Kamis, 13 Agustus 2026

Materi Ajar: Jumat, 14 Agustus 2026

 Membandingkan, Mengurutkan, dan Operasi Hitung Pecahan

Nama Guru Tutik Handayani, S.Pd.

Hari / Tanggal Jumat, 14 Agustus 2026

Fase / Kelas C / 6 Al Jazari

Mata Pelajaran Matematika

Materi Membandingkan, Mengurutkan, dan Operasi Hitung Pecahan

Pertemuan Ketiga

Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim.

Apa kabar anak-anak sholih dan sholihah? Semoga hari ini semuanya sehat, bahagia, dan siap belajar dengan penuh semangat.

Sebelum belajar, mari kita mengingat kebesaran Allah.

Allah Maha Khaliq, Allah adalah Zat Yang Maha Menciptakan. Allah menciptakan segala sesuatu dengan ukuran dan ketentuan yang tepat. Dalam kehidupan sehari-hari, kita juga sering menggunakan pecahan untuk menunjukkan bagian dari suatu keseluruhan.

Allah Maha Malik, Allah adalah Zat Yang Maha Memelihara. Allah mengajarkan kita untuk menggunakan segala sesuatu dengan baik dan tidak berlebihan.

Allah Maha Razaq, Allah adalah Zat Yang Maha Memberi Rezeki. Ketika kita membagi makanan, mengukur bahan makanan, atau menghitung bagian dari sesuatu, kita dapat menggunakan konsep pecahan.

Hari ini kita akan belajar tentang pecahan, mulai dari membandingkan dan mengurutkan pecahan hingga melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian pecahan dengan bilangan asli.

Mari belajar dengan tenang, teliti, dan penuh semangat karena ketelitian sangat penting dalam menghitung pecahan.

Capaian Pembelajaran (CP)

Murid mampu memahami, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan operasi hitung pada berbagai bentuk pecahan dalam menyelesaikan masalah matematika dan kehidupan sehari-hari.

Tujuan Pembelajaran (TP)

1. Murid dapat membandingkan berbagai pecahan, termasuk pecahan campuran, dengan tepat.

2. Murid dapat mengurutkan berbagai pecahan dari yang terkecil ke terbesar atau sebaliknya dengan tepat.

3. Murid dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan tepat.

4. Murid dapat melakukan operasi perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli dengan tepat.

5. Melalui permasalahan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, murid dapat memilih dan menggunakan operasi hitung pecahan yang sesuai untuk menyelesaikan masalah. (Meaningful)

6. Melalui kegiatan menghitung secara bertahap dan teliti, murid dapat menunjukkan sikap fokus, sabar, dan berkesadaran dalam menyelesaikan operasi pecahan. (Mindful)

7. Melalui permainan dan tantangan pecahan, murid dapat menunjukkan antusiasme, percaya diri, dan rasa senang dalam belajar matematika. (Joyful)

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

1. Murid mengamati berbagai contoh pecahan dalam kehidupan sehari-hari, seperti bagian kue, ukuran bahan makanan, panjang, dan berat.

2. Murid mengingat kembali konsep pembilang dan penyebut pada pecahan.

3. Murid membandingkan pecahan dengan penyebut sama dan berbeda.

4. Murid mengubah pecahan ke bentuk yang sesuai untuk memudahkan perbandingan.

5. Murid membandingkan pecahan campuran dengan menggunakan pecahan senilai atau mengubahnya ke bentuk pecahan biasa.

6. Murid mengurutkan beberapa pecahan dari nilai terkecil ke terbesar dan sebaliknya.

7. Murid mengingat kembali langkah melakukan penjumlahan dan pengurangan pecahan.

8. Murid menyelesaikan penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan penyebut sama maupun berbeda.

9. Murid melakukan perkalian pecahan dengan bilangan asli.

10. Murid melakukan pembagian pecahan dengan bilangan asli.

11. Murid menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan operasi hitung pecahan.

12. Murid mengikuti permainan “Pecahan Challenge” untuk membandingkan, mengurutkan, dan menghitung pecahan secara berkelompok.

13. Murid mengerjakan latihan individu dari tingkat mudah hingga menantang.

14. Murid melakukan refleksi terhadap strategi yang digunakan dan kesulitan yang dialami selama pembelajaran.

Model / Metode

Model : Discovery Learning dan Problem Based Learning

Metode : Tanya Jawab, Demonstrasi, Diskusi, Games, Latihan Terbimbing, Penugasan, dan Refleksi

Penjabaran Materi

1. Video Pembelajaran



2. Materi Pembelajaran

A. Membandingkan Pecahan

Untuk membandingkan pecahan, perhatikan penyebut dan pembilangnya.

Jika penyebut sama, pecahan dengan pembilang lebih besar memiliki nilai lebih besar.

Contoh:  3/8 > 1/8

Jika penyebut berbeda, pecahan dapat disamakan penyebutnya terlebih dahulu atau diubah ke bentuk yang lebih mudah dibandingkan.

B. Mengurutkan Pecahan

Pecahan dapat diurutkan dari yang terkecil ke terbesar atau dari terbesar ke terkecil.

Contoh:  1/2 , 3/4 , 2/3

Setelah disamakan penyebutnya:  6/12 , 9/12 , 8/12

Maka urutan dari terkecil ke terbesar adalah:  1/2 , 2/3 , 3/4

C. Pecahan Campuran

Pecahan campuran terdiri atas bilangan bulat dan pecahan.

Contoh:  2 1/3

Pecahan campuran dapat diubah menjadi pecahan biasa:  2 1/3 = 7/3

D. Penjumlahan Pecahan

Jika penyebut sama, jumlahkan pembilangnya.

Contoh:  2/7 + 3/7 = 5/7

Jika penyebut berbeda, samakan penyebut terlebih dahulu.

E. Pengurangan Pecahan

Untuk mengurangkan pecahan dengan penyebut berbeda, samakan penyebut terlebih dahulu.

Contoh:  3/4 - 1/2

Karena:  1/2 = 2/4

Maka:  3/4 - 2/4 = 1/4

F. Perkalian Pecahan dengan Bilangan Asli

Bilangan asli dapat ditulis sebagai pecahan berpenyebut 1.

Contoh:  3 x 2/5 = 6/5 = 1 1/5

G. Pembagian Pecahan dengan Bilangan Asli

Bilangan asli dapat ditulis sebagai pecahan berpenyebut 1.

Contoh:  3/4 : 2 = 3/4 x 1/2 = 3/8

3. Aktivitas Pembelajaran

1. Amati Pecahannya! – Murid mengamati gambar atau benda konkret yang menunjukkan bagian pecahan.

2. Urutkan Aku! – Murid mendapatkan beberapa kartu pecahan kemudian mengurutkannya dari yang terkecil ke terbesar.

3. Pecahan Challenge – Setiap kelompok menyelesaikan kartu tantangan yang berisi soal perbandingan, pengurutan, penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian pecahan.

4. Pecahan dalam Kehidupan – Murid menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan penggunaan pecahan dalam kehidupan sehari-hari.

5. Refleksi – Murid menyampaikan strategi yang paling membantu mereka dalam menyelesaikan soal pecahan.

Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

1. Pecahan yang lebih besar dari 3/5 adalah ....

a. 1/5

b. 2/5

c. 4/5

d. 3/10


2. Urutan pecahan berikut dari yang terkecil adalah:  1/2 , 3/4 , 2/3

a. 3/4 , 2/3 , 1/2

b. 1/2 , 2/3 , 3/4

c. 2/3 , 1/2 , 3/4

d. 1/2 , 3/4 , 2/3


3. Hasil dari 2/5 + 1/5 adalah ....

a. 2/5

b. 3/5

c. 3/10

d. 1/5


4. Hasil dari 3/4 - 1/2 adalah ....

a. 1/4

b. 2/4

c. 1/2

d. 3/8


5. Hasil dari 3 x 2/5 adalah ....

a. 5/5

b. 6/5

c. 6/8

d. 2/15


B. Isian Singkat

1. Bentuk pecahan biasa dari 2 1/4 adalah ....

2. Hasil dari 3/8 + 2/8 adalah ....

3. Hasil dari 4/5 : 2 adalah ....

C. Esai

4. Urutkan pecahan berikut dari yang terkecil ke terbesar:

3/4 , 1/2 , 2/3 , 5/6

5. Ibu memiliki 2 1/2 kg tepung. Kemudian digunakan 3/4 kg untuk membuat kue. Berapa kilogram tepung yang masih tersisa?

Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

1. c     2. b     3. b     4. a     5. b

Isian Singkat

6.  2 1/4 = 9/4

7.  3/8 + 2/8 = 5/8

8.  4/5 : 2 = 2/5

Esai

1. Urutan dari terkecil ke terbesar:

1/2 < 2/3 < 3/4 < 5/6

2. Penyelesaian:

2 1/2 – 3/4

Ubah 2 1/2 menjadi pecahan biasa: 2 1/2 = 5/2 = 10/4

Kemudian: 10/4 – 3/4 = 7/4 = 1 3/4

Jadi, tepung yang masih tersisa adalah 1 3/4 kg.

Kesimpulan / Refleksi

Kesimpulan Materi

Hari ini murid belajar membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahan, termasuk pecahan campuran. Murid juga belajar melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian pecahan dengan bilangan asli.

Refleksi Pembelajaran

........................................................................................................................

........................................................................................................................

........................................................................................................................


Materi Ajar: Kamis, 13 Agustus 2026


Nama Guru : Tutik Handayani, S.Pd.
Hari / Tanggal : Kamis, 13 Agustsu 2026
Fase / Kelas : C / 6 Al Jazari
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia dan Pendidkan  Pancasila
Materi : Struktur Teks Eksplanasi dan Penerapan Pancasila 
Pertemuan Ke : 3

Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim.


Apa kabar anak-anak sholih dan sholihah? Semoga hari ini semuanya dalam keadaan sehat, bahagia, dan siap belajar dengan penuh semangat.

Sebelum belajar, mari kita mengingat kebesaran Allah. Allah Maha Khaliq, Allah adalah Zat Yang Maha Menciptakan. Allah menciptakan berbagai peristiwa dan fenomena yang terjadi di alam, seperti hujan, gunung meletus, gempa bumi, dan pelangi.

Allah Maha Malik, Allah adalah Zat Yang Maha Memelihara. Setiap fenomena alam terjadi atas kehendak dan aturan Allah yang harus kita pelajari agar kita semakin memahami kebesaran-Nya.

Allah Maha Razaq, Allah adalah Zat Yang Maha Memberi Rezeki. Alam yang Allah ciptakan memberikan banyak manfaat dan rezeki bagi kehidupan manusia.

Hari ini kita akan belajar memahami struktur teks eksplanasi, yaitu bagaimana sebuah fenomena dijelaskan secara runtut melalui pernyataan umum, deretan penjelas, dan interpretasi.

Mari kita belajar dengan tenang, fokus, dan penuh rasa ingin tahu agar kita dapat memahami bagaimana sebuah fenomena dijelaskan dengan baik.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Capaian Pembelajaran (CP)

Murid mampu memahami, menganalisis, dan menginterpretasi informasi dari berbagai jenis teks, termasuk teks eksplanasi, serta menyampaikan pemahamannya secara runtut dan logis.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, murid diharapkan mampu:

  • Melalui kegiatan membaca dan mengamati contoh teks eksplanasi, murid mampu mengidentifikasi struktur teks eksplanasi dengan tepat.

  • Melalui kegiatan mengamati teks, murid mampu menentukan bagian pernyataan umum, deretan penjelas, dan interpretasi secara tepat.

  • Melalui kegiatan menyusun potongan paragraf, murid mampu mengurutkan struktur teks eksplanasi secara runtut dan logis. (Meaningful)

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  • Murid mengamati contoh teks eksplanasi tentang fenomena yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, misalnya proses terjadinya hujan.

  • Murid membaca teks secara mandiri dengan tenang dan penuh perhatian.

  • Murid bersama guru menemukan pernyataan umum yang berisi pengenalan atau gambaran umum tentang fenomena.

  • Murid menemukan deretan penjelas yang berisi proses atau sebab-akibat terjadinya fenomena secara runtut.

  • Murid menemukan interpretasi yang berisi simpulan atau tanggapan penulis terhadap fenomena.

  • Murid mengamati beberapa paragraf teks eksplanasi yang telah diacak.

  • Murid berdiskusi dalam kelompok untuk menentukan urutan paragraf yang tepat berdasarkan struktur teks eksplanasi.

  • Murid melakukan permainan “Susun Aku!”, yaitu menyusun kartu paragraf menjadi teks eksplanasi yang utuh.

  • Murid menjelaskan alasan mengapa paragraf tersebut ditempatkan sebagai pernyataan umum, deretan penjelas, atau interpretasi.

  • Murid mengerjakan latihan individu untuk mengurutkan struktur teks eksplanasi dari yang mudah hingga lebih menantang.

  • Murid melakukan refleksi tentang apa yang telah dipahami dan bagian yang masih dirasakan sulit.

Model / Metode

Model : Discovery Learning
Metode : Membaca, Tanya Jawab, Diskusi, Demonstrasi, Games, Penugasan, dan Refleksi

Penjabaran Materi

1. Video Pembelajaran



Guru menampilkan video pembelajaran singkat mengenai teks eksplanasi dan strukturnya untuk memberikan gambaran awal kepada murid.

2. Materi Pembelajaran

Teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan proses terjadinya suatu fenomena, baik fenomena alam, sosial, maupun ilmiah.

Struktur teks eksplanasi terdiri atas:

a. Pernyataan Umum
Bagian yang berisi pengenalan atau gambaran umum mengenai fenomena yang akan dijelaskan.

b. Deretan Penjelas
Bagian yang menjelaskan proses terjadinya fenomena secara runtut. Bagian ini dapat menunjukkan hubungan sebab-akibat atau tahapan suatu proses.

c. Interpretasi
Bagian penutup yang berisi simpulan, tanggapan, atau pandangan terhadap fenomena yang telah dijelaskan.

Cara mudah mengingat:

Pernyataan Umum → Apa fenomenanya?
Deretan Penjelas → Bagaimana/Mengapa fenomena itu terjadi?
Interpretasi → Apa simpulan atau tanggapan terhadap fenomena tersebut?

3. Aktivitas Pembelajaran

Aktivitas 1 – Amati dan Temukan
Murid membaca teks eksplanasi kemudian menandai bagian yang termasuk pernyataan umum, deretan penjelas, dan interpretasi.

Aktivitas 2 – Susun Aku!
Murid mendapatkan potongan paragraf yang telah diacak. Setiap kelompok bekerja sama menyusun paragraf tersebut hingga menjadi teks eksplanasi yang runtut.

Aktivitas 3 – Jelaskan Alasannya
Murid menjelaskan alasan penempatan setiap paragraf berdasarkan ciri-ciri struktur teks eksplanasi.

Aktivitas 4 – Latihan Mandiri
Murid mengerjakan soal untuk mengidentifikasi dan mengurutkan struktur teks eksplanasi.

Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

  1. Bagian teks eksplanasi yang berisi gambaran umum tentang fenomena disebut ....
    a. interpretasi
    b. deretan penjelas
    c. pernyataan umum
    d. kesimpulan

  2. Bagian yang menjelaskan proses terjadinya suatu fenomena disebut ....
    a. judul
    b. deretan penjelas
    c. pernyataan umum
    d. interpretasi

  3. Urutan struktur teks eksplanasi yang tepat adalah ....
    a. Interpretasi – Pernyataan Umum – Deretan Penjelas
    b. Deretan Penjelas – Interpretasi – Pernyataan Umum
    c. Pernyataan Umum – Deretan Penjelas – Interpretasi
    d. Pernyataan Umum – Interpretasi – Deretan Penjelas

  4. Jika sebuah paragraf menjelaskan tahapan terjadinya hujan, paragraf tersebut termasuk ....
    a. pernyataan umum
    b. deretan penjelas
    c. interpretasi
    d. judul

  5. Bagian interpretasi biasanya terdapat pada bagian ....
    a. awal
    b. tengah
    c. akhir
    d. judul

B. Isian Singkat

  1. Sebutkan tiga struktur utama teks eksplanasi!

  2. Bagian teks eksplanasi yang memperkenalkan fenomena disebut ....

  3. Bagian yang menjelaskan proses terjadinya fenomena disebut ....

C. Esai

  1. Jelaskan perbedaan antara pernyataan umum dan deretan penjelas!

  2. Perhatikan urutan berikut:

  • Proses terjadinya hujan dijelaskan melalui beberapa tahapan.

  • Hujan merupakan salah satu fenomena alam yang terjadi dalam siklus air.

  • Hujan memberikan manfaat bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup.

Tentukan struktur masing-masing kalimat tersebut dan jelaskan alasanmu!

Kunci Jawaban

Pilihan Ganda:

  1. c

  2. b

  3. c

  4. b

  5. c

Isian:
6. Pernyataan umum, deretan penjelas, dan interpretasi.
7. Pernyataan umum.
8. Deretan penjelas.

Esai:
9. Pernyataan umum berisi pengenalan atau gambaran umum fenomena, sedangkan deretan penjelas berisi proses atau sebab-akibat terjadinya fenomena secara runtut.

  • “Hujan merupakan salah satu fenomena alam...” → Pernyataan umum.

  • “Proses terjadinya hujan...” → Deretan penjelas.

  • “Hujan memberikan manfaat...” → Interpretasi.

Kesimpulan / Refleksi

Kesimpulan Materi:
Hari ini murid belajar bahwa teks eksplanasi memiliki tiga struktur utama, yaitu pernyataan umum, deretan penjelas, dan interpretasi. Ketiga bagian tersebut harus disusun secara runtut agar informasi dalam teks dapat dipahami dengan baik.

Refleksi Pembelajaran:

  • Apa struktur teks eksplanasi yang paling mudah kamu kenali?

  • Bagian mana yang masih membuatmu bingung?

  • Bagaimana perasaanmu setelah berhasil menyusun teks eksplanasi yang diacak?

Kendala:
Murid kurang memahami isi teks dan karena tidak fokus dalam membaca

Tindak Lanjut:
Murid yang sudah memahami materi diberikan latihan menyusun teks eksplanasi dengan tingkat kesulitan lebih tinggi. Murid yang masih mengalami kesulitan diberikan bimbingan dan contoh teks yang lebih sederhana.

Capaian Pembelajaran:
Jumlah murid yang sudah memahami materi: 25 siswa
Jumlah murid yang masih membutuhkan bimbingan: 1  siswa


Pendidkan Pancasila

Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak-anak sholih dan sholihah? Semoga hari ini semuanya sehat, bahagia, dan siap belajar dengan penuh semangat.

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita mengingat kebesaran Allah. Allah Maha Khaliq, Allah adalah Zat Yang Maha Menciptakan. Allah menciptakan manusia dengan berbagai perbedaan agar kita dapat hidup saling menghargai dan bekerja sama.

Allah Maha Malik, Allah adalah Zat Yang Maha Memelihara. Allah mengajarkan kita untuk menjaga kehidupan dengan saling menghormati, menyayangi, dan hidup dalam kerukunan.

Allah Maha Razaq, Allah adalah Zat Yang Maha Memberi Rezeki. Oleh karena itu, kita hendaknya bersyukur dan menggunakan nikmat Allah dengan baik serta berbagi dan membantu sesama.

Nilai-nilai tersebut juga dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui Pancasila. Setiap sila Pancasila tidak berdiri sendiri, tetapi saling berhubungan dan saling menguatkan.

Hari ini kita akan belajar memahami dan menganalisis bagaimana nilai-nilai dalam setiap sila Pancasila berhubungan satu dengan yang lainnya dalam kehidupan sehari-hari.

Mari kita belajar dengan tenang, fokus, dan penuh kesadaran agar dapat memahami makna Pancasila dan menerapkannya dalam kehidupan.

Capaian Pembelajaran (CP)

Murid mampu memahami dan menganalisis nilai-nilai Pancasila serta menunjukkan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, murid diharapkan mampu:

  • Murid dapat menjelaskan makna nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila Pancasila dengan tepat.
  • Murid dapat mengidentifikasi hubungan antara nilai-nilai sila pertama sampai sila kelima Pancasila dengan tepat.
  • Melalui pengamatan contoh peristiwa dalam kehidupan sehari-hari, murid dapat menganalisis keterkaitan nilai-nilai Pancasila dalam suatu tindakan atau peristiwa dengan tepat. (Meaningful))

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  • Murid mengamati gambar atau video yang menunjukkan kegiatan dalam kehidupan sehari-hari, seperti beribadah, membantu teman, bekerja sama, bermusyawarah, dan berlaku adil.
  • Murid mengidentifikasi sila Pancasila yang berkaitan dengan setiap kegiatan tersebut.
  • Murid mengingat kembali nilai yang terkandung dalam sila pertama sampai sila kelima.
  • Murid mengamati contoh peristiwa yang menunjukkan penerapan lebih dari satu sila Pancasila.
  • Murid berdiskusi untuk menemukan hubungan antara nilai-nilai dalam setiap sila Pancasila.
  • Murid menganalisis bagaimana penerapan satu nilai Pancasila dapat mendukung penerapan nilai Pancasila lainnya.
  • Murid mengikuti permainan “Hubungkan Nilainya!” dengan memasangkan contoh perilaku dengan sila-sila Pancasila yang berkaitan.
  • Murid menyampaikan hasil diskusi dan alasan hubungan antarnilai Pancasila.
  • Murid mengerjakan latihan individu untuk menganalisis hubungan nilai-nilai Pancasila dalam berbagai situasi.
  • Murid melakukan refleksi tentang penerapan nilai-nilai Pancasila yang sudah dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Model / Metode

Model : Discovery Learning
Metode : Pengamatan, Tanya Jawab, Diskusi, Studi Kasus, Games, Presentasi, Penugasan, dan Refleksi

Penjabaran Materi

1. Video Pembelajaran



2. Materi Pembelajaran

Pancasila terdiri atas lima sila yang saling berhubungan dan tidak dapat dipisahkan.

Sila 1 – Ketuhanan Yang Maha Esa
Mengandung nilai ketuhanan, keimanan, dan sikap menghormati kebebasan beragama.

Sila 2 – Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Mengandung nilai kemanusiaan, menghargai sesama, bersikap adil, dan memperlakukan orang lain dengan baik.

Sila 3 – Persatuan Indonesia
Mengandung nilai persatuan, cinta tanah air, menjaga kerukunan, dan mengutamakan kepentingan bersama.

Sila 4 – Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Mengandung nilai musyawarah, menghargai pendapat, dan mengambil keputusan bersama.

Sila 5 – Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Mengandung nilai keadilan, keseimbangan hak dan kewajiban, serta kepedulian terhadap kesejahteraan bersama.

Hubungan Antarnilai Pancasila

Nilai-nilai Pancasila saling berkaitan dan saling menguatkan.

Contohnya:

Ketika murid melakukan kegiatan musyawarah untuk menentukan pembagian tugas kelompok, terdapat beberapa nilai Pancasila sekaligus:

  • Sila ke-2: menghargai teman dan memperlakukan semua anggota dengan baik.
  • Sila ke-3: mengutamakan persatuan dan kepentingan kelompok.
  • Sila ke-4: mengambil keputusan melalui musyawarah.
  • Sila ke-5: membagi tugas secara adil.

Dengan demikian, satu tindakan dapat mencerminkan lebih dari satu nilai Pancasila.

3. Aktivitas Pembelajaran

Aktivitas 1 – Amati dan Temukan
Murid mengamati beberapa gambar atau situasi kehidupan sehari-hari kemudian menentukan sila Pancasila yang berkaitan.

Aktivitas 2 – Hubungkan Nilainya!
Murid mendapatkan kartu berisi sila Pancasila dan kartu berisi contoh perilaku. Murid memasangkan kartu dan menjelaskan hubungan nilai yang ditemukan.

Aktivitas 3 – Analisis Kasus
Murid diberikan kasus sederhana, kemudian menentukan sila-sila Pancasila yang berkaitan dan menjelaskan alasannya.

Aktivitas 4 – Presentasi Kelompok
Setiap kelompok menyampaikan hasil analisis di depan kelas.

Aktivitas 5 – Refleksi
Murid menuliskan satu tindakan yang akan dilakukan untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila di sekolah dan di rumah.

Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

  1. Nilai-nilai dalam Pancasila memiliki hubungan yang ....
    a. terpisah
    b. bertentangan
    c. saling berkaitan
    d. tidak berhubungan
  2. Menghargai teman yang sedang menyampaikan pendapat merupakan penerapan nilai ....
    a. menghargai orang lain
    b. memaksakan kehendak
    c. mementingkan diri sendiri
    d. tidak peduli
  3. Musyawarah untuk menentukan ketua kelompok berkaitan erat dengan sila ke ....
    a. 1
    b. 2
    c. 3
    d. 4
  4. Membagi tugas kelompok secara adil menunjukkan hubungan nilai sila ke-3 dan sila ke-5 karena ....
    a. mengutamakan kepentingan pribadi
    b. menjaga persatuan dan berlaku adil
    c. menghindari kerja sama
    d. memaksakan pendapat
  5. Contoh penerapan beberapa nilai Pancasila sekaligus adalah ....
    a. memaksakan pendapat kepada teman
    b. bekerja sama, bermusyawarah, dan membagi tugas secara adil
    c. memilih teman berdasarkan kesukaan
    d. tidak mau membantu teman

B. Isian Singkat

  1. Pancasila terdiri atas .... sila.
  2. Nilai-nilai dalam Pancasila saling .... satu dengan yang lain.
  3. Mengambil keputusan bersama melalui pembahasan merupakan penerapan nilai ....

C. Esai

  1. Mengapa nilai-nilai Pancasila tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya?
  2. Perhatikan situasi berikut:

“Dalam kegiatan kerja kelompok, semua siswa berdiskusi untuk menentukan pembagian tugas. Mereka mendengarkan pendapat setiap anggota dan membagi tugas secara adil.”

Analisislah sila-sila Pancasila yang tercermin dalam kegiatan tersebut dan jelaskan hubungan nilai-nilainya!

Kunci Jawaban

Pilihan Ganda:

  1. c
  2. a
  3. d
  4. b
  5. b

Isian:
6. Lima
7. Berhubungan/berkaitan
8. Musyawarah

Esai:

  1. Karena setiap sila Pancasila memiliki nilai yang saling melengkapi dan mendukung. Penerapan satu sila dapat berkaitan dengan penerapan sila lainnya dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Kegiatan tersebut mencerminkan:
  • Sila ke-2, karena setiap anggota menghargai pendapat dan memperlakukan teman dengan baik.
  • Sila ke-3, karena siswa bekerja sama dan mengutamakan kepentingan kelompok.
  • Sila ke-4, karena keputusan diambil melalui musyawarah.
  • Sila ke-5, karena tugas dibagi secara adil.

Hal tersebut menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila saling berhubungan dan dapat diterapkan secara bersama-sama.

Kesimpulan / Refleksi

Kesimpulan Materi:
Hari ini murid memahami bahwa nilai-nilai Pancasila saling berhubungan, saling melengkapi, dan saling menguatkan. Dalam satu kegiatan, kita dapat menerapkan beberapa nilai Pancasila sekaligus.

Refleksi Pembelajaran:

  • Apa hubungan antara nilai-nilai dalam sila Pancasila?
  • Sila apa saja yang dapat diterapkan ketika bekerja sama dalam kelompok?
  • Apakah selama ini kamu sudah menerapkan nilai-nilai Pancasila di sekolah?
  • Sikap apa yang akan kamu perbaiki setelah pembelajaran hari ini?

Kendala:

Murid masih bingung membedakan pengamalan sila kedua dan kelima

Tindak Lanjut:
Murid yang sudah memahami materi diberikan kasus yang lebih kompleks untuk dianalisis. Murid yang masih mengalami kesulitan diberikan contoh situasi yang lebih sederhana dan bimbingan dalam menghubungkan nilai antarsila.

Capaian Pembelajaran:
Jumlah murid yang sudah memahami materi: 22 siswa
Jumlah murid yang masih membutuhkan bimbingan: 4 siswa

Selasa, 11 Agustus 2026

Perlombaan HUT RI

Assalamualaikum Warrahmatullohi Wabarokatuh
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Selamat pagi, anak shalih dan shalihah! 🌟
Hari ini kita akan kembali belajar bersama dengan semangat yang membara. Sebelum menyimak pembelajaran di bawah ini, silakan persiapkan diri terlebih dahulu ya! 😊
🕌  Jangan lupa untuksalat Duhadanmurojaah terlebih dahulu sebelum belajar! 


🇮🇩 Semarak Lomba Guru HUT ke-81 Republik Indonesia 🇮🇩

Kegiatan Sekolah • Lomba Bapak/Ibu Guru

Tujuan: Menumbuhkan semangat kebersamaan, sportivitas, dan cinta tanah air

🎉 Lomba 17-an👩‍🏫 Bapak/Ibu Guru🏆 Semarak Kemerdekaan
رَبِّ اجْعَلْ هَٰذَا الْبَلَدَ آمِنًا وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَنْ نَعْبُدَ الْأَصْنَامَ
"Rabbij'al hāżal-balada āminaw wajnubnī wa baniyya an na'budal-aṣnām."
🕋 QS. Ibrahim ayat 35: "Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala."
💡 Kaitan dengan kegiatan hari ini: Ayat ini adalah doa Nabi Ibrahim AS agar tanah kelahirannya menjadi negeri yang aman dan penuh berkah. Doa ini menunjukkan betapa besar kecintaan seorang hamba kepada tanah airnya. Sebagai warga negara Indonesia, kita pun diajarkan untuk mencintai, menjaga, dan mendoakan kebaikan bagi negeri kita tercinta, sebagaimana yang kita rayakan hari ini dalam Semarak HUT ke-81 RI.

1️⃣ Makna Lomba dalam Perayaan Kemerdekaan

🎊 Perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia bukan hanya milik siswa, tetapi juga milik seluruh keluarga besar sekolah, termasuk Bapak dan Ibu Guru. Melalui lomba guru, kita mempererat silaturahmi, melepas kepenatan, dan menumbuhkan kembali semangat kebersamaan sebagaimana semangat gotong royong para pejuang kemerdekaan. Lomba ini juga menjadi teladan bagi siswa, bahwa sportivitas dan kegembiraan bisa hadir di setiap usia. Selamat berlomba, Bapak dan Ibu Guru hebat! 🔥

2️⃣ Jenis Lomba Hari Ini

🔤

1. Estafet Mengeja Kata

  1. Setiap regu guru diberikan kata tertentu, contohnya "HELIKOPTER"
  2. Setiap orang dalam regu harus mengeja kata tersebut satu persatu secara bergantian (satu orang= satu huruf)
  3. Bagi yang salah mengeja maka tim gagal melakukan tantangan
  4. Pemenang ditentukan dari regu yang berhasil menjawab banyak kata.
🏆 Kunci kemenangan: ketelitian mengeja, dan kekompakan strategi antaranggota regu.
🎬 Referensi: 

🐉

2. Ular Naga

  1. Seluruh peserta berbaris berbanjar sambil berpegangan pada pundak atau baju teman di depannya, membentuk barisan panjang seperti "ular".
  2. Pemain paling belakang memegang balon yang harus dilindungi dari regu lain
  3. Pemain paling depan bertugas untuk memecahkan balon miliki regu lain
  4. Setiap regu harus bergerak menyerang atau menghindar untuk melindungi balon yang dipegang orang paling belakang
  5. Apabila balon berhasil direbut regu lain maka grup terdiskualifikasi
  6. Pemenang ditentukan berdasarkan regu yang bertahan sampai akhir atau yang berhasil menyerang balon regu lain paling banyak
🏆 Kunci kemenangan: kekompakan barisan dan kecepatan tim
🎬 Referensi video: 

Manfaat Lomba Ini

🤝
Mempererat silaturahmi antarguru
😊
Melepas penat dan menyegarkan pikiran
👥
Meningkatkan kekompakan tim pengajar
🎗️
Menumbuhkan sportivitas
🇮🇩
Menumbuhkan rasa cinta tanah air
🌟
Menjadi teladan semangat bagi siswa
📌 Salam Penutup
Bapak dan Ibu Guru hebat, mari kita rayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh semangat, kekompakan, dan kegembiraan. Semoga kebersamaan hari ini semakin mempererat ukhuwah keluarga besar sekolah kita.

Selamat berlomba dan selamat memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia! 🎉🇮🇩

🔥 MERDEKA! MERDEKA! MERDEKA

Senin, 10 Agustus 2026

LOMBA HUT RI

Hari/Tanggal                   :  Selasa/ 11 Agustus 2026

Kelas                                : VI (Enam) Al Jazari




Semarak Perlombaan HUT Kemerdekaan RI ke-81

Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, sekolah kita SD AL AZHAR 1 Bandar Lampung akan menyelenggarakan berbagai kegiatan perlombaan yang seru, edukatif, dan penuh semangat kebersamaan.Di antaranya adalah:

1. Estafet gelas

2. Estafet Bola

3. Memindahkan gelas

4. Menggiring bola

5. Mengisi Air

6. Estafet balon menggunakan dua gelas plastik

7. Lomba kebersihan dan keindahan kelas.

yang diikuti oleh guru dan sisswa

Kegiatan perlombaan ini menjadi salah satu bentuk perayaan kemerdekaan sekaligus sarana untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, sportivitas, kreativitas, keberanian, kerja sama, dan semangat persaudaraan di kalangan siswa.

Berbagai perlombaan telah disiapkan untuk mengajak seluruh siswa berpartisipasi dan menikmati suasana kemerdekaan dengan penuh keceriaan. Tidak hanya mengutamakan kemenangan, kegiatan ini juga mengajarkan bahwa kebersamaan, kejujuran, sportivitas, dan semangat pantang menyerah merupakan nilai penting yang harus dimiliki oleh setiap generasi penerus bangsa.

Mari rayakan HUT RI ke-81 dengan penuh semangat dan kegembiraan!
Tunjukkan kreativitas terbaik, junjung tinggi sportivitas, dan jadikan momen perlombaan ini sebagai pengalaman yang menyenangkan dan berkesan.

Merdeka! Merdeka! Merdeka! 
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!
Bersatu, Bergembira, dan Terus Berkarya untuk Indonesia!

Materi Ajar: Senin, 10 Agustus 2026

 Hari/Tanggal                   :  Senin/ 10 Agustus 2026

Kelas                                :VI (Enam) Al Jazari

Mata Pelajaran                : 

1. Bahasa Indonesia       : Anak-Anak Yang Mengubah Dunia

2. IPAS                             : Makanan Bergizi Untuk Kesehatan Pencernaan




TUJUAN PEMBELAJARAN B.INDONESIA:

Elemen Menyimak (Pertemuan 1–3): 

Murid dapat menyimak dan memahami informasi (pengertian, penyebab, dan dampak) dari teks eksplanasi “Apa Itu Perubahan Iklim?” yang dibacakan guru.

Elemen Membaca dan Memirsa (Pertemuan 4–6): 
Murid dapat membaca kata-kata dengan pola kombinasi huruf (termasuk konsonan rangkap) dengan fasih, serta menemukan informasi penting dan struktur teks eksplanasi “Cara Menyelamatkan Bumi” dan “Sekolah Ramah Lingkungan”.




Menyusun Teks Eksplanasi Peristiwa Alam Banjir

Banjir adalah peristiwa atau keadaan dimana terendamnya suatu daerah atau daratan karena volume air yang meningkat. Banjir termasuk peristiwa alam yang banyak terjadi di Indonesia. Penyebab peristiwa alam banjir antara lain akibat penggundulan hutan di hulu sungai sehingga air hujan langsung mengalir ke sungai. Bertumpuknya sampah pada saluran air, sehingga terjadi penyumbatan pada saluran air, dan meluasnya wilayah pemukiman memiliki pengaruh langsung terhadap berkurangnya daerah resapan air.

Peristiwa alam banjir dapat diminimalisir dengan cara memperbanyak ruang hijau terbuka, melakukan reboisasi hutan yang rusak, membuat lubang resapan biopori, penanganan sampah dengan baik dan benar, dan tidak membangun pemukiman di tepi sungai.

Selain diminimalisir dengan cara-cara seperti di atas banjir juga dapat dikelola agar dampak negatifnya tidak terlalu besar. Pengelolaan banjir jangka panjang dilakukan dengan membangun waduk, rehabilitasi situ, dan penghutanan di wilayah hulu.

Akibat yang dapat ditimbulkan oleh banjir antara lain rusaknya sarana dan prasarana umum, kehilangan harta benda dan bahkan kehilangan nyawa. Selain itu banjir juga dapat mengakibatkan berbagai jenis penyakit yang disebabkan oleh lingkungan yang kotor.

No.StrukturIde Pokok
1.Pernyataan UmumBanjir termasuk peristiwa alam yang banyak terjadi di Indonesia.
2.Deretan penjelasan/isi: Peristiwa 1Penyebab peristiwa alam banjir
Peristiwa 2Cara meminimalisir peristiwa alam banjir
Peristiwa 3Pengelolaan banjir jangka panjang
Peristiwa 4Akibat yang dapat ditimbulkan oleh banjir 
3.InterpretasiBanjir dapat dicegah

Susunlah potongan-potongan teks berikut ini sehingga menjadi teks eksplanasi yang urut dan logis!
  1. Banjir terjadi hampir merata di Indonesia pada saat ini. Apa penyebabnya? Apakah manusia menjadi salah satu penyebabnya?
  2. Banjir terjadi karena banyak faktor. Curah hujan yang sangat tinggi dapat dianggap sebagai sebab terjadinya banjir. Selain itu, saluran air atau got yang tidak berfungsi karena tersumbat oleh sampah juga menjadi sebab terjadinya banjir.
  3. Jika Anda mempunyai biaya besar dan ruang lebih besar, buatlah sumur resapan dengan kedalaman mencapai empat meter dan diameter 150 cm !
  4. Perubahan iklim global mengakibatkan curah hujan tinggi bisa terjadi tiba-tiba. Curah hujan tersebut dapat terjadi dalam kurun waktu yang singkat atau dalam waktu lama.
  5. Awalnya, air akan berubah sifat menjadi jenuh pada tanah melalui infiltrasi pada pori-pori tanah. Pada kejadian selanjutnya air itu tidak lagi bisa diserap oleh tanah sehingga terjadi banjir.
  6. Cara sederhana mengatasi banjir adalah dengan memperlakukan air dengan benar. Artinya, kita harus dapat menyalurkan dan mengendalikan curahan hujan yang jatuh ke bumi dengan baik.
  7. Misalnya, jika kita tidak dapat mengirit pemakaian air, kita masih dapat menyimpannya dengan memasukkan air kembali ke dalam tanah. Air hujan yang ditampung melalui talang dapat dimasukkan langsung ke dalam tanah dengan cara membuat lubang serapan.
Teks eksplanasi memiliki struktur pernyataan umum, deretan penjelasan (eksplanasi), dan interpretasi (bersifat opsional).
Struktur TeksParagraf
Pernyataan UmumBanjir terjadi hampir merata di indonesia saat ini. Apa Penyebabnya? Apakah manusia menjadi salah satu penyebabnya?
Deretan penjelasanBanjir terjadi karena banyak faktor. Curah hujan yang sangat tinggi dapat dianggap sebagai sebab terjadinya banjir. Selain itu, saluran air atau got yang tidak berfungsi karena tersumbat oleh sampah juga menjadi sebab terjadinya banjir.

Perubahan iklim global mengakibatkan curah hujan tinggi bisa terjadi tiba-tiba. Curah hujan tersebut dapat terjadi dalam kurun waktu yang singkat atau dalam waktu lama.  Awalnya, air akan berubah sifat menjadi jenuh pada tanah melalui infiltrasi pada pori pori tanah. Pada kejadian selanjutnya air itu tidak bisa diserap oleh tanah sehingga terjadi banjir.

Cara sederhana mengatasi banjir adalah dengan memperlakukan air dengan benar. Artinya, kita harus dapat menyalurkan dan mengendalikan curahan hujan yang jatuh ke bumi dengan baik.

Jika Anda mempunyai biaya besar dan ruang lebih besar, buatlah sumur resapan dengan kedalaman mencapai empat meter dan diameter 150 cm! Misalnya, jika kita tidak dapat mengirit pemakaian air, kita masih dapat menyimpannya dengan memasukkan air kembali ke dalam tanah. Air hujan yang ditampung melalui talang dapat dimasukkan langsung ke dalam tanah dengan cara membuat lubang serapan.
Interpretasi/kesimpulanBanjir dapat dicegah dengan mengadakan reboisasi di daerah hulu sungai, tidak membangun rumah di pinggir sungai, menjaga kebersihan sungai dan got dengan tidak membuang sampah di got dan sungai.
.




E. Konsonan Rangkap pada Teks Eksplanasi

Apa Itu Konsonan Rangkap?

Konsonan rangkap adalah dua huruf konsonan yang ditulis berdampingan dalam satu kata.

Contohnya:

Konsonan RangkapContoh Kata
ngangin, hujan, mengalir
nybanyak, bunyi, nyamuk
sysyarat, masyarakat
khkhusus, akhir
trtransportasi
krkristal
prproses

Contoh dalam Teks Eksplanasi

"Air mengalir ke sungai."

→ mengandung konsonan rangkap ng

Cara Menemukan Konsonan Rangkap

  1. Bacalah teks dengan teliti.

  2. Cari kata yang memiliki dua huruf konsonan berdampingan.

  3. Tuliskan kata tersebut.

  4. Sebutkan jenis konsonan rangkapnya.

Ringkasan Materi

✔ Teks eksplanasi menjelaskan proses terjadinya suatu peristiwa.

✔ Teks eksplanasi berisi fakta dan menjelaskan hubungan sebab akibat.

✔ Struktur teks terdiri atas pernyataan umum, urutan penjelasan, dan kesimpulan.

✔ Menyimak berarti mendengarkan dengan penuh perhatian untuk memperoleh informasi.

✔ Konsonan rangkap adalah dua huruf konsonan yang berdampingan, misalnya ng, ny, sy, kh, pr, tr, kr.

Peta Konsep

TEKS EKSPLANASI
        │
        ├── Pengertian
        │
        ├── Ciri-ciri
        │
        ├── Struktur
        │
        ├── Menyimak
        │      │
        │      ├── Ide Pokok
        │      ├── Informasi Penting
        │      └── Sebab Akibat
        │
        └── Konsonan Rangkap
               │
               ├── ng
               ├── ny
               ├── sy
               ├── kh
               ├── pr
               ├── tr
               └── kr



LKPD 3 – Menemukan Konsonan Rangkap

Tujuan: Mengenali konsonan rangkap dalam teks.

Petunjuk:
Bacalah teks, kemudian tuliskan kata yang memiliki konsonan rangkap.

KataKonsonan Rangkap
mengalirng
banyakny
prosespr
kristalkr
khususkh

LKPD 4 – Menyusun Urutan Proses

Tujuan: Memahami urutan kejadian dalam teks eksplanasi.

Petunjuk: Berilah nomor 1–4 sesuai urutan yang benar.

☐ Air turun menjadi hujan.

☐ Uap air naik ke atmosfer.

☐ Matahari memanaskan air.

☐ Terbentuk awan.

LKPD 5 – Refleksi Pembelajaran

Berilah tanda centang (✓) sesuai pendapatmu.

PernyataanYaBelum
Saya dapat menjelaskan pengertian teks eksplanasi.
Saya dapat menemukan informasi penting saat menyimak.
Saya dapat menentukan struktur teks eksplanasi.
Saya dapat menemukan konsonan rangkap dalam teks.

Muatan Pembelajaran
Mata pelajaran dan materi hari ini
IPAS
sistem pernapasan manusia

🧩
Strategi Pembelajaran
Metode dan alat peraga yang digunakan
🧠 Metode
Saintifik
Discovery Learning
Tanya Jawab
Penugasan
Observasi
Studi Pustaka
🖼️ Alat Peraga
PPT / Modul Ajar
Media Gambar
Lingkungan Sekitar
👋
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Selamat Pagi, Anak Shalih dan Shalihah! 🌤️
Semoga hari ini kalian selalu semangat belajar, sehat, dan berkah ya. Yuk siapkan diri dan alat tulis sebelum mulai belajar bersama Bu/Pak Guru.

🕌 Jangan lupa, ya!
Sudahkah kalian salat Duha pagi ini?
Yuk murojaah hafalan surat pendek sebelum belajar dimulai
🫁 Materi Ajar IPAS Kelas 6 SD
Sistem Pernapasan Manusia
Belajar Mengenal Cara Tubuh Mengambil Oksigen
📖 Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:

Menjelaskan pengertian sistem pernapasan manusia.

Menyebutkan organ-organ penyusun sistem pernapasan.

Menjelaskan proses pernapasan pada manusia.

Menjelaskan cara menjaga kesehatan organ pernapasan.

Menyelesaikan soal-soal tentang sistem pernapasan dengan benar.

🌟 Apersepsi
Pernahkah kalian berlari atau bermain sepak bola hingga napas terasa terengah-engah?

Mengapa kita bernapas lebih cepat setelah berolahraga?

Hal itu terjadi karena tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen untuk menghasilkan energi. Tanpa bernapas, manusia tidak dapat hidup karena tubuh memerlukan oksigen setiap saat.

🫁 Apa Itu Sistem Pernapasan?
Sistem pernapasan adalah sistem organ yang berfungsi mengambil oksigen (O₂) dari udara dan mengeluarkan karbon dioksida (CO₂) serta uap air dari dalam tubuh.

Ayo kita simak video berikut ini:


Oksigen digunakan oleh seluruh sel tubuh untuk menghasilkan energi sehingga kita dapat bergerak, belajar, bermain, dan berpikir.

🧩 Organ-Organ Pernapasan Manusia
1. Hidung 👃
Hidung merupakan pintu masuk udara.

Fungsi hidung:

Menyaring debu dan kotoran.

Menghangatkan udara.

Melembapkan udara sebelum masuk ke paru-paru.

2. Faring (Tenggorokan)
Faring adalah saluran yang menghubungkan rongga hidung dengan laring.

Fungsinya sebagai jalan lewat udara menuju paru-paru.

3. Laring (Pangkal Tenggorokan)
Laring disebut juga kotak suara karena terdapat pita suara.

Di bagian ini terdapat epiglotis yang berfungsi menutup saluran napas saat kita menelan makanan.

4. Trakea (Batang Tenggorokan)
Trakea merupakan saluran udara menuju paru-paru.

Di dalamnya terdapat rambut-rambut halus (silia) dan lendir yang menangkap debu serta kuman.

5. Bronkus
Bronkus adalah percabangan trakea menuju paru-paru kanan dan kiri.

6. Bronkiolus
Bronkiolus merupakan cabang-cabang kecil bronkus yang menuju alveolus.

7. Alveolus
Alveolus adalah kantung udara kecil di dalam paru-paru.

Di sinilah terjadi pertukaran gas:

Oksigen masuk ke dalam darah.

Karbon dioksida keluar dari darah.

8. Paru-Paru 🫁
Paru-paru merupakan organ utama sistem pernapasan.

Manusia memiliki dua paru-paru:

Paru-paru kanan

Paru-paru kiri

Paru-paru dilindungi oleh tulang rusuk.

🔄 Bagaimana Proses Pernapasan?
1. Inspirasi (Menghirup Udara)
Udara masuk melalui:
Hidung → Faring → Laring → Trakea → Bronkus → Bronkiolus → Alveolus

Di alveolus, oksigen masuk ke dalam darah.

2. Ekspirasi (Menghembuskan Udara)
Darah membawa karbon dioksida menuju paru-paru.

Karbon dioksida keluar melalui jalur yang sama hingga keluar dari hidung.

💡 Jenis Pernapasan
Pernapasan Dada
Menggunakan otot antar tulang rusuk.

Saat menarik napas:

Tulang rusuk terangkat.

Rongga dada membesar.

Udara masuk.

Pernapasan Perut
Menggunakan diafragma.

Saat menarik napas:

Diafragma turun.

Rongga dada membesar.

Udara masuk.

❤️ Cara Menjaga Kesehatan Organ Pernapasan
✔ Tidak merokok.

✔ Menggunakan masker saat udara berdebu.

✔ Berolahraga secara teratur.

✔ Mengonsumsi makanan bergizi.

✔ Minum air putih yang cukup.

✔ Menjaga kebersihan lingkungan.

✔ Menghindari polusi udara.

⚠ Penyakit pada Sistem Pernapasan
Influenza
Disebabkan oleh virus.

Gejala:

Batuk

Pilek

Demam

Asma
Penyempitan saluran napas sehingga sulit bernapas.

Bronkitis
Peradangan pada bronkus akibat infeksi atau iritasi.

Pneumonia
Infeksi paru-paru sehingga alveolus berisi cairan.

Tuberkulosis (TBC)
Penyakit akibat bakteri yang menyerang paru-paru.

📌 Fakta Menarik
🫁 Orang dewasa bernapas sekitar 12–20 kali setiap menit.

🫁 Saat berolahraga, frekuensi pernapasan meningkat.

🫁 Paru-paru memiliki jutaan alveolus.

🫁 Oksigen dibawa oleh sel darah merah ke seluruh tubuh.

📝 Rangkuman
Sistem pernapasan berfungsi mengambil oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida.

Organ pernapasan terdiri atas hidung, faring, laring, trakea, bronkus, bronkiolus, alveolus, dan paru-paru.

Pertukaran gas terjadi di alveolus.

Menjaga kesehatan paru-paru sangat penting agar tubuh tetap sehat.

📚 Latihan Soal
A. Pilihan Ganda
1. Fungsi utama sistem pernapasan adalah....

a. Mengedarkan darah

b. Mengambil oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida

c. Mencerna makanan

d. Menghasilkan hormon

2. Organ tempat pertukaran oksigen dan karbon dioksida adalah....

a. Trakea

b. Bronkus

c. Alveolus

d. Hidung

3. Udara pertama kali masuk melalui....

a. Trakea

b. Hidung

c. Bronkus

d. Paru-paru

4. Organ yang melindungi paru-paru adalah....

a. Tulang belakang

b. Tulang rusuk

c. Tulang paha

d. Tulang lengan

5. Penyakit akibat penyempitan saluran napas adalah....

a. Asma

b. Diare

c. Demam Berdarah

d. Tifus

6. Rambut halus pada trakea berfungsi....

a. Menghasilkan oksigen

b. Menyaring debu

c. Mengedarkan darah

d. Menghasilkan suara

7. Saat inspirasi, udara bergerak menuju....

a. Keluar tubuh

b. Masuk ke paru-paru

c. Masuk lambung

d. Masuk usus

8. Kebiasaan yang baik untuk menjaga paru-paru adalah....

a. Merokok

b. Begadang

c. Berolahraga

d. Membakar sampah

9. Organ yang disebut kotak suara adalah....

a. Bronkus

b. Laring

c. Hidung

d. Alveolus

10. Gas yang dikeluarkan saat bernapas adalah....

a. Oksigen

b. Nitrogen

c. Karbon dioksida

d. Hidrogen

B. Isian Singkat
Organ tempat pertukaran gas adalah ....

Trakea bercabang menjadi ....

Oksigen dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan ....

Penyakit akibat penyempitan saluran napas disebut ....

Kita harus memakai .... saat udara berdebu.

C. Uraian
Jelaskan fungsi hidung dalam sistem pernapasan!

Sebutkan urutan jalannya udara dari luar hingga ke paru-paru!

Mengapa kita harus menjaga kesehatan paru-paru?

Jelaskan proses pertukaran gas di alveolus!

Sebutkan lima cara menjaga kesehatan organ pernapasan!

🔑 Kunci Jawaban
Pilihan Ganda
b

c

b

b

a

b

b

c

b

c

Isian
Alveolus

Bronkus

Energi

Asma

Masker

Pedoman Jawaban Uraian
Hidung menyaring, menghangatkan, dan melembapkan udara yang masuk.

Hidung → Faring → Laring → Trakea → Bronkus → Bronkiolus → Alveolus.

Agar proses pernapasan berjalan baik dan tubuh tetap sehat.

Oksigen masuk ke darah, sedangkan karbon dioksida keluar dari darah menuju paru-paru.

Tidak merokok, memakai masker saat berdebu, berolahraga, makan makanan bergizi, menjaga kebersihan lingkungan (jawaban sejenis dapat diterima).

🎯 Pesan untuk Peserta Didik
"Paru-paru yang sehat membuat tubuh lebih kuat. Mulailah dari kebiasaan sederhana, seperti rajin berolahraga, makan makanan bergizi, dan menghindari asap rokok agar sistem pernapasan tetap berfungsi dengan baik."

SESI SELESAI
🎉 Pembelajaran Hari Ini Selesai!
Alhamdulillah, kita telah menyelesaikan pembelajaran dengan baik hari ini.
Terima kasih kepada semua anak saleh dan salehah yang telah mengikuti
pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias! ✨
😊 Bagaimana perasaanmu hari ini?
Klik salah satu emoji di bawah ini!

😄
Sangat Senang

😊
Senang

😐
Biasa Saja

😕
Bingung

😴
Mengantuk
📝 Refleksi Belajarmu
Bagaimana pendapatmu tentang materi hari ini?
Tulis refleksimu di sini... 
Contoh: Hari ini saya belajar tentang... Saya merasa... Yang belum saya pahami adalah...

Jumat, 07 Agustus 2026

Materi Ajar: Jumat, 7 Agustus 2026

  Hari/Tanggal               :  Jumat, 7 Agustus  2026

Kelas                            : 6 Al Jazari

Muatan Pelajaran         : 

 Matematika          :  Pecahan dan Desimal


Matematika:

Capaian Pembelajaran:

Pada akhir fase C, peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 1.000.000. Mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan tersebut. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan uang. Mereka dapat melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan cacah sampai 100.000. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan KPK dan FPB. Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahan termasuk pecahan campuran, melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan, serta melakukan operasi perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli. Mereka dapat mengubah pecahan menjadi desimal, serta membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal (satu angka di belakang koma)

Tujuan Pembelajaran : 

Murid dapat melakukan operasi hitung penjumlahan dan pengurangan pecahan.

Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Apa kabar anak sholih sholihah
Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat
Jangan lupa sarapan dan persiapkan buku pelajaran kalian ya...
Mari awali kegiatan belajar hari ini dengan berdoa.

Matematika

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari bab ini, peserta didik diharapkan mampu:

  • Memahami pengertian pecahan dan desimal.
  • Melakukan perkalian pecahan.
  • Melakukan pembagian pecahan.
  • Mengubah pecahan menjadi desimal dan sebaliknya.
  • Membandingkan bilangan desimal.
  • Mengurutkan bilangan desimal.
  • Menerapkan pecahan dan desimal dalam kehidupan sehari-hari.

A. APA ITU PECAHAN?

Pecahan adalah bilangan yang menyatakan bagian dari suatu keseluruhan.

Bentuk umum pecahan:

ab\frac{a}{b}

Keterangan:

  • a = pembilang (bagian yang diambil)
  • b = penyebut (jumlah seluruh bagian)

Contoh:

12, 34, 25\frac12,\ \frac34,\ \frac25

Contoh dalam kehidupan sehari-hari

🍕 Pizza dipotong menjadi 2 bagian.

Jika dimakan 1 bagian maka:

12\frac12

🍫 Cokelat dibagi menjadi 4 bagian.

Dimakan 3 bagian.

Maka:

34\frac34

🥧 Kue dipotong menjadi 5 bagian.

Diambil 2 bagian.

Maka:

25\frac25


B. APA ITU DESIMAL?

Desimal adalah cara lain menuliskan pecahan menggunakan tanda koma.

Contoh:

PecahanDesimal
1/20,5
1/40,25
3/40,75
1/50,2
2/50,4
4/50,8

C. MATERI YANG AKAN DIPELAJARI

  1. Perkalian Pecahan
  2. Pembagian Pecahan
  3. Mengubah Pecahan menjadi Desimal
  4. Membandingkan Desimal
  5. Mengurutkan Desimal

D. MENGAPA BELAJAR PECAHAN?

Pecahan digunakan hampir setiap hari, misalnya:

✔ Menghitung bagian benda

✔ Memasak

✔ Berbelanja

✔ Mengukur panjang

✔ Mengukur berat

✔ Mengukur volume

Contoh:

Ibu membeli ½ kg gula.

Ayah membeli ¾ meter kain.

Kakak menggunakan 0,5 liter air.


E. MATERI 1

Perkalian Pecahan

Rumus

Pembilang × Pembilang

Penyebut × Penyebut

Misalnya

23×45\frac23\times\frac45

Langkah 1

Kalikan pembilang

2 × 4 = 8

Langkah 2

Kalikan penyebut

3 × 5 = 15

Jawaban

=815=\frac{8}{15}


Contoh 2

34×25\frac34\times\frac25

Langkah

3 × 2 = 6

4 × 5 =20

Hasil

=620​

Sederhanakan

=310=\frac3{10}

Tips

Selalu sederhanakan hasil akhir.


Contoh Soal

Soal

Hitung

56×34​

Penyelesaian

5×3=15

6×4=24

=1524​

Sederhanakan

=58​

Jawaban

58


F. MATERI 2

Pembagian Pecahan

Aturan

Pecahan kedua dibalik (dibalik pembilang dan penyebutnya), kemudian dikalikan.

Rumus

ab:cd=ab×dc​


Contoh

34:25​

Balik pecahan kedua

52​

Kemudian

34×52​

Kalikan

3×5=15

4×2=8

Jawaban

=158​

atau

1⅞


Contoh Soal

56:13​

Balik

31\frac31

Kalikan

5×3=15

6×1=6

=156​

Sederhanakan

=52=\frac52

Jawaban


G. MATERI 3

Mengubah Pecahan Menjadi Desimal

Caranya:

Pembilang dibagi penyebut.

Contoh

12​

1÷2=0,5


34\frac34

3÷4=0,75


15\frac15

1÷5=0,2


Contoh Soal

Ubahlah menjadi desimal.

a.

25\frac25

2÷5=0,4

Jawaban

0,4


b.

78​

7÷8=0,875

Jawaban

0,875


H. MATERI 4

Membandingkan Desimal

Perhatikan angka dari kiri ke kanan.

Contoh

0,56 ○ 0,65

Bandingkan

Satuan

0 = 0

Persepuluhan

5 < 6

Maka

0,56 < 0,65


Contoh

0,75 ○ 0,705

Tambahkan nol

0,750

0,705

Bandingkan

750 >705

Jawaban

0,75 >0,705


I. MATERI 5

Mengurutkan Desimal

Contoh

0,8

0,45

0,72

0,09

Samakan banyak angka

0,80

0,45

0,72

0,09

Urut terkecil

0,09

0,45

0,72

0,80


SOAL CERITA

Soal 1

Ibu mempunyai ¾ kg tepung.

Digunakan ½ bagian untuk membuat kue.

Berapa kg tepung yang digunakan?

Penyelesaian

Karena menggunakan setengah dari ¾ kg, maka dilakukan perkalian:

34×12​

Kalikan pembilang:

3×1=3

Kalikan penyebut:

4×2=8

Jawaban

38 kg​


Soal 2

Pak Budi memiliki 2/3 meter pita.

Pita tersebut dipotong menjadi bagian sepanjang 1/6 meter.

Berapa banyak potongan yang diperoleh?

Penyelesaian

Karena mencari banyak potongan, gunakan pembagian:

23:16\frac23:\frac16

Balik pecahan kedua

61​

Kalikan

2×6=12

3×1=3

=123​

=4

Jawaban

4 potong pita


Soal 3

Sinta membeli 0,75 kg apel dan Rani membeli 0,6 kg apel.

Siapa yang membeli lebih banyak?

Penyelesaian

Bandingkan kedua desimal:

0,75 = 0,75

0,60 = 0,60

Karena 75 per seratus lebih besar daripada 60 per seratus, maka:

0,75 > 0,60

Jawaban

Sinta membeli apel lebih banyak.

TIPS MUDAH MENGERJAKAN SOAL

Perkalian Pecahan

✅ Kalikan pembilang dengan pembilang, penyebut dengan penyebut, lalu sederhanakan hasilnya.

Pembagian Pecahan

✅ Ingat kata kunci "Balik lalu Kali":

  1. Balik pecahan kedua.
  2. Ubah menjadi perkalian.
  3. Kalikan pembilang dan penyebut.
  4. Sederhanakan.

Mengubah ke Desimal

✅ Bagi pembilang dengan penyebut menggunakan pembagian biasa atau kalkulator untuk mengecek hasil.

Membandingkan Desimal

✅ Samakan jumlah angka di belakang koma dengan menambahkan nol jika perlu, kemudian bandingkan dari kiri ke kanan.

Mengurutkan Desimal

✅ Ubah semua bilangan agar memiliki jumlah angka di belakang koma yang sama, lalu urutkan dari nilai terkecil ke terbesar atau sebaliknya.

Ringkasan:

  • Pecahan menyatakan bagian dari suatu keseluruhan.
  • Pecahan terdiri atas pembilang dan penyebut.
  • Desimal adalah bentuk lain dari pecahan.
  • Perkalian pecahan dilakukan dengan mengalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut.
  • Pembagian pecahan dilakukan dengan membalik pecahan kedua, lalu mengalikannya.
  • Pecahan dapat diubah menjadi desimal dengan cara membagi pembilang oleh penyebut.
  • Bilangan desimal dibandingkan dan diurutkan berdasarkan nilai tempatnya.
  • Pecahan dan desimal banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti saat memasak, berbelanja, mengukur panjang, berat, dan volume.
Kesimpulan:
Kegiatan belajar di kelas hari ini semoga berjalan dengan baik dan lancar. Peserta didik dapat mengikuti kegiatan dengan antusias. Alhamdulilah semua peserta didik Tuntas dalam memahami dengan baik materi tentang penjumlahan dan pengurangan pecahan. Pada pertemuan selanjutnya kita akan membahas mengenai perkalian bilangan pecahan Demikian pembelajaran hari ini, semoga selalu diberikan pemahaman dalam menuntut ilmu pada hari ini. aamiin....

Materi Ajar: Jumat, 14 Agustus 2026

 Membandingkan, Mengurutkan, dan Operasi Hitung Pecahan Nama Guru Tutik Handayani, S.Pd. Hari / Tanggal Jumat, 14 Agustus 2026 Fase / Ke...