Rabu, 21 Oktober 2026

Materi Ajar: Kamis. 22 Oktober 2026


 ๐Ÿ“š ✏️ ๐ŸŒŸ ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ ๐Ÿš€

Pembelajaran Harian Kelas VI

Kurikulum Merdeka • Yuk, belajar dengan gembira! ๐ŸŽ‰

๐Ÿ“Œ IDENTITAS
1.Nama Guru:Tutik Handayani, S.Pd.
2.Hari / Tanggal:Kamis, 1 Oktober 2026
3.Fase / Kelas:Fase C / Kelas VI
4.Mata Pelajaran:Pendidikan Pancasila
5.Materi:Norma
6.Pertemuan Ke:minggu ke-5
๐ŸŒ… Pendahuluan

Apersepsi: Salam dan Ayat-Ayat Allah

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Wr. Wb. ๐Ÿ‘‹

Apa kabar, anak-anak sholih/sholihah? Semoga kalian semua sehat, bahagia, dan semangat hari ini ya! ๐Ÿ˜Š Sudahkah kalian shalat Subuh? Jangan lupa ya, shalat adalah kewajiban kita sebagai muslim. ๐Ÿ•Œ

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Hari ini kita belajar tentang Norma, yaitu aturan agar hidup kita tertib dan damai. Ternyata, aturan itu berkaitan dengan tiga kebesaran Allah. Yuk, kita lihat! ๐Ÿš€

๐ŸŒŸ 1. Allah Maha Khaliq (Maha Pencipta)

ุฅِู†َّุง ุฎَู„َู‚ْู†َٰูƒُู… ู…ِّู† ุฐَูƒَุฑٍ ูˆَุฃُู†ุซَู‰ٰ ูˆَุฌَุนَู„ْู†َٰูƒُู…ْ ุดُุนُูˆุจًุง ูˆَู‚َุจَุขุฆِู„َ ู„ِุชَุนَุงุฑَูُูˆุง۟

“Kami menciptakan kamu laki-laki dan perempuan, dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal.” (QS. Al-Hujurat: 13)

Allah menciptakan kita berbeda-beda: suku, bahasa, dan kebiasaan. Agar hidup bersama tetap rukun, kita perlu norma sebagai aturan bersama. ๐Ÿค

๐Ÿค” Pertanyaan pemantik: Kalau Allah menciptakan kita dengan banyak perbedaan, apa yang bisa terjadi jika tidak ada aturan yang disepakati bersama di kelas atau di kampung kita?

⚖️ 2. Allah Maha Malik (Maha Memiliki dan Memelihara)

ู…َٰู„ِูƒِ ูŠَูˆْู…ِ ูฑู„ุฏِّูŠู†ِ

“Pemilik hari pembalasan.” (QS. Al-Fatihah: 4)

Allah memelihara seluruh alam dan Maha Adil. Semua perbuatan kita dilihat dan akan dipertanggungjawabkan. Inilah dasar norma agama dan mengapa kita menaati aturan, baik ada yang melihat maupun tidak. ๐Ÿ‘€

๐Ÿค” Pertanyaan pemantik: Jika Allah selalu melihat perbuatan kita, apakah kita tetap menaati aturan saat tidak ada guru atau orang tua yang mengawasi? Mengapa?

๐ŸŽ 3. Allah Maha Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)

ูˆَู…َุง ู…ِู† ุฏَุขุจَّุฉٍ ูِู‰ ูฑู„ْุฃَุฑْุถِ ุฅِู„َّุง ุนَู„َู‰ ูฑู„ู„َّู‡ِ ุฑِุฒْู‚ُู‡َุง

“Tidak ada satu binatang melata pun di bumi melainkan Allah yang memberi rezekinya.” (QS. Hud: 6)

Rezeki dari Allah harus kita jemput dengan cara yang baik dan jujur, sesuai norma kesusilaan dan hukum. Tidak mencontek, tidak mengambil milik orang lain. ๐Ÿ’ฐ

๐Ÿค” Pertanyaan pemantik: Jika rezeki sudah diatur Allah, mengapa kita tidak perlu berbuat curang atau mengambil barang orang lain untuk mendapatkannya?

๐Ÿ” Pembukaan

Ayo Ingat Lagi! Review Pertemuan Sebelumnya

Bahasa Indonesia: Teks Sastra. Tulis B jika Benar dan S jika Salah. ๐Ÿ’ช

  1. Puisi, pantun, cerpen, dan dongeng termasuk contoh teks sastra. ๐Ÿ“œ
  2. Pantun terdiri atas sampiran dan isi. ๐ŸŽถ
  3. Tokoh dalam sebuah cerita hanya boleh berupa manusia. ๐Ÿง
  4. Latar dalam cerita hanya menjelaskan tempat kejadian. ๐Ÿ“
  5. Amanat adalah pesan baik yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca. ๐Ÿ’Œ
๐Ÿ”‘ Klik untuk melihat Kunci Jawaban

๐Ÿ“‹ Identitas Mata Pelajaran

๐ŸŽฏ Capaian Pembelajaran (Fase C)

Peserta didik mampu menganalisis penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, memahami aturan dan norma yang berlaku di keluarga, sekolah, dan masyarakat, serta menunjukkan sikap taat aturan dan bertanggung jawab atas hak dan kewajibannya sebagai warga negara.

๐Ÿ Tujuan Pembelajaran

  1. Aku dapat menjelaskan pengertian dan pentingnya norma.
  2. Aku dapat menyebutkan macam-macam norma (agama, kesusilaan, kesopanan, hukum) beserta sanksinya.
  3. Aku dapat mengidentifikasi contoh norma di rumah, sekolah, dan masyarakat.
  4. Aku dapat menunjukkan sikap menaati norma dalam kehidupan sehari-hari.

๐Ÿงญ Alur Tujuan Pembelajaran

TahapKegiatan
TP 1Mengamati gambar situasi tertib dan tidak tertib, lalu menyimpulkan pengertian dan pentingnya norma.
TP 2Menonton video, mengenal empat macam norma dan sanksinya melalui kartu bergambar.
TP 3Permainan “Kartu Hijau–Merah” dan diskusi kelompok memilah contoh norma di rumah, sekolah, dan masyarakat.
TP 4Bermain peran situasi dilema, lalu membuat komitmen “Aku Taat Norma”.

๐Ÿ“š Materi

Norma: pengertian, macam-macam norma (agama, kesusilaan, kesopanan, hukum), sanksi, contoh, dan pentingnya menaati norma.

⏰ Alokasi Waktu

2 × 35 menit

๐Ÿงฉ Model dan Metode

Model: Problem Based Learning (PBL).
Metode: pengamatan, diskusi kelompok, bermain peran, permainan kartu, tanya jawab.

๐ŸŽ’ Media dan Alat Peraga

Video pembelajaran, gambar situasi (lampu lalu lintas, antre, salim tangan), kartu norma, kartu hijau dan merah, rambu lalu lintas mini, poster peraturan kelas, LKPD, dan alat tulis.

๐ŸŽฌ Inti Pembelajaran

Video dan Penjelasan

▶️ Tonton dulu videonya, ya!

Judul: Norma dan Macam-Macam Norma | Pendidikan Pancasila Kelas 6

▶ Buka Video di YouTube

๐Ÿ“ Apa itu Norma?

Norma adalah aturan atau pedoman tentang perilaku yang baik dan boleh dilakukan, serta perilaku yang tidak boleh dilakukan. Dengan norma, hidup bersama menjadi tertib, aman, dan adil. ๐ŸŒˆ

๐Ÿšฆ Contoh sehari-hari: Bayangkan jalan raya tanpa lampu lalu lintas. Semua kendaraan jalan sesuka hati, pasti kacau! Norma membuat semua orang tahu apa yang harus dilakukan.

๐Ÿงฉ Empat Macam Norma

๐Ÿ•Œ

1. Norma Agama

Aturan dari Tuhan dalam ajaran agama.
Contoh: shalat tepat waktu, berkata jujur, berbakti pada orang tua.
Sanksi: dosa dan pertanggungjawaban di akhirat.

๐Ÿ’–

2. Norma Kesusilaan

Aturan dari hati nurani tentang baik dan buruk.
Contoh: mengembalikan dompet yang ditemukan, tidak mencontek.
Sanksi: rasa bersalah dan malu pada diri sendiri.

๐Ÿ™

3. Norma Kesopanan

Aturan sopan santun dari kebiasaan masyarakat.
Contoh: mengucap “permisi”, salim kepada guru, tidak berbicara kasar.
Sanksi: teguran, dikucilkan, atau digunjing orang.

๐Ÿš”

4. Norma Hukum

Aturan tertulis yang dibuat pemerintah dan bersifat memaksa.
Contoh: berhenti saat lampu merah, memakai helm.
Sanksi: denda atau hukuman sesuai undang-undang.

๐Ÿ ๐Ÿซ๐Ÿ˜️ Norma di Sekitar Kita

TempatContoh NormaJenis
๐Ÿ  RumahMencium tangan orang tua sebelum berangkatKesopanan
๐Ÿ  RumahMembantu ibu dan berkata jujurAgama, Kesusilaan
๐Ÿซ SekolahMemakai seragam dan datang tepat waktuPeraturan sekolah
๐Ÿซ SekolahTidak mencontek saat ulanganKesusilaan
๐Ÿ˜️ MasyarakatAntre, menjaga kebersihan lingkunganKesopanan, Hukum
๐Ÿ›ต Jalan rayaMemakai helm dan menaati lampu lalu lintasHukum

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Hubungan Norma dengan Pancasila

  • Sila ke-1: taat pada norma agama.
  • Sila ke-2: berperilaku sopan dan beradab kepada sesama.
  • Sila ke-3: menaati aturan bersama demi persatuan.
  • Sila ke-4: menyepakati aturan lewat musyawarah, misalnya peraturan kelas.
  • Sila ke-5: norma membuat semua orang diperlakukan adil.

๐Ÿ’ก Mengapa Norma Penting?

Norma membuat hidup tertib, aman, dan adil. Kalau semua orang menaatinya, kita bisa belajar, bermain, dan hidup rukun dengan nyaman. ๐Ÿ˜Š

๐ŸŒˆ Aktivitas Mindful – Meaningful – Joyful
๐Ÿง˜

Mindful

Tarik napas dalam 3 kali. Ingat satu aturan yang kemarin sudah kamu taati dan satu yang masih sulit. Syukuri dengan berdoa.

๐ŸŽญ

Meaningful

Bermain peran: “Menemukan dompet di kantin” dan “Mau menyeberang saat lampu merah”. Diskusikan norma apa yang dilanggar dan apa sanksinya.

๐ŸŸฉ๐ŸŸฅ

Joyful

Game “Kartu Hijau–Merah”: guru membacakan perbuatan. Angkat kartu hijau jika sesuai norma, merah jika melanggar!

๐Ÿ“ LKPD Kreatif: Detektif Norma ๐Ÿ•ต️

Nama : ……………………………
Kelas / No. : ………………………

A. Tentukan jenis norma pada setiap situasi! (tulis: Agama / Kesusilaan / Kesopanan / Hukum)

NoSituasiJenis Norma
1Rani shalat Zuhur tepat waktu.………………
2Budi berhenti saat lampu lalu lintas merah.………………
3Sinta menyapa guru sambil tersenyum dan salim.………………
4Dodi mengembalikan penghapus teman yang terbawa.………………
5Adik memakai helm saat dibonceng ayah.………………

B. Peraturan Kelasku ๐Ÿซ Tulis 3 aturan kelas yang kamu sepakati bersama teman, beserta akibatnya jika dilanggar!

AturanJika dilanggar
……………………………………………………
……………………………………………………
……………………………………………………

C. Komik Empat Kotak ๐ŸŽจ Gambar cerita singkat tentang seseorang yang menaati norma dan dampak baiknya!

D. Komitmen “Aku Taat Norma” ✍️
Mulai hari ini, aku akan ……………………………………………………………………………

๐Ÿ”‘ Kunci LKPD (untuk guru)
๐Ÿ† Penutup

Asesmen Formatif: Pendidikan Pancasila

A. Pilihan Ganda

  1. Aturan yang menjadi pedoman berperilaku disebut ... Mudah
    1. cerita
    2. permainan
    3. norma
    4. dongeng
  2. Melaksanakan shalat tepat waktu termasuk norma ... Mudah
    1. agama
    2. hukum
    3. kesopanan
    4. permainan
  3. Mengucapkan “permisi” saat lewat di depan orang yang lebih tua termasuk norma ... Sedang
    1. hukum
    2. agama
    3. kesusilaan
    4. kesopanan
  4. Pengendara yang menerobos lampu merah dapat didenda. Hal ini sanksi dari norma ... Sedang
    1. kesopanan
    2. hukum
    3. kesusilaan
    4. agama
  5. Dodi menemukan dompet berisi uang dan mengembalikannya karena hati nuraninya berkata itu bukan miliknya. Perbuatan Dodi didorong oleh norma ... Sukar
    1. kesusilaan
    2. hukum
    3. kesopanan
    4. permainan

B. Isian Singkat

  1. Norma yang bersumber dari ajaran Tuhan disebut norma ................. Mudah
  2. Sanksi bagi pelanggar norma kesopanan biasanya berupa ................. dari masyarakat. Sedang
  3. Norma kesusilaan bersumber dari ................. manusia. Sukar

C. Esai

  1. Sebutkan empat macam norma beserta satu contoh masing-masing! Sedang
  2. Apa yang akan terjadi di kelas atau di masyarakat jika semua orang tidak menaati norma? Jelaskan dengan contoh! Sukar
๐Ÿ”‘ Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila

Pilihan Ganda: 1 C, 2 A, 3 D, 4 B, 5 A

Isian: 1 agama, 2 teguran / dikucilkan / dicibir (jawaban sejenis), 3 hati nurani

Esai:
1. Norma agama (shalat tepat waktu), norma kesusilaan (jujur mengembalikan barang), norma kesopanan (salim kepada guru), norma hukum (memakai helm).
2. Kehidupan menjadi kacau, tidak tertib, tidak aman, dan tidak adil. Contoh: tanpa aturan antre, orang berebut dan bertengkar; tanpa aturan lalu lintas, terjadi kecelakaan.

✅ Kesimpulan

๐ŸŒŸ Norma adalah aturan agar hidup tertib, aman, dan adil. Ada empat macam: agama, kesusilaan, kesopanan, dan hukum, masing-masing punya sumber dan sanksi berbeda. Dengan menaati norma, kita mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan membuat lingkungan rukun. Yuk, mulai dari hal kecil: jujur, sopan, dan tertib! ๐Ÿ’ช๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

๐Ÿ˜Š Bagaimana perasaanmu belajar Pendidikan Pancasila hari ini?

๐Ÿ‘ฉ‍๐Ÿซ Refleksi Pembelajaran Guru – Pendidikan Pancasila
Kendala PembelajaranSiswa sering tertukar membedakan norma kesusilaan, kesopanan, dan agama; ada yang menganggap norma hanya milik sekolah; sebagian siswa kurang aktif saat bermain peran.
Tindak LanjutMemberi tabel perbandingan sumber dan sanksi; memakai contoh nyata dari kehidupan siswa; membentuk kelompok kecil agar semua siswa berperan; menambah pengayaan bagi siswa yang cepat paham.
Siswa yang Sudah Paham
Siswa yang Belum Paham

๐ŸŽ‰ Hebat! Kamu sudah menyelesaikan pembelajaran hari ini!

Jangan lupa: taati aturan, bersikap sopan, dan tetap semangat besok ya! ๐ŸŒˆ
Wassalamu’alaikum Wr. Wb. ๐Ÿ‘‹

— Bu Tutik Handayani, S.Pd. —

Materi Ajar: Rabu, 21 Oktober 2026

 

๐Ÿ“š JURNAL PEMBELAJARAN HARIAN

Kurikulum Merdeka · Fase C / Kelas VI
๐Ÿ‘ฉ‍๐ŸซNama Guru:Tutik Handayani, S.Pd.
๐Ÿ—“️Hari / Tanggal: Rabu, 21 Oktober 2026
๐ŸŽ’Fase / Kelas:Fase C / Kelas VI
๐Ÿ“–Mata Pelajaran:Bahasa Indonesia, IPAS, Seni Rupa
๐Ÿ“Materi:Bahasa Indonesia (Jenis-Jenis Karya Sastra: mite, legenda, fabel, dll), IPAS (Daerahku di Masa Penjajahan, Indonesia di Masa Penjajahan, Kondisi Masyarakat pada Masa Penjajahan), Seni Rupa (Kreasi Kerajinan Makrame)
๐Ÿ”ขPertemuan Ke:minggu ke 6

๐ŸŒค️ Apersepsi Pagi Ini

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb. ๐ŸŒธ

Apa kabar anak sholih dan sholihah hari ini? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan penuh semangat ya! Sudahkah anak-anak melaksanakan sholat Subuh dan membaca do'a sebelum belajar? Jangan sampai lupa, karena itu adalah kunci ilmu yang berkah. ๐Ÿคฒ

Hari ini kita akan belajar banyak hal seru! Tahukah kalian, Allah Swt itu Maha Pencipta (Al-Khaliq) — Dialah yang menciptakan manusia, alam semesta, bahkan menciptakan imajinasi di kepala manusia sehingga lahirlah cerita-cerita rakyat seperti mite, legenda, dan fabel yang akan kita pelajari hari ini. Allah juga Maha Memelihara (Al-Malik) — Dialah yang menjaga dan memelihara bangsa kita sehingga bisa bertahan meski pernah dijajah ratusan tahun. Dan Allah Maha Memberi Rezeki (Ar-Razzaq) — lihatlah, dari sehelai benang saja, tangan-tangan terampil bisa membuat kerajinan makrame yang indah dan bernilai jual, itu semua rezeki dari-Nya. ๐Ÿ•Š️

๐Ÿค” Pertanyaan Pemantik:
1. Menurut kalian, mengapa Allah menciptakan manusia dengan kemampuan berimajinasi hingga bisa membuat cerita rakyat?
2. Bagaimana perasaanmu jika membayangkan hidup di masa penjajahan tanpa kemerdekaan?
3. Bentuk rasa syukur apa yang bisa kita tunjukkan hari ini atas kemerdekaan dan keterampilan tangan yang kita miliki?
◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡
๐Ÿ”Yuk, Ingat Lagi! (Review Materi Kemarin)

Sebelum lanjut ke materi baru, jawablah Benar atau Salah pada pernyataan tentang teks sastra berikut ini! ✍️

  1. Fabel adalah cerita yang tokoh utamanya berupa hewan yang bisa berbicara dan bertingkah laku seperti manusia.
  2. Mite adalah cerita yang kejadiannya benar-benar terjadi dan bisa dibuktikan secara ilmiah.
  3. Legenda biasanya menceritakan asal-usul suatu tempat, benda, atau makhluk tertentu.
  4. Semua karya sastra lama diketahui dengan jelas siapa nama pengarangnya.
  5. Dongeng termasuk karya sastra lama yang bersifat khayalan atau fiktif.
๐Ÿ”‘ Kunci Jawaban: 1. Benar  |  2. Salah  |  3. Benar  |  4. Salah (karya sastra lama umumnya anonim)  |  5. Benar
๐Ÿ”ค BAHASA INDONESIA
๐ŸงญRencana Belajar Hari Ini
๐ŸŽฏ Capaian PembelajaranPeserta didik mampu memahami dan menanggapi informasi dari teks sastra (fiksi) dan teks lain sesuai jenjangnya, mengidentifikasi unsur dan ciri berbagai jenis karya sastra, serta menyampaikan tanggapan secara lisan maupun tulisan dengan bahasa yang runtut.
๐ŸŽฏ Tujuan PembelajaranMelalui kegiatan membaca dan berdiskusi, peserta didik dapat membedakan ciri-ciri jenis karya sastra (mite, legenda, fabel, dan dongeng) serta menceritakan kembali salah satu karya sastra dengan bahasanya sendiri secara percaya diri.
๐Ÿชœ Alur Tujuan Pembelajaran
  • Mengamati contoh-contoh cerita rakyat dari berbagai daerah.
  • Mengidentifikasi ciri khas tiap jenis karya sastra (mite, legenda, fabel, dongeng).
  • Berdiskusi mengelompokkan judul cerita sesuai jenisnya.
  • Menceritakan kembali salah satu cerita rakyat pilihan di depan kelas.
⏰ Alokasi Waktu2 x 35 menit
๐Ÿงฉ Model & Metode PembelajaranDiscovery Learning dengan metode diskusi kelompok, tanya jawab, dan story telling (bercerita).
๐ŸŽจ Media & Alat Peraga
  • Kumpulan teks cerita rakyat nusantara
  • Kartu bergambar jenis karya sastra
  • Video pembelajaran
  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
๐ŸŽฌAyo Belajar! (Bahasa Indonesia)
▶Tonton video: Mengenal Jenis-Jenis Karya Sastra
Klik untuk mencari video pembelajaran di YouTube


Anak-anak, tahukah kalian bahwa cerita-cerita yang sering diceritakan nenek atau kakek sebelum tidur itu punya "jenisnya" sendiri lho! Berikut penjelasannya:

๐Ÿ‘ป MiteCerita tentang makhluk gaib atau dewa-dewi yang dipercaya benar-benar terjadi oleh masyarakat zaman dahulu. Contoh: cerita Nyi Roro Kidul.
๐Ÿ”️ LegendaCerita tentang asal-usul suatu tempat atau benda. Contoh: cerita Tangkuban Perahu, tentang asal-usul sebuah gunung.
๐ŸฆŠ FabelCerita yang tokohnya hewan, tetapi bisa bicara dan bersikap seperti manusia, biasanya mengandung pesan moral. Contoh: Kancil dan Buaya.
๐ŸŒ™ DongengCerita khayalan yang dibuat untuk menghibur, seperti kisah Bawang Merah Bawang Putih.

Contoh sederhana: kalau kamu mendengar cerita "Malin Kundang" tentang asal-usul batu di pantai, itu termasuk legenda. Kalau kamu mendengar cerita kancil yang cerdik menipu buaya, itu fabel. Sama seperti saat kamu bercerita ke teman tentang kejadian lucu di rumah — semua cerita punya "jenisnya" masing-masing! ๐Ÿ˜„

๐ŸŒˆAktivitas Mindful - Meaningful - Joyful
๐Ÿง˜ MindfulTarik napas pelan sambil memejamkan mata, bayangkan satu tokoh cerita rakyat favoritmu selama 30 detik.
๐Ÿ’ก MeaningfulDiskusikan pesan moral apa yang bisa diambil dari fabel yang sudah dipelajari untuk diterapkan di kehidupan sehari-hari.
๐ŸŽ‰ JoyfulPermainan "Tebak Jenis Cerita": guru menyebutkan judul cerita, siswa mengangkat kartu jenis karya sastra yang sesuai.
๐Ÿ“Asesmen Formatif — Bahasa Indonesia

A. Pilihan Ganda

  1. Cerita yang tokohnya berupa hewan dan bisa berbicara disebut ...
    a) Mite   b) Fabel   c) Puisi   d) Biografi
  2. Cerita Tangkuban Perahu menjelaskan asal-usul sebuah gunung. Cerita ini termasuk jenis ...
    a) Legenda   b) Fabel   c) Mite   d) Cerpen modern
  3. Berikut ini yang bukan ciri karya sastra lama adalah ...
    a) Bersifat anonim   b) Diwariskan secara lisan   c) Ditulis dengan nama pengarang jelas   d) Berisi nilai budaya
  4. Cerita tentang dewa atau makhluk gaib yang dipercaya benar terjadi disebut ...
    a) Fabel   b) Mite   c) Dongeng   d) Novel
  5. Manfaat mempelajari karya sastra daerah adalah ..., kecuali ...
    a) Melestarikan budaya   b) Mengenal nilai moral   c) Melatih imajinasi   d) Menghafal rumus matematika

B. Isian Singkat

  1. Cerita yang mengandung pesan moral dan tokohnya hewan disebut ….
  2. Sebutkan satu contoh judul legenda yang kamu ketahui: ….
  3. Karya sastra lama biasanya diwariskan secara ….

C. Esai

  1. Jelaskan perbedaan antara mite dan legenda beserta contohnya masing-masing!
  2. Ceritakan kembali salah satu fabel yang kamu ketahui dengan bahasamu sendiri, minimal 3 kalimat, dan sebutkan pesan moralnya!
๐Ÿ”‘ Kunci Jawaban:
PG: 1) b   2) a   3) c   4) b   5) d
Isian: 1) Fabel   2) Contoh: Tangkuban Perahu / Danau Toba (kebijakan guru)   3) Lisan (turun-temurun)
Esai: dinilai berdasarkan pemahaman konsep dan kelengkapan cerita (kebijakan guru).
✨ Kesimpulan: Karya sastra memiliki banyak jenis seperti mite, legenda, fabel, dan dongeng, yang masing-masing punya ciri khas dan pesan moral berbeda. Dengan mengenalnya, kita ikut melestarikan budaya bangsa. ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ
◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡
๐ŸŒ IPAS
๐ŸงญRencana Belajar Hari Ini
๐ŸŽฏ Capaian PembelajaranPeserta didik mampu memahami peristiwa sejarah bangsa Indonesia pada masa penjajahan, menjelaskan dampaknya terhadap kondisi sosial-ekonomi masyarakat di daerah maupun secara nasional, serta mengaitkannya dengan nilai perjuangan dan rasa syukur atas kemerdekaan.
๐ŸŽฏ Tujuan PembelajaranMelalui pengamatan video dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan kondisi daerah dan Indonesia pada masa penjajahan serta dampaknya bagi kehidupan masyarakat saat itu.
๐Ÿชœ Alur Tujuan Pembelajaran
  • Mengamati video singkat tentang masa penjajahan di Indonesia.
  • Berdiskusi tentang kondisi daerah masing-masing pada masa itu.
  • Mengidentifikasi dampak penjajahan terhadap masyarakat (ekonomi, pendidikan, sosial).
  • Menghubungkan peristiwa sejarah dengan semangat kemerdekaan masa kini.
⏰ Alokasi Waktu2 x 35 menit
๐Ÿงฉ Model & Metode PembelajaranProblem Based Learning dengan metode diskusi kelompok, tanya jawab, dan pengamatan video/gambar.
๐ŸŽจ Media & Alat Peraga
  • Video dokumenter singkat masa penjajahan
  • Peta Indonesia
  • Gambar tokoh pahlawan
  • Infografis lini masa sejarah
๐ŸŽฌAyo Belajar! (IPAS)
▶Tonton video: Indonesia di Masa Penjajahan
Klik untuk mencari video pembelajaran di YouTube


Anak-anak, bayangkan jika kalian tidak boleh bersekolah, hasil panen orang tua harus diserahkan semua kepada penjajah, dan harus bekerja paksa tanpa diberi upah. Itulah yang dialami rakyat Indonesia, termasuk di daerah kita, selama masa penjajahan Belanda dan Jepang.

๐Ÿญ Kerja Paksa & Tanam PaksaRakyat dipaksa menanam tanaman tertentu (seperti kopi dan tebu) untuk dijual oleh penjajah, sehingga rakyat kekurangan bahan pangan.
๐ŸŽ“ Pendidikan TerbatasHanya sedikit anak, biasanya dari keluarga bangsawan, yang boleh bersekolah pada masa itu.
๐Ÿ˜” Kondisi SosialBanyak rakyat hidup miskin dan menderita karena kekayaan daerah diambil untuk kepentingan penjajah.
๐Ÿ”ฅ Semangat PerlawananMeski sulit, muncul banyak pahlawan daerah yang berjuang melawan penjajah demi kemerdekaan.

Sama seperti saat kita harus berbagi jajan tapi tidak diberi kesempatan memilih sendiri — begitulah rasanya rakyat kita dulu, semua hasil kerja keras diambil paksa. Untung sekarang kita sudah merdeka dan bisa belajar dengan bebas! ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

๐ŸŒˆAktivitas Mindful - Meaningful - Joyful
๐Ÿง˜ MindfulDiam sejenak dan bersyukur dalam hati atas kemerdekaan yang kita nikmati hari ini, boleh bersekolah dan bermain dengan bebas.
๐Ÿ’ก MeaningfulDiskusikan: apa satu hal kecil yang bisa kita lakukan hari ini sebagai bentuk mengisi kemerdekaan?
๐ŸŽ‰ JoyfulPermainan "Lini Masa Berjalan": siswa mengurutkan kartu peristiwa sejarah secara berkelompok dengan cepat dan benar.
๐Ÿ“Asesmen Formatif — IPAS

A. Pilihan Ganda

  1. Sistem yang memaksa rakyat menanam tanaman tertentu untuk dijual penjajah disebut ...
    a) Tanam bebas   b) Tanam paksa   c) Panen raya   d) Kerja sukarela
  2. Pada masa penjajahan, kesempatan bersekolah sangat terbatas dan biasanya hanya untuk ...
    a) Semua anak   b) Anak petani   c) Anak bangsawan   d) Anak pedagang
  3. Dampak penjajahan terhadap kondisi ekonomi masyarakat adalah ...
    a) Rakyat semakin sejahtera   b) Rakyat semakin miskin   c) Hasil bumi melimpah untuk rakyat   d) Perdagangan bebas untuk rakyat
  4. Sikap yang muncul dari rakyat akibat penderitaan masa penjajahan adalah ...
    a) Menyerah   b) Acuh tak acuh   c) Semangat perlawanan   d) Meninggalkan daerah
  5. Salah satu cara kita mengisi kemerdekaan sebagai pelajar adalah ...
    a) Bermalas-malasan   b) Belajar dengan sungguh-sungguh   c) Tidak peduli sejarah   d) Melupakan jasa pahlawan

B. Isian Singkat

  1. Sistem kerja paksa tanpa upah yang dialami rakyat pada masa penjajahan Jepang disebut ….
  2. Salah satu dampak penjajahan terhadap bidang pendidikan adalah ….
  3. Sikap yang harus kita miliki untuk menghargai jasa pahlawan adalah ….

C. Esai

  1. Jelaskan dua dampak penjajahan terhadap kondisi masyarakat pada masa itu!
  2. Menurutmu, apa yang bisa dilakukan siswa SD untuk meneruskan semangat perjuangan para pahlawan di masa sekarang? Jelaskan!
๐Ÿ”‘ Kunci Jawaban:
PG: 1) b   2) c   3) b   4) c   5) b
Isian: 1) Romusha   2) Sedikit anak yang bisa sekolah / pendidikan terbatas   3) Menghargai, belajar sungguh-sungguh, cinta tanah air
Esai: dinilai berdasarkan pemahaman dan relevansi jawaban (kebijakan guru).
✨ Kesimpulan: Masa penjajahan membawa banyak penderitaan bagi rakyat Indonesia, namun juga melahirkan semangat perjuangan yang membuat kita bisa merdeka hingga hari ini. Sudah sepatutnya kita mengisi kemerdekaan dengan belajar sungguh-sungguh. ๐ŸŽ–️
◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡
๐ŸŽจ SENI RUPA
๐ŸงญRencana Belajar Hari Ini
๐ŸŽฏ Capaian PembelajaranPeserta didik mampu mengeksplorasi dan menciptakan karya seni rupa dua/tiga dimensi menggunakan berbagai bahan dan teknik, termasuk kerajinan tekstil sederhana seperti makrame, serta mampu merefleksikan proses dan hasil karyanya.
๐ŸŽฏ Tujuan PembelajaranMelalui praktik langsung, peserta didik dapat membuat kerajinan makrame sederhana dengan teknik simpul dasar secara kreatif, rapi, dan penuh kesabaran.
๐Ÿชœ Alur Tujuan Pembelajaran
  • Mengamati contoh dan video tutorial kerajinan makrame.
  • Mengenal alat, bahan, dan teknik simpul dasar makrame.
  • Berlatih membuat simpul dasar secara bertahap.
  • Menyelesaikan satu karya makrame sederhana (misal: gantungan kunci/hiasan dinding mini).
⏰ Alokasi Waktu2 x 35 menit
๐Ÿงฉ Model & Metode PembelajaranProject Based Learning dengan metode demonstrasi dan praktik langsung (hands-on).
๐ŸŽจ Media & Alat Peraga
  • Tali makrame / benang katun
  • Gunting dan papan alas / ring kayu
  • Contoh gambar pola simpul makrame
  • Video tutorial pembuatan makrame
๐ŸŽฌAyo Berkarya! (Seni Rupa)
▶Tonton video: Tutorial Makrame untuk Pemula
Klik untuk mencari video pembelajaran di YouTube

Anak-anak, makrame adalah seni membuat simpul dari tali atau benang sehingga menjadi hiasan yang cantik, seperti gantungan pot bunga atau gantungan kunci. Berikut simpul dasar yang akan kita pelajari:

➕ Simpul Kepala (Lark's Head)Simpul pertama untuk mengikat tali ke ring atau kayu, seperti saat kita mengikat tali sepatu di lubang pertama.
〰️ Simpul Pipih (Square Knot)Simpul dasar yang membentuk pola kotak, mirip saat kita mengepang rambut namun menggunakan dua tali luar dan dua tali tengah.

Sama seperti saat kalian mengepang rambut atau mengikat tali sepatu, membuat makrame juga butuh ketelitian dan kesabaran. Semakin sering berlatih, simpul kalian akan semakin rapi! ๐Ÿงต

๐ŸŒˆAktivitas Mindful - Meaningful - Joyful
๐Ÿง˜ MindfulRasakan tekstur tali di tangan sambil bernapas pelan, fokuskan perhatian hanya pada gerakan jari saat menyimpul.
๐Ÿ’ก MeaningfulDiskusikan bagaimana kesabaran dalam membuat simpul bisa diterapkan saat menghadapi tugas sulit lainnya.
๐ŸŽ‰ JoyfulLomba mini "Simpul Tercepat dan Terapi" antar kelompok dengan hadiah tepuk tangan meriah.
๐Ÿ“Asesmen Formatif — Seni Rupa

A. Pilihan Ganda

  1. Kerajinan yang dibuat dengan teknik menyimpul tali atau benang disebut ...
    a) Batik   b) Makrame   c) Anyaman bambu   d) Ukiran kayu
  2. Simpul pertama yang digunakan untuk mengikat tali ke ring/kayu disebut ...
    a) Simpul pipih   b) Simpul kepala   c) Simpul mati   d) Simpul tunggal
  3. Alat yang paling penting untuk memotong tali makrame adalah ...
    a) Penggaris   b) Lem   c) Gunting   d) Pensil
  4. Sikap yang paling dibutuhkan saat membuat makrame adalah ...
    a) Terburu-buru   b) Sabar dan teliti   c) Ceroboh   d) Malas mencoba
  5. Hasil karya makrame dapat dimanfaatkan sebagai ...
    a) Bahan makanan   b) Hiasan atau gantungan   c) Alat tulis   d) Obat-obatan

B. Isian Singkat

  1. Simpul dasar makrame yang membentuk pola kotak disebut simpul ….
  2. Bahan utama yang digunakan untuk membuat makrame adalah ….
  3. Sebutkan satu contoh benda hasil kerajinan makrame: ….

C. Esai

  1. Jelaskan langkah-langkah membuat simpul kepala (lark's head) pada makrame!
  2. Menurutmu, mengapa membuat kerajinan tangan seperti makrame bisa melatih kesabaran dan kreativitas? Jelaskan pendapatmu!
๐Ÿ”‘ Kunci Jawaban:
PG: 1) b   2) b   3) c   4) b   5) b
Isian: 1) Pipih (square knot)   2) Tali/benang katun   3) Gantungan kunci / hiasan dinding / gantungan pot (kebijakan guru)
Esai: dinilai berdasarkan urutan langkah dan alasan yang logis (kebijakan guru).
✨ Kesimpulan: Makrame adalah kerajinan tangan berbasis simpul tali yang melatih kesabaran, ketelitian, dan kreativitas kita dalam menciptakan karya yang indah dan bermanfaat. ๐Ÿงถ
◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡

๐Ÿ’— Bagaimana Perasaanmu Belajar Hari Ini?

Lingkari atau ceritakan emojimu ke Bu Guru ya!

๐Ÿ˜„Sangat Senang
๐Ÿ™‚Senang
๐Ÿ˜Biasa Saja
๐Ÿ˜•Bingung
๐Ÿ˜ดLelah
๐Ÿง‘‍๐ŸซRefleksi Pembelajaran Guru

๐Ÿ”ค Bahasa Indonesia

Kendala Pembelajaran: Sebagian siswa masih tertukar antara ciri mite dan legenda karena kemiripan tema.
Tindak Lanjut: Memberikan contoh tambahan dan latihan mengelompokkan cerita secara berulang.
Siswa yang Paham / Belum Paham: ………………………………………………

๐ŸŒ IPAS

Kendala Pembelajaran: Beberapa siswa kesulitan membayangkan kondisi kehidupan pada masa penjajahan karena jauh dari pengalaman sehari-hari.
Tindak Lanjut: Menggunakan lebih banyak media visual dan cerita analogi kehidupan sehari-hari siswa.
Siswa yang Paham / Belum Paham: ………………………………………………

๐ŸŽจ Seni Rupa

Kendala Pembelajaran: Beberapa siswa kesulitan mengatur tegangan tali sehingga simpul kurang rapi.
Tindak Lanjut: Memberikan pendampingan individu dan latihan simpul tambahan di sesi berikutnya.
Siswa yang Paham / Belum Paham: ………………………………………………
๐ŸงพLembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

๐Ÿ”ค LKPD Bahasa Indonesia — "Detektif Cerita Rakyat"

Pasangkan judul cerita dengan jenis karya sastranya, lalu tuliskan satu pesan moral yang kamu temukan!

Judul cerita: ____________________

Jenis karya sastra: ____________________

Pesan moral yang kutemukan: ____________________

๐ŸŒ LKPD IPAS — "Kotak Waktu Perjuangan"

Gambarlah satu peristiwa masa penjajahan di daerahmu, lalu ceritakan singkat kondisi masyarakat saat itu.

(Kotak gambar)

Ceritakan: ____________________

๐ŸŽจ LKPD Seni Rupa — "Simpul Pertamaku"

Praktikkan simpul kepala dan simpul pipih pada tali makrame, lalu tempelkan hasil praktikmu (atau foto) di kotak berikut, dan tuliskan perasaanmu saat membuatnya.

(Tempel hasil karya di sini)

Perasaanku saat membuat: ____________________

๐ŸŒŸ Selamat belajar, anak-anak hebat! Semangat terus meraih ilmu! ๐ŸŒŸ

Materi Ajar: Kamis. 22 Oktober 2026

  ๐Ÿ“š ✏️ ๐ŸŒŸ ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ ๐Ÿš€ Pembelajaran Harian Kelas VI Kurikulum Merdeka • Yuk, belajar dengan gembira! ๐ŸŽ‰ ๐Ÿ“Œ IDENTITAS 1. Nama Guru : Tutik Handay...