Membandingkan, Mengurutkan, dan Operasi Hitung Pecahan
Nama Guru Tutik Handayani, S.Pd.
Hari / Tanggal Jumat, 14 Agustus 2026
Fase / Kelas C / 6 Al Jazari
Mata Pelajaran Matematika
Materi Membandingkan, Mengurutkan, dan Operasi Hitung Pecahan
Pertemuan Ketiga
Apersepsi
Bismillahirrahmanirrahim.
Apa kabar anak-anak sholih dan sholihah? Semoga hari ini semuanya sehat, bahagia, dan siap belajar dengan penuh semangat.
Sebelum belajar, mari kita mengingat kebesaran Allah.
• Allah Maha Khaliq, Allah adalah Zat Yang Maha Menciptakan. Allah menciptakan segala sesuatu dengan ukuran dan ketentuan yang tepat. Dalam kehidupan sehari-hari, kita juga sering menggunakan pecahan untuk menunjukkan bagian dari suatu keseluruhan.
• Allah Maha Malik, Allah adalah Zat Yang Maha Memelihara. Allah mengajarkan kita untuk menggunakan segala sesuatu dengan baik dan tidak berlebihan.
• Allah Maha Razaq, Allah adalah Zat Yang Maha Memberi Rezeki. Ketika kita membagi makanan, mengukur bahan makanan, atau menghitung bagian dari sesuatu, kita dapat menggunakan konsep pecahan.
Hari ini kita akan belajar tentang pecahan, mulai dari membandingkan dan mengurutkan pecahan hingga melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian pecahan dengan bilangan asli.
Mari belajar dengan tenang, teliti, dan penuh semangat karena ketelitian sangat penting dalam menghitung pecahan.
Capaian Pembelajaran (CP)
Murid mampu memahami, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan operasi hitung pada berbagai bentuk pecahan dalam menyelesaikan masalah matematika dan kehidupan sehari-hari.
Tujuan Pembelajaran (TP)
1. Murid dapat membandingkan berbagai pecahan, termasuk pecahan campuran, dengan tepat.
2. Murid dapat mengurutkan berbagai pecahan dari yang terkecil ke terbesar atau sebaliknya dengan tepat.
3. Murid dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan tepat.
4. Murid dapat melakukan operasi perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli dengan tepat.
5. Melalui permasalahan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, murid dapat memilih dan menggunakan operasi hitung pecahan yang sesuai untuk menyelesaikan masalah. (Meaningful)
6. Melalui kegiatan menghitung secara bertahap dan teliti, murid dapat menunjukkan sikap fokus, sabar, dan berkesadaran dalam menyelesaikan operasi pecahan. (Mindful)
7. Melalui permainan dan tantangan pecahan, murid dapat menunjukkan antusiasme, percaya diri, dan rasa senang dalam belajar matematika. (Joyful)
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
1. Murid mengamati berbagai contoh pecahan dalam kehidupan sehari-hari, seperti bagian kue, ukuran bahan makanan, panjang, dan berat.
2. Murid mengingat kembali konsep pembilang dan penyebut pada pecahan.
3. Murid membandingkan pecahan dengan penyebut sama dan berbeda.
4. Murid mengubah pecahan ke bentuk yang sesuai untuk memudahkan perbandingan.
5. Murid membandingkan pecahan campuran dengan menggunakan pecahan senilai atau mengubahnya ke bentuk pecahan biasa.
6. Murid mengurutkan beberapa pecahan dari nilai terkecil ke terbesar dan sebaliknya.
7. Murid mengingat kembali langkah melakukan penjumlahan dan pengurangan pecahan.
8. Murid menyelesaikan penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan penyebut sama maupun berbeda.
9. Murid melakukan perkalian pecahan dengan bilangan asli.
10. Murid melakukan pembagian pecahan dengan bilangan asli.
11. Murid menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan operasi hitung pecahan.
12. Murid mengikuti permainan “Pecahan Challenge” untuk membandingkan, mengurutkan, dan menghitung pecahan secara berkelompok.
13. Murid mengerjakan latihan individu dari tingkat mudah hingga menantang.
14. Murid melakukan refleksi terhadap strategi yang digunakan dan kesulitan yang dialami selama pembelajaran.
Model / Metode
Model : Discovery Learning dan Problem Based Learning
Metode : Tanya Jawab, Demonstrasi, Diskusi, Games, Latihan Terbimbing, Penugasan, dan Refleksi
Penjabaran Materi
1. Video Pembelajaran
2. Materi Pembelajaran
A. Membandingkan Pecahan
Untuk membandingkan pecahan, perhatikan penyebut dan pembilangnya.
Jika penyebut sama, pecahan dengan pembilang lebih besar memiliki nilai lebih besar.
Contoh: 3/8 > 1/8
Jika penyebut berbeda, pecahan dapat disamakan penyebutnya terlebih dahulu atau diubah ke bentuk yang lebih mudah dibandingkan.
B. Mengurutkan Pecahan
Pecahan dapat diurutkan dari yang terkecil ke terbesar atau dari terbesar ke terkecil.
Contoh: 1/2 , 3/4 , 2/3
Setelah disamakan penyebutnya: 6/12 , 9/12 , 8/12
Maka urutan dari terkecil ke terbesar adalah: 1/2 , 2/3 , 3/4
C. Pecahan Campuran
Pecahan campuran terdiri atas bilangan bulat dan pecahan.
Contoh: 2 1/3
Pecahan campuran dapat diubah menjadi pecahan biasa: 2 1/3 = 7/3
D. Penjumlahan Pecahan
Jika penyebut sama, jumlahkan pembilangnya.
Contoh: 2/7 + 3/7 = 5/7
Jika penyebut berbeda, samakan penyebut terlebih dahulu.
E. Pengurangan Pecahan
Untuk mengurangkan pecahan dengan penyebut berbeda, samakan penyebut terlebih dahulu.
Contoh: 3/4 - 1/2
Karena: 1/2 = 2/4
Maka: 3/4 - 2/4 = 1/4
F. Perkalian Pecahan dengan Bilangan Asli
Bilangan asli dapat ditulis sebagai pecahan berpenyebut 1.
Contoh: 3 x 2/5 = 6/5 = 1 1/5
G. Pembagian Pecahan dengan Bilangan Asli
Bilangan asli dapat ditulis sebagai pecahan berpenyebut 1.
Contoh: 3/4 : 2 = 3/4 x 1/2 = 3/8
3. Aktivitas Pembelajaran
1. Amati Pecahannya! – Murid mengamati gambar atau benda konkret yang menunjukkan bagian pecahan.
2. Urutkan Aku! – Murid mendapatkan beberapa kartu pecahan kemudian mengurutkannya dari yang terkecil ke terbesar.
3. Pecahan Challenge – Setiap kelompok menyelesaikan kartu tantangan yang berisi soal perbandingan, pengurutan, penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian pecahan.
4. Pecahan dalam Kehidupan – Murid menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan penggunaan pecahan dalam kehidupan sehari-hari.
5. Refleksi – Murid menyampaikan strategi yang paling membantu mereka dalam menyelesaikan soal pecahan.
Asesmen Formatif
A. Pilihan Ganda
1. Pecahan yang lebih besar dari 3/5 adalah ....
a. 1/5
b. 2/5
c. 4/5
d. 3/10
2. Urutan pecahan berikut dari yang terkecil adalah: 1/2 , 3/4 , 2/3
a. 3/4 , 2/3 , 1/2
b. 1/2 , 2/3 , 3/4
c. 2/3 , 1/2 , 3/4
d. 1/2 , 3/4 , 2/3
3. Hasil dari 2/5 + 1/5 adalah ....
a. 2/5
b. 3/5
c. 3/10
d. 1/5
4. Hasil dari 3/4 - 1/2 adalah ....
a. 1/4
b. 2/4
c. 1/2
d. 3/8
5. Hasil dari 3 x 2/5 adalah ....
a. 5/5
b. 6/5
c. 6/8
d. 2/15
B. Isian Singkat
1. Bentuk pecahan biasa dari 2 1/4 adalah ....
2. Hasil dari 3/8 + 2/8 adalah ....
3. Hasil dari 4/5 : 2 adalah ....
C. Esai
4. Urutkan pecahan berikut dari yang terkecil ke terbesar:
3/4 , 1/2 , 2/3 , 5/6
5. Ibu memiliki 2 1/2 kg tepung. Kemudian digunakan 3/4 kg untuk membuat kue. Berapa kilogram tepung yang masih tersisa?
Kunci Jawaban
Pilihan Ganda
1. c 2. b 3. b 4. a 5. b
Isian Singkat
6. 2 1/4 = 9/4
7. 3/8 + 2/8 = 5/8
8. 4/5 : 2 = 2/5
Esai
1. Urutan dari terkecil ke terbesar:
1/2 < 2/3 < 3/4 < 5/6
2. Penyelesaian:
2 1/2 – 3/4
Ubah 2 1/2 menjadi pecahan biasa: 2 1/2 = 5/2 = 10/4
Kemudian: 10/4 – 3/4 = 7/4 = 1 3/4
Jadi, tepung yang masih tersisa adalah 1 3/4 kg.
Kesimpulan / Refleksi
Kesimpulan Materi
Hari ini murid belajar membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahan, termasuk pecahan campuran. Murid juga belajar melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian pecahan dengan bilangan asli.
Refleksi Pembelajaran
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
