Jumat, 11 September 2026

Materi Ajar: Jumat, 11 September 2026

 ,25

÷×
📚 Materi Belajar Hari Ini

Yuk, Berkenalan dengan
Bilangan Desimal! 🔢✨

Perkalian & Pembagian Bilangan Desimal — Kelas VI

🗂️ IDENTITAS PEMBELAJARAN

1.Nama Guru:Tutik Handayani, S.Pd.
2.Hari / Tanggal:Jumat, 11 September 2026
3.Fase / Kelas:Fase C / Kelas VI
4.Mata Pelajaran:Matematika
5.Materi:Bilangan Desimal (Perkalian dan Pembagian)
6.Pertemuan Ke:minggu ketiga
⭐ ⭐ ⭐
1INFO PEMBELAJARAN

🎯 Rencana Belajar Kita Hari Ini

📖 Capaian Pembelajaran (CP Fase C – acuan terbaru)

Pada akhir Fase C, murid memiliki pemahaman bilangan yang kuat: membaca, menulis, membandingkan, dan mengurutkan bilangan cacah, melakukan operasi hitung bilangan cacah, serta mengolah pecahan — termasuk mengubah pecahan menjadi bentuk desimal, membandingkan, mengurutkan, dan mengoperasikan bilangan desimal untuk menyelesaikan masalah kehidupan sehari-hari seperti transaksi uang, pengukuran panjang, dan berat.

🎯 Tujuan Pembelajaran

  • Murid dapat melakukan operasi perkalian bilangan desimal dengan bilangan asli maupun bilangan desimal lainnya.
  • Murid dapat melakukan operasi pembagian bilangan desimal dengan bilangan asli maupun bilangan desimal lainnya.
  • Murid dapat menerapkan perkalian dan pembagian desimal untuk menyelesaikan masalah sehari-hari (belanja, ukuran, berat, dan lainnya).

🧭 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid mengamati contoh soal cerita sehari-hari yang mengandung angka desimal.
  2. Murid berdiskusi kelompok menemukan cara mengalikan dan membagi bilangan desimal.
  3. Murid berlatih terbimbing bersama guru dengan beberapa contoh soal.
  4. Murid mengerjakan latihan mandiri untuk memastikan pemahaman.
  5. Murid mengikuti evaluasi/asesmen formatif di akhir pembelajaran.

⏱️ Alokasi Waktu

2 × 35 menit

🧩 Model & Metode

Problem Based Learning, dipadukan dengan diskusi kelompok, tanya jawab, dan latihan soal terbimbing — cocok karena murid belajar melalui masalah nyata sehari-hari.

🧰 Media & Alat Peraga

  • Kartu bilangan desimal
  • Uang mainan / contoh nota belanja
  • Garis bilangan desimal
  • Video pembelajaran
  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
  • Papan tulis & kalkulator sederhana (untuk mengecek jawaban)
🌙 ✨ ☀️
2PENDAHULUAN

🤲 Apersepsi: Mengingat Kebesaran Allah

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh! 🌸

Apa kabar anak sholih dan sholihah hari ini? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan penuh semangat ya! Sudahkah kalian melaksanakan sholat dan berdoa sebelum belajar hari ini? 🙏

✨ Allah Maha Pencipta (Al-Khaliq)

Allah menciptakan alam semesta dengan sangat teliti dan penuh perhitungan — jarak antarplanet, ukuran benda, hingga angka-angka kecil di belakang koma yang kita pelajari hari ini pun adalah bagian dari keteraturan ciptaan-Nya.

🛡️ Allah Maha Memelihara (Al-Malik)

Sama seperti Allah memelihara alam semesta dengan sangat rapi dan teratur, saat kita menghitung bilangan desimal kita juga harus teliti menjaga letak koma agar hasilnya tidak keliru.

🎁 Allah Maha Pemberi Rezeki (Ar-Razzaq)

Setiap hari kita berbelanja atau menerima uang jajan yang seringkali menggunakan angka desimal, seperti harga barang dan uang kembalian. Itu semua adalah rezeki dari Allah yang harus kita hitung dan syukuri dengan teliti.

🔎 Pertanyaan Pemantik:
Pernahkah kalian membeli jajanan di warung dan harganya tertulis dengan angka desimal, misalnya Rp2.500,50? Bagaimana ya cara kita menghitung total belanja atau kembalian jika ada angka desimal seperti itu? Yuk kita cari tahu jawabannya hari ini! 🚀
📝 🔁 📝
3PEMANASAN

🔁 Yuk, Ingat Lagi Materi Kemarin!

Bahasa Indonesia Sebelum masuk ke materi baru, ayo kita ingat kembali cerita "Kupu-Kupu Mira" yang sudah kita baca dan simak kemarin. Jawablah dengan BENAR atau SALAH!

  1. Mira adalah tokoh utama dalam cerita yang mengalami proses perubahan menjadi kupu-kupu. (Benar/Salah)
  2. Mira langsung menjadi kupu-kupu cantik tanpa melalui proses apa pun. (Benar/Salah)
  3. Cerita "Kupu-Kupu Mira" mengajarkan tentang pentingnya sabar dalam menghadapi proses perubahan. (Benar/Salah)
  4. Dalam cerita, Mira merasa sedih karena harus melewati tahap kepompong yang gelap dan sunyi. (Benar/Salah)
  5. Pesan moral cerita ini adalah bahwa hasil yang indah membutuhkan proses dan usaha. (Benar/Salah)
🔑 Lihat Kunci Jawaban
  1. Benar
  2. Salah
  3. Benar
  4. Benar
  5. Benar

*Guru dapat menyesuaikan soal dengan isi teks "Kupu-Kupu Mira" pada Buku SIBI Revisi 2025 yang digunakan di kelas.

🎬 💡 🎬
4INTI PEMBELAJARAN

🎥 Menonton & Belajar Bersama

Klik di sini untuk menonton video pembelajaran "Perkalian & Pembagian Bilangan Desimal"

*Tautan di atas mengarah ke hasil pencarian YouTube — silakan pilih video yang paling sesuai untuk ditayangkan di kelas.

✖️ Cara Mengalikan Bilangan Desimal

Kalikan bilangannya dulu seperti bilangan biasa (abaikan komanya), lalu letakkan koma pada hasil sesuai jumlah total angka di belakang koma pada kedua bilangan yang dikalikan.

Contoh: Budi membeli 3 bungkus keripik, setiap bungkus seharga Rp2.500,75.
2.500,75 × 3 → kalikan seperti biasa: 250075 × 3 = 750225, lalu kembalikan komanya (2 angka di belakang koma) → Rp7.502,25

➗ Cara Membagi Bilangan Desimal

Jika pembaginya juga desimal, ubah dulu menjadi bilangan bulat dengan mengalikan 10, 100, atau 1000 pada pembagi dan yang dibagi secara bersamaan, baru kerjakan pembagian seperti biasa.

Contoh: Ibu memiliki kain sepanjang 7,5 meter yang akan dibagi rata untuk 3 anak.
7,5 ÷ 3 = 2,5 meter untuk setiap anak.

🛒 Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Menghitung total harga belanja saat harga barang mengandung angka desimal (misalnya Rp3.250,50).
  • Membagi rata panjang tali, kain, atau pita untuk beberapa teman.
  • Menghitung jarak tempuh kendaraan per liter bahan bakar.
🌈 🎈 🌈
5AKTIVITAS SERU

🎈 Mindful • Meaningful • Joyful

🧘 Mindful

Sebelum berhitung, mari tarik napas pelan-pelan 3 kali sambil menutup mata, agar pikiran kita fokus dan tenang saat menghitung angka desimal.

💡 Meaningful

Coba hitung total uang jajanmu sendiri hari ini menggunakan angka desimal, lalu bandingkan dengan uang kembalian yang biasa kamu terima.

🎉 Joyful

Bermain "Pasar Desimal"! Berkelompoklah, gunakan uang mainan untuk berjual-beli barang dengan harga desimal, lalu hitung total belanja dan kembaliannya bersama-sama.

✏️ 📊 ✏️
6UJI KEMAMPUAN

📝 Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

  1. 0,4 × 2 = …
    • A. 0,6
    • B. 0,8
    • C. 4,2
    • D. 8,0
  2. 3,6 ÷ 3 = …
    • A. 1,8
    • B. 1,3
    • C. 1,2
    • D. 12
  3. Harga 1 buku adalah Rp3.250,50. Berapa harga 4 buku?
    • A. Rp13.002,00
    • B. Rp12.502,00
    • C. Rp13.020,00
    • D. Rp13.200,00
  4. Ibu memiliki pita sepanjang 12,6 meter yang dibagi rata untuk 6 anak. Panjang pita setiap anak adalah …
    • A. 2,6 m
    • B. 21 m
    • C. 2,0 m
    • D. 2,1 m
  5. Sebuah mobil menempuh jarak 45,6 km dengan menghabiskan 3,8 liter bensin. Jarak tempuh per liter bensin adalah …
    • A. 10 km/liter
    • B. 12 km/liter
    • C. 11 km/liter
    • D. 13 km/liter

B. Isian Singkat

  1. 2,5 × 4 = ….
  2. 8,4 ÷ 2 = ….
  3. Andi membeli 5 permen seharga Rp750,25 per buah. Total uang yang harus dibayar Andi adalah Rp….

C. Esai

  1. Sebuah toko kue menjual roti seharga Rp12.500,75 per buah. Jika Bu Rina membeli 6 roti, berapa total uang yang harus dibayar Bu Rina? Tuliskan cara penyelesaianmu secara lengkap.
  2. Sebuah drum berisi 68,4 liter minyak akan dituangkan ke beberapa jerigen kecil, setiap jerigen berkapasitas 5,7 liter. Berapa banyak jerigen yang dibutuhkan agar semua minyak tertampung? Jelaskan langkah-langkah perhitunganmu.
🔑 Lihat Kunci Jawaban

Pilihan Ganda:

  1. B. 0,8
  2. C. 1,2
  3. A. Rp13.002,00
  4. D. 2,1 m
  5. B. 12 km/liter

Isian Singkat:

  1. 10
  2. 4,2
  3. Rp3.751,25

Esai:

  1. 12.500,75 × 6 = Rp75.004,50
  2. 68,4 ÷ 5,7 = 12 jerigen
🌻 💬 🌻
7PENUTUP

📌 Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa mengalikan dan membagi bilangan desimal itu sama saja dengan bilangan biasa, hanya saja kita perlu teliti menjaga letak tanda komanya. Kemampuan ini sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari, misalnya saat berbelanja, membagi bahan, atau menghitung jarak. Yuk, terus berlatih dengan teliti dan penuh semangat! 💪✨

😊 Bagaimana Perasaanmu Belajar Hari Ini?

😄Sangat Senang
🙂Senang
😐Biasa Saja
😕Bingung
😢Sedih
👩‍🏫 📔 👩‍🏫
8CATATAN GURU

👩‍🏫 Refleksi Pembelajaran Guru

⚠️ Kendala Pembelajaran

Beberapa murid mungkin masih keliru meletakkan tanda koma saat mengalikan atau membagi bilangan desimal, terutama pada soal cerita yang melibatkan uang.

🛠️ Tindak Lanjut

Memberikan latihan tambahan dengan alat peraga konkret (uang mainan/garis bilangan) serta pendampingan individu bagi murid yang masih kesulitan.

✅ Murid yang Sudah Paham

 

🔄 Murid yang Belum Paham

 

Dibuat dengan ❤️ oleh Bu Tutik Handayani, S.Pd. — Semangat belajar, anak-anak hebat! 🌟

Kamis, 10 September 2026

Materi Ajar: Kamis, 10 September 2026

 📚 IDENTITAS

Yuk, Belajar Bahasa Indonesia Bareng Bu Guru! ✨🌈

1. Nama Guru:Tutik Handayani, S.Pd.
2. Hari / Tanggal:Kamis, 10 September
3. Fase / Kelas:Fase C / Kelas VI
4. Mata Pelajaran:Bahasa Indonesia
5. Materi:Teks Sastra :Majas (Personifikasi,  Hiperbola, Sinestesia, Simile)
6.Pertemuan Ke:Minggu kedua
🌤️Apersepsi & Sapaan Pagi

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 🌸

Apa kabar anak-anak sholih dan sholihah kesayangan Bu Guru? 😊 Semoga hari ini kalian sehat, ceria, dan semangat menuntut ilmu ya! Jangan lupa selalu awali hari dengan shalat dan doa, karena itu adalah bentuk syukur kita kepada Allah Swt.

Coba perhatikan sekeliling kita sebentar 👀 — angin yang berbisik pelan, ombak yang "menari" di pantai, atau matahari yang seolah "tersenyum" di pagi hari. Semua keindahan bahasa itu sebenarnya berasal dari kebesaran Allah Swt. yang Maha Pencipta (Al-Khaliq) 🌱, yang telah menciptakan alam dengan begitu indah sehingga manusia terinspirasi menciptakan kata-kata yang indah pula, yaitu majas!

Allah juga Maha Memelihara (Al-Malik) 🤲, menjaga alam semesta tetap teratur dan indah setiap harinya, dan Allah Maha Pemberi Rezeki (Ar-Razzaq) 🍃, termasuk memberi kita akal dan kemampuan berbahasa untuk mengungkapkan rasa syukur lewat kata-kata yang indah.

🌟 Pertanyaan Pemantik: "Anak-anak, pernahkah kalian mengucapkan kalimat seperti 'Anginnya menyapaku lembut' atau 'Aku sudah bilang seribu kali'? Menurut kalian, mengapa Allah menciptakan bahasa manusia begitu kaya dan indah sehingga bisa 'melebih-lebihkan' atau 'menghidupkan' benda mati dalam sebuah kalimat?" 🤔💭

🎯Identitas Mata Pelajaran
📌 Capaian Pembelajaran (CP 2026)
Pada akhir Fase C, peserta didik mampu menemukan dan mengidentifikasi informasi dari teks sastra (puisi, cerita, dan teks deskriptif) serta memahami penggunaan gaya bahasa (majas) sederhana yang terdapat di dalamnya untuk memperkaya pemahaman dan kemampuan berbahasa secara lisan maupun tulisan.
🏆 Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan mengamati, membaca, dan berdiskusi, murid dapat mengidentifikasi ciri-ciri majas personifikasi, hiperbola, sinestesia, dan simile dengan tepat (joyful), serta mampu membuat contoh kalimat bermajas dalam kehidupan sehari-hari dengan percaya diri (meaningful).
🧩 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
  • Murid mengamati contoh kalimat bermajas dari lingkungan sekitar 🌳
  • Murid menyimak video penjelasan ciri-ciri tiap jenis majas 🎬
  • Murid berdiskusi kelompok mengidentifikasi jenis majas dalam kalimat 👥
  • Murid mempraktikkan membuat kalimat bermajas sendiri ✍️
  • Murid mengerjakan latihan soal sebagai penguatan pemahaman 📝
📖 Materi
Majas Personifikasi, Hiperbola, Sinestesia, dan Simile — pengertian, ciri-ciri, dan contoh penggunaannya dalam kalimat sehari-hari.
⏰ Alokasi Waktu
2 x 35 menit
🧠 Model & Metode Pembelajaran
Model Discovery Learning dipadukan dengan metode tanya jawab, diskusi kelompok, dan permainan kartu majas, agar murid aktif menemukan sendiri konsep majas melalui contoh-contoh nyata.
🎨 Media & Alat Peraga
  • Video pembelajaran YouTube 🎥
  • Kartu bergambar berisi kalimat bermajas 🖼️
  • Papan tulis & spidol warna-warni 🖊️
  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) 📄
  • Speaker untuk memutar contoh audio kalimat majas 🔊

🔄Yuk, Ingat Lagi! (Review Materi Kemarin)
Materi: Teks Sastra

Sebelum belajar hal baru, ayo jawab dulu soal Benar/Salah berikut ini untuk mengingat materi kemarin ya! 😄

1. Teks sastra hanya berisi fakta ilmiah tanpa unsur imajinasi.(Benar / Salah)
2. Puisi merupakan salah satu contoh teks sastra.(Benar / Salah)
3. Cerita rakyat termasuk ke dalam teks sastra.(Benar / Salah)
4. Teks sastra tidak boleh menggunakan gaya bahasa yang indah.(Benar / Salah)
5. Tujuan teks sastra adalah untuk menghibur dan menyentuh perasaan pembaca.(Benar / Salah)
🔑 KUNCI JAWABAN

1. Salah  |  2. Benar  |  3. Benar  |  4. Salah  |  5. Benar


🎬Ayo Belajar Majas!
▶️

Tonton video seru berikut sebelum kita lanjut belajar ya!

🔗 Tonton Video Pembelajaran Majas di YouTube
🌳 Majas Personifikasi

Majas personifikasi adalah gaya bahasa yang membuat benda mati seolah-olah hidup seperti manusia. Contoh: "Daun-daun melambai ditiup angin" atau "Bel sekolah berteriak memanggil kami masuk kelas." 🎒

🌋 Majas Hiperbola

Majas hiperbola adalah ungkapan yang melebih-lebihkan sesuatu agar terdengar lebih menarik. Contoh: "Aku sudah memanggilmu beribu-ribu kali!" atau "Badannya kurus sekali sampai tinggal tulang." 😲

🎨 Majas Sinestesia

Majas sinestesia adalah ungkapan yang menukar dua indra yang berbeda. Contoh: "Suara merdunya sangat manis di telinga" (suara adalah indra pendengar, manis adalah indra pengecap). 🍬👂

🐎 Majas Simile

Majas simile adalah perumpamaan yang membandingkan dua hal menggunakan kata "seperti", "bagai", atau "laksana". Contoh: "Larinya cepat seperti kijang" atau "Wajahnya bersinar bagai rembulan."

Nah, anak-anak hebat! Sekarang kalian sudah tahu 4 jenis majas yang sering kita temui dalam percakapan sehari-hari, lho! Coba perhatikan, mungkin kalian sudah sering memakainya tanpa sadar 😄👍

🌈Aktivitas Mindful, Meaningful, Joyful
🧘 Mindful

Tarik napas dalam-dalam, lalu coba amati satu benda di sekitarmu (misalnya jam dinding atau pohon di luar jendela). Bayangkan jika benda itu bisa "hidup" — apa yang akan ia lakukan? Tuliskan satu kalimat personifikasi tentang benda tersebut. ☁️

💡 Meaningful

Bersama teman sebangku, buatlah 1 contoh kalimat untuk setiap jenis majas (personifikasi, hiperbola, sinestesia, simile) yang menggambarkan pengalaman kalian sehari-hari di rumah atau sekolah. 🏡📚

🎉 Joyful

Permainan "Tebak Majas"! Bu Guru akan membacakan sebuah kalimat, lalu murid berlomba mengangkat kartu jenis majas yang tepat secepat mungkin. Yang paling banyak benar dapat bintang penghargaan ⭐🏅


📝Ayo Uji Kemampuanmu!
A. Pilihan Ganda (Mudah → Sukar)
1. Kalimat "Ombak menari-nari di tepi pantai" termasuk majas...A. Simile   B. Personifikasi   C. Hiperbola   D. Sinestesia
2. "Suaranya sangat pahit didengar" adalah contoh majas...A. Sinestesia   B. Simile   C. Personifikasi   D. Hiperbola
3. Kata penghubung yang biasa digunakan dalam majas simile adalah...A. Karena   B. Seperti   C. Kemudian   D. Namun
4. "Air matanya membanjiri seluruh ruangan" termasuk majas...A. Hiperbola   B. Simile   C. Sinestesia   D. Personifikasi
5. Manakah kalimat berikut yang TIDAK termasuk majas personifikasi?A. Angin berbisik lembut   B. Matahari tersenyum cerah   C. Dia berlari cepat seperti angin   D. Pohon melambai-lambai
B. Isian Singkat
1. "Suara musiknya sangat manis di telinga" menggunakan majas ______.
2. Majas yang membandingkan dua hal menggunakan kata "bagai" atau "laksana" disebut majas ______.
3. "Aku menunggumu selama satu abad di depan gerbang" adalah contoh majas ______ karena bersifat melebih-lebihkan.
C. Esai
1. Buatlah masing-masing satu contoh kalimat majas personifikasi dan majas simile berdasarkan pengalamanmu sehari-hari!
2. Jelaskan perbedaan antara majas hiperbola dan majas sinestesia, lalu berikan satu contoh untuk masing-masing!
🔑 KUNCI JAWABAN

Pilihan Ganda: 1. B   2. A   3. B   4. A   5. C

Isian Singkat: 1. Sinestesia   2. Simile   3. Hiperbola

Esai: Disesuaikan dengan jawaban kreatif murid, dinilai berdasarkan ketepatan jenis majas dan kesesuaian kalimat.

🌟Kesimpulan

Hari ini kita telah belajar tentang 4 jenis majas: personifikasi (benda mati seolah hidup), hiperbola (melebih-lebihkan), sinestesia (menukar dua indra berbeda), dan simile (perumpamaan dengan kata "seperti/bagai"). Dengan mempelajari majas, kita bisa membuat kalimat menjadi lebih indah dan menarik, sama seperti keindahan yang Allah Swt. ciptakan di alam semesta ini. Yuk, terus berlatih menggunakan majas dalam tulisan sehari-hari! 💪📖

💗Bagaimana Perasaanmu Hari Ini?

Yuk, pilih emoji yang paling menggambarkan perasaanmu setelah belajar hari ini! 😉

🤩
Sangat Senang
😊
Senang
😐
Biasa Saja
😕
Bingung
😴
Mengantuk
🧑‍🏫Refleksi Pembelajaran Guru
⚠️ Kendala PembelajaranSebagian murid masih kesulitan membedakan majas sinestesia dengan hiperbola karena keduanya sama-sama menggunakan ungkapan tidak biasa.
🛠️ Tindak Lanjut
Memberikan latihan tambahan berupa permainan kartu klasifikasi majas dan pendampingan kelompok kecil bagi murid yang masih bingung.
✅ Siswa yang Sudah Paham 
📌 Siswa yang Belum Paham 
🇮🇩 MATA PELAJARAN 2 — PENDIDIKAN PANCASILA

🤝 PENERAPAN NILAI-NILAI PANCASILA

🎯 Capaian Pembelajaran

Pada akhir Fase C, murid mampu menguraikan makna nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa serta menghubungkan sila-sila Pancasila sebagai satu kesatuan yang utuh dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

🏆 Tujuan Pembelajaran

  • Murid mampu menjelaskan makna nilai pada setiap sila Pancasila.
  • Murid mampu mengidentifikasi contoh perilaku yang sesuai dengan nilai Pancasila.
  • Murid mampu membedakan perilaku yang sesuai dan tidak sesuai dengan nilai Pancasila.
  • Murid mampu memberikan solusi terhadap masalah sederhana berdasarkan nilai Pancasila.
  • Murid mampu menerapkan nilai Pancasila di rumah, sekolah, dan masyarakat.

🛤️ Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Murid mengingat kembali lima sila Pancasila.
  2. Murid memahami makna sederhana setiap sila.
  3. Murid mengamati contoh peristiwa dalam kehidupan sehari-hari.
  4. Murid menentukan sila yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
  5. Murid mendiskusikan tindakan yang tepat berdasarkan nilai Pancasila.
  6. Murid membuat komitmen tindakan nyata untuk diterapkan.

📚 Materi

  • Makna nilai pada lima sila Pancasila.
  • Penerapan nilai Pancasila di rumah.
  • Penerapan nilai Pancasila di sekolah.
  • Penerapan nilai Pancasila di masyarakat.
  • Hubungan antarsila sebagai satu kesatuan.

⏰ Alokasi Waktu

2 × 35 menit

🧩 Model dan Metode Pembelajaran

Model: Problem Based Learning.
Metode: studi kasus, diskusi kelompok, tanya jawab, bermain peran, gallery walk, dan refleksi.

🖥️ Media dan Alat Peraga

  • Poster Garuda Pancasila.
  • Kartu sila Pancasila.
  • Kartu kasus kehidupan sehari-hari.
  • Video pembelajaran.
  • LKPD.
  • Sticky notes.
  • LCD / proyektor / televisi kelas.
  • Papan tulis dan spidol.

🌟 APERSEPSI NILAI KEBAIKAN DAN PANCASILA

Allah Al-Khaliq menciptakan manusia dengan perbedaan kemampuan, sifat, bahasa, dan latar belakang. Perbedaan tersebut bukan alasan untuk saling merendahkan, tetapi menjadi kesempatan untuk saling mengenal dan menghargai.

Allah Al-Malik memelihara kehidupan manusia agar dapat berjalan dengan baik. Kita juga perlu menjaga kehidupan bersama melalui aturan, keadilan, kerja sama, dan saling menghormati.

Allah Ar-Razzaq memberikan rezeki kepada manusia dengan berbagai cara. Ketika kita memperoleh nikmat, kita belajar bersyukur dan tidak boleh menggunakannya hanya untuk kepentingan diri sendiri.

💭 Pertanyaan Pemantik:
Jika semua orang hanya mementingkan dirinya sendiri, apakah kehidupan di rumah, sekolah, dan masyarakat dapat berjalan dengan baik? Nilai Pancasila apa yang dapat menjadi solusi?

🎬 VIDEO DAN PENJELASAN MATERI

💡 Jika video tidak langsung tampil, gunakan pencarian YouTube: “Penerapan Nilai Pancasila Kelas 6 SD”.

🇮🇩 Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Pancasila bukan hanya tulisan yang dihafalkan. Nilai-nilai Pancasila harus terlihat dalam sikap dan tindakan kita setiap hari.

1️⃣ Sila Pertama — Ketuhanan Yang Maha Esa
Contoh: beribadah sesuai agama, menghormati teman yang sedang beribadah, dan tidak memaksakan keyakinan kepada orang lain.
2️⃣ Sila Kedua — Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Contoh: tidak membully, menghargai teman, membantu orang yang membutuhkan, dan berbicara dengan sopan.
3️⃣ Sila Ketiga — Persatuan Indonesia
Contoh: bekerja sama dengan semua teman tanpa membeda-bedakan dan menjaga kekompakan kelas.
4️⃣ Sila Keempat — Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Contoh: berdiskusi sebelum mengambil keputusan dan menghargai pendapat teman.
5️⃣ Sila Kelima — Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Contoh: membagi tugas secara adil, tidak memilih-milih teman, dan memberikan hak kepada setiap orang.

🌈 AKTIVITAS MINDFUL – MEANINGFUL – JOYFUL

🧘 MINDFUL — “Cek Diriku Hari Ini”
Murid memilih satu nilai Pancasila yang sudah dilakukan hari ini dan satu nilai yang masih perlu diperbaiki. Murid melakukan refleksi secara jujur.
💡 MEANINGFUL — “Pancasila di Sekitarku”
Murid mengamati satu masalah sederhana di sekolah, misalnya teman tidak mau bergantian menggunakan fasilitas. Murid menentukan sila yang berkaitan dan menuliskan solusi.
🎉 JOYFUL — “Misi Agen Pancasila”
Setiap kelompok mendapatkan kartu kasus. Kelompok mendiskusikan solusi dan memeragakannya dalam drama singkat selama 1–2 menit. Kelompok lain menebak nilai Pancasila yang ditampilkan. 🎭🇮🇩

📝 ASESMEN FORMATIF — PENDIDIKAN PANCASILA

🟢 A. Pilihan Ganda

1. Menghormati teman yang sedang beribadah merupakan penerapan sila …
A. pertama
B. kedua
C. ketiga
D. kelima
2. Sikap yang sesuai dengan sila kedua adalah …
A. memilih teman berdasarkan suku
B. membantu teman yang kesulitan
C. memaksakan pendapat
D. tidak mau bekerja sama
3. Kelas akan memilih ketua kelas. Sikap yang paling sesuai dengan nilai sila keempat adalah …
A. memilih sendiri tanpa bertanya
B. memaksa semua teman mengikuti keinginan kita
C. bermusyawarah dan menghargai pendapat
D. tidak peduli dengan hasil keputusan
4. Pembagian tugas piket secara merata merupakan contoh penerapan sila …
A. pertama
B. ketiga
C. keempat
D. kelima
5. Saat terjadi perbedaan pendapat dalam kelompok, tindakan terbaik adalah …
A. meninggalkan kelompok
B. mendengarkan dan mencari kesepakatan
C. memarahi teman
D. memaksakan pendapat sendiri

🟡 B. Isian

6. Pancasila terdiri atas __________ sila.
7. Mengambil keputusan bersama dengan cara berdiskusi disebut __________________________.
8. Bersikap adil kepada semua teman merupakan penerapan sila ke __________________________.

🔴 C. Esai

9. Jelaskan mengapa menghargai teman yang berbeda pendapat dapat memperkuat persatuan!
10. Di kelasmu hanya ada satu bola untuk digunakan bermain, sedangkan beberapa kelompok ingin menggunakannya pada waktu yang sama. Jelaskan solusi yang sesuai dengan nilai Pancasila dan sebutkan sila yang berkaitan!

🔑


✨ KESIMPULAN PENDIDIKAN PANCASILA

Nilai Pancasila harus diterapkan dalam tindakan nyata. Menghormati orang lain, menolong sesama, menjaga persatuan, bermusyawarah, dan berlaku adil merupakan contoh sederhana menjadi Pelajar Pancasila yang baik. 🇮🇩❤️

💖 REFLEKSI EMOSIKU

Bagaimana perasaanmu setelah belajar Pendidikan Pancasila hari ini?

🤩Sangat Senang
😊Senang
🙂Cukup Paham
🤔Masih Bingung
😟Butuh Bantuan
📝 Janji Aksiku Hari Ini:
Hari ini saya akan menerapkan nilai Pancasila dengan cara:

....................................................................................
....................................................................................

👩‍🏫 REFLEKSI PEMBELAJARAN GURU — PENDIDIKAN PANCASILA

⚠️ Kendala Pembelajaran

  • Beberapa murid masih menghafal sila tetapi belum memahami penerapannya.
  • Murid masih kesulitan menentukan sila yang sesuai dengan kasus tertentu.
  • Diskusi kelompok belum melibatkan semua anggota secara aktif.

➡️ Tindak Lanjut

  • Menggunakan lebih banyak contoh yang dekat dengan kehidupan murid.
  • Menggunakan kartu kasus dan bermain peran.
  • Membagi peran dalam kelompok agar setiap murid terlibat.

📊 Siswa yang Paham dan Belum Paham

Siswa yang sudah paham: ............................................................

Siswa yang belum paham: ...........................................................

🌟📚🇮🇩

TERIMA KASIH, ANAK-ANAK HEBAT!

Hari ini kita belajar memahami cerita dengan hati dan pikiran 🦋,
serta menerapkan nilai Pancasila melalui tindakan nyata ❤️🇮🇩.

✨ Teruslah belajar, teruslah bertanya, dan jadilah pribadi yang membawa kebaikan di mana pun kalian berada! ✨

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

🌈 Semangat Belajar, Anak Hebat Kelas VI! 🌈

Selasa, 08 September 2026

Materi Ajar: Rabu, 9 September 2026

IDENTITAS PEMBELAJARAN

👩‍🏫 Nama Guru
Tutik Handayani, S.Pd.
📅 Hari / Tanggal
Rabu, 9 September 2026
🎓 Fase / Kelas
Fase C / Kelas VI
📚 Mata Pelajaran: IPAS
📖 Materi
IPAS: Sistem Pernapasan Manusia
Seni Rupa: Unsur Seni Rupa
🔢 Pertemuan Ke-
3, dan 5
🌟 APERSEPSI: MARI MEMULAI DENGAN MENGINGAT KEBESARAN ALLAH
Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Apa kabar, anak-anak saleh dan salehah? 😊 Semoga hari ini kalian dalam keadaan sehat, bahagia, dan siap belajar dengan penuh semangat. Jangan lupa bersyukur kepada Allah Swt. karena hari ini kita masih diberi kesempatan untuk bernapas, berpikir, belajar, dan berkarya.

🌍Allah Maha Khaliq
Allah adalah Maha Pencipta. Allah menciptakan manusia dengan tubuh yang luar biasa, paru-paru untuk bernapas, serta alam yang penuh warna dan bentuk indah.

💚Allah Maha Malik
Allah Maha Memelihara. Tubuh kita bekerja setiap saat, termasuk sistem pernapasan yang membantu menjaga kehidupan kita.

🍃Allah Maha Razaq
Allah Maha Pemberi Rezeki. Udara, makanan, kesehatan, kemampuan berpikir, dan bakat untuk berkarya adalah nikmat yang harus kita syukuri.

💭 Pertanyaan Pemantik
Jika Allah tidak menciptakan paru-paru dan udara, bagaimana manusia dapat hidup?
Jika sebuah cerita mampu membuat kita merasakan sedih atau bahagia, mengapa kata-kata memiliki kekuatan yang besar?
Mengapa Allah menciptakan dunia dengan begitu banyak warna, bentuk, garis, dan tekstur?

Hari ini kita akan belajar membaca dan memahami cerita, mengenal sistem pernapasan yang Allah ciptakan untuk manusia, serta mengamati unsur-unsur seni rupa yang membuat dunia tampak indah. Yuk, belajar dengan hati yang bersyukur! 🤲✨

📘  menggunakan kartu tokoh dan kartu petunjuk.

📝 PENUTUP: ASESMEN FORMATIF
A. Pilihan Ganda
1. Pelaku yang terdapat dalam sebuah cerita disebut ....
A. latar
B. tokoh
C. amanat
D. tema
2. Informasi yang dapat ditemukan secara langsung dalam teks disebut informasi ....
A. tersurat
B. tersembunyi
C. imajinatif
D. tambahan
3. Mira memberikan bantuan kepada temannya yang sedang kesulitan. Kita dapat menyimpulkan bahwa Mira memiliki sifat ....
A. pemarah
B. sombong
C. peduli
D. malas
4. Pertanyaan inferensial mengajak pembaca untuk ....
A. menyalin semua kalimat
B. menebak tanpa bukti
C. menghitung jumlah halaman
D. menyimpulkan berdasarkan petunjuk dalam teks
5. Pesan yang dapat diambil pembaca setelah membaca cerita disebut ....
A. tokoh
B. amanat
C. dialog
D. judul
B. Isian
1. Pelaku dalam cerita disebut __________.
2. Informasi yang tidak tertulis langsung tetapi dapat disimpulkan disebut informasi __________.
3. Pesan baik yang ingin disampaikan penulis disebut __________.
C. Esai
1. Jelaskan perbedaan informasi tersurat dan informasi tersirat!
2. Jika tokoh dalam cerita tetap membantu temannya walaupun sedang sibuk, bagaimana watak tokoh tersebut? Jelaskan alasanmu!
🔑 Kunci Jawaban
Pilihan Ganda: 1. B | 2. A | 3. C | 4. D | 5. B
Isian: 1. Tokoh | 2. Tersirat | 3. Amanat
Esai: Jawaban disesuaikan dengan ketepatan alasan dan pemahaman murid.
✨ Kesimpulan
Teks sastra dapat mengajak kita memahami cerita, tokoh, peristiwa, dan pesan kehidupan. Pembaca yang baik tidak hanya memahami apa yang tertulis, tetapi juga mampu berpikir untuk menemukan makna yang tersirat. 📚💙

😊 Refleksi Emosi Hari Ini
🤩 Sangat Senang😊 Senang🙂 Cukup Paham🤔 Masih Bingung😥 Butuh Bantuan
👩‍🏫 Refleksi Pembelajaran Guru
Kendala Pembelajaran:
Murid belum terbiasa membedakan informasi tersurat dan tersirat.

Tindak Lanjut:
Memberikan contoh cerita pendek dan latihan bertahap menggunakan pertanyaan pemandu.

Siswa yang paham:Siswa yang belum paham:
🫁 IPAS — SISTEM PERNAPASAN MANUSIA
🎯 Capaian Pembelajaran
Peserta didik memahami keterkaitan sistem organ pada tubuh manusia dan menjelaskan bagaimana struktur serta fungsi organ bekerja untuk menjaga kelangsungan hidup dan kesehatan manusia.

🏆 Tujuan Pembelajaran
Murid mampu mengidentifikasi organ-organ sistem pernapasan manusia.
Murid mampu menjelaskan fungsi setiap organ pernapasan.
Murid mampu menjelaskan proses masuk dan keluarnya udara.
Murid mampu memahami pentingnya menjaga kesehatan sistem pernapasan.
Murid mampu menghubungkan fungsi pernapasan dengan aktivitas sehari-hari.
🛤️ Alur Tujuan Pembelajaran
Murid melakukan pengamatan terhadap kegiatan bernapas.
Murid mengenali organ-organ pernapasan melalui gambar atau model.
Murid menyusun urutan perjalanan udara.
Murid menjelaskan proses inspirasi dan ekspirasi secara sederhana.
Murid melakukan simulasi sederhana gerakan pernapasan.
Murid menyimpulkan cara menjaga kesehatan organ pernapasan.
📚 Materi
Pengertian sistem pernapasan.
Hidung, faring, laring, trakea, bronkus, dan paru-paru.
Alveolus sebagai tempat pertukaran gas.
Inspirasi dan ekspirasi.
Cara menjaga kesehatan sistem pernapasan.
⏰ Alokasi Waktu
2 × 35 menit

🧩 Model dan Metode
Model: Inquiry Based Learning

Metode: observasi, eksperimen sederhana, diskusi, tanya jawab, dan presentasi.

🔬 Media dan Alat Peraga
Torso atau gambar sistem pernapasan, video, LCD, kartu nama organ, botol plastik, balon, sedotan, gambar paru-paru, LKPD, dan poster kesehatan.

🎬 INTI PEMBELAJARAN: VIDEO DAN PENJELASAN
▶️ Video Pembelajaran: Sistem Pernapasan Manusia

Klik di sini untuk mencari video pembelajaran di YouTube 🎥
🫁 Bagaimana Kita Bernapas?
Saat bernapas, udara masuk melalui hidung. Rambut halus dan lendir di hidung membantu menyaring kotoran. Udara kemudian melewati faring, laring, trakea, bronkus, hingga masuk ke paru-paru.

Di dalam paru-paru terdapat bagian sangat kecil bernama alveolus. Di tempat inilah terjadi pertukaran gas. Tubuh mengambil oksigen yang dibutuhkan sel-sel tubuh dan mengeluarkan karbon dioksida.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari: ketika kita berlari, tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen. Karena itu, napas kita menjadi lebih cepat. Setelah beristirahat, napas kembali perlahan menjadi normal.

🌈 Aktivitas Mindful – Meaningful – Joyful
🧘 Mindful
Duduk tenang dan mengamati perubahan napas sebelum dan sesudah bergerak ringan.

💡 Meaningful
Menghubungkan kesehatan pernapasan dengan kebiasaan memakai masker saat udara berdebu dan rajin berolahraga.

🎈 Joyful
Membuat model paru-paru sederhana menggunakan botol dan balon secara berkelompok.

📝 PENUTUP: ASESMEN FORMATIF
A. Pilihan Ganda
1. Organ pertama yang dilalui udara ketika kita bernapas adalah ....
A. hidung
B. paru-paru
C. bronkus
D. alveolus
2. Tempat pertukaran oksigen dan karbon dioksida terdapat pada ....
A. trakea
B. alveolus
C. hidung
D. laring
3. Saluran yang membawa udara dari laring menuju bronkus adalah ....
A. bronkiolus
B. paru-paru
C. trakea
D. alveolus
4. Ketika berlari, napas menjadi lebih cepat karena tubuh ....
A. tidak membutuhkan udara
B. sedang tidur
C. membutuhkan lebih banyak oksigen
D. menghentikan kerja paru-paru
5. Salah satu cara menjaga kesehatan sistem pernapasan adalah ....
A. sering menghirup asap
B. berolahraga secara teratur
C. menutup hidung saat sehat
D. berada di tempat berdebu terlalu lama
B. Isian
1. Organ utama dalam sistem pernapasan manusia adalah __________.
2. Tempat pertukaran gas di paru-paru disebut __________.
3. Proses mengeluarkan udara dari tubuh disebut __________.
C. Esai
1. Jelaskan perjalanan udara dari hidung sampai ke paru-paru!
2. Mengapa kita harus menjaga kebersihan udara di lingkungan sekolah? Jelaskan hubungannya dengan kesehatan sistem pernapasan!
🔑 Kunci Jawaban
Pilihan Ganda: 1. A | 2. B | 3. C | 4. C | 5. B
Isian: 1. Paru-paru | 2. Alveolus | 3. Ekspirasi
Esai: Jawaban berdasarkan ketepatan urutan organ dan penjelasan kesehatan pernapasan.
✨ Kesimpulan
Sistem pernapasan adalah sistem penting yang membantu tubuh mendapatkan oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida. Organ-organ pernapasan bekerja bersama secara teratur. Karena itu, kita harus menjaga kesehatan tubuh dan lingkungan agar dapat bernapas dengan baik. 🫁💚

😊 Refleksi Emosi Hari Ini
🤩 Sangat Senang😊 Senang🙂 Cukup Paham🤔 Masih Bingung😥 Butuh Bantuan
👩‍🏫 Refleksi Pembelajaran Guru
Kendala Pembelajaran:
Murid masih kesulitan mengingat urutan organ sistem pernapasan dan membedakan fungsi setiap organ.

Tindak Lanjut:
Menggunakan model visual, lagu urutan organ, kartu pasangan organ dan fungsi, serta simulasi sederhana.

Siswa yang paham:Siswa yang belum paham:
🎨 SENI RUPA — UNSUR SENI RUPA
🎯 Capaian Pembelajaran
Peserta didik mampu mengamati lingkungan dan pengalaman secara visual serta menciptakan karya dua atau tiga dimensi dengan mengeksplorasi elemen seni rupa, seperti garis, bentuk, tekstur, ruang, dan warna. Peserta didik juga mampu merefleksikan karya dan pengalaman artistiknya.

🏆 Tujuan Pembelajaran
Murid mampu mengenali unsur-unsur seni rupa di lingkungan sekitar.
Murid mampu menjelaskan fungsi sederhana garis, bentuk, warna, tekstur, dan ruang.
Murid mampu menemukan unsur seni rupa dalam sebuah gambar.
Murid mampu menggunakan unsur seni rupa dalam karya sederhana.
Murid mampu menyampaikan pendapat tentang karya sendiri dan karya teman dengan santun.
🛤️ Alur Tujuan Pembelajaran
Murid mengamati benda dan gambar di lingkungan sekitar.
Murid menemukan berbagai garis, bentuk, warna, tekstur, dan ruang.
Murid mendiskusikan fungsi unsur seni rupa.
Murid membuat karya sederhana berdasarkan tema.
Murid mempresentasikan hasil karya.
Murid melakukan refleksi terhadap proses berkarya.
📚 Materi
Titik.
Garis.
Bentuk atau bidang.
Warna.
Tekstur.
Ruang.
⏰ Alokasi Waktu
2 × 35 menit

🧩 Model dan Metode
Model: Project Based Learning

Metode: observasi, demonstrasi, eksplorasi, praktik, diskusi, dan apresiasi karya.

🎨 Media dan Alat Peraga
Contoh karya seni, kartu unsur seni rupa, gambar lingkungan, kertas gambar, pensil, penghapus, krayon, pensil warna, cat air, kuas, benda bertekstur, LKPD, dan papan pajang karya.

🎬 INTI PEMBELAJARAN: VIDEO DAN PENJELASAN
▶️ Video Pembelajaran: Unsur-Unsur Seni Rupa

Klik di sini untuk mencari video pembelajaran di YouTube 🎥
🎨 Mengenal Unsur Seni Rupa
Titik adalah unsur sederhana yang dapat menjadi awal terbentuknya garis atau gambar.

Garis dapat lurus, lengkung, zigzag, tebal, atau tipis. Garis dapat menunjukkan kesan tertentu, misalnya garis zigzag dapat terlihat lebih tegas dan dinamis.

Bentuk dapat kita lihat pada benda di sekitar, misalnya lingkaran pada bola atau persegi pada jendela.

Warna membuat karya menjadi lebih hidup dan dapat menunjukkan suasana. Contohnya warna cerah dapat memberikan kesan ceria.

Tekstur adalah kesan permukaan benda, misalnya kasar, halus, atau licin.

Ruang membuat gambar terlihat memiliki jarak, kedalaman, atau bagian depan dan belakang.

🌈 Aktivitas Mindful – Meaningful – Joyful
🧘 Mindful
Mengamati sebuah benda selama satu menit dan menemukan unsur seni rupa yang terlihat.

💡 Meaningful
Menghubungkan unsur seni rupa dengan benda nyata, seperti pakaian, rumah, taman, dan lingkungan sekolah.

🎉 Joyful
Game “Berburu Unsur Seni” dan membuat karya mini bertema “Sekolahku yang Ceria”.

📝 PENUTUP: ASESMEN FORMATIF
A. Pilihan Ganda
1. Unsur seni rupa yang berupa goresan memanjang disebut ....
A. warna
B. garis
C. tekstur
D. ruang
2. Kesan permukaan benda yang terasa kasar atau halus disebut ....
A. bentuk
B. warna
C. tekstur
D. titik
3. Bola memiliki bentuk yang mendekati ....
A. lingkaran
B. persegi
C. segitiga
D. garis
4. Agar gambar tampak ceria, kita dapat menggunakan ....
A. warna cerah
B. kertas kosong saja
C. satu garis lurus saja
D. tanpa bentuk
5. Unsur yang dapat membuat gambar memiliki kesan jauh dan dekat adalah ....
A. titik
B. ruang
C. tekstur
D. garis
B. Isian
1. Kesan permukaan kasar atau halus disebut __________.
2. Goresan yang memanjang disebut __________.
3. Merah, kuning, dan biru adalah contoh unsur __________.
C. Esai
1. Sebutkan minimal empat unsur seni rupa dan jelaskan secara singkat!
2. Jika kamu akan membuat gambar taman yang ceria, unsur seni rupa apa saja yang akan kamu gunakan? Jelaskan alasanmu!
🔑 Kunci Jawaban
Pilihan Ganda: 1. B | 2. C | 3. A | 4. A | 5. B
Isian: 1. Tekstur | 2. Garis | 3. Warna
Esai: Jawaban disesuaikan dengan ketepatan penjelasan dan kreativitas murid.
✨ Kesimpulan
Unsur seni rupa merupakan bagian penting dalam sebuah karya. Dengan mengenal titik, garis, bentuk, warna, tekstur, dan ruang, kita dapat mengamati keindahan di sekitar serta menciptakan karya yang lebih menarik dan bermakna. 🎨🌈

😊 Refleksi Emosi Hari Ini

B. Isian

1. Kesan permukaan kasar atau halus disebut __________.
2. Goresan yang memanjang disebut __________.
3. Merah, kuning, dan biru adalah contoh unsur __________.

C. Esai

1. Sebutkan minimal empat unsur seni rupa dan jelaskan secara singkat!
2. Jika kamu akan membuat gambar taman yang ceria, unsur seni rupa apa saja yang akan kamu gunakan? Jelaskan alasanmu!

🔑 Kunci Jawaban

Pilihan Ganda: 1. B | 2. C | 3. A | 4. A | 5. B
Isian: 1. Tekstur | 2. Garis | 3. Warna
Esai: Jawaban disesuaikan dengan ketepatan penjelasan dan kreativitas murid.

✨ Kesimpulan

Unsur seni rupa merupakan bagian penting dalam sebuah karya. Dengan mengenal titik, garis, bentuk, warna, tekstur, dan ruang, kita dapat mengamati keindahan di sekitar serta menciptakan karya yang lebih menarik dan bermakna. 🎨🌈

😊 Refleksi Emosi Hari Ini

🤩 Sangat Senang😊 Senang🙂 Cukup Paham🤔 Masih Bingung😥 Butuh Bantuan

👩‍🏫 Refleksi Pembelajaran Guru

Kendala Pembelajaran:

Murid terkadang masih tertukar membedakan bentuk, tekstur, dan ruang.

Tindak Lanjut:

Memberikan kegiatan observasi benda nyata dan permainan memasangkan kartu nama unsur dengan contoh gambarnya.

Siswa yang paham:
Siswa yang belum paham:
🌟 Belajar Hari Ini, Tumbuh untuk Masa Depan! 🌟
Semangat belajar, anak-anak hebat Kelas VI! 💙📚✨

Senin, 07 September 2026

Materi Ajar: Selasa, 8 September 2026

 🔢 ✨ 📘

PEMBELAJARAN DARING KELAS VI

Belajar Matematika dengan Semangat, Teliti, dan Menyenangkan!

🌟 KURIKULUM MERDEKA | FASE C 🌟

📌 IDENTITAS PEMBELAJARAN

👩‍🏫 Nama Guru: Tutik Handayani, S.Pd.
📅 Hari / Tanggal:  Selasa, 8 September 2026
🎓 Fase / Kelas: Fase C / Kelas VI
📚 Mata Pelajaran: Matematika
🔢 Materi: Bilangan Desimal
🔔 Pertemuan Ke: minggu ke-2
🎯 CAPAIAN PEMBELAJARAN

Pada akhir Fase C, peserta didik memahami, membaca, menulis, membandingkan, mengurutkan, serta menggunakan bilangan rasional dalam berbagai bentuk, termasuk pecahan dan bilangan desimal, untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

Fokus pembelajaran hari ini: memahami konsep bilangan desimal, nilai tempat, membaca dan menulis bilangan desimal, serta membandingkan dan menggunakan bilangan desimal dalam situasi sehari-hari.

🏆 TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  • 🔹 Menjelaskan pengertian bilangan desimal dengan bahasa sendiri.
  • 🔹 Menentukan nilai tempat pada bilangan desimal.
  • 🔹 Membaca dan menulis bilangan desimal dengan benar.
  • 🔹 Membandingkan dua atau lebih bilangan desimal.
  • 🔹 Menyelesaikan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan bilangan desimal.
🌟 Target Hari Ini:
Aku dapat memahami bilangan desimal dan menggunakannya dengan teliti dalam kehidupan sehari-hari.
🛤️ ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN
  1. Mengenali penggunaan bilangan desimal dalam kehidupan sehari-hari, seperti harga barang, panjang, berat, dan isi suatu benda.
  2. Memahami bagian-bagian bilangan desimal serta nilai tempat satuan, persepuluhan, perseratusan, dan perseribuan.
  3. Membaca dan menulis bilangan desimal dengan tepat.
  4. Membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal menggunakan nilai tempat.
  5. Menerapkan konsep bilangan desimal untuk menyelesaikan masalah kontekstual.
📖 MATERI PEMBELAJARAN
Materi Pokok:
  • Pengertian bilangan desimal.
  • Nilai tempat pada bilangan desimal.
  • Membaca dan menulis bilangan desimal.
  • Membandingkan bilangan desimal.
  • Penerapan bilangan desimal dalam kehidupan sehari-hari.
⏰ ALOKASI WAKTU
2 × 35 menit = 70 menit
🧠 MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran: Problem Based Learning (PBL)

Peserta didik diajak memahami masalah nyata, misalnya membandingkan harga barang atau panjang benda yang menggunakan bilangan desimal.

Metode Pembelajaran:

  • 💬 Tanya jawab
  • 🔎 Diskusi kelompok
  • 🎲 Game edukatif
  • 🧩 Pemecahan masalah
  • 👀 Demonstrasi
  • ✍️ Latihan mandiri
  • 🗣️ Presentasi sederhana
🧰 MEDIA DAN ALAT PERAGA
  • 📺 Video pembelajaran bilangan desimal.
  • 🖥️ Laptop 
  • Aplikasi google meet untuk pembelajaran daring
🌙 PENDAHULUAN: APERSEPSI AYAT-AYAT ALLAH

Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamu'alaikum Wr. Wb. 🌷

Apa kabar anak-anak saleh dan salehah? 😊 Semoga hari ini kita semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan penuh semangat.

Sebelum belajar, mari kita bersyukur kepada Allah Swt. Jangan lupa menjaga shalat kita karena shalat adalah salah satu bentuk ketaatan dan rasa syukur kita kepada Allah.

Anak-anak, hari ini kita akan belajar tentang bilangan desimal. Saat melihat kehidupan di sekitar kita, sebenarnya kita dapat menemukan banyak tanda kebesaran Allah.

🌍 Allah Maha Khaliq, Yang Maha Menciptakan.
Allah menciptakan manusia, tumbuhan, hewan, air, dan seluruh alam dengan ukuran dan ketentuan yang sangat teratur. Dalam kehidupan, manusia menggunakan angka dan bilangan untuk memahami ukuran tersebut. Kita dapat mengukur panjang, berat, isi, bahkan harga menggunakan bilangan, termasuk bilangan desimal.

🌱 Allah Maha Malik, Yang Maha Memelihara.
Allah memelihara seluruh makhluk-Nya dengan aturan yang teratur. Alam memiliki keseimbangan dan keteraturan. Dalam Matematika, kita juga belajar bahwa setiap angka mempunyai tempat dan nilai. Jika posisi angka berubah, nilainya dapat berubah. Karena itu, kita belajar untuk teliti dan menghargai keteraturan.

🍎 Allah Maha Razaq, Yang Maha Memberi Rezeki.
Allah memberikan rezeki kepada manusia dalam berbagai bentuk. Saat membeli buah seberat 1,5 kg, membeli minuman seharga Rp7.500,50, atau mengukur kain sepanjang 2,75 meter, kita menggunakan bilangan desimal. Dengan belajar Matematika, kita dapat menggunakan rezeki dengan lebih bijak dan melakukan perhitungan dengan benar.

💭 Pertanyaan Pemantik:
  1. Mengapa manusia perlu menggunakan bilangan desimal dalam kehidupan sehari-hari?
  2. Apa yang mungkin terjadi jika kita salah membaca angka 2,5 menjadi 25?
  3. Menurutmu, apa hubungan antara keteraturan nilai tempat dalam Matematika dengan keteraturan ciptaan Allah?
  4. Bagaimana ketelitian dalam berhitung dapat membantu kita menggunakan rezeki dengan lebih bijaksana?
🔄 PEMBUKAAN: REVIEW MATERI SEBELUMNYA

Sebelum memulai materi hari ini, mari kita mengingat kembali materi sebelumnya tentang bilangan dan nilai tempat. Bacalah setiap pernyataan, lalu tentukan apakah pernyataan tersebut BENAR atau SALAH.

1. Angka 5 pada bilangan 45.672 memiliki nilai tempat ribuan.
2. Pada bilangan 83.215, angka 2 memiliki nilai 200.
3. Angka yang berada paling kanan selalu mempunyai nilai tempat terbesar.
4. Bilangan 9.999 lebih kecil daripada 10.000.
5. Nilai suatu angka dapat berubah apabila letak angka tersebut berubah.
🔐 KUNCI JAWABAN REVIEW
  1. Benar
  2. Benar
  3. Salah
  4. Benar
  5. Benar

VIDEO PEMBELAJARAN BILANGAN DESIMAL

Silakan simak video pembelajaran berikut agar kalian lebih memahami tentang bilangan desimal:



▶️ TONTON VIDEO PEMBELAJARAN



🔢 Apa Itu Bilangan Desimal?

Bilangan desimal adalah bilangan yang memiliki bagian bilangan utuh dan bagian pecahan. Dalam penulisan Indonesia, bagian tersebut dipisahkan dengan tanda koma (,).

Contoh:
2,5 dibaca dua koma lima.
3,75 dibaca tiga koma tujuh puluh lima.

Bilangan desimal sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya saat mengukur berat badan, panjang benda, volume air, atau menghitung harga barang.

📊 Nilai Tempat Bilangan Desimal

Contoh Bilangan: 24,375
  • 2 = puluhan
  • 4 = satuan
  • 3 = persepuluhan
  • 7 = perseratusan
  • 5 = perseribuan

Angka setelah koma menunjukkan bagian pecahan dari satu kesatuan. Semakin jauh posisi angka dari koma ke kanan, nilainya semakin kecil.

⚖️ Cara Membandingkan Bilangan Desimal

Saat membandingkan bilangan desimal, perhatikan terlebih dahulu bagian bilangan bulatnya. Jika sama, bandingkan angka setelah koma dari kiri ke kanan.

Contoh 1:
4,7 .... 4,5

Karena bagian utuh sama-sama 4, kita bandingkan angka setelah koma.
7 lebih besar daripada 5.

Jadi: 4,7 > 4,5
Contoh 2:
2,35 .... 2,305

2,35 dapat ditulis menjadi 2,350.
Karena 350 lebih besar daripada 305, maka:

2,35 > 2,305

🏪 Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

Rani membeli 1,5 kg apel. Sementara itu, Sinta membeli 1,25 kg apel. Siapakah yang membeli apel lebih banyak?

Kita dapat menulis:

1,5 = 1,50
1,25 = 1,25

Karena 1,50 > 1,25, maka Rani membeli apel lebih banyak. 🍎
🌈 AKTIVITAS MINDFUL – MEANINGFUL – JOYFUL

🧘 1. MINDFUL LEARNING – BELAJAR DENGAN PENUH KESADARAN

  • Tarik napas perlahan dan fokus selama beberapa detik.
  • Amati benda di sekitar yang memiliki ukuran atau harga desimal.
  • Pikirkan: "Mengapa angka setelah koma sangat penting?"
  • Tuliskan satu hal baru yang kamu pahami hari ini.

💡 2. MEANINGFUL LEARNING – BELAJAR YANG BERMAKNA

Secara berpasangan, carilah contoh penggunaan bilangan desimal di kehidupan sehari-hari.

Contoh:
  • Berat buah: 2,5 kg 🍉
  • Panjang pita: 1,75 meter 🎀
  • Isi minuman: 0,6 liter 🥤

Kemudian jelaskan kepada temanmu mengapa bilangan tersebut menggunakan koma.

🎉 3. JOYFUL LEARNING – GAME “DESIMAL CEPAT!”

Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok kecil. Setiap kelompok mendapatkan kartu bilangan desimal.

Aturan permainan:

  1. Guru menunjukkan dua kartu bilangan desimal.
  2. Setiap kelompok harus menentukan tanda >, <, atau =.
  3. Kelompok tercepat mengangkat kartu jawaban.
  4. Jawaban benar mendapatkan 1 poin ⭐.
  5. Kelompok dengan poin terbanyak menjadi Juara Desimal 🏆.
📝 PENUTUP: ASESMEN FORMATIF

📌 A. PILIHAN GANDA

1. (Mudah) Bilangan 3,7 dibaca ....

A. tiga puluh tujuh
B. tiga koma tujuh
C. tujuh koma tiga
D. tiga tujuh
2. (Mudah) Angka 8 pada bilangan 12,86 menempati nilai tempat ....

A. satuan
B. perseratusan
C. persepuluhan
D. puluhan
3. (Sedang) Bilangan yang paling besar adalah ....

A. 4,08
B. 4,8
C. 4,18
D. 4,78
4. (Sedang) Tanda yang tepat untuk melengkapi 5,25 .... 5,205 adalah ....

A. <
B. =
C. >
D. +
5. (Sukar) Ibu membeli 2,75 kg gula dan 2,7 kg tepung. Pernyataan yang benar adalah ....

A. Gula lebih banyak daripada tepung.
B. Tepung lebih banyak daripada gula.
C. Jumlah keduanya sama.
D. Tidak dapat dibandingkan.

✏️ B. ISIAN

6. (Mudah) Bilangan 6,45 memiliki angka .... pada tempat perseratusan.
7. (Sedang) Ubahlah 3,5 menjadi bentuk desimal dengan dua angka di belakang koma: ........
8. (Sedang) Lengkapilah: 7,09 .... 7,9 menggunakan tanda >, <, atau =.

🧠 C. ESAI

9. (Sedang)
Jelaskan perbedaan nilai angka 5 pada bilangan 15,2 dan 1,52!
10. (Sukar)
Andi membeli 1,75 kg mangga. Beni membeli 1,8 kg mangga. Siapakah yang membeli mangga lebih banyak? Jelaskan langkahmu!


📌 KESIMPULAN

✨ Bilangan desimal terdiri atas bagian bilangan utuh dan bagian pecahan yang dipisahkan dengan tanda koma.

✨ Setiap angka pada bilangan desimal memiliki nilai tempat yang berbeda.

✨ Untuk membandingkan bilangan desimal, kita membandingkan bagian bilangan utuh terlebih dahulu, kemudian angka setelah koma dari kiri ke kanan.

✨ Bilangan desimal sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, misalnya untuk menghitung berat, panjang, volume, dan harga.

🌟 Teliti dalam berhitung, tepat dalam mengambil keputusan! 🌟

😊 REFLEKSI PERASAAN HARI INI

Bagaimana perasaanmu setelah belajar hari ini? Pilih emoji yang paling sesuai dengan perasaanmu! 👇

🤩Sangat Senang
Aku sangat menikmati pembelajaran hari ini!
😊Senang
Aku memahami sebagian besar materi.
🙂Cukup Paham
Aku masih ingin berlatih lagi.
🤔Bingung
Ada bagian yang belum aku pahami.
😟Butuh Bantuan
Aku ingin bertanya kepada guru atau teman.

✍️ Refleksiku Hari Ini:

Hal yang paling saya pahami: ..............................................................

Hal yang masih ingin saya pelajari: .........................................................

Saya akan menjadi lebih teliti dengan cara: .................................................
👩‍🏫 REFLEKSI PEMBELAJARAN GURU

⚠️ Kendala Pembelajaran

  • Beberapa peserta didik masih tertukar antara nilai tempat persepuluhan dan perseratusan.
  • Peserta didik belum terbiasa menyamakan jumlah angka di belakang koma saat membandingkan bilangan.
  • Ada peserta didik yang kurang teliti dalam membaca tanda koma.
  • Waktu diskusi kelompok dapat melebihi alokasi yang direncanakan.

🔄 Tindak Lanjut

  • Memberikan latihan bertahap menggunakan tabel nilai tempat.
  • Menggunakan kartu bilangan dan media konkret agar konsep lebih mudah dipahami.
  • Melakukan pendampingan khusus bagi peserta didik yang belum memahami konsep.
  • Memberikan soal pengayaan bagi peserta didik yang telah mencapai tujuan pembelajaran.
  • Mengulang konsep melalui permainan singkat pada awal pertemuan berikutnya.

📊 Siswa yang Paham: 

📚 Siswa yang Belum Paham: 

🌟 HEBAT! HARI INI KITA SUDAH BELAJAR BILANGAN DESIMAL 🌟

Ingat anak-anak, Matematika bukan hanya tentang mencari jawaban, tetapi juga belajar untuk berpikir teliti, sabar, dan tidak mudah menyerah. 💪

🔢 Belajar • Berpikir • Berlatih • Berhasil! 🚀

Semoga ilmu hari ini bermanfaat dan menjadikan kita semakin bersyukur kepada Allah Swt. 🤲✨

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Materi Ajar: Jumat, 11 September 2026

  ,25 ÷ × 📚 Materi Belajar Hari Ini Yuk, Berkenalan dengan Bilangan Desimal! 🔢✨ Perkalian & Pembagian Bilangan Desimal — Kelas VI 🗂️ ...