Rabu, 22 Juli 2026

Materi Ajar: Kamis, 23 Juli 2026


 Hari/Tanggal       :  Kamis, 23 Juli 2026

Kelas                          : 6 Al Jazari

Muatan Pelajaran         : 

1. Bahasa Indonesia :  BAB 1 Anak-Anak Yang Mengubah Dunia

2. Pendidikan Pancasila               :  Makanan Bergizi Untuk Kesehatan Pencernaan

TUJUAN PEMBELAJARAN B.INDONESIA:

Elemen Menyimak (Pertemuan 1–3): 

Murid dapat menyimak dan memahami informasi (pengertian, penyebab, dan dampak) dari teks eksplanasi “Apa Itu Perubahan Iklim?” yang dibacakan guru.

Elemen Membaca dan Memirsa (Pertemuan 4–6): 
Murid dapat membaca kata-kata dengan pola kombinasi huruf (termasuk konsonan rangkap) dengan fasih, serta menemukan informasi penting dan struktur teks eksplanasi “Cara Menyelamatkan Bumi” dan “Sekolah Ramah Lingkungan”.

Pendidikan Pancasila
Capaian pembelajaran:

Murid mampu memahami kronologi sejarah kelahiran Pancasila; meneladani sikap para perumus Pancasila dan menerapkan di lingkungan masyarakat; menghubungkan sila-sila dalam Pancasila sebagai suatu kesatuan yang utuh, menguraikan makna nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan ideologi bangsa dan negara.
Tujuan Pembelajaran : Murid dapat memahami, mensyukuri, dan menunjukan pengamalan nilai-nilai pancasila
Apa kabar anak sholih sholihah.........
Semoga kalian semua dalam keadaan sehat walaf'iyah ....
Anak sholih sholihaa
Menyusun Teks Eksplanasi Peristiwa Alam Banjir

Banjir adalah peristiwa atau keadaan dimana terendamnya suatu daerah atau daratan karena volume air yang meningkat. Banjir termasuk peristiwa alam yang banyak terjadi di Indonesia. Penyebab peristiwa alam banjir antara lain akibat penggundulan hutan di hulu sungai sehingga air hujan langsung mengalir ke sungai. Bertumpuknya sampah pada saluran air, sehingga terjadi penyumbatan pada saluran air, dan meluasnya wilayah pemukiman memiliki pengaruh langsung terhadap berkurangnya daerah resapan air.

Peristiwa alam banjir dapat diminimalisir dengan cara memperbanyak ruang hijau terbuka, melakukan reboisasi hutan yang rusak, membuat lubang resapan biopori, penanganan sampah dengan baik dan benar, dan tidak membangun pemukiman di tepi sungai.

Selain diminimalisir dengan cara-cara seperti di atas banjir juga dapat dikelola agar dampak negatifnya tidak terlalu besar. Pengelolaan banjir jangka panjang dilakukan dengan membangun waduk, rehabilitasi situ, dan penghutanan di wilayah hulu.

Akibat yang dapat ditimbulkan oleh banjir antara lain rusaknya sarana dan prasarana umum, kehilangan harta benda dan bahkan kehilangan nyawa. Selain itu banjir juga dapat mengakibatkan berbagai jenis penyakit yang disebabkan oleh lingkungan yang kotor.

No.StrukturIde Pokok
1.Pernyataan UmumBanjir termasuk peristiwa alam yang banyak terjadi di Indonesia.
2.Deretan penjelasan/isi: Peristiwa 1Penyebab peristiwa alam banjir
Peristiwa 2Cara meminimalisir peristiwa alam banjir
Peristiwa 3Pengelolaan banjir jangka panjang
Peristiwa 4Akibat yang dapat ditimbulkan oleh banjir 
3.InterpretasiBanjir dapat dicegah

Susunlah potongan-potongan teks berikut ini sehingga menjadi teks eksplanasi yang urut dan logis!
  1. Banjir terjadi hampir merata di Indonesia pada saat ini. Apa penyebabnya? Apakah manusia menjadi salah satu penyebabnya?
  2. Banjir terjadi karena banyak faktor. Curah hujan yang sangat tinggi dapat dianggap sebagai sebab terjadinya banjir. Selain itu, saluran air atau got yang tidak berfungsi karena tersumbat oleh sampah juga menjadi sebab terjadinya banjir.
  3. Jika Anda mempunyai biaya besar dan ruang lebih besar, buatlah sumur resapan dengan kedalaman mencapai empat meter dan diameter 150 cm !
  4. Perubahan iklim global mengakibatkan curah hujan tinggi bisa terjadi tiba-tiba. Curah hujan tersebut dapat terjadi dalam kurun waktu yang singkat atau dalam waktu lama.
  5. Awalnya, air akan berubah sifat menjadi jenuh pada tanah melalui infiltrasi pada pori-pori tanah. Pada kejadian selanjutnya air itu tidak lagi bisa diserap oleh tanah sehingga terjadi banjir.
  6. Cara sederhana mengatasi banjir adalah dengan memperlakukan air dengan benar. Artinya, kita harus dapat menyalurkan dan mengendalikan curahan hujan yang jatuh ke bumi dengan baik.
  7. Misalnya, jika kita tidak dapat mengirit pemakaian air, kita masih dapat menyimpannya dengan memasukkan air kembali ke dalam tanah. Air hujan yang ditampung melalui talang dapat dimasukkan langsung ke dalam tanah dengan cara membuat lubang serapan.
Teks eksplanasi memiliki struktur pernyataan umum, deretan penjelasan (eksplanasi), dan interpretasi (bersifat opsional).
Struktur TeksParagraf
Pernyataan UmumBanjir terjadi hampir merata di indonesia saat ini. Apa Penyebabnya? Apakah manusia menjadi salah satu penyebabnya?
Deretan penjelasanBanjir terjadi karena banyak faktor. Curah hujan yang sangat tinggi dapat dianggap sebagai sebab terjadinya banjir. Selain itu, saluran air atau got yang tidak berfungsi karena tersumbat oleh sampah juga menjadi sebab terjadinya banjir.

Perubahan iklim global mengakibatkan curah hujan tinggi bisa terjadi tiba-tiba. Curah hujan tersebut dapat terjadi dalam kurun waktu yang singkat atau dalam waktu lama.  Awalnya, air akan berubah sifat menjadi jenuh pada tanah melalui infiltrasi pada pori pori tanah. Pada kejadian selanjutnya air itu tidak bisa diserap oleh tanah sehingga terjadi banjir.

Cara sederhana mengatasi banjir adalah dengan memperlakukan air dengan benar. Artinya, kita harus dapat menyalurkan dan mengendalikan curahan hujan yang jatuh ke bumi dengan baik.

Jika Anda mempunyai biaya besar dan ruang lebih besar, buatlah sumur resapan dengan kedalaman mencapai empat meter dan diameter 150 cm! Misalnya, jika kita tidak dapat mengirit pemakaian air, kita masih dapat menyimpannya dengan memasukkan air kembali ke dalam tanah. Air hujan yang ditampung melalui talang dapat dimasukkan langsung ke dalam tanah dengan cara membuat lubang serapan.
InterpretasiBanjir dapat dicegah dengan mengadakan reboisasi di daerah hulu sungai, tidak membangun rumah di pinggir sungai, menjaga kebersihan sungai dan got dengan tidak membuang sampah di got dan sungai.
.

Rangkuman Materi Bahasa Indonesia Kelas 6 SD

Bab: Teks Eksplanasi 

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan pengertian teks eksplanasi.

  2. Mengidentifikasi ciri-ciri teks eksplanasi.

  3. Menyimak teks eksplanasi dengan baik.

  4. Menemukan informasi penting dari teks yang disimak.

  5. Mengenali dan menggunakan konsonan rangkap dalam teks eksplanasi.

A. Apa Itu Teks Eksplanasi?

Teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan bagaimana dan mengapa suatu peristiwa atau fenomena terjadi. Peristiwa tersebut dapat berupa fenomena alam, sosial, budaya, maupun ilmu pengetahuan.

Tujuan teks eksplanasi adalah memberikan penjelasan berdasarkan fakta sehingga pembaca memahami proses terjadinya suatu peristiwa.

Contoh Topik Teks Eksplanasi

  • Terjadinya hujan

  • Gunung meletus

  • Siklus air

  • Gempa bumi

  • Pelangi

  • Banjir

  • Pemanasan global

B. Ciri-Ciri Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi memiliki beberapa ciri, yaitu:

✅ Menjelaskan suatu proses atau peristiwa.

✅ Berdasarkan fakta atau kenyataan.

✅ Menggunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami.

✅ Menjelaskan hubungan sebab dan akibat.

✅ Menggunakan urutan kejadian secara runtut.

✅ Mengandung informasi yang bersifat ilmiah.

C. Struktur Teks Eksplanasi

  1. Pernyataan Umum

    • Berisi pengenalan tentang peristiwa yang akan dijelaskan.

  2. Urutan Penjelasan

    • Menjelaskan proses terjadinya peristiwa secara bertahap.

  3. Penutup atau Interpretasi (Opsional)

    • Berisi kesimpulan atau pesan dari peristiwa tersebut.

D. Menyimak Teks Eksplanasi

Menyimak adalah kegiatan mendengarkan dengan penuh perhatian untuk memperoleh informasi.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menyimak

  • Fokus kepada pembicara.

  • Mendengarkan hingga selesai.

  • Mencatat informasi penting.

  • Menentukan ide pokok setiap bagian.

  • Menjawab pertanyaan berdasarkan isi teks.

Informasi yang Dicari Saat Menyimak

  • Apa peristiwanya?

  • Mengapa peristiwa itu terjadi?

  • Bagaimana proses terjadinya?

  • Apa akibatnya?

Contoh Teks Eksplanasi Singkat

Proses Terjadinya Hujan

Hujan merupakan salah satu peristiwa alam yang terjadi karena adanya siklus air. Air dari laut, sungai, dan danau menguap akibat panas matahari. Uap air naik ke atmosfer dan berubah menjadi titik-titik air yang membentuk awan. Ketika awan sudah terlalu berat, titik-titik air akan jatuh ke bumi sebagai hujan. Air hujan kemudian kembali mengalir ke sungai dan laut sehingga siklus air terus berlangsung.

Contoh Pertanyaan Menyimak

  1. Apa yang dijelaskan dalam teks?

  2. Dari mana asal uap air?

  3. Mengapa hujan dapat terjadi?

  4. Apa manfaat hujan bagi kehidupan?

E. Konsonan Rangkap pada Teks Eksplanasi

Apa Itu Konsonan Rangkap?

Konsonan rangkap adalah dua huruf konsonan yang ditulis berdampingan dalam satu kata.

Contohnya:

Konsonan RangkapContoh Kata
ngangin, hujan, mengalir
nybanyak, bunyi, nyamuk
sysyarat, masyarakat
khkhusus, akhir
trtransportasi
krkristal
prproses

Contoh dalam Teks Eksplanasi

"Air mengalir ke sungai."

→ mengandung konsonan rangkap ng

"Terjadi proses penguapan."

→ terdapat gabungan konsonan pr

"Suara guntur terdengar."

→ terdapat gabungan konsonan nt

Cara Menemukan Konsonan Rangkap

  1. Bacalah teks dengan teliti.

  2. Cari kata yang memiliki dua huruf konsonan berdampingan.

  3. Tuliskan kata tersebut.

  4. Sebutkan jenis konsonan rangkapnya.

Ringkasan Materi

✔ Teks eksplanasi menjelaskan proses terjadinya suatu peristiwa.

✔ Teks eksplanasi berisi fakta dan menjelaskan hubungan sebab akibat.

✔ Struktur teks terdiri atas pernyataan umum, urutan penjelasan, dan penutup.

✔ Menyimak berarti mendengarkan dengan penuh perhatian untuk memperoleh informasi.

✔ Konsonan rangkap adalah dua huruf konsonan yang berdampingan, misalnya ng, ny, sy, kh, pr, tr, kr.

Peta Konsep

TEKS EKSPLANASI
        │
        ├── Pengertian
        │
        ├── Ciri-ciri
        │
        ├── Struktur
        │
        ├── Menyimak
        │      │
        │      ├── Ide Pokok
        │      ├── Informasi Penting
        │      └── Sebab Akibat
        │
        └── Konsonan Rangkap
               │
               ├── ng
               ├── ny
               ├── sy
               ├── kh
               ├── pr
               ├── tr
               └── kr

LKPD 1 – Menemukan Informasi Teks Eksplanasi

Tujuan: Mengidentifikasi informasi penting dari teks eksplanasi.

Petunjuk:

  1. Bacalah atau simak teks yang diberikan guru.

  2. Jawablah pertanyaan berikut.

PertanyaanJawaban
Apa judul teks?
Peristiwa apa yang dijelaskan?
Mengapa peristiwa itu terjadi?
Bagaimana prosesnya?
Apa manfaat atau dampaknya?

LKPD 2 – Menentukan Struktur Teks Eksplanasi

Tujuan: Mengidentifikasi bagian-bagian teks.

Beri tanda centang (✓) pada bagian yang sesuai.

KalimatPernyataan UmumUrutan PenjelasanPenutup
Hujan merupakan bagian dari siklus air.
Air menguap karena panas matahari.
Oleh karena itu, kita perlu menjaga lingkungan.

LKPD 3 – Menemukan Konsonan Rangkap

Tujuan: Mengenali konsonan rangkap dalam teks.

Petunjuk:
Bacalah teks, kemudian tuliskan kata yang memiliki konsonan rangkap.

KataKonsonan Rangkap
mengalirng
banyakny
prosespr
kristalkr
khususkh

LKPD 4 – Menyusun Urutan Proses

Tujuan: Memahami urutan kejadian dalam teks eksplanasi.

Petunjuk: Berilah nomor 1–4 sesuai urutan yang benar.

☐ Air turun menjadi hujan.

☐ Uap air naik ke atmosfer.

☐ Matahari memanaskan air.

☐ Terbentuk awan.

LKPD 5 – Refleksi Pembelajaran

Berilah tanda centang (✓) sesuai pendapatmu.

PernyataanYaBelum
Saya dapat menjelaskan pengertian teks eksplanasi.
Saya dapat menemukan informasi penting saat menyimak.
Saya dapat menentukan struktur teks eksplanasi.
Saya dapat menemukan konsonan rangkap dalam teks.

LKPD-LKPD tersebut dapat dipadukan dengan model Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) melalui kegiatan mengamati teks, menyimak penjelasan guru atau video, berdiskusi dalam kelompok, mengerjakan tugas secara kolaboratif, dan merefleksikan hasil belajar sehingga peserta didik tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Materi Ajar Pendidikan Pancasila

Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang menjadi landasan bagi pembangunan bangsa. Nilai-nilai Pancasila yang terdiri dari Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, tidak hanya berlaku dalam ruang lingkup politik dan sosial, tetapi juga sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari. Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dapat memperkuat hubungan sosial, memperbaiki moralitas, dan membantu menciptakan masyarakat yang adil dan beradab.


A. Ketuhanan Yang Maha Esa


Nilai-nilai spiritual dan keagamaan sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Menghormati keberagaman agama, menjunjung tinggi ajaran agama masing-masing, dan berkomunikasi dengan Tuhan melalui doa dan ibadah dapat memperkuat hubungan antara individu dengan dirinya sendiri dan dengan sesama. Penerapan nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa juga dapat diwujudkan dalam sikap saling menghormati dan menghargai berbagai kepercayaan agama.


B. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab


Pancasila menekankan pentingnya menghormati martabat manusia dan memperlakukan sesama dengan adil. Dalam kehidupan sehari-hari, hal ini dapat diterapkan dengan tidak melakukan diskriminasi berdasarkan suku, agama, ras, dan gender. Selain itu, sikap peduli terhadap sesama yang membutuhkan, seperti memberikan bantuan kepada korban bencana alam atau memberikan kesempatan kepada mereka yang kurang mampu, juga merupakan bentuk penerapan nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan beradab.


C.Persatuan Indonesia


Persatuan adalah kunci keutuhan bangsa Indonesia. Penerapan nilai persatuan Indonesia dalam kehidupan sehari-hari dapat dilakukan dengan cara membangun hubungan yang harmonis dengan sesama warga negara, tanpa memandang perbedaan golongan atau suku. Kegiatan bersama, seperti kerja bakti atau komunitas, juga dapat memperkuat ikatan persatuan yang akan meningkatkan kualitas hidup bersama.


D. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan


Nilai ini mengajarkan pentingnya partisipasi aktif dalam pengambilan keputusan yang mempengaruhi kehidupan kita. Dalam kehidupan sehari-hari, penerapan nilai ini dapat dilakukan dengan cara berpartisipasi dalam proses demokrasi, seperti memilih pemimpin-pemimpin yang berkualitas dan terlibat dalam diskusi publik tentang kebijakan-kebijakan yang mempengaruhi masyarakat.


E. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia


Keadilan sosial dapat diterapkan melalui berbagai langkah, seperti memastikan akses yang adil terhadap pendidikan, kesehatan, dan kesempatan kerja. Dalam kehidupan sehari-hari, penerapan nilai keadilan sosial dapat dilakukan dengan tidak memanfaatkan atau menindas orang lain, tetapi memberikan kesempatan yang sama bagi semua orang untuk berkembang dan berkontribusi bagi masyarakat.


untuk lebih memahami materi diatas, silahkan disimak video berikut ini:






Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari merupakan bentuk nyata dari cinta dan kebanggaan terhadap tanah air. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai ini dalam setiap tindakan, sikap, dan keputusan, kita dapat membentuk masyarakat yang harmonis, adil, dan beradab. Oleh karena itu, penting bagi kita semua sebagai warga negara Indonesia untuk memahami arti nilai-nilai Pancasila dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Materi Ajar: Rabu, 22 Juil 2026

 Hari/Tanggal       : Rabu, 22 Juli 2026

Kelas                          : 6 Al Jazari

Muatan Pelajaran         : 

1. Bahasa Indonesia :  BAB 1 Anak-Anak Yang Mengubah Dunia

2. IPAS                        :  Makanan Bergizi Untuk Kesehatan Pencernaan

3. Seni Rupa            : Mengenal Unsur Seni Rupa


TUJUAN PEMBELAJARAN B.INDONESIA:

Elemen Menyimak (Pertemuan 1–3): 

Murid dapat menyimak dan memahami informasi (pengertian, penyebab, dan dampak) dari teks eksplanasi “Apa Itu Perubahan Iklim?” yang dibacakan guru.

Elemen Membaca dan Memirsa (Pertemuan 4–6): 
Murid dapat membaca kata-kata dengan pola kombinasi huruf (termasuk konsonan rangkap) dengan fasih, serta menemukan informasi penting dan struktur teks eksplanasi “Cara Menyelamatkan Bumi” dan “Sekolah Ramah Lingkungan”.




Menyusun Teks Eksplanasi Peristiwa Alam Banjir

Banjir adalah peristiwa atau keadaan dimana terendamnya suatu daerah atau daratan karena volume air yang meningkat. Banjir termasuk peristiwa alam yang banyak terjadi di Indonesia. Penyebab peristiwa alam banjir antara lain akibat penggundulan hutan di hulu sungai sehingga air hujan langsung mengalir ke sungai. Bertumpuknya sampah pada saluran air, sehingga terjadi penyumbatan pada saluran air, dan meluasnya wilayah pemukiman memiliki pengaruh langsung terhadap berkurangnya daerah resapan air.

Peristiwa alam banjir dapat diminimalisir dengan cara memperbanyak ruang hijau terbuka, melakukan reboisasi hutan yang rusak, membuat lubang resapan biopori, penanganan sampah dengan baik dan benar, dan tidak membangun pemukiman di tepi sungai.

Selain diminimalisir dengan cara-cara seperti di atas banjir juga dapat dikelola agar dampak negatifnya tidak terlalu besar. Pengelolaan banjir jangka panjang dilakukan dengan membangun waduk, rehabilitasi situ, dan penghutanan di wilayah hulu.

Akibat yang dapat ditimbulkan oleh banjir antara lain rusaknya sarana dan prasarana umum, kehilangan harta benda dan bahkan kehilangan nyawa. Selain itu banjir juga dapat mengakibatkan berbagai jenis penyakit yang disebabkan oleh lingkungan yang kotor.

No.StrukturIde Pokok
1.Pernyataan UmumBanjir termasuk peristiwa alam yang banyak terjadi di Indonesia.
2.Deretan penjelasan/isi: Peristiwa 1Penyebab peristiwa alam banjir
Peristiwa 2Cara meminimalisir peristiwa alam banjir
Peristiwa 3Pengelolaan banjir jangka panjang
Peristiwa 4Akibat yang dapat ditimbulkan oleh banjir 
3.InterpretasiBanjir dapat dicegah

Susunlah potongan-potongan teks berikut ini sehingga menjadi teks eksplanasi yang urut dan logis!
  1. Banjir terjadi hampir merata di Indonesia pada saat ini. Apa penyebabnya? Apakah manusia menjadi salah satu penyebabnya?
  2. Banjir terjadi karena banyak faktor. Curah hujan yang sangat tinggi dapat dianggap sebagai sebab terjadinya banjir. Selain itu, saluran air atau got yang tidak berfungsi karena tersumbat oleh sampah juga menjadi sebab terjadinya banjir.
  3. Jika Anda mempunyai biaya besar dan ruang lebih besar, buatlah sumur resapan dengan kedalaman mencapai empat meter dan diameter 150 cm !
  4. Perubahan iklim global mengakibatkan curah hujan tinggi bisa terjadi tiba-tiba. Curah hujan tersebut dapat terjadi dalam kurun waktu yang singkat atau dalam waktu lama.
  5. Awalnya, air akan berubah sifat menjadi jenuh pada tanah melalui infiltrasi pada pori-pori tanah. Pada kejadian selanjutnya air itu tidak lagi bisa diserap oleh tanah sehingga terjadi banjir.
  6. Cara sederhana mengatasi banjir adalah dengan memperlakukan air dengan benar. Artinya, kita harus dapat menyalurkan dan mengendalikan curahan hujan yang jatuh ke bumi dengan baik.
  7. Misalnya, jika kita tidak dapat mengirit pemakaian air, kita masih dapat menyimpannya dengan memasukkan air kembali ke dalam tanah. Air hujan yang ditampung melalui talang dapat dimasukkan langsung ke dalam tanah dengan cara membuat lubang serapan.
Teks eksplanasi memiliki struktur pernyataan umum, deretan penjelasan (eksplanasi), dan interpretasi (bersifat opsional).
Struktur TeksParagraf
Pernyataan UmumBanjir terjadi hampir merata di indonesia saat ini. Apa Penyebabnya? Apakah manusia menjadi salah satu penyebabnya?
Deretan penjelasanBanjir terjadi karena banyak faktor. Curah hujan yang sangat tinggi dapat dianggap sebagai sebab terjadinya banjir. Selain itu, saluran air atau got yang tidak berfungsi karena tersumbat oleh sampah juga menjadi sebab terjadinya banjir.

Perubahan iklim global mengakibatkan curah hujan tinggi bisa terjadi tiba-tiba. Curah hujan tersebut dapat terjadi dalam kurun waktu yang singkat atau dalam waktu lama.  Awalnya, air akan berubah sifat menjadi jenuh pada tanah melalui infiltrasi pada pori pori tanah. Pada kejadian selanjutnya air itu tidak bisa diserap oleh tanah sehingga terjadi banjir.

Cara sederhana mengatasi banjir adalah dengan memperlakukan air dengan benar. Artinya, kita harus dapat menyalurkan dan mengendalikan curahan hujan yang jatuh ke bumi dengan baik.

Jika Anda mempunyai biaya besar dan ruang lebih besar, buatlah sumur resapan dengan kedalaman mencapai empat meter dan diameter 150 cm! Misalnya, jika kita tidak dapat mengirit pemakaian air, kita masih dapat menyimpannya dengan memasukkan air kembali ke dalam tanah. Air hujan yang ditampung melalui talang dapat dimasukkan langsung ke dalam tanah dengan cara membuat lubang serapan.
InterpretasiBanjir dapat dicegah dengan mengadakan reboisasi di daerah hulu sungai, tidak membangun rumah di pinggir sungai, menjaga kebersihan sungai dan got dengan tidak membuang sampah di got dan sungai.
.

Rangkuman Materi Bahasa Indonesia Kelas 6 SD

Bab: Teks Eksplanasi

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan pengertian teks eksplanasi.

  2. Mengidentifikasi ciri-ciri teks eksplanasi.

  3. Menyimak teks eksplanasi dengan baik.

  4. Menemukan informasi penting dari teks yang disimak.

  5. Mengenali dan menggunakan konsonan rangkap dalam teks eksplanasi.

A. Apa Itu Teks Eksplanasi?

Teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan bagaimana dan mengapa suatu peristiwa atau fenomena terjadi. Peristiwa tersebut dapat berupa fenomena alam, sosial, budaya, maupun ilmu pengetahuan.

Tujuan teks eksplanasi adalah memberikan penjelasan berdasarkan fakta sehingga pembaca memahami proses terjadinya suatu peristiwa.

Contoh Topik Teks Eksplanasi

  • Terjadinya hujan

  • Gunung meletus

  • Siklus air

  • Gempa bumi

  • Pelangi

  • Banjir

  • Pemanasan global

B. Ciri-Ciri Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi memiliki beberapa ciri, yaitu:

✅ Menjelaskan suatu proses atau peristiwa.

✅ Berdasarkan fakta atau kenyataan.

✅ Menggunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami.

✅ Menjelaskan hubungan sebab dan akibat.

✅ Menggunakan urutan kejadian secara runtut.

✅ Mengandung informasi yang bersifat ilmiah.

C. Struktur Teks Eksplanasi

  1. Pernyataan Umum

    • Berisi pengenalan tentang peristiwa yang akan dijelaskan.

  2. Urutan Penjelasan

    • Menjelaskan proses terjadinya peristiwa secara bertahap.

  3. Penutup atau Interpretasi (Opsional)

    • Berisi kesimpulan atau pesan dari peristiwa tersebut.

D. Menyimak Teks Eksplanasi

Menyimak adalah kegiatan mendengarkan dengan penuh perhatian untuk memperoleh informasi.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menyimak

  • Fokus kepada pembicara.

  • Mendengarkan hingga selesai.

  • Mencatat informasi penting.

  • Menentukan ide pokok setiap bagian.

  • Menjawab pertanyaan berdasarkan isi teks.

Informasi yang Dicari Saat Menyimak

  • Apa peristiwanya?

  • Mengapa peristiwa itu terjadi?

  • Bagaimana proses terjadinya?

  • Apa akibatnya?

Contoh Teks Eksplanasi Singkat

Proses Terjadinya Hujan

Hujan merupakan salah satu peristiwa alam yang terjadi karena adanya siklus air. Air dari laut, sungai, dan danau menguap akibat panas matahari. Uap air naik ke atmosfer dan berubah menjadi titik-titik air yang membentuk awan. Ketika awan sudah terlalu berat, titik-titik air akan jatuh ke bumi sebagai hujan. Air hujan kemudian kembali mengalir ke sungai dan laut sehingga siklus air terus berlangsung.

Contoh Pertanyaan Menyimak

  1. Apa yang dijelaskan dalam teks?

  2. Dari mana asal uap air?

  3. Mengapa hujan dapat terjadi?

  4. Apa manfaat hujan bagi kehidupan?

E. Konsonan Rangkap pada Teks Eksplanasi

Apa Itu Konsonan Rangkap?

Konsonan rangkap adalah dua huruf konsonan yang ditulis berdampingan dalam satu kata.

Contohnya:

Konsonan RangkapContoh Kata
ngangin, hujan, mengalir
nybanyak, bunyi, nyamuk
sysyarat, masyarakat
khkhusus, akhir
trtransportasi
krkristal
prproses

Contoh dalam Teks Eksplanasi

"Air mengalir ke sungai."

→ mengandung konsonan rangkap ng

"Terjadi proses penguapan."

→ terdapat gabungan konsonan pr

"Suara guntur terdengar."

→ terdapat gabungan konsonan nt

Cara Menemukan Konsonan Rangkap

  1. Bacalah teks dengan teliti.

  2. Cari kata yang memiliki dua huruf konsonan berdampingan.

  3. Tuliskan kata tersebut.

  4. Sebutkan jenis konsonan rangkapnya.

Ringkasan Materi

✔ Teks eksplanasi menjelaskan proses terjadinya suatu peristiwa.

✔ Teks eksplanasi berisi fakta dan menjelaskan hubungan sebab akibat.

✔ Struktur teks terdiri atas pernyataan umum, urutan penjelasan, dan penutup.

✔ Menyimak berarti mendengarkan dengan penuh perhatian untuk memperoleh informasi.

✔ Konsonan rangkap adalah dua huruf konsonan yang berdampingan, misalnya ng, ny, sy, kh, pr, tr, kr.

Peta Konsep

TEKS EKSPLANASI
        │
        ├── Pengertian
        │
        ├── Ciri-ciri
        │
        ├── Struktur
        │
        ├── Menyimak
        │      │
        │      ├── Ide Pokok
        │      ├── Informasi Penting
        │      └── Sebab Akibat
        │
        └── Konsonan Rangkap
               │
               ├── ng
               ├── ny
               ├── sy
               ├── kh
               ├── pr
               ├── tr
               └── kr

LKPD 1 – Menemukan Informasi Teks Eksplanasi

Tujuan: Mengidentifikasi informasi penting dari teks eksplanasi.

Petunjuk:

  1. Bacalah atau simak teks yang diberikan guru.

  2. Jawablah pertanyaan berikut.

PertanyaanJawaban
Apa judul teks?
Peristiwa apa yang dijelaskan?
Mengapa peristiwa itu terjadi?
Bagaimana prosesnya?
Apa manfaat atau dampaknya?

LKPD 2 – Menentukan Struktur Teks Eksplanasi

Tujuan: Mengidentifikasi bagian-bagian teks.

Beri tanda centang (✓) pada bagian yang sesuai.

KalimatPernyataan UmumUrutan PenjelasanPenutup
Hujan merupakan bagian dari siklus air.
Air menguap karena panas matahari.
Oleh karena itu, kita perlu menjaga lingkungan.

LKPD 3 – Menemukan Konsonan Rangkap

Tujuan: Mengenali konsonan rangkap dalam teks.

Petunjuk:
Bacalah teks, kemudian tuliskan kata yang memiliki konsonan rangkap.

KataKonsonan Rangkap
mengalirng
banyakny
prosespr
kristalkr
khususkh

LKPD 4 – Menyusun Urutan Proses

Tujuan: Memahami urutan kejadian dalam teks eksplanasi.

Petunjuk: Berilah nomor 1–4 sesuai urutan yang benar.

☐ Air turun menjadi hujan.

☐ Uap air naik ke atmosfer.

☐ Matahari memanaskan air.

☐ Terbentuk awan.

LKPD 5 – Refleksi Pembelajaran

Berilah tanda centang (✓) sesuai pendapatmu.

PernyataanYaBelum
Saya dapat menjelaskan pengertian teks eksplanasi.
Saya dapat menemukan informasi penting saat menyimak.
Saya dapat menentukan struktur teks eksplanasi.
Saya dapat menemukan konsonan rangkap dalam teks.

LKPD-LKPD tersebut dapat dipadukan dengan model Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) melalui kegiatan mengamati teks, menyimak penjelasan guru atau video, berdiskusi dalam kelompok, mengerjakan tugas secara kolaboratif, dan merefleksikan hasil belajar sehingga peserta didik tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.


IPAS

Rangkuman Materi IPAS Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka

Bab 1 – Sistem Pencernaan Manusia

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, peserta didik mampu:

  • Mengenal organ-organ penyusun sistem pencernaan manusia beserta fungsinya.

  • Menjelaskan proses pencernaan makanan.

  • Memahami berbagai zat gizi dan manfaatnya bagi tubuh.

  • Menjelaskan pentingnya mengonsumsi makanan bergizi seimbang.

  • Mengetahui cara menjaga kesehatan sistem pencernaan serta mengenali beberapa gangguannya.

A. Mengenal Organ dan Proses Pencernaan

Apa itu Sistem Pencernaan?

Sistem pencernaan adalah rangkaian organ yang bertugas mengolah makanan menjadi zat gizi agar dapat diserap tubuh dan digunakan sebagai sumber energi, pertumbuhan, serta menjaga kesehatan.

Organ-Organ Pencernaan

OrganFungsi
MulutMengunyah makanan dengan gigi dan mencampurnya dengan air liur agar lebih mudah ditelan.
Kerongkongan (Esofagus)Menyalurkan makanan ke lambung melalui gerakan peristaltik.
LambungMenghancurkan makanan dengan bantuan otot dan asam lambung.
Usus HalusMencerna makanan lebih lanjut dan menyerap zat gizi ke dalam darah.
Usus BesarMenyerap air dan mineral dari sisa makanan.
RektumMenyimpan sementara sisa makanan.
AnusMengeluarkan sisa makanan (feses).

Organ Pembantu

  • Hati → menghasilkan cairan empedu untuk membantu mencerna lemak.

  • Pankreas → menghasilkan enzim pencernaan.

  • Kantung empedu → menyimpan empedu sebelum digunakan.

Urutan Proses Pencernaan

Mulut → Kerongkongan → Lambung → Usus Halus → Usus Besar → Rektum → Anus

B. Memahami Zat Gizi dan Fungsinya

Zat gizi adalah zat yang dibutuhkan tubuh agar tetap sehat dan dapat beraktivitas.

Zat GiziFungsiContoh Makanan
KarbohidratSumber energi utamaNasi, roti, kentang, jagung
ProteinMembangun dan memperbaiki jaringan tubuhTelur, ikan, ayam, tahu, tempe
LemakCadangan energi dan melindungi organ tubuhAlpukat, kacang, ikan, minyak sehat
VitaminMenjaga daya tahan tubuh dan kesehatan organBuah dan sayuran
MineralMembantu pertumbuhan tulang dan fungsi tubuhSusu, bayam, ikan
AirMenjaga keseimbangan cairan tubuh dan membantu pencernaanAir putih

C. Pentingnya Makanan Bergizi Seimbang

Apa itu Gizi Seimbang?

Gizi seimbang adalah pola makan yang mengandung semua zat gizi dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Ciri-Ciri Makanan Bergizi Seimbang

  • Mengandung makanan pokok.

  • Ada lauk berprotein.

  • Banyak sayur dan buah.

  • Minum air putih yang cukup.

  • Tidak berlebihan mengonsumsi gula, garam, dan lemak.

  • Diimbangi aktivitas fisik dan menjaga kebersihan.

Manfaat Gizi Seimbang

  • Tubuh sehat dan kuat.

  • Pertumbuhan optimal.

  • Konsentrasi belajar meningkat.

  • Daya tahan tubuh lebih baik.

  • Berat badan lebih ideal.

D. Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan

Cara Menjaga Kesehatan Pencernaan

✅ Makan makanan bergizi seimbang.

✅ Mengonsumsi sayur dan buah yang kaya serat.

✅ Minum air putih yang cukup.

✅ Mengunyah makanan dengan baik.

✅ Berolahraga secara teratur.

✅ Menjaga kebersihan makanan dan tangan sebelum makan.

✅ Tidak terlalu sering mengonsumsi makanan cepat saji atau minuman manis.

E. Gangguan pada Sistem Pencernaan

GangguanPenyebabCara Mencegah
Sakit gigiGigi berlubang, kurang menjaga kebersihan mulutMenyikat gigi 2 kali sehari
SembelitKurang serat dan airBanyak makan buah, sayur, dan minum air
DiareMakanan atau minuman yang terkontaminasiMenjaga kebersihan makanan dan mencuci tangan
MaagPola makan tidak teraturMakan tepat waktu
CacinganKurang menjaga kebersihanMencuci tangan dan menjaga kebersihan lingkungan
  • Sistem pencernaan berfungsi mengubah makanan menjadi zat gizi yang dibutuhkan tubuh.

  • Organ pencernaan bekerja secara berurutan mulai dari mulut hingga anus.

  • Tubuh memerlukan enam zat gizi utama: karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air.

  • Makanan bergizi seimbang sangat penting untuk pertumbuhan, kesehatan, dan energi.

  • Menjaga pola makan sehat, kebersihan, serta gaya hidup aktif dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan dan mencegah berbagai gangguan.

Kata Kunci

Sistem pencernaan • Organ pencernaan • Mulut • Lambung • Usus halus • Zat gizi • Karbohidrat • Protein • Lemak • Vitamin • Mineral • Air • Gizi seimbang • Serat • Diare • Sembelit • Maag

Tips Mudah Mengingat

Urutan organ pencernaan:

MuKeLaUsHaUsBeReAn
(Mulut → Kerongkongan → Lambung → Usus Halus → Usus Besar → Rektum → Anus)

Enam zat gizi utama:

"Ka-Pro-Le-Vi-Mi-Air"
(Karbohidrat, Protein, Lemak, Vitamin, Mineral, Air)

SENI RUPA

Seni rupa merupakan salah satu cabang seni yang diungkapkan atau diciptakan menggunakan media rupa visual yang bisa dilihat mata dan dirasakan ketika diraba. Secara mudahnya wujud dari seni rupa adalah sebagai pengantar cabang seni rupa itu sendiri, tidak seperti seni musik atau gerakan tubuh pada seni tari.

Contoh dari seni rupa yang bisa mudah Anda temukan adalah seperti desain pakaian, patung, lukisan, kerajinan tangan dan lain sebagainya. Akan tetapi dalam perkembangannya, seni rupa bukan hanya berhenti pada produk visual saja.

A. Unsur dan Prinsip Seni Rupa di Sekitar Kita

Keindahan suatu objek di sekitar kita tak terlepas dari adanya berupa prinsip-prinsip seni rupa yang mendukung keindahannya, segala bentuk objek yang kita lihat dengan nilai akan muncul karena unsur-unsur yang dikandungnya, siswa dapat menemukan unsur-unsur seni rupa tersebut dengan mengamati unsur titik, garis, bidang, bentuk, ruang, tekstur, warna dan tone (nada gelap terang) yang terdapat dalam objek di lingkungan sekitar sekolah.
  1. Unsur Seni Rupa Titik. Titik merupakan unsur paling kecil dalam suatu karya seni rupa. Titik bisa digunakan untuk menciptakan unsur-unsur lain dengan cara menyusun atau menderet hingga menjadi suatu garis.
  2. Unsur Seni Rupa Garis. Garis merupakan hubungan antar titik yang bisa menghasilkan suatu guratan serba guna. Guratan dari titik tersebut akan bisa membentuk unsur lain seperti bidang maupun bentuk.
  3. Unsur Seni Rupa Bentuk Atau Volume. Bentuk merupakan unsur yang selanjutnya. Bisa dibilang jika bentuk adalah salah satu unsur yang bisa dilihat pada karya seni rupa dua dimensi. Contohnya adalah pada gambar, lukisan, desain grafis dan sebagainya.
  4. Unsur Seni Rupa Bidang. Bidang adalah unsur yang ketiga. Bidang juga merupakan perkembangan dari bentuk. Secara mudahnya bidang merupakan suatu garis yang ujungnya akan saling bertemu hingga membentuk suatu area tertutup.
  5. Unsur Seni Rupa Ruang. Ruang merupakan suatu karya karya dua dimensi yang memiliki sifat semu. Ruang juga masih dibagi menjadi dua yaitu ruang positif dan ruang negatif. 
  6. Unsur Seni Rupa Gelap Terang. Untuk bisa membuat suatu gambar potret yang tampak begitu realistis, bukanlah warna yang akan dibuat benar-benar akurat. Akan tetapi adalah pada bagian gelap dan terang yang akan dibuat akurat pada gambar potret tersebut.
  7. Unsur Seni Rupa Warna. Warna juga merupakan unsur yang paling mencolok pada suatu karya seni rupa. Dalam seni rupa, warna secara estetika terbilang cukup subjektif tergantung dari daya cipta pembuat karya seni.
  8. Unsur Seni Rupa Tekstur. Tekstur adalah salah satu unsur yang berhubungan dengan interaksi manusia. Karya seni rupa tak hanya bisa dirasakan secara visual. Namun suatu karya seni rupa juga bisa dirasakan melalui bentuknya.
  9. Unsur Seni Rupa Nilai. Unsur nilai berkaitan dengan warna. Maksud dari nilai adalah seberapa besar kekuatan warna pada karya seni rupa, dan seberapa berpengaruhnya nilai warna tersebut.

Beberapa prinsip seni rupa akan dijelaskan secara lebih dalam seperti ulasan yang ada di bawah ini.
  1. Prinsip Kesatuan. Agar bisa menciptakan kesatuan dalam seni rupa diperlukan perpaduan hubungan antara semua unsur yang ada di dalam seni rupa itu sendiri.
  2. Prinsip Keseimbangan. Suatu karya yang tidak seimbang bisa membuat orang yang melihatnya akan mendapatkan kondisi perasaan yang tidak nyaman. Maka dari itu keseimbangan dalam seni rupa adalah suatu prinsip yang harus diperhatikan.
  3. Prinsip Irama. Irama dalam suatu karya seni rupa bisa diciptakan dari adanya pengulangan unsur yang dilakukan secara teratur. Prinsip irama bisa terjadi pada suatu karya seni yang dilakukan pengaturan terhadap unsur garis, raut, warna, tekstur dan gelap terang secara berulang-ulang.
  4. Prinsip Penekanan. Dalam seni rupa juga terdapat prinsip penekanan atau emphasis. Prinsip penekanan juga bisa dibilang sebagai point of interest dalam suatu karya seni rupa.
  5. Prinsip Proposisi. Kontras merupakan suatu perbedaan yang begitu mencolok dari dua atau lebih unsur yang berbeda. Sebagai contohnya adalah titik putih dengan objek hitam, lalu bisa juga tekstur kain dengan tekstur logam.
  6. Prinsip Kejelasan. Prinsip kejelasan merupakan suatu prinsip atau taraf kemudahan suatu karya bisa dimengerti. Prinsip kejelasan lebih banyak ditemukan pada desain website, desain produk atau desain interior.

Kesimpulan:

Dengan memahami materi ini, peserta didik diharapkan mampu menerapkan pola makan sehat dan menjaga kesehatan sistem pencernaan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan belajar di kelas hari ini alhamdulillah berjalan dengan baik dan lancar. Peserta didik dapat mengikuti kegiatan dengan antusias. Alhamdulilah semua peserta didik Tuntas dalam memahami dengan baik materi tentang teks eksplanasi Pada pertemuan selanjutnya kita akan membahas mengenai ciri-ciri teks eksplanasi.  Demikian pembelajaran hari ini, semoga selalu diberikan pemahaman dalam menuntut ilmu pada hari ini. aamiin....


Materi Ajar: Selasa, 21 Juli 2026

Hari/Tanggal               : Selasa, 21 Juli 2025

Kelas                            : 6 Al Jazari

Muatan Pelajaran         : 

 Matematika          :  Pecahan


Matematika:

Capaian Pembelajaran:

Pada akhir fase C, peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 1.000.000. Mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan tersebut. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan uang. Mereka dapat melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan cacah sampai 100.000. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan KPK dan FPB. Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahan termasuk pecahan campuran, melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan, serta melakukan operasi perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli. Mereka dapat mengubah pecahan menjadi desimal, serta membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal (satu angka di belakang koma)

Tujuan Pembelajaran : 

Murid dapat melakukan operasi hitung penjumlahan dan pengurangan pecahan.

Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Apa kabar anak sholih sholihah
Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat
Jangan lupa sarapan dan persiapkan buku pelajaran kalian ya...
Mari awali kegiatan belajar hari ini dengan berdoa.

Matematika

1. Pecahan adalah bagian dari suatu kesatuan yang dibagi menjadi beberapa bagian yang sama besar. Pecahan terdiri dari dua bagian:

·        Pembilang (numerator): Angka yang ada di atas garis pecahan.

·        Penyebut (denominator): Angka yang ada di bawah garis pecahan.

Contoh:3/4

·        Pembilang = 3

·        Penyebut = 4

Ini berarti "3 dari 4 bagian yang sama besar."


2. Jenis-jenis Pecahan


Pecahan terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

·        Pecahan Sejenis: Pecahan yang penyebutnya sama.

o   Contoh: 1/4, 3/4, 2/4

·        Pecahan Tak Sejenis: Pecahan yang penyebutnya berbeda.

o   Contoh: 1/4, 1/3, 1/2

·        Pecahan Campuran: Gabungan antara bilangan bulat dan pecahan.

o   Contoh: 1 1/2

·        Pecahan Desimal: Pecahan yang penyebutnya adalah kelipatan 10 (10, 100, 1000, dll).

o   Contoh: 0.5 (1/2), 0.75 (3/4)


3. Operasi pada Pecahan


A. Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan Sejenis


Untuk penjumlahan atau pengurangan pecahan sejenis, hanya pembilang yang dijumlahkan atau dikurangkan, sedangkan penyebutnya tetap sama.

Contoh Penjumlahan Pecahan Sejenis:
1/4 + 2/4 = (1 + 2)/4 = 3/4

Contoh Pengurangan Pecahan Sejenis:
3/5 - 1/5 = (3 - 1)/5 = 2/5


B. Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan Tak Sejenis


Untuk pecahan tak sejenis, kita harus mencari KPK (Kelipatan Persekutuan Terkecil) dari penyebut pecahan-pecahan tersebut, kemudian menyamakan penyebutnya.

Contoh Penjumlahan Pecahan Tak Sejenis:
1/3 + 1/4
Cari KPK dari 3 dan 4, yaitu 12.
1/3 = 4/12 dan 1/4 = 3/12.
Jadi, 4/12 + 3/12 = 7/12.


Ayo simak video berikut ini:

 



 Mengenal Pecahan

🍕 Apa itu Pecahan?


Pecahan adalah bilangan yang menyatakan bagian dari suatu keseluruhan.


Bentuk umum pecahan:


   a

  ───

   b

a = pembilang (jumlah bagian yang diambil)


b = penyebut (jumlah seluruh bagian yang sama besar)


Contoh:


🍕 Pizza dibagi menjadi 8 bagian.


🟨🟨🟨⬜⬜⬜⬜⬜


3 bagian dimakan.


Pecahannya = 3/8

Jenis-jenis Pecahan

✅ Pecahan biasa → 3/5


✅ Pecahan campuran → 2 1/4


✅ Pecahan desimal → 0,5


✅ Persen → 75%


➕ Penjumlahan Pecahan

1. Penyebut Sama

Jumlahkan pembilangnya, penyebut tetap.


Contoh:


2/7 + 3/7


= (2+3)/7

= 5/7

2. Penyebut Berbeda

Samakan penyebut terlebih dahulu menggunakan KPK.


Contoh:


1/2 + 1/4


KPK dari 2 dan 4 = 4


1/2 = 2/4


2/4 + 1/4

= 3/4

➖ Pengurangan Pecahan

1. Penyebut Sama

Kurangkan pembilang.


Contoh:


6/9 − 2/9


= 4/9

2. Penyebut Berbeda

Samakan penyebut terlebih dahulu.


Contoh:


3/4 − 1/6


KPK 4 dan 6 = 12


3/4 = 9/12


1/6 = 2/12


9/12 − 2/12

= 7/12

💡 Ringkasan

Penyebut sama

Jumlah/Kurangi pembilang


Penyebut berbeda

Cari KPK

Samakan penyebut

Hitung pembilang

Sederhanakan jika bisa

📝 Soal Pilihan Ganda

1. Nilai pecahan yang menunjukkan tiga bagian dari lima bagian sama besar adalah ....

A. 5/3


B. 3/5


C. 2/5


D. 5/2


2. Hasil dari

2/8 + 3/8 = ....


A. 6/8


B. 4/8


C. 5/8


D. 7/8


3. Hasil dari

7/10 − 2/10 = ....


A. 5/10


B. 4/10


C. 6/10


D. 3/10


4. Hasil dari

1/2 + 1/4 = ....


A. 1/2


B. 2/4


C. 3/4


D. 1


5. Hasil dari

5/6 − 1/3 = ....


A. 2/3


B. 1/2


C. 3/6


D. 4/6


6. Hasil dari

2/3 + 1/6 = ....


A. 5/6


B. 4/6


C. 1


D. 2/6


7. Hasil dari

5/8 + 3/4 = ....


A. 11/8


B. 1 3/8


C. 1 1/8


D. 9/8


8. Hasil dari

7/9 − 5/18 = ....


A. 1/2


B. 4/9


C. 5/18


D. 7/18


9. Ibu mempunyai 3/5 kg gula. Digunakan 1/4 kg untuk membuat kue. Sisa gula adalah ....

A. 9/20 kg


B. 7/20 kg


C. 11/20 kg


D. 13/20 kg


10. Seorang siswa menyelesaikan 2/3 bagian tugas pada hari Senin dan 1/5 bagian pada hari Selasa. Banyak tugas yang telah diselesaikan adalah ....

A. 11/15


B. 13/15


C. 14/15


D. 12/15


✅ Kunci Jawaban dan Pembahasan

1. Jawaban: B

Diketahui tiga bagian dari lima bagian sama besar.


= 3/5

2. Jawaban: C

2/8 + 3/8

= (2+3)/8

= 5/8

3. Jawaban: A

7/10 − 2/10

= 5/10

4. Jawaban: C

1/2 = 2/4


2/4 + 1/4

= 3/4

5. Jawaban: B

1/3 = 2/6


5/6 − 2/6

= 3/6

= 1/2

6. Jawaban: A

2/3 = 4/6


4/6 + 1/6

= 5/6

7. Jawaban: B

3/4 = 6/8


5/8 + 6/8

= 11/8

= 1 3/8

8. Jawaban: A

7/9 = 14/18


14/18 − 5/18

= 9/18

= 1/2

9. Jawaban: B

3/5 = 12/20


1/4 = 5/20


12/20 − 5/20

= 7/20

10. Jawaban: B

2/3 = 10/15


1/5 = 3/15


10/15 + 3/15

= 13/15



Pecahan digunakan untuk menyatakan bagian dari suatu keseluruhan. Dalam menghitung penjumlahan dan pengurangan pecahan, langkah yang paling penting adalah memperhatikan penyebutnya. Jika penyebut sama, cukup menjumlahkan atau mengurangkan pembilang. Jika penyebut berbeda, samakan penyebut terlebih dahulu menggunakan KPK, kemudian lakukan operasi hitung dan sederhanakan hasilnya jika memungkinkan. Dengan sering berlatih, siswa akan semakin terampil menyelesaikan berbagai soal pecahan dalam kehidupan sehari-hari.

Kesimpulan:

Kegiatan belajar di kelas hari ini semoga berjalan dengan baik dan lancar. Peserta didik dapat mengikuti kegiatan dengan antusias. Alhamdulilah semua peserta didik Tuntas dalam memahami dengan baik materi tentang penjumlahan dan pengurangan pecahan. Pada pertemuan selanjutnya kita akan membahas mengenai perkalian bilangan pecahan Demikian pembelajaran hari ini, semoga selalu diberikan pemahaman dalam menuntut ilmu pada hari ini. aamiin....

Minggu, 19 Juli 2026

Materi Ajar: Senin, 20 Juli 2026

Hari/Tanggal                   :  Senin/ 20 Juli 2026

Kelas                                :VI (Enam) Al Jazari

Mata Pelajaran                : 

1. Bahasa Indonesia       : Anak-Anak Yang Mengubah Dunia

2. IPAS                             : Makanan Bergizi Untuk Kesehatan Pencernaan




TUJUAN PEMBELAJARAN B.INDONESIA:

Elemen Menyimak (Pertemuan 1–3): 

Murid dapat menyimak dan memahami informasi (pengertian, penyebab, dan dampak) dari teks eksplanasi “Apa Itu Perubahan Iklim?” yang dibacakan guru.

Elemen Membaca dan Memirsa (Pertemuan 4–6): 
Murid dapat membaca kata-kata dengan pola kombinasi huruf (termasuk konsonan rangkap) dengan fasih, serta menemukan informasi penting dan struktur teks eksplanasi “Cara Menyelamatkan Bumi” dan “Sekolah Ramah Lingkungan”.




Menyusun Teks Eksplanasi Peristiwa Alam Banjir

Banjir adalah peristiwa atau keadaan dimana terendamnya suatu daerah atau daratan karena volume air yang meningkat. Banjir termasuk peristiwa alam yang banyak terjadi di Indonesia. Penyebab peristiwa alam banjir antara lain akibat penggundulan hutan di hulu sungai sehingga air hujan langsung mengalir ke sungai. Bertumpuknya sampah pada saluran air, sehingga terjadi penyumbatan pada saluran air, dan meluasnya wilayah pemukiman memiliki pengaruh langsung terhadap berkurangnya daerah resapan air.

Peristiwa alam banjir dapat diminimalisir dengan cara memperbanyak ruang hijau terbuka, melakukan reboisasi hutan yang rusak, membuat lubang resapan biopori, penanganan sampah dengan baik dan benar, dan tidak membangun pemukiman di tepi sungai.

Selain diminimalisir dengan cara-cara seperti di atas banjir juga dapat dikelola agar dampak negatifnya tidak terlalu besar. Pengelolaan banjir jangka panjang dilakukan dengan membangun waduk, rehabilitasi situ, dan penghutanan di wilayah hulu.

Akibat yang dapat ditimbulkan oleh banjir antara lain rusaknya sarana dan prasarana umum, kehilangan harta benda dan bahkan kehilangan nyawa. Selain itu banjir juga dapat mengakibatkan berbagai jenis penyakit yang disebabkan oleh lingkungan yang kotor.

No.StrukturIde Pokok
1.Pernyataan UmumBanjir termasuk peristiwa alam yang banyak terjadi di Indonesia.
2.Deretan penjelasan/isi: Peristiwa 1Penyebab peristiwa alam banjir
Peristiwa 2Cara meminimalisir peristiwa alam banjir
Peristiwa 3Pengelolaan banjir jangka panjang
Peristiwa 4Akibat yang dapat ditimbulkan oleh banjir 
3.InterpretasiBanjir dapat dicegah

Susunlah potongan-potongan teks berikut ini sehingga menjadi teks eksplanasi yang urut dan logis!
  1. Banjir terjadi hampir merata di Indonesia pada saat ini. Apa penyebabnya? Apakah manusia menjadi salah satu penyebabnya?
  2. Banjir terjadi karena banyak faktor. Curah hujan yang sangat tinggi dapat dianggap sebagai sebab terjadinya banjir. Selain itu, saluran air atau got yang tidak berfungsi karena tersumbat oleh sampah juga menjadi sebab terjadinya banjir.
  3. Jika Anda mempunyai biaya besar dan ruang lebih besar, buatlah sumur resapan dengan kedalaman mencapai empat meter dan diameter 150 cm !
  4. Perubahan iklim global mengakibatkan curah hujan tinggi bisa terjadi tiba-tiba. Curah hujan tersebut dapat terjadi dalam kurun waktu yang singkat atau dalam waktu lama.
  5. Awalnya, air akan berubah sifat menjadi jenuh pada tanah melalui infiltrasi pada pori-pori tanah. Pada kejadian selanjutnya air itu tidak lagi bisa diserap oleh tanah sehingga terjadi banjir.
  6. Cara sederhana mengatasi banjir adalah dengan memperlakukan air dengan benar. Artinya, kita harus dapat menyalurkan dan mengendalikan curahan hujan yang jatuh ke bumi dengan baik.
  7. Misalnya, jika kita tidak dapat mengirit pemakaian air, kita masih dapat menyimpannya dengan memasukkan air kembali ke dalam tanah. Air hujan yang ditampung melalui talang dapat dimasukkan langsung ke dalam tanah dengan cara membuat lubang serapan.
Teks eksplanasi memiliki struktur pernyataan umum, deretan penjelasan (eksplanasi), dan interpretasi (bersifat opsional).
Struktur TeksParagraf
Pernyataan UmumBanjir terjadi hampir merata di indonesia saat ini. Apa Penyebabnya? Apakah manusia menjadi salah satu penyebabnya?
Deretan penjelasanBanjir terjadi karena banyak faktor. Curah hujan yang sangat tinggi dapat dianggap sebagai sebab terjadinya banjir. Selain itu, saluran air atau got yang tidak berfungsi karena tersumbat oleh sampah juga menjadi sebab terjadinya banjir.

Perubahan iklim global mengakibatkan curah hujan tinggi bisa terjadi tiba-tiba. Curah hujan tersebut dapat terjadi dalam kurun waktu yang singkat atau dalam waktu lama.  Awalnya, air akan berubah sifat menjadi jenuh pada tanah melalui infiltrasi pada pori pori tanah. Pada kejadian selanjutnya air itu tidak bisa diserap oleh tanah sehingga terjadi banjir.

Cara sederhana mengatasi banjir adalah dengan memperlakukan air dengan benar. Artinya, kita harus dapat menyalurkan dan mengendalikan curahan hujan yang jatuh ke bumi dengan baik.

Jika Anda mempunyai biaya besar dan ruang lebih besar, buatlah sumur resapan dengan kedalaman mencapai empat meter dan diameter 150 cm! Misalnya, jika kita tidak dapat mengirit pemakaian air, kita masih dapat menyimpannya dengan memasukkan air kembali ke dalam tanah. Air hujan yang ditampung melalui talang dapat dimasukkan langsung ke dalam tanah dengan cara membuat lubang serapan.
InterpretasiBanjir dapat dicegah dengan mengadakan reboisasi di daerah hulu sungai, tidak membangun rumah di pinggir sungai, menjaga kebersihan sungai dan got dengan tidak membuang sampah di got dan sungai.
.

Rangkuman Materi Bahasa Indonesia Kelas 6 SD

Bab: Teks Eksplanasi

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan pengertian teks eksplanasi.

  2. Mengidentifikasi ciri-ciri teks eksplanasi.

  3. Menyimak teks eksplanasi dengan baik.

  4. Menemukan informasi penting dari teks yang disimak.

  5. Mengenali dan menggunakan konsonan rangkap dalam teks eksplanasi.

A. Apa Itu Teks Eksplanasi?

Teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan bagaimana dan mengapa suatu peristiwa atau fenomena terjadi. Peristiwa tersebut dapat berupa fenomena alam, sosial, budaya, maupun ilmu pengetahuan.

Tujuan teks eksplanasi adalah memberikan penjelasan berdasarkan fakta sehingga pembaca memahami proses terjadinya suatu peristiwa.

Contoh Topik Teks Eksplanasi

  • Terjadinya hujan

  • Gunung meletus

  • Siklus air

  • Gempa bumi

  • Pelangi

  • Banjir

  • Pemanasan global

B. Ciri-Ciri Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi memiliki beberapa ciri, yaitu:

✅ Menjelaskan suatu proses atau peristiwa.

✅ Berdasarkan fakta atau kenyataan.

✅ Menggunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami.

✅ Menjelaskan hubungan sebab dan akibat.

✅ Menggunakan urutan kejadian secara runtut.

✅ Mengandung informasi yang bersifat ilmiah.

C. Struktur Teks Eksplanasi

  1. Pernyataan Umum

    • Berisi pengenalan tentang peristiwa yang akan dijelaskan.

  2. Urutan Penjelasan

    • Menjelaskan proses terjadinya peristiwa secara bertahap.

  3. Penutup atau Interpretasi (Opsional)

    • Berisi kesimpulan atau pesan dari peristiwa tersebut.

D. Menyimak Teks Eksplanasi

Menyimak adalah kegiatan mendengarkan dengan penuh perhatian untuk memperoleh informasi.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menyimak

  • Fokus kepada pembicara.

  • Mendengarkan hingga selesai.

  • Mencatat informasi penting.

  • Menentukan ide pokok setiap bagian.

  • Menjawab pertanyaan berdasarkan isi teks.

Informasi yang Dicari Saat Menyimak

  • Apa peristiwanya?

  • Mengapa peristiwa itu terjadi?

  • Bagaimana proses terjadinya?

  • Apa akibatnya?

Contoh Teks Eksplanasi Singkat

Proses Terjadinya Hujan

Hujan merupakan salah satu peristiwa alam yang terjadi karena adanya siklus air. Air dari laut, sungai, dan danau menguap akibat panas matahari. Uap air naik ke atmosfer dan berubah menjadi titik-titik air yang membentuk awan. Ketika awan sudah terlalu berat, titik-titik air akan jatuh ke bumi sebagai hujan. Air hujan kemudian kembali mengalir ke sungai dan laut sehingga siklus air terus berlangsung.

Contoh Pertanyaan Menyimak

  1. Apa yang dijelaskan dalam teks?

  2. Dari mana asal uap air?

  3. Mengapa hujan dapat terjadi?

  4. Apa manfaat hujan bagi kehidupan?

E. Konsonan Rangkap pada Teks Eksplanasi

Apa Itu Konsonan Rangkap?

Konsonan rangkap adalah dua huruf konsonan yang ditulis berdampingan dalam satu kata.

Contohnya:

Konsonan RangkapContoh Kata
ngangin, hujan, mengalir
nybanyak, bunyi, nyamuk
sysyarat, masyarakat
khkhusus, akhir
trtransportasi
krkristal
prproses

Contoh dalam Teks Eksplanasi

"Air mengalir ke sungai."

→ mengandung konsonan rangkap ng

"Terjadi proses penguapan."

→ terdapat gabungan konsonan pr

"Suara guntur terdengar."

→ terdapat gabungan konsonan nt

Cara Menemukan Konsonan Rangkap

  1. Bacalah teks dengan teliti.

  2. Cari kata yang memiliki dua huruf konsonan berdampingan.

  3. Tuliskan kata tersebut.

  4. Sebutkan jenis konsonan rangkapnya.

Ringkasan Materi

✔ Teks eksplanasi menjelaskan proses terjadinya suatu peristiwa.

✔ Teks eksplanasi berisi fakta dan menjelaskan hubungan sebab akibat.

✔ Struktur teks terdiri atas pernyataan umum, urutan penjelasan, dan penutup.

✔ Menyimak berarti mendengarkan dengan penuh perhatian untuk memperoleh informasi.

✔ Konsonan rangkap adalah dua huruf konsonan yang berdampingan, misalnya ng, ny, sy, kh, pr, tr, kr.

Peta Konsep

TEKS EKSPLANASI
        │
        ├── Pengertian
        │
        ├── Ciri-ciri
        │
        ├── Struktur
        │
        ├── Menyimak
        │      │
        │      ├── Ide Pokok
        │      ├── Informasi Penting
        │      └── Sebab Akibat
        │
        └── Konsonan Rangkap
               │
               ├── ng
               ├── ny
               ├── sy
               ├── kh
               ├── pr
               ├── tr
               └── kr

LKPD 1 – Menemukan Informasi Teks Eksplanasi

Tujuan: Mengidentifikasi informasi penting dari teks eksplanasi.

Petunjuk:

  1. Bacalah atau simak teks yang diberikan guru.

  2. Jawablah pertanyaan berikut.

PertanyaanJawaban
Apa judul teks?
Peristiwa apa yang dijelaskan?
Mengapa peristiwa itu terjadi?
Bagaimana prosesnya?
Apa manfaat atau dampaknya?

LKPD 2 – Menentukan Struktur Teks Eksplanasi

Tujuan: Mengidentifikasi bagian-bagian teks.

Beri tanda centang (✓) pada bagian yang sesuai.

KalimatPernyataan UmumUrutan PenjelasanPenutup
Hujan merupakan bagian dari siklus air.
Air menguap karena panas matahari.
Oleh karena itu, kita perlu menjaga lingkungan.

LKPD 3 – Menemukan Konsonan Rangkap

Tujuan: Mengenali konsonan rangkap dalam teks.

Petunjuk:
Bacalah teks, kemudian tuliskan kata yang memiliki konsonan rangkap.

KataKonsonan Rangkap
mengalirng
banyakny
prosespr
kristalkr
khususkh

LKPD 4 – Menyusun Urutan Proses

Tujuan: Memahami urutan kejadian dalam teks eksplanasi.

Petunjuk: Berilah nomor 1–4 sesuai urutan yang benar.

☐ Air turun menjadi hujan.

☐ Uap air naik ke atmosfer.

☐ Matahari memanaskan air.

☐ Terbentuk awan.

LKPD 5 – Refleksi Pembelajaran

Berilah tanda centang (✓) sesuai pendapatmu.

PernyataanYaBelum
Saya dapat menjelaskan pengertian teks eksplanasi.
Saya dapat menemukan informasi penting saat menyimak.
Saya dapat menentukan struktur teks eksplanasi.
Saya dapat menemukan konsonan rangkap dalam teks.

LKPD-LKPD tersebut dapat dipadukan dengan model Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) melalui kegiatan mengamati teks, menyimak penjelasan guru atau video, berdiskusi dalam kelompok, mengerjakan tugas secara kolaboratif, dan merefleksikan hasil belajar sehingga peserta didik tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.


IPAS


Rangkuman Materi IPAS Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka

Bab 1 – Sistem Pencernaan Manusia

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, peserta didik mampu:

  • Mengenal organ-organ penyusun sistem pencernaan manusia beserta fungsinya.

  • Menjelaskan proses pencernaan makanan.

  • Memahami berbagai zat gizi dan manfaatnya bagi tubuh.

  • Menjelaskan pentingnya mengonsumsi makanan bergizi seimbang.

  • Mengetahui cara menjaga kesehatan sistem pencernaan serta mengenali beberapa gangguannya.

A. Mengenal Organ dan Proses Pencernaan

Apa itu Sistem Pencernaan?

Sistem pencernaan adalah rangkaian organ yang bertugas mengolah makanan menjadi zat gizi agar dapat diserap tubuh dan digunakan sebagai sumber energi, pertumbuhan, serta menjaga kesehatan.

Organ-Organ Pencernaan

OrganFungsi
MulutMengunyah makanan dengan gigi dan mencampurnya dengan air liur agar lebih mudah ditelan.
Kerongkongan (Esofagus)Menyalurkan makanan ke lambung melalui gerakan peristaltik.
LambungMenghancurkan makanan dengan bantuan otot dan asam lambung.
Usus HalusMencerna makanan lebih lanjut dan menyerap zat gizi ke dalam darah.
Usus BesarMenyerap air dan mineral dari sisa makanan.
RektumMenyimpan sementara sisa makanan.
AnusMengeluarkan sisa makanan (feses).

Organ Pembantu

  • Hati → menghasilkan cairan empedu untuk membantu mencerna lemak.

  • Pankreas → menghasilkan enzim pencernaan.

  • Kantung empedu → menyimpan empedu sebelum digunakan.

Urutan Proses Pencernaan

Mulut → Kerongkongan → Lambung → Usus Halus → Usus Besar → Rektum → Anus

B. Memahami Zat Gizi dan Fungsinya

Zat gizi adalah zat yang dibutuhkan tubuh agar tetap sehat dan dapat beraktivitas.

Zat GiziFungsiContoh Makanan
KarbohidratSumber energi utamaNasi, roti, kentang, jagung
ProteinMembangun dan memperbaiki jaringan tubuhTelur, ikan, ayam, tahu, tempe
LemakCadangan energi dan melindungi organ tubuhAlpukat, kacang, ikan, minyak sehat
VitaminMenjaga daya tahan tubuh dan kesehatan organBuah dan sayuran
MineralMembantu pertumbuhan tulang dan fungsi tubuhSusu, bayam, ikan
AirMenjaga keseimbangan cairan tubuh dan membantu pencernaanAir putih

C. Pentingnya Makanan Bergizi Seimbang

Apa itu Gizi Seimbang?

Gizi seimbang adalah pola makan yang mengandung semua zat gizi dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Ciri-Ciri Makanan Bergizi Seimbang

  • Mengandung makanan pokok.

  • Ada lauk berprotein.

  • Banyak sayur dan buah.

  • Minum air putih yang cukup.

  • Tidak berlebihan mengonsumsi gula, garam, dan lemak.

  • Diimbangi aktivitas fisik dan menjaga kebersihan.

Manfaat Gizi Seimbang

  • Tubuh sehat dan kuat.

  • Pertumbuhan optimal.

  • Konsentrasi belajar meningkat.

  • Daya tahan tubuh lebih baik.

  • Berat badan lebih ideal.

D. Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan

Cara Menjaga Kesehatan Pencernaan

✅ Makan makanan bergizi seimbang.

✅ Mengonsumsi sayur dan buah yang kaya serat.

✅ Minum air putih yang cukup.

✅ Mengunyah makanan dengan baik.

✅ Berolahraga secara teratur.

✅ Menjaga kebersihan makanan dan tangan sebelum makan.

✅ Tidak terlalu sering mengonsumsi makanan cepat saji atau minuman manis.

E. Gangguan pada Sistem Pencernaan

GangguanPenyebabCara Mencegah
Sakit gigiGigi berlubang, kurang menjaga kebersihan mulutMenyikat gigi 2 kali sehari
SembelitKurang serat dan airBanyak makan buah, sayur, dan minum air
DiareMakanan atau minuman yang terkontaminasiMenjaga kebersihan makanan dan mencuci tangan
MaagPola makan tidak teraturMakan tepat waktu
CacinganKurang menjaga kebersihanMencuci tangan dan menjaga kebersihan lingkungan
  • Sistem pencernaan berfungsi mengubah makanan menjadi zat gizi yang dibutuhkan tubuh.

  • Organ pencernaan bekerja secara berurutan mulai dari mulut hingga anus.

  • Tubuh memerlukan enam zat gizi utama: karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air.

  • Makanan bergizi seimbang sangat penting untuk pertumbuhan, kesehatan, dan energi.

  • Menjaga pola makan sehat, kebersihan, serta gaya hidup aktif dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan dan mencegah berbagai gangguan.

Kata Kunci

Sistem pencernaan • Organ pencernaan • Mulut • Lambung • Usus halus • Zat gizi • Karbohidrat • Protein • Lemak • Vitamin • Mineral • Air • Gizi seimbang • Serat • Diare • Sembelit • Maag

Tips Mudah Mengingat

Urutan organ pencernaan:

MuKeLaUsHaUsBeReAn
(Mulut → Kerongkongan → Lambung → Usus Halus → Usus Besar → Rektum → Anus)

Enam zat gizi utama:

"Ka-Pro-Le-Vi-Mi-Air"
(Karbohidrat, Protein, Lemak, Vitamin, Mineral, Air)

Kesimpulan:

Dengan memahami materi ini, peserta didik diharapkan mampu menerapkan pola makan sehat dan menjaga kesehatan sistem pencernaan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan belajar di kelas hari ini alhamdulillah berjalan dengan baik dan lancar. Peserta didik dapat mengikuti kegiatan dengan antusias. Alhamdulilah semua peserta didik Tuntas dalam memahami dengan baik materi tentang teks eksplanasi Pada pertemuan selanjutnya kita akan membahas mengenai ciri-ciri teks eksplanasi.  Demikian pembelajaran hari ini, semoga selalu diberikan pemahaman dalam menuntut ilmu pada hari ini. aamiin....

Materi Ajar: Kamis, 23 Juli 2026

  Hari/Tanggal       :  Kamis, 23 Juli 2026 Kelas                          : 6 Al Jazari Muatan Pelajaran         :  1. Bahasa Indonesia :  ...