Contoh 1

Jarak dua kota pada peta adalah 5 cm.
Jarak sebenarnya 10 km.

Ubah 10 km ke cm:
10 km = 1.000.000 cm

Skala:

5:1.000.0005 : 1.000.000

Sederhanakan:

1:200.0001 : 200.000

Jadi, skalanya adalah 1 : 200.000

3. Menghitung Jarak Sebenarnya

Rumus:

Jarak sebenarnya=Jarak peta×SkalaJarak\ sebenarnya = Jarak\ peta \times Skala

Contoh 2

Skala 1 : 100.000
Jarak pada peta 4 cm

Jarak sebenarnya:

4×100.000=400.000 cm4 \times 100.000 = 400.000\ cm

Ubah ke km:
400.000 cm = 4 km

4. Menghitung Jarak pada Peta

Rumus:

Jarak peta=Jarak sebenarnyaSkalaJarak\ peta = \frac{Jarak\ sebenarnya}{Skala}

Contoh 3

Skala 1 : 50.000
Jarak sebenarnya 2 km (200.000 cm)

200.000÷50.000=4 cm200.000 ÷ 50.000 = 4\ cm

Jadi jarak pada peta adalah 4 cm.

B. PELUANG

1. Pengertian Peluang

Peluang adalah kemungkinan terjadinya suatu peristiwa.

Nilai peluang berada antara:
0 sampai 1

  • 0 → mustahil terjadi

  • 1 → pasti terjadi

2. Rumus Peluang

P(A)=Banyak kejadian yang diharapkanJumlah seluruh kejadianP(A) = \frac{Banyak\ kejadian\ yang\ diharapkan}{Jumlah\ seluruh\ kejadian}

3. Contoh Soal Peluang

Contoh 1

Sebuah koin dilempar satu kali.
Berapa peluang muncul gambar?

Kemungkinan:

  • Gambar

  • Angka

Jumlah kejadian = 2
Kejadian yang diharapkan = 1

P=12P = \frac{1}{2}

Contoh 2

Dalam kotak terdapat 5 bola merah dan 3 bola biru.
Berapa peluang mengambil bola merah?

Jumlah bola = 8
Bola merah = 5

P=58

4. Bentuk Peluang

Peluang dapat ditulis dalam:

  • Pecahan (3/4)

  • Desimal (0,75)

  • Persen (75%)

C. Perbedaan Skala dan Peluang

SkalaPeluang
Perbandingan jarakKemungkinan kejadian
Digunakan pada peta/denahDigunakan pada percobaan
Bentuk 1 : nBentuk pecahan

D. Latihan Soal

Skala

  1. Jarak pada peta 6 cm, jarak sebenarnya 3 km. Tentukan skalanya.

  2. Skala 1 : 250.000, jarak pada peta 8 cm. Berapa jarak sebenarnya?

Peluang

  1. Sebuah dadu dilempar. Berapa peluang muncul angka 4?

  2. Dalam kotak ada 10 permen, 4 rasa cokelat. Berapa peluang mendapat permen cokelat?


Demikian pembahasan mengenai Skala Peluang. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Pendidikan Pancasila




1. Pengertian NKRI

NKRI adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia, yaitu bentuk negara Indonesia yang terdiri atas berbagai wilayah yang bersatu di bawah satu pemerintahan pusat.

Negara Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki:

  • Ribuan pulau

  • Beragam suku bangsa

  • Berbagai bahasa daerah

  • Budaya yang berbeda-beda

Walaupun berbeda-beda, Indonesia tetap satu sesuai semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu jua.

2. Provinsi sebagai Bagian dari NKRI

Indonesia terbagi menjadi beberapa provinsi.
Setiap provinsi dipimpin oleh seorang gubernur.

Provinsi terdiri atas:

  • Kabupaten

  • Kota

Setiap provinsi memiliki:

  • Ibu kota provinsi

  • Lambang daerah

  • Lagu dan tarian daerah

  • Pakaian adat

  • Rumah adat

Contoh:

  • Provinsi Jawa Tengah (Ibu kota: Semarang)

  • Provinsi Sumatera Barat (Ibu kota: Padang)

  • Provinsi Sulawesi Selatan (Ibu kota: Makassar)

Semua provinsi tersebut adalah bagian dari NKRI dan tidak dapat berdiri sendiri.

3. Pentingnya Persatuan dalam NKRI

Sebagai warga negara, kita harus:

  • Menjaga persatuan dan kesatuan

  • Menghargai perbedaan budaya

  • Bangga terhadap daerah dan bangsa Indonesia

  • Tidak membeda-bedakan teman

Persatuan membuat Indonesia tetap kuat dan tidak mudah terpecah belah.


Demikian pembelajaran hari ini. Jangan lupa diulang kembali dirumah. 
Wassalamuaikum wr. wb. 

Materi Ajar: Selasa: 24 Februari 2026

  Selamat datang di perpustakaan online di kelas bu Tutik! Mari kita saling mengenal sebelum memulai pembelajaran. Saya akan menjadi teman b...