Kamis, 08 Oktober 2026

STS Pendidikan Pancasila: Jumat,9 Oktober 2026


🌈 SELAMAT DATANG

Pembelajaran Hari Ini

📚 Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka


👩‍🏫

IDENTITAS


NAMA GURU

Tutik Handayani, S.Pd.

📅

HARI / TANGGAL

Jumat, 9  Oktober 2026

🏫

FASE / KELAS

Fase C / Kelas 6

📖

MATA PELAJARAN

Pendidikan Pancasila

✏️

MATERI

Pancasila, norma, hak dan kewajiban

🔢

PERTEMUAN KE

STS hari ke 2


 PENDIDIKAN PANCASILA • KELAS VI SD

Materi dan Latihan Persiapan Sumatif Tengah Semester (STS) Ganjil

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, 

Tidak terasa, sebentar lagi kita akan menghadapi Sumatif Tengah Semester (STS). Sumatif ini adalah kesempatan bagi kalian untuk menunjukkan seberapa jauh kalian sudah memahami nilai-nilai Pancasila dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, tidak perlu cemas. Yang kalian perlukan adalah belajar sedikit demi sedikit dengan teratur dan tenang.

Pada tulisan ini kita akan mengulang kembali lima materi penting: nilai-nilai Pancasila, Pancasila sebagai pemersatu bangsa, pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, norma, serta hak dan kewajiban. Di bagian akhir tersedia latihan soal yang bentuknya mirip dengan soal STS. Bacalah materi dengan saksama, kerjakan soalnya, lalu cocokkan jawabanmu dengan kunci jawaban.

Berdoalah sebelum belajar, semangat selalu, dan percayalah pada kemampuan dirimu. Selamat belajar!

1. Nilai-Nilai Pancasila

Pancasila adalah dasar negara sekaligus pandangan hidup bangsa Indonesia. Pancasila terdiri atas lima sila. Setiap sila mengandung nilai-nilai luhur yang menjadi pedoman sikap dan perilaku kita. Kelima sila itu tidak berdiri sendiri, tetapi saling berhubungan dan saling melengkapi sebagai satu kesatuan yang utuh.

SilaBunyi SilaLambangNilai yang Terkandung
Ke-1Ketuhanan Yang Maha EsaBintangPercaya dan taat kepada Tuhan, saling menghormati antarumat beragama, bebas memeluk agama dan beribadah, tidak memaksakan agama kepada orang lain
Ke-2Kemanusiaan yang Adil dan BeradabRantaiSaling mencintai sesama manusia, tenggang rasa, tidak semena-mena, menjunjung tinggi kemanusiaan, berani membela kebenaran dan keadilan
Ke-3Persatuan IndonesiaPohon beringinCinta tanah air, rela berkorban demi bangsa, menjaga persatuan dan kesatuan, menghargai perbedaan
Ke-4Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/PerwakilanKepala bantengMengutamakan musyawarah, menghargai pendapat orang lain, menerima dan melaksanakan hasil keputusan bersama dengan tanggung jawab
Ke-5Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat IndonesiaPadi dan kapasBersikap adil, suka bekerja keras dan gotong royong, menghargai hak orang lain, suka menolong agar semua orang dapat hidup layak

Ingat! Nilai-nilai Pancasila saling berhubungan. Contohnya, kerja bakti membersihkan lingkungan diawali dengan musyawarah (sila ke-4), dilakukan dengan bekerja sama tanpa membedakan teman (sila ke-3 dan ke-2), dan hasilnya dinikmati bersama (sila ke-5). Karena itu, dalam satu kegiatan biasanya ada lebih dari satu sila yang kita amalkan.

2. Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa

Indonesia Negara yang Beragam

Bangsa Indonesia terdiri atas lebih dari seribu suku bangsa yang tersebar di ribuan pulau. Kita memiliki bahasa daerah, adat istiadat, kesenian, dan agama yang berbeda-beda. Keberagaman ini adalah kekayaan bangsa. Namun, jika tidak dijaga, perbedaan dapat menimbulkan perselisihan.

Peran Pancasila

Pancasila menjadi pemersatu bangsa karena menjadi pedoman bersama bagi seluruh rakyat Indonesia, apa pun suku, agama, dan budayanya. Semboyan negara kita, Bhinneka Tunggal Ika, berarti “berbeda-beda tetapi tetap satu”. Semboyan ini sejalan dengan sila ke-3, Persatuan Indonesia.

  • Sila ke-1 mengajarkan kita saling menghormati perbedaan agama dan kepercayaan.
  • Sila ke-2 mengajarkan kita memperlakukan semua orang secara manusiawi tanpa membeda-bedakan.
  • Sila ke-3 mengajak kita menempatkan persatuan di atas kepentingan pribadi atau golongan.
  • Sila ke-4 mengajarkan penyelesaian masalah melalui musyawarah.
  • Sila ke-5 mengajarkan keadilan agar tidak ada yang merasa dirugikan.

Sikap yang Menjaga dan Merusak Persatuan

Sikap yang Menjaga PersatuanSikap yang Merusak Persatuan
Berteman dengan siapa saja tanpa memandang suku, agama, dan daerah asalHanya mau berkelompok dengan teman yang sesuku
Menghormati logat dan bahasa daerah temanMengejek logat bicara teman dari daerah lain
Bekerja sama dan bergotong royongMementingkan diri sendiri dan kelompoknya
Menyelesaikan perselisihan dengan musyawarahMenyelesaikan masalah dengan kekerasan dan amarah
Tidak menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya, lalu mencari kebenarannyaMeneruskan pesan bohong yang mengajak memusuhi suku tertentu

Tips menghadapi berita di media sosial: saring dulu sebelum membagikan. Periksa sumbernya, tanyakan kepada orang tua atau guru, dan jangan ikut menyebarkan pesan yang bisa membuat orang saling membenci.

3. Pengamalan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Pancasila tidak cukup dihafal, tetapi harus diamalkan dalam perbuatan nyata, di mana pun kita berada: di rumah, di sekolah, dan di masyarakat.

SilaDi RumahDi SekolahDi Masyarakat
Ke-1Beribadah bersama keluarga, menghormati anggota keluarga yang beribadahBerdoa sebelum dan sesudah belajar, menghormati teman yang beribadahIkut menjaga keamanan saat tetangga merayakan hari raya, tidak mengganggu ibadah orang lain
Ke-2Menyayangi dan menolong adik atau kakakMenolong teman yang jatuh atau kesulitan, tidak mengejek temanMembantu korban bencana tanpa membedakan suku dan agama
Ke-3Rukun dan saling membantu antaranggota keluargaBerteman dengan semua teman, mengikuti upacara bendera dengan tertibBergotong royong dan kerja bakti, menjaga kerukunan warga
Ke-4Bermusyawarah menentukan kegiatan keluargaMemilih ketua kelas dengan musyawarah, menghargai pendapat temanMengikuti rapat warga dan menaati keputusan bersama
Ke-5Membagi tugas rumah secara adil, bersikap jujurMelaksanakan piket sesuai jadwal, berbagi dengan temanMembagikan bantuan secara adil, menyisihkan rezeki untuk tetangga yang membutuhkan

Contoh Kegiatan yang Mengamalkan Beberapa Sila Sekaligus

Bakti sosial di sekolah: siswa berdoa sebelum kegiatan (sila ke-1), bermusyawarah menentukan tempat bakti sosial (sila ke-4), bekerja sama mengumpulkan sumbangan (sila ke-3), lalu membagikan bantuan tanpa membeda-bedakan kepada korban (sila ke-2 dan ke-5).

Sikap Peduli

Salah satu wujud pengamalan sila ke-2 dan ke-5 adalah sikap peduli terhadap orang lain. Misalnya, saat ada saudara kita yang terkena banjir, kita dapat mengumpulkan pakaian layak pakai dan makanan untuk disalurkan melalui sekolah atau lembaga yang terpercaya. Menonton atau merekam penderitaan orang lain tanpa menolong bukanlah sikap yang sesuai dengan Pancasila.

4. Norma

Pengertian dan Tujuan Norma

Norma adalah aturan yang mengatur sikap dan perilaku manusia dalam kehidupan bermasyarakat. Norma berlaku bagi semua orang, baik anak-anak maupun orang dewasa. Tujuan adanya norma adalah agar kehidupan bersama menjadi tertib, aman, damai, dan tenteram.

Jenis-Jenis Norma

Jenis NormaSumber atau CiriSanksi bagi PelanggarContoh
Norma AgamaAjaran Tuhan Yang Maha Esa yang tertulis dalam kitab suciDosa dan balasan dari TuhanBeribadah sesuai agama, tidak berbohong, tidak mencuri
Norma KesusilaanHati nurani (suara hati) manusiaRasa bersalah dan penyesalanTidak menyontek walaupun guru tidak mengawasi, jujur mengembalikan barang yang ditemukan
Norma KesopananKebiasaan baik dalam pergaulan masyarakatDicela, dikucilkan, atau ditegur oleh masyarakatBerbicara halus kepada orang tua, mengucapkan salam, tidak memotong pembicaraan
Norma HukumPeraturan tertulis yang dibuat pemerintah dan mengikat semua wargaSanksi tegas dari negara, misalnya denda atau hukuman penjaraMenaati rambu lalu lintas, tidak membuang sampah di tempat terlarang, tidak mencuri

Catatan penting: satu perbuatan dapat melanggar lebih dari satu norma sekaligus. Misalnya, mencuri melanggar norma agama, norma kesusilaan, dan norma hukum. Karena itu, jangan mengambil kesimpulan bahwa suatu perbuatan hanya melanggar satu norma saja.

Contoh Cerita

Dimas menemukan dompet di taman dan tidak ada yang melihatnya. Ia teringat ajaran agamanya bahwa mengambil barang orang lain tanpa izin adalah dosa, sehingga ia menyerahkan dompet itu kepada satpam. Tindakan Dimas didorong oleh norma agama.

5. Hak dan Kewajiban

Pengertian

  • Hak adalah sesuatu yang seharusnya kita terima atau kita miliki.
  • Kewajiban adalah sesuatu yang harus kita lakukan dengan penuh tanggung jawab.

Contoh Hak dan Kewajiban

LingkunganContoh HakContoh Kewajiban
RumahMendapat kasih sayang, perlindungan, dan biaya pendidikan dari orang tuaMenghormati orang tua, membantu pekerjaan rumah, belajar dengan tekun
SekolahMendapat pelajaran dari guru, mendapat perlindungan dari kekerasan, menyampaikan pendapatMenaati tata tertib, menghormati guru dan teman, mengerjakan tugas, melaksanakan piket
MasyarakatMendapat lingkungan yang aman dan bersih, beribadah sesuai agamaMembayar iuran kebersihan dan keamanan, menjaga kebersihan lingkungan, menghormati ibadah pemeluk agama lain

Hak dan Kewajiban Harus Seimbang

Hak dan kewajiban ibarat dua sisi mata uang. Setiap hak yang kita nikmati selalu disertai kewajiban yang harus kita laksanakan.

HakKewajiban yang Mengiringi
Mendapat pendidikanBelajar dengan sungguh-sungguh
Beribadah sesuai agamaMenghormati ibadah pemeluk agama lain
Mendapat lingkungan yang bersihMenjaga kebersihan lingkungan
Menyampaikan pendapatMenghargai pendapat orang lain dan menyampaikannya dengan santun

Akibat jika tidak seimbang: bila kita hanya menuntut hak tetapi mengabaikan kewajiban, orang lain akan dirugikan. Contohnya, siswa yang meminjam buku perpustakaan tetapi tidak mengembalikannya tepat waktu akan mengurangi hak siswa lain untuk membaca buku yang sama. Dengan melaksanakan hak dan kewajiban secara seimbang, kehidupan bersama menjadi tertib dan adil.

Ringkasan Singkat

  • Pancasila terdiri atas lima sila yang saling berhubungan sebagai satu kesatuan.
  • Pancasila menjadi pemersatu bangsa yang beragam suku, agama, dan budaya (Bhinneka Tunggal Ika).
  • Pancasila harus diamalkan di rumah, sekolah, dan masyarakat.
  • Norma ada empat: agama, kesusilaan, kesopanan, dan hukum.
  • Hak dan kewajiban harus dilaksanakan secara seimbang.

Latihan Soal Asesmen

Mata Pelajaran: Pendidikan Pancasila  |  Kelas: VI  |  Tahun Pelajaran: 2026/2027

Kerjakan soal secara mandiri terlebih dahulu. Kunci jawaban tersedia di bagian bawah, buka setelah selesai mengerjakan.

A. PILIHAN GANDA

Berilah tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D di depan jawaban yang paling tepat!

  1. Lambang pohon beringin pada Garuda Pancasila melambangkan sila ke-3 yang berbunyi ....

    1. Ketuhanan Yang Maha Esa
    2. Persatuan Indonesia
    3. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
    4. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
  2. Sikap saling menyayangi, menghormati sesama manusia, dan tidak bersikap semena-mena merupakan nilai yang terkandung dalam sila ke-2 yang berbunyi ....

    1. Ketuhanan Yang Maha Esa
    2. Persatuan Indonesia
    3. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
    4. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
  3. No.PerilakuSila yang Diamalkan
    1Menghormati teman yang sedang beribadahSila ke-1
    2Menolong korban banjir tanpa membedakan sukuSila ke-2
    3Menjaga kerukunan warga yang berbeda sukuSila ke-4
    4Membagikan bantuan secara adil kepada semua wargaSila ke-5

    Perhatikan tabel berikut! Pasangan perilaku dan sila yang belum tepat ditunjukkan oleh nomor ....

    1. 1
    2. 2
    3. 3
    4. 4
  4. Saat istirahat, Wayan dan Rafi bermain kelereng di halaman. Tiba-tiba azan Zuhur berkumandang. Rafi berpamitan untuk salat di musala. Wayan tersenyum, menunggu dengan sabar, dan tidak mengejek Rafi. Setelah Rafi kembali, mereka melanjutkan permainan.

    Sikap Wayan menunjukkan pengamalan sila ke-1, yaitu ....

    1. menghormati teman yang sedang menjalankan ibadah
    2. memaksa teman beribadah sesuai agamanya
    3. ikut beribadah dengan cara agama Rafi
    4. menyuruh teman menunda ibadah
  5. Pak RT mengajak warga membahas rencana pembangunan pos ronda. Setiap warga menyampaikan pendapatnya dengan santun, lalu keputusan diambil bersama dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

    Sikap warga tersebut merupakan pengamalan ....

    1. sila ke-1, karena warga berdoa bersama sebelum rapat
    2. sila ke-2, karena warga saling membantu korban bencana
    3. sila ke-4, karena keputusan diambil melalui musyawarah
    4. sila ke-5, karena warga membagi bantuan secara merata
  6. Contoh pengamalan sila ke-5 di lingkungan sekolah adalah ....

    1. berdoa sebelum dan sesudah belajar
    2. memilih ketua kelas melalui musyawarah
    3. bermain bersama teman dari berbagai daerah
    4. membagi tugas piket secara adil kepada semua siswa
  7. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!

    1. Pancasila mempersatukan bangsa Indonesia yang memiliki beragam suku, agama, dan budaya.
    2. Perbedaan suku dan agama pasti menyebabkan bangsa Indonesia terpecah belah.
    3. Nilai-nilai Pancasila menjadi pedoman bersama agar keberagaman tetap terjaga dalam persatuan.

    Urutan kebenaran pernyataan (B = Benar, S = Salah) yang tepat adalah ....

    1. B – S – B
    2. B – B – B
    3. S – B – S
    4. S – S – B
  8. Warga Desa Harmoni memeluk agama yang berbeda. Saat umat Islam merayakan Idulfitri, warga lain ikut menjaga keamanan dan kebersihan. Ketika umat Kristen dan Hindu merayakan hari raya, warga lain melakukan hal yang sama. Setiap keputusan penting desa diambil melalui musyawarah.

    Kehidupan warga Desa Harmoni membuktikan bahwa Pancasila menjadi pemersatu bangsa karena ....

    1. sila ke-1 diamalkan sendiri tanpa berhubungan dengan sila lainnya
    2. sila-sila saling melengkapi: saling menghormati ibadah, bekerja sama, dan bermusyawarah menjaga persatuan dalam perbedaan
    3. semua warga harus memeluk agama yang sama agar dapat bersatu
    4. persatuan hanya dapat dijaga oleh aparat desa
  9. Dua pemuda dari suku berbeda berselisih di jalan. Tak lama kemudian, beredar pesan berantai di media sosial yang mengajak orang memusuhi suku tertentu. Pesan itu dilebih-lebihkan dan belum tentu benar.

    Sikap yang sesuai dengan Pancasila sebagai pemersatu bangsa adalah ....

    1. meneruskan pesan agar orang lain ikut waspada
    2. ikut memusuhi suku tersebut karena pesan sudah banyak dibagikan
    3. menutup diri dan tidak mau bergaul dengan siapa pun
    4. tidak menyebarkan pesan, mencari kebenaran, dan tetap menjaga kerukunan antarsuku
  10. Semboyan Bhinneka Tunggal Ika sejalan dengan sila ke-3 Pancasila yang mengajarkan kita untuk ....

    1. hanya berteman dengan orang yang sesuku
    2. tetap bersatu meskipun berbeda suku, agama, dan budaya
    3. menyeragamkan semua budaya daerah
    4. mengutamakan kepentingan kelompok sendiri
  11. Bu Sinta menjelaskan bahwa di kelas VI ada aturan yang disepakati bersama: mengucapkan salam saat masuk kelas, berbicara sopan kepada teman, dan tidak membuang sampah sembarangan. Aturan itu dibuat agar suasana kelas tertib dan nyaman.

    Aturan yang mengatur sikap dan perilaku manusia agar kehidupan bersama tertib disebut ....

    1. kebiasaan
    2. hukuman
    3. norma
    4. kesenangan
  12. Perilaku berikut yang termasuk pelanggaran norma kesopanan adalah ....

    1. mencuri barang di toko
    2. tidak menjalankan ibadah salat
    3. melanggar rambu lalu lintas
    4. memotong pembicaraan orang yang lebih tua
  13. Sejumlah pengendara sepeda motor melintas di trotoar untuk menghindari kemacetan. Akibatnya, pejalan kaki terpaksa turun ke badan jalan. Petugas menegur dan memberikan denda kepada pengendara yang melanggar.

    Perilaku pengendara tersebut melanggar norma ....

    1. hukum, karena melanggar aturan tertulis yang disertai sanksi dari negara
    2. agama, karena melanggar perintah kitab suci tentang berkendara
    3. kesusilaan, karena hanya bertentangan dengan hati nurani
    4. kesopanan, karena hanya tidak menyapa pejalan kaki
  14. Sanksi bagi orang yang melanggar norma agama adalah ....

    1. denda dari pengadilan
    2. hukuman penjara oleh polisi
    3. dosa dan balasan dari Tuhan Yang Maha Esa
    4. ditilang oleh petugas lalu lintas
  15. No.HakKewajiban yang Mengiringi
    1Mendapat pendidikanBelajar dengan sungguh-sungguh
    2Menyampaikan pendapatMembuang sampah pada tempatnya
    3Beribadah sesuai agamaMenghormati ibadah pemeluk agama lain
    4Mendapat lingkungan yang bersihMenjaga kebersihan lingkungan

    Perhatikan tabel berikut! Pasangan hak dan kewajiban yang belum sesuai ditunjukkan oleh nomor ....

    1. 1
    2. 2
    3. 3
    4. 4
  16. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!

    1. Hak adalah sesuatu yang seharusnya kita terima atau miliki.
    2. Kewajiban adalah sesuatu yang harus kita lakukan dengan penuh tanggung jawab.
    3. Kita boleh menuntut hak tanpa melaksanakan kewajiban.

    Urutan kebenaran pernyataan (B = Benar, S = Salah) yang tepat adalah ....

    1. B – B – S
    2. B – S – B
    3. S – B – B
    4. S – S – B
  17. Contoh hak anak di rumah adalah ....

    1. menghormati kedua orang tua
    2. membantu pekerjaan rumah
    3. menjaga kebersihan kamar tidur
    4. mendapat kasih sayang dan perlindungan dari orang tua
  18. Di sebuah perumahan, sebagian warga menikmati taman dan lampu jalan, tetapi enggan membayar iuran kebersihan dan keamanan. Akibatnya, taman menjadi kotor dan banyak lampu jalan yang mati.

    Masalah tersebut terjadi karena warga ....

    1. melaksanakan kewajiban secara berlebihan
    2. menikmati hak, tetapi mengabaikan kewajiban
    3. tidak diberi hak oleh pengurus perumahan
    4. menjalankan hak dan kewajiban secara seimbang
  19. Hak dan kewajiban harus dilaksanakan secara seimbang karena ....

    1. hak jauh lebih penting daripada kewajiban
    2. kewajiban hanya berlaku bagi orang dewasa
    3. agar tidak ada pihak yang dirugikan dan kehidupan bersama berjalan tertib
    4. agar kita dapat menuntut hak sebanyak-banyaknya
  20. Setelah semua siswa melaksanakan kewajiban menjaga kebersihan kelas, hak yang akan mereka peroleh adalah ....

    1. mendapat lingkungan belajar yang bersih dan nyaman
    2. mendapat hadiah dari guru setiap hari
    3. dibebaskan dari jadwal piket
    4. boleh pulang lebih awal dari sekolah

B. ISIAN SINGKAT

Isilah titik-titik pada kalimat berikut dengan jawaban singkat (satu atau dua kata) yang paling tepat!

  1. Aturan yang mengatur sikap dan perilaku manusia dalam kehidupan bermasyarakat disebut ....

  2. Sesuatu yang seharusnya kita terima atau miliki disebut ....

  3. Norma yang bersumber dari ajaran Tuhan dan tertulis dalam kitab suci disebut norma ....

  4. Norma yang bersumber dari hati nurani manusia disebut norma ....

  5. Pengendara yang menerobos lampu merah dapat ditilang oleh polisi. Sanksi tegas dari negara tersebut merupakan ciri norma ....

  6. Warga berdebat tentang jadwal ronda. Mereka sepakat mengikuti jadwal yang dipilih paling banyak warga, dan semua menaatinya walaupun usulan sendiri tidak terpilih. Sikap tersebut merupakan pengamalan sila ke-....

  7. Lambang rantai pada Garuda Pancasila melambangkan sila ke-....

  8. Perbedaan suku, agama, dan budaya di Indonesia dapat disatukan karena Pancasila berfungsi sebagai ... bangsa.

  9. Menghormati teman yang sedang beribadah merupakan pengamalan sila ke-....

  10. Semboyan negara Indonesia yang tertulis pada pita yang dicengkeram Garuda Pancasila adalah ....

C. URAIAN

Jawablah pertanyaan berikut dengan uraian yang jelas dan lengkap!

  1. Di sekolah kita terdapat banyak aturan: siswa berdoa sebelum belajar, menyapa guru dengan sopan, tidak menyontek, dan menaati tata tertib sekolah. Aturan-aturan itu membuat sekolah tertib dan nyaman.

    1. Jelaskan pengertian norma dengan kata-katamu sendiri!
    2. Sebutkan empat jenis norma yang berlaku dalam masyarakat!
  2. Tuliskan bunyi sila ke-1 dan sila ke-4 Pancasila, beserta satu contoh pengamalan masing-masing sila di lingkungan rumah!

  3. Rafi adalah siswa baru dari Ambon. Saat guru meminta siswa membentuk kelompok, tidak ada yang mau menerima Rafi karena teman-temannya menganggap Rafi berbeda dan tidak akan cocok dengan kelompok mereka. Akhirnya, Rafi duduk sendirian.

    Jika kamu berada di kelas itu, apa yang kamu lakukan? Sebutkan dua tindakan beserta alasannya!

    1. Jelaskan pengertian hak dan kewajiban!
    2. Sebutkan dua hak dan dua kewajiban siswa di sekolah!
    3. Mengapa hak dan kewajiban harus dilaksanakan secara seimbang?
  4. Kampung Mawar dan Kampung Melati bertetangga dan dihuni warga dengan suku serta agama yang berbeda. Setelah pertandingan sepak bola antarkampung, terjadi salah paham yang membuat warga saling menjauh dan tidak lagi mau bergotong royong. Tokoh masyarakat lalu mengajak warga bermusyawarah dan mengadakan kerja bakti bersama.

    Sebutkan tiga tindakan nyata yang dapat dilakukan siswa kelas VI di sekolah untuk menjaga persatuan!

– Selamat Mengerjakan –

Kunci Jawaban

Klik untuk melihat kunci jawaban A. Pilihan Ganda
No.JawabanNo.Jawaban
1B11C
2D12D
3C13A
4A14C
5C15B
6D16A
7A17D
8B18B
9D19C
10B20A
Klik untuk melihat kunci jawaban B. Isian Singkat
No.Jawaban
1norma
2hak
3agama
4kesusilaan
5hukum
64 (keempat)
72 (kedua)
8pemersatu
91 (pertama)
10Bhinneka Tunggal Ika
Klik untuk melihat pedoman jawaban C. Uraian

Nomor 1. a. Norma adalah aturan yang mengatur sikap dan perilaku manusia dalam kehidupan bermasyarakat agar kehidupan menjadi tertib dan tenteram (skor 2).
b. Norma agama, norma kesusilaan, norma kesopanan, dan norma hukum (skor 1 untuk setiap jenis norma yang benar, maksimal 4).

Nomor 2. Sila ke-1: Ketuhanan Yang Maha Esa; contoh: beribadah sesuai agama bersama keluarga / menghormati anggota keluarga yang beribadah. Sila ke-4: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan; contoh: bermusyawarah menentukan tempat liburan keluarga / menghargai pendapat adik atau kakak. (Skor 1 untuk bunyi sila dan 1 untuk contoh yang tepat, total 4.)

Nomor 3. Contoh jawaban: (1) Mengajak Rafi bergabung ke kelompokku, karena semua teman berhak diterima tanpa membeda-bedakan (sila ke-3 dan ke-2). (2) Menegur teman yang menolak Rafi dengan sopan dan mengajak mereka berkenalan, karena perbedaan daerah bukan alasan menjauhi teman dan dapat merusak persatuan. (Skor 2 untuk tiap tindakan beserta alasan yang tepat.)

Nomor 4. a. Hak adalah sesuatu yang seharusnya kita terima atau miliki; kewajiban adalah sesuatu yang harus kita lakukan dengan penuh tanggung jawab.
b. Hak: mendapat pelajaran dari guru, mendapat perlindungan dari kekerasan, dan sejenisnya. Kewajiban: menaati tata tertib sekolah, menghormati guru dan teman, mengerjakan tugas, menjaga kebersihan kelas, dan sejenisnya.
c. Agar tidak ada pihak yang dirugikan, kehidupan bersama berjalan tertib dan adil, serta setiap orang dapat menikmati haknya karena orang lain juga melaksanakan kewajibannya. (Skor: a = 2, b = 2, c = 2.)

Nomor 5. Contoh jawaban: berteman dengan semua teman tanpa memandang suku dan agama; bekerja sama dalam kelompok belajar atau kerja bakti; tidak mengejek logat atau kebiasaan teman; menyelesaikan perselisihan dengan musyawarah; tidak menyebarkan kabar bohong yang memecah belah. (Skor 2 untuk setiap tindakan yang tepat, maksimal 6.)

Penutup

Anak-anak hebat, itulah rangkuman materi dan latihan soal untuk persiapan Sumatif Tengah Semester. Ulangi bagian yang masih terasa sulit, tanyakan kepada bapak/ibu guru jika ada yang belum dipahami, dan jangan lupa istirahat yang cukup sebelum hari ujian. Kerjakan soal dengan teliti, jujur, dan percaya diri. Semoga sukses dan mendapatkan hasil terbaik!


Rabu, 07 Oktober 2026

Materi Ajar: Rabu, 7 Oktober 2026 (Seni Rupa)

 📚 ✏️ 🌟 🎨 🚀

Pembelajaran Harian Kelas VI

Kurikulum Merdeka • Yuk, belajar dengan gembira! 🎉

📌 IDENTITAS
1.Nama Guru:Tutik Handayani, S.Pd.
2.Hari / Tanggal: Rabu, 7 Oktober 2026
3.Fase / Kelas:Fase C / Kelas VI
4.Mata Pelajaran: Seni Rupa
5.Materi:🎨 Seni RupaKreasi Kerajinan Makrame
6.Pertemuan Ke: …
🌅 Pendahuluan

Apersepsi: Salam dan Ayat-Ayat Allah

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Wr. Wb. 👋

Apa kabar, anak-anak sholih/sholihah? Semoga kalian semua sehat, bahagia, dan semangat hari ini ya! 😊 Sudahkah kalian melaksanakan shalat Subuh? Jangan lupa ya, shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim. 🕌

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Hari ini kita akan berkenalan dengan tiga kebesaran Allah yang ada di dalam pelajaran kita. Siap? Ayo kita mulai! 🚀

🌟 1. Allah Maha Khaliq (Maha Pencipta)

ٱللَّهُ خَٰلِقُ كُلِّ شَىْءٍ

“Allah pencipta segala sesuatu.” (QS. Az-Zumar: 62)

Allah menciptakan lidah, akal, dan kata-kata sehingga kita bisa berbahasa. 🗣️ Allah juga menciptakan tangan yang terampil sehingga kita bisa berkarya. 🎨 Dalam Bahasa Indonesia, satu kata bisa punya dua makna. Dalam Seni Rupa, tangan kita bisa menyimpul tali menjadi karya indah.

🤔 Pertanyaan pemantik: Kalau Allah menciptakan lidah kita, bagaimana caranya supaya kata-kata yang keluar dari lidah kita selalu membawa kebaikan, meskipun kita memakai kata kiasan?

🛡️ 2. Allah Maha Malik (Maha Memiliki dan Memelihara)

مَلِكِ ٱلنَّاسِ

“Raja manusia.” (QS. An-Nas: 2)

Allah adalah Raja yang memelihara seluruh manusia dan negeri ini. 🇮🇩 Dalam IPAS, kita belajar bahwa para pahlawan berjuang agar Indonesia merdeka, dan Allah menjaga bangsa ini sampai hari ini. Kemerdekaan itu harus kita rawat juga.

🤔 Pertanyaan pemantik: Para pahlawan rela berkorban demi kita yang belum lahir. Kalau Allah memelihara negeri ini lewat perjuangan mereka, apa yang bisa kamu lakukan hari ini untuk merawat kemerdekaan?

🍎 3. Allah Maha Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)

إِنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلرَّزَّاقُ ذُو ٱلْقُوَّةِ ٱلْمَتِينُ

“Sesungguhnya Allah, Dialah Maha Pemberi rezeki, Yang Mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh.” (QS. Adz-Dzariyat: 58)

Tali makrame berasal dari kapas dan serat tanaman, yaitu rezeki dari alam. 🌿 Dengan keterampilan tangan, kita bisa membuat kerajinan yang bermanfaat, bahkan bisa menjadi sumber rezeki saat dewasa nanti.

🤔 Pertanyaan pemantik: Jika benda-benda di sekitar kita adalah rezeki dari Allah, bagaimana kita bisa memakainya dengan bijak sehingga tidak ada yang terbuang sia-sia?

📋 Identitas Mata Pelajaran

🎯 Capaian Pembelajaran (Fase C)

Peserta didik mampu menciptakan karya seni rupa dua dan tiga dimensi dengan mengolah unsur dan prinsip seni rupa serta memanfaatkan berbagai bahan, alat, dan teknik. Peserta didik mampu menceritakan proses dan makna karyanya serta menghargai karya orang lain.

🏁 Tujuan Pembelajaran

  1. Aku dapat menjelaskan pengertian, bahan, dan manfaat makrame.
  2. Aku dapat mempraktikkan simpul dasar makrame dengan rapi.
  3. Aku dapat membuat kreasi makrame sederhana (gantungan kunci atau hiasan mini) dan menceritakan karyaku.

🧭 Alur Tujuan Pembelajaran

TahapKegiatan
TP 1Mengamati contoh karya makrame, mengenal bahan dan alat, menjelaskan manfaatnya.
TP 2Guru mendemonstrasikan simpul kepala dan simpul pipih; siswa berlatih dengan tali percobaan.
TP 3Merancang, membuat, dan memamerkan karya; teman memberi apresiasi (dua bintang dan satu harapan).

📚 Materi

Kreasi kerajinan makrame: pengertian, bahan dan alat, simpul dasar, langkah membuat, serta unsur seni rupa pada karya makrame.

⏰ Alokasi Waktu

2 × 35 menit

🧩 Model dan Metode

Model: Project Based Learning (PjBL).
Metode: demonstrasi, praktik langsung, diskusi, pameran karya.

🎒 Media dan Alat Peraga

Video tutorial, contoh karya makrame, tali katun atau tali kur, ring atau kayu kecil, gunting, meteran atau penggaris, manik-manik, lem, papan pengalas, dan lembar penilaian.

🎬 Inti Pembelajaran

Video dan Penjelasan

▶️ Tonton dulu videonya, ya!

Judul: Cara Membuat Makrame untuk Pemula | Seni Rupa Kelas 6

▶ Buka Video di YouTube

🧶 Apa itu Makrame?

Makrame adalah kerajinan tangan yang dibuat dengan cara menyimpul tali hingga membentuk pola indah, tanpa dijahit, tanpa ditenun. Tali disimpul berulang sehingga tampak seperti pola bermotif. ✨

🛠️ Bahan dan Alat

🧵

Bahan

Tali katun, tali kur, atau tali rami; ring atau ranting kayu; manik-manik.

✂️

Alat

Gunting, penggaris atau meteran, lem, papan pengalas.

♻️

Ramah Lingkungan

Boleh memakai tali bekas yang masih bagus agar tidak menambah sampah.

🪢 Simpul Dasar Makrame

SimpulFungsiCara Singkat
Simpul kepalaMemasang tali ke ring atau kayuLipat tali menjadi dua, letakkan di ring, masukkan kedua ujung ke lubang lipatan, lalu tarik.
Simpul pipihMembuat pola datar yang rapiSimpul kiri dan kanan bergantian pada empat tali.
Simpul kepang / spiralMembuat pola memutarUlangi simpul separuh di sisi yang sama sehingga tali berputar.

📌 Langkah Membuat Gantungan Kunci Makrame

  1. 📏 Ukur dan potong 4 tali, masing-masing panjang sekitar 50 cm, dan 1 tali pendek untuk pengikat.
  2. 🔗 Pasang semua tali pada ring dengan simpul kepala.
  3. 🪢 Buat simpul pipih berulang sampai panjang yang diinginkan.
  4. 🎀 Ikat pangkal simpul dengan tali pendek, lalu rapikan ujung tali.
  5. ✂️ Gunting ujung tali agar sama panjang, tambahkan manik-manik sebagai hiasan.

🎨 Unsur Seni Rupa pada Makrame

  • Tekstur: kasar atau halus dari tali dan pola simpul.
  • Garis: arah tali yang lurus, melengkung, atau berputar.
  • Warna: pilih warna tali yang serasi.
  • Keseimbangan: panjang tali kanan dan kiri dibuat seimbang.
🏠 Manfaat sehari-hari: hiasan dinding kamar, gantungan kunci tas, pot gantung tanaman, gelang persahabatan. Kalau ditekuni, bisa jadi usaha kecil yang mendatangkan rezeki! 💰
🌈 Aktivitas Mindful – Meaningful – Joyful
🧘

Mindful

Sambil menyimpul tali, tarik napas pelan dan fokus pada gerakan jari. Rasakan tekstur tali dan hitung setiap simpul dengan tenang.

🧶

Meaningful

Buat gantungan kunci makrame untuk dihadiahkan kepada orang tersayang, lalu tulis pesan kecil di kartu.

🖼️

Joyful

“Galeri Kelas”: pamerkan karya, lalu teman memberi 2 bintang ⭐⭐ (pujian) dan 1 harapan 🌱 (saran).

📝 LKPD Kreatif: Rancangan Karya Makrame 🧵

Nama : ……………………………
Kelas / No. : ………………………

A. Nama karyaku: ……………………………………………………

B. Rencana bahan dan warna:

C. Gambar rancanganku:

✏️ Gambar di sini

D. Langkah pembuatanku:

E. Penilaian Diri (beri ⭐ 1 sampai 3)

AspekBintangku
Simpul rapi dan kuat☆ ☆ ☆
Warna serasi dan menarik☆ ☆ ☆
Selesai tepat waktu dan bersih☆ ☆ ☆

F. Komentar teman: ⭐⭐ Pujian: ………………………… 🌱 Harapan: …………………………

🏆 Penutup

Asesmen Formatif: Seni Rupa

A. Pilihan Ganda

  1. Makrame adalah kerajinan yang dibuat dengan cara ... Mudah
    1. melukis kain
    2. memahat kayu
    3. menyimpul tali
    4. menempel kertas
  2. Bahan utama pembuatan makrame adalah ... Mudah
    1. tali katun atau tali kur
    2. kertas karton
    3. tanah liat
    4. kaca
  3. Simpul yang dipakai untuk memasang tali pada ring atau kayu adalah simpul ... Sedang
    1. pipih
    2. kepang
    3. pita
    4. kepala
  4. Agar hasil makrame rapi dan seimbang, sebelum menyimpul kita harus ... Sedang
    1. memotong tali sembarang
    2. mengukur dan memotong tali sama panjang
    3. mengikat tali asal-asalan
    4. membasahi tali
  5. Unsur seni rupa tekstur pada makrame terlihat dari ... Sukar
    1. kasar atau halusnya tali dan pola simpul
    2. warna langit di luar kelas
    3. suara gunting
    4. bau lem

B. Isian Singkat

  1. Simpul untuk memasang tali pada ring disebut simpul ................. Mudah
  2. Memotong tali sama panjang bertujuan agar hasil karya tampak ................. Sedang
  3. Selain gantungan kunci dan hiasan dinding, makrame dapat dibuat menjadi ................. Sukar

C. Esai

  1. Sebutkan langkah-langkah membuat gantungan kunci makrame secara berurutan! Sedang
  2. Bagaimana kerajinan makrame dapat menjadi peluang usaha sekaligus ikut menjaga lingkungan? Sukar
🔑 Kunci Jawaban Seni Rupa

Pilihan Ganda: 1 C, 2 A, 3 D, 4 B, 5 A

Isian: 1 kepala, 2 rapi (dan seimbang), 3 pot gantung / gelang / tempat tisu (jawaban masuk akal lainnya)

Esai:
1. Ukur dan potong tali, pasang tali pada ring dengan simpul kepala, buat simpul pipih berulang, ikat pangkal simpul, rapikan ujung dan beri hiasan.
2. Makrame bisa dijual sebagai hiasan atau suvenir sehingga menghasilkan uang; bahan bisa dari tali alami atau bekas sehingga mengurangi sampah.

✅ Kesimpulan

🌟 Makrame adalah seni menyimpul tali menjadi karya indah. Dengan simpul kepala dan simpul pipih, kita bisa membuat gantungan kunci, hiasan dinding, dan lainnya. Kerajinan ini melatih kesabaran, ketelitian, dan kreativitas, serta bisa menjadi sumber rezeki. Ayo terus berkarya! 🎨💜

😊 Bagaimana perasaanmu belajar Seni Rupa hari ini?

👩‍🏫 Refleksi Pembelajaran Guru – Seni Rupa
Kendala PembelajaranSebagian siswa belum terampil menyimpul; tali kusut atau tidak sama panjang; waktu terbatas sehingga karya belum selesai; ada siswa yang lupa membawa bahan.
Tindak LanjutMenyiapkan tali cadangan dan tutor sebaya; membuat contoh langkah bergambar; membagi karya menjadi dua tahap (latihan simpul, lalu penyelesaian); memberi waktu tambahan atau tugas menyelesaikan di rumah.
Siswa yang Sudah Paham
Siswa yang Belum Paham

🎉 Hebat! Kamu sudah menyelesaikan pembelajaran hari ini!

Jangan lupa: rapikan alat belajarmu, bantu ibu di rumah, dan tetap semangat besok ya! 🌈
Wassalamu’alaikum Wr. Wb. 👋

— Bu Tutik Handayani, S.Pd. —

Selasa, 06 Oktober 2026

Materi Ajar: Selasa, 6 Oktober 2026

   IDENTITAS

🌈 SELAMAT DATANG

Pembelajaran Hari Ini

📚 Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka


👩‍🏫

NAMA GURU

Tutik Handayani, S.Pd.

📅

HARI / TANGGAL

Selasa, 6 Oktober 2026

🏫

FASE / KELAS

Fase C / Kelas 6

📖

MATA PELAJARAN

Matematika

✏️

MATERI

Rasio

🔢

PERTEMUAN KE

Minggu ke 6

🌟

Apersepsi & Salam Pembuka

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya, anak-anak, shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya:

🌍
Al-Khaliq
Maha Pencipta
🤲
Al-Malik
Maha Memelihara
🌾
Ar-Razzaq
Maha Pemberi Rezeki

📚 MATEMATIKA KELAS 6

Rasio Bagian terhadap Keseluruhan

Alokasi Waktu: 3 × 35 Menit

🎯 Capaian Pembelajaran

Pada Fase C, murid diharapkan mampu menggunakan pemahaman bilangan, termasuk hubungan antarbesaran dan rasio, untuk menyelesaikan permasalahan matematika dalam berbagai konteks. Murid mampu bernalar, menggunakan representasi matematika, serta menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

Materi rasio bagian terhadap keseluruhan merupakan bagian dari pengembangan kemampuan murid dalam memahami hubungan antara dua besaran dan menggunakannya untuk menyelesaikan masalah kontekstual.

Catatan kebijakan 2026: CP Matematika yang digunakan pada pembelajaran tahun 2026 tetap mengacu pada CP yang ditetapkan melalui Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025. Pembaruan CP tahun 2026 hanya mengubah mata pelajaran Agama dan Budi Pekerti.

🎯 Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, murid mampu memahami konsep rasio bagian terhadap keseluruhan dan menggunakannya untuk menentukan hubungan antara suatu bagian dengan jumlah keseluruhan dalam berbagai situasi kehidupan sehari-hari.

Rincian ketercapaian tujuan:

  1. Murid dapat menjelaskan arti rasio bagian terhadap keseluruhan.
  2. Murid dapat menentukan jumlah keseluruhan dari beberapa bagian.
  3. Murid dapat menentukan banyaknya satu bagian.
  4. Murid dapat menentukan nilai suatu bagian berdasarkan rasio.
  5. Murid dapat menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan rasio bagian terhadap keseluruhan.
  6. Murid dapat menjelaskan langkah penyelesaian menggunakan bahasa matematika yang sederhana.

🌱 Penerapan Mindful, Meaningful, dan Joyful

🧘 Mindful

  • Murid mengingat kembali konsep rasio yang telah dipelajari.
  • Murid mengamati gambar benda dan memperhatikan hubungan antara bagian dan keseluruhan.
  • Murid membaca soal secara perlahan dan menentukan informasi yang diketahui serta yang ditanyakan.
  • Murid memeriksa kembali apakah hasil perhitungannya masuk akal.

💡 Meaningful

  • Murid menghubungkan rasio dengan jumlah teman di kelas.
  • Murid menggunakan contoh makanan, alat tulis, buku, bola, atau benda lain yang dekat dengan kehidupan mereka.
  • Murid memahami bahwa rasio dapat membantu mengetahui bagian dari suatu keseluruhan.
  • Murid menyelesaikan masalah yang dapat ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

🎮 Joyful

  • Murid menonton video pembelajaran.
  • Murid bermain kartu rasio bagian dan keseluruhan.
  • Murid bekerja dalam kelompok menggunakan benda konkret.
  • Murid mengikuti kuis singkat dan permainan menentukan rasio.

🧭 Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengingat konsep sebelumnya: murid mengerjakan 5 pernyataan benar atau salah mengenai pengenalan rasio.
  2. Mengamati: murid mengamati gambar atau benda yang menunjukkan bagian dan keseluruhan.
  3. Memahami konsep: murid mempelajari perbedaan rasio bagian terhadap bagian dengan rasio bagian terhadap keseluruhan.
  4. Menemukan hubungan: murid menentukan jumlah seluruh bagian dari suatu rasio.
  5. Menghitung: murid menentukan nilai satu bagian kemudian menentukan nilai bagian yang ditanyakan.
  6. Menerapkan: murid menyelesaikan soal cerita dalam konteks kehidupan sehari-hari.
  7. Merefleksi: murid menjelaskan kembali langkah penyelesaian dengan bahasa sendiri.
  8. Menilai pemahaman: murid mengerjakan asesmen formatif.

📖 Materi: Rasio Bagian terhadap Keseluruhan

1. Apa Itu Rasio Bagian terhadap Keseluruhan?

Rasio bagian terhadap keseluruhan adalah perbandingan antara satu bagian atau beberapa bagian dengan seluruh jumlah bagian.

Ingat!
Jika kita membandingkan satu kelompok benda dengan seluruh benda, berarti kita sedang menggunakan rasio bagian terhadap keseluruhan.

2. Contoh Sederhana

Di dalam sebuah kotak terdapat 10 pensil. Sebanyak 4 pensil berwarna merah dan 6 pensil berwarna biru.

🔴 🔴 🔴 🔴 🔵 🔵 🔵 🔵 🔵 🔵

Jumlah pensil seluruhnya adalah:

4 + 6 = 10 pensil

Rasio pensil merah terhadap seluruh pensil adalah:

4 : 10

Rasio tersebut dapat disederhanakan menjadi:

4 : 10 = 2 : 5

Jadi, rasio pensil merah terhadap seluruh pensil adalah 2 : 5.

3. Bagian dan Keseluruhan

BagianBagianKeseluruhan
4 pensil merah6 pensil biru10 pensil

Keseluruhan diperoleh dengan menjumlahkan semua bagian.

Keseluruhan = Bagian 1 + Bagian 2 + Bagian lainnya

4. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh 1 – Buah di Meja

Ibu menyediakan 12 buah di atas meja. Terdapat 5 apel dan 7 jeruk. Berapakah rasio apel terhadap seluruh buah?

Langkah 1: Tentukan keseluruhan.
5 + 7 = 12 buah.
Langkah 2: Tentukan bagian yang dibandingkan.
Apel = 5 buah.
Langkah 3: Buat rasio bagian terhadap keseluruhan.
5 : 12

Jadi, rasio apel terhadap seluruh buah adalah 5 : 12.

Contoh 2 – Murid di Kelas

Dalam sebuah kelas terdapat 30 murid. Sebanyak 18 murid membawa bekal dari rumah. Tentukan rasio murid yang membawa bekal terhadap seluruh murid.

Bagian yang diketahui:
Murid membawa bekal = 18
Keseluruhan:
Seluruh murid = 30
Rasio:
18 : 30
Sederhanakan:
18 : 30 dibagi 6 = 3 : 5

Jadi, rasio murid yang membawa bekal terhadap seluruh murid adalah 3 : 5.

5. Contoh dengan Benda di Sekolah

Di perpustakaan kelas terdapat 24 buku. Sebanyak 8 buku merupakan buku cerita. Berapakah rasio buku cerita terhadap seluruh buku?

Diketahui:
Buku cerita = 8
Seluruh buku = 24
Rasio:
8 : 24
Sederhanakan:
8 : 24 = 1 : 3

Jadi, rasio buku cerita terhadap seluruh buku adalah 1 : 3.

6. Jika yang Diketahui adalah Rasio

Perbandingan bola merah dan bola biru adalah 2 : 3. Jika jumlah seluruh bola adalah 25, berapa banyak bola merah?

Langkah 1: Tentukan jumlah seluruh bagian.
2 + 3 = 5 bagian.
Langkah 2: Tentukan nilai satu bagian.
25 ÷ 5 = 5.
Langkah 3: Tentukan bagian yang ditanyakan.
Bola merah = 2 × 5 = 10.

Jadi, jumlah bola merah adalah 10 bola.

7. Cara Mudah Mengingat

Rasio Bagian : Keseluruhan

Jika diketahui beberapa bagian:

Keseluruhan = jumlah semua bagian

Jika diketahui rasio dan jumlah keseluruhan:

Nilai 1 bagian = Jumlah keseluruhan ÷ Jumlah seluruh bagian rasio

Kemudian:

Nilai bagian yang ditanyakan = Nilai 1 bagian × banyak bagian rasio
Tips Penting:
  1. Baca soal dengan teliti.
  2. Tentukan apa yang menjadi bagian.
  3. Tentukan jumlah keseluruhan.
  4. Susun rasio dengan urutan yang benar.
  5. Sederhanakan rasio jika diperlukan.
  6. Periksa kembali jawaban.

🎬 Video Pembelajaran

Sebelum mengerjakan latihan, murid dapat menyaksikan video berikut untuk memperkuat pemahaman mengenai rasio bagian terhadap keseluruhan.

▶️ Tonton Video Pembelajaran Rasio

Setelah menonton video, murid diminta mencatat satu hal baru yang mereka pahami dan satu hal yang masih ingin mereka tanyakan.

📝 Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

1. (Mudah)
Di dalam sebuah kotak terdapat 20 kelereng. Sebanyak 8 kelereng berwarna merah. Rasio kelereng merah terhadap seluruh kelereng adalah ....

A. 2 : 5
B. 3 : 5
C. 2 : 3
D. 5 : 2
2. (Mudah)
Di kelas terdapat 24 murid. Sebanyak 9 murid membawa bekal. Rasio murid yang membawa bekal terhadap seluruh murid adalah ....

A. 3 : 8
B. 8 : 3
C. 9 : 15
D. 15 : 24
3. (Sedang)
Sebuah keranjang berisi 30 buah. Terdapat 12 apel dan sisanya adalah jeruk. Rasio apel terhadap seluruh buah dalam bentuk paling sederhana adalah ....

A. 2 : 5
B. 3 : 5
C. 5 : 2
D. 12 : 18
4. (Sedang)
Perbandingan buku cerita dan buku pelajaran di sebuah rak adalah 2 : 3. Jika seluruh buku berjumlah 40, jumlah buku cerita adalah ....

A. 12 buku
B. 14 buku
C. 16 buku
D. 18 buku
5. (Sukar)
Di sebuah kegiatan kelas terdapat 48 peserta. Perbandingan peserta yang membawa topi dan yang tidak membawa topi adalah 5 : 3. Banyak peserta yang membawa topi adalah ....

A. 24 peserta
B. 28 peserta
C. 30 peserta
D. 32 peserta

B. Isian

1. (Mudah)
Dalam sebuah kotak terdapat 18 pensil. Sebanyak 6 pensil berwarna biru. Rasio pensil biru terhadap seluruh pensil adalah ....
2. (Sedang)
Sebuah kelas memiliki 32 murid. Jika 20 murid mengikuti kegiatan olahraga, rasio murid yang mengikuti olahraga terhadap seluruh murid dalam bentuk paling sederhana adalah ....
3. (Sukar)
Perbandingan siswa yang memilih kegiatan menggambar dan membaca adalah 3 : 5. Jika jumlah seluruh siswa 40 orang, maka jumlah siswa yang memilih kegiatan menggambar adalah ....

C. Esai

1. (Sedang)
Di kantin sekolah terdapat 36 makanan. Sebanyak 15 makanan berupa roti dan sisanya berupa makanan lainnya. Tentukan rasio roti terhadap seluruh makanan dan sederhanakan rasio tersebut. Jelaskan langkah penyelesaianmu.
2. (Sukar)
Dalam kegiatan kerja kelompok, jumlah murid yang membawa pensil warna dan krayon memiliki perbandingan 3 : 2. Jika jumlah seluruh murid yang membawa alat mewarnai adalah 25 orang, tentukan jumlah murid yang membawa pensil warna dan jumlah murid yang membawa krayon. Jelaskan langkah penyelesaianmu.

💡 Kesimpulan

Rasio bagian terhadap keseluruhan digunakan untuk membandingkan suatu bagian dengan seluruh jumlah. Untuk menyelesaikan masalah rasio, kita perlu mengetahui dengan jelas bagian yang dibandingkan dan keseluruhannya.

Jika rasio diketahui tetapi jumlah sebenarnya belum diketahui, kita dapat menjumlahkan seluruh bagian rasio, kemudian menentukan nilai satu bagian. Setelah itu, nilai satu bagian dikalikan dengan bagian yang ditanyakan.

Rasio tidak hanya digunakan dalam soal matematika, tetapi juga dapat ditemukan dalam kegiatan sehari-hari, seperti jumlah murid, makanan, buku, alat tulis, buah, bola, dan berbagai benda lainnya.

Rasio membantu kita memahami hubungan antara bagian dan keseluruhan secara lebih teratur dan logis.

👩‍🏫 Kesimpulan Pengajaran

Kendala Pembelajaran

  • Murid masih tertukar antara rasio bagian terhadap bagian dan rasio bagian terhadap keseluruhan.
  • Murid belum memahami bahwa keseluruhan diperoleh dari jumlah seluruh bagian.
  • Murid keliru menentukan urutan rasio.
  • Murid mengalami kesulitan ketika soal disajikan dalam bentuk cerita.
  • Murid masih melakukan kesalahan dalam menyederhanakan rasio.

Tindak Lanjut

  • Menggunakan benda konkret seperti pensil, kelereng, kartu, atau gambar.
  • Mengulang konsep bagian dan keseluruhan dengan contoh yang lebih sederhana.
  • Menggunakan diagram atau gambar untuk membantu murid memahami soal.
  • Memberikan latihan bertahap dari soal sederhana menuju soal cerita.
  • Melakukan pendampingan individual atau kelompok kecil bagi murid yang masih mengalami kesulitan.
  • Memberikan soal pengayaan kepada murid yang sudah memahami konsep.

Siswa yang Paham dan Belum Paham

Siswa yang sudah paham:

............................................................................................

............................................................................................

Siswa yang belum paham:

............................................................................................

............................................................................................

STS Pendidikan Pancasila: Jumat,9 Oktober 2026

🌈 SELAMAT DATANG Pembelajaran Hari Ini 📚 Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka 👩‍🏫 IDENTITAS NAMA GURU Tutik Handayani, S.Pd. 📅 HARI / TANGGAL ...