Senin, 02 November 2026

Materi Ajar: Selasa, 3 November 2026


 

🌈 SELAMAT DATANG

Pembelajaran Hari Ini

📚 Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka


👩‍🏫

IDENTITAS


NAMA GURU

Tutik Handayani, S.Pd.  

📅

HARI / TANGGAL

Selasa, 3 November 2026

🏫

FASE / KELAS

Fase C / Kelas 6

📖

MATA PELAJARAN

Matematika

✏️

MATERI

Kubus dan Balok 

🔢

PERTEMUAN KE

Minggu ke 1

🌟

Apersepsi & Salam Pembuka

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya, anak-anak, shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya:

🌍
Al-Khaliq
Maha Pencipta
🤲
Al-Malik
Maha Memelihara
🌾
Ar-Razzaq
Maha Pemberi Rezeki

📐 MATEMATIKA KELAS 6

Mengkonstruksikan dan Mengurai Kubus dan Balok

Belajar melalui pengamatan, praktik, dan permainan

📘 Identitas Pembelajaran
Mata Pelajaran: Matematika
Fase/Kelas: C / VI
Materi: Mengkonstruksikan dan Mengurai Kubus dan Balok
Alokasi waktu: 3 × 35 menit

1. Capaian Pembelajaran (CP)

Mengacu pada CP Matematika Fase C dalam Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025, pada elemen Geometri, murid dapat mengonstruksi dan mengurai bangun ruang (kubus, balok, dan gabungannya), mengenali visualisasi spasial dari bagian depan, atas, dan samping, serta membandingkan karakteristik bangun datar dan bangun ruang.

Rujukan: Portal Kurikulum Kemendikdasmen dan Panduan Mata Pelajaran Matematika Fase A–F.

2. Tujuan Pembelajaran

Murid dapat memahami cara mengonstruksikan dan mengurai kubus dan balok dengan tepat.

Setelah pembelajaran, murid diharapkan mampu:

  1. Mengidentifikasi ciri-ciri kubus dan balok.
  2. Mengenali sisi bangun ruang dan bentuk bangun datar penyusunnya.
  3. Menjelaskan pengertian jaring-jaring kubus dan balok.
  4. Mengonstruksi kubus dan balok dari jaring-jaring yang tepat.
  5. Mengurai kubus dan balok menjadi bentuk jaring-jaring.
  6. Menghubungkan bentuk kubus dan balok dengan benda di kehidupan sehari-hari.
🌿 Mindful (berkesadaran)
Murid mengamati bentuk kotak, mencermati jumlah dan bentuk sisinya, lalu memprediksi bentuknya jika dibuka. Murid berlatih teliti dan menyadari proses berpikirnya.
🌱 Meaningful (bermakna)
Murid menghubungkan jaring-jaring dengan kotak hadiah, kemasan makanan, kotak sepatu, dan kardus yang digunakan di rumah.
🎉 Joyful (menyenangkan)
Murid menonton video, bermain tebak bangun ruang, membuka kotak bekas, dan membuat model kubus atau balok bersama kelompok.

3. Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengamati benda berbentuk kubus dan balok.
  2. Menyebutkan ciri dan membandingkan kedua bangun ruang.
  3. Mengamati hubungan bangun ruang dengan jaring-jaringnya.
  4. Memprediksi bentuk jaring-jaring yang dapat dilipat menjadi kubus atau balok.
  5. Mengurai kotak menjadi jaring-jaring dengan hati-hati.
  6. Membuat dan mengonstruksi bangun ruang dari pola jaring-jaring.
  7. Menguji hasil konstruksi, memperbaiki kesalahan, dan menjelaskan prosesnya.
  8. Mengerjakan asesmen dan melakukan refleksi pembelajaran.

4. Materi Pembelajaran (Mengkonstruksikan dan mengurai kubus dan balok)

5. Model, Metode, Media, dan Alat Peraga

Model: Discovery Learning (pembelajaran penemuan), karena murid mengamati, mencoba, menguji, dan menemukan hubungan antara bangun ruang dan jaring-jaringnya.

Metode: demonstrasi, tanya jawab, diskusi kelompok, praktik langsung, pemecahan masalah, dan refleksi.

Media dan alat peraga:

  • Video pembelajaran dan gambar jaring-jaring.
  • Kubus, balok, dadu, kotak sepatu, dan kardus bekas.
  • Kertas karton atau kertas tebal, penggaris, pensil, dan penghapus.
  • Gunting, lem, dan selotip.
  • LKPD, kartu gambar, papan tulis, spidol, laptop, dan proyektor.

6. Kegiatan Pembelajaran (3 × 35 Menit)

WaktuKegiatanPrinsip
10 menitPembukaan, apersepsi, dan lima soal benar/salah tentang rasio.Mindful
10 menitMengamati benda berbentuk kubus dan balok serta menebak bagaimana bentuknya jika dibuka.Mindful
10 menitMenonton video pembelajaran dan mencatat dua hal penting.Joyful
20 menitGuru menjelaskan ciri kubus, balok, dan jaring-jaring serta mendemonstrasikan cara melipatnya.Meaningful
20 menitKelompok murid mengurai kotak bekas atau membuat model dari pola jaring-jaring.Joyful & Meaningful
10 menitMurid menunjukkan hasil, menjelaskan proses, dan memperbaiki bentuk yang belum tepat.Mindful
25 menitMengerjakan asesmen formatif dan refleksi singkat.Mindful

7. Pembukaan: Review Materi Sebelumnya — Rasio

Tentukan apakah setiap pernyataan berikut Benar atau Salah.

1. Rasio 3 : 4 sama dengan 6 : 8. (Benar/Salah)
2. Rasio 10 : 5 jika disederhanakan menjadi 2 : 1. (Benar/Salah)
3. Rasio 2 : 3 berarti bagian pertama lebih besar daripada bagian kedua. (Benar/Salah)
4. Rasio dapat digunakan untuk membandingkan jumlah pensil dan penghapus. (Benar/Salah)
5. Rasio 4 : 6 sama dengan 2 : 3. (Benar/Salah)

8. Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

A. Mengenal Kubus dan Balok

Kubus adalah bangun ruang yang memiliki 6 sisi berbentuk persegi dan sama besar, 12 rusuk sama panjang, serta 8 titik sudut.

Balok adalah bangun ruang yang memiliki 6 sisi berbentuk persegi panjang atau kombinasi persegi panjang dan persegi. Sisi-sisi yang berhadapan memiliki bentuk dan ukuran yang sama. Balok memiliki 12 rusuk dan 8 titik sudut.

KubusBalok

Ilustrasi bentuk kubus dan balok. Gambar tidak harus sesuai skala sebenarnya.

Ciri-ciriKubusBalok
Jumlah sisi66
Jumlah rusuk1212
Jumlah titik sudut88
Bentuk sisi6 persegi sama besarPersegi panjang atau sisi persegi panjang dan persegi
Contoh bendaDadu, kubus mainanKotak sepatu, kardus, kotak buku

B. Mengonstruksi dan Mengurai Kubus

Mengonstruksi berarti membentuk bangun ruang dari bagian-bagian penyusunnya. Mengurai berarti membuka atau memisahkan bangun ruang sehingga terlihat susunan sisinya.

Jaring-jaring kubus adalah susunan enam persegi yang saling terhubung dan dapat dilipat menjadi kubus tanpa bertumpang tindih.

Contoh jaring-jaring kubus

Contoh pola jaring-jaring kubus: enam persegi yang terhubung. Pola perlu dilipat dan diuji agar setiap sisi menutup dengan tepat.

Cara mengonstruksi kubus:

  1. Siapkan pola jaring-jaring kubus yang terdiri atas enam persegi sama besar.
  2. Gunting pola mengikuti garis luarnya.
  3. Lipat pada garis batas ant persegi.
  4. Satukan sisi-sisi yang berdekatan menggunakan lem atau selotip.
  5. Periksa apakah terbentuk kubus dengan enam sisi tanpa celah atau tumpang tindih.

Cara mengurai kubus:

  1. Siapkan kubus dari kertas atau kotak yang dapat dibuka.
  2. Buka perekat atau sambungan secara hati-hati.
  3. Rentangkan sisi-sisinya hingga membentuk jaring-jaring.
  4. Amati bahwa terdapat enam sisi berbentuk persegi.
  5. Gambarkan pola jaring-jaring yang terbentuk.

C. Mengonstruksi dan Mengurai Balok

Jaring-jaring balok adalah susunan enam sisi berbentuk persegi panjang atau kombinasi persegi panjang dan persegi yang dapat dilipat menjadi balok.

Balok memiliki tiga pasang sisi yang berhadapan dan sama ukuran. Karena itu, jaring-jaringnya harus sesuai dengan ukuran panjang, lebar, dan tinggi balok.

Contoh jaring-jaring balok

Ilustrasi pola enam sisi balok. Ukuran sisi harus disesuaikan sehingga tiga pasang sisi yang berhadapan sama ukuran.

Cara mengonstruksi balok:

  1. Gambar jaring-jaring yang memiliki enam sisi sesuai ukuran balok.
  2. Pastikan tiga pasang sisi yang berhadapan sama ukuran.
  3. Gunting pola dan lipat pada setiap garis batas.
  4. Rekatkan sisi-sisi yang diperlukan.
  5. Periksa bentuk akhirnya agar menyerupai balok.

Cara mengurai balok:

  1. Siapkan kotak berbentuk balok.
  2. Buka sambungan kotak dengan hati-hati.
  3. Rentangkan keenam sisinya.
  4. Amati pasangan sisi yang sama ukuran.
  5. Gambarkan hasil jaring-jaringnya dan tandai sisi atas, bawah, depan, belakang, kiri, dan kanan.

D. Mengonstruksi dan Mengurai Kubus serta Balok dalam Kehidupan Sehari-hari

📦 Contoh 1: Kotak hadiah
Sebuah kotak hadiah berbentuk kubus dibuka untuk melihat pola bahan pembungkusnya. Ketika dibentangkan, sisi-sisinya membentuk jaring-jaring. Saat dilipat kembali, jaring-jaring itu membentuk kubus.
👟 Contoh 2: Kotak sepatu
Kotak sepatu berbentuk balok. Jika bagian perekatnya dibuka dan sisi-sisinya direntangkan, kita dapat mengamati jaring-jaring balok. Pola ini dapat digunakan untuk membuat kotak baru.
🧩 Contoh 3: Bangun gabungan
Beberapa kubus satuan dapat disusun menjadi bangun yang lebih besar. Bangun tersebut juga dapat diurai kembali menjadi kubus-kubus kecil. Saat mengamati bangun gabungan, perhatikan bentuk dari arah depan, atas, dan samping.
🔎 Perbedaan penting
  • Mengonstruksi: dari jaring-jaring atau bagian penyusun menjadi bangun ruang.
  • Mengurai: dari bangun ruang menjadi jaring-jaring atau bagian penyusunnya.
  • Tidak semua susunan enam persegi dapat menjadi jaring-jaring kubus; saat dilipat, sisi tidak boleh saling bertumpuk.
  • Jaring-jaring balok harus memiliki ukuran sisi yang sesuai dengan bentuk balok yang akan dibuat.

Tonton video yang membahas kubus, balok, dan jaring-jaringnya. Jika tautan tertentu tidak tersedia, gunakan hasil pencarian YouTube berikut.

▶️ Video pembelajaran: Jaring-jaring Kubus dan Balok Kelas 6
Buka video pembelajaran di YouTube

Guru dapat memilih video yang sesuai, lalu memastikan isi video menjelaskan proses melipat jaring-jaring menjadi kubus dan balok.

Pertanyaan setelah menonton:

  1. Berapa jumlah sisi kubus dan balok?
  2. Apa yang dimaksud dengan jaring-jaring?
  3. Apa perbedaan sisi-sisi kubus dan balok?
  4. Mengapa tidak semua susunan enam persegi dapat dilipat menjadi kubus?

9. Penutup: Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

1. (Mudah)
Kubus memiliki ... sisi.
A. 4
B. 6
C. 8
D. 12
2. (Mudah)
Susunan sisi yang dapat dilipat menjadi bangun ruang disebut ....
A. titik sudut
B. rusuk
C. jaring-jaring
D. diagonal
3. (Sedang)
Bentuk setiap sisi kubus adalah ....
A. segitiga
B. lingkaran
C. persegi panjang dengan ukuran berbeda
D. persegi yang sama besar
4. (Sedang)
Sebuah kotak sepatu dibuka dan seluruh sisinya direntangkan. Kegiatan ini merupakan ....
A. mengurai balok menjadi jaring-jaring
B. mengonstruksi kubus
C. menghitung titik sudut
D. mengukur volume
5. (Sukar)
Rani membuat jaring-jaring kubus dari enam persegi. Saat dilipat, dua sisi saling menumpuk. Kesimpulan yang tepat adalah ....
A. semua jaring-jaring pasti benar
B. kubus harus memiliki delapan sisi
C. susunan persegi tersebut perlu diperbaiki agar dapat dilipat tanpa tumpang tindih
D. kubus tidak memiliki sisi

B. Isian

6. Kubus memiliki ... rusuk.
7. Balok memiliki ... titik sudut.
8. Jaring-jaring kubus tersusun dari enam bangun datar berbentuk ....

C. Esai

9. (Sedang)
Jelaskan langkah-langkah mengurai kotak berbentuk kubus hingga menjadi jaring-jaring!
10. (Sukar)
Sebuah kotak berbentuk balok memiliki panjang 12 cm, lebar 8 cm, dan tinggi 5 cm. Jelaskan pasangan sisi yang berukuran sama dan bagaimana kamu dapat membuat jaring-jaringnya. Tidak perlu menghitung luas permukaan.

10. Kunci Jawaban

Review rasio:
  1. Benar
  2. Benar
  3. Salah
  4. Benar
  5. Benar
Pilihan ganda:
  1. B — 6 sisi
  2. C — Jaring-jaring
  3. D — Persegi yang sama besar
  4. A — Mengurai balok menjadi jaring-jaring
  5. C — Susunan perlu diperbaiki agar tidak bertumpang tindih
Isian:
  1. 12
  2. 8
  3. Persegi
Pedoman jawaban esai:

9. Buka perekat kotak dengan hati-hati, rentangkan keenam sisinya, amati susunannya, lalu gambarkan jaring-jaring yang terbentuk.

10. Balok memiliki tiga pasang sisi sama ukuran: dua sisi 12 × 8 cm, dua sisi 12 × 5 cm, dan dua sisi 8 × 5 cm. Gambarkan keenam sisi yang saling terhubung dengan ukuran tersebut, lalu uji dengan melipat pola untuk memastikan sisi-sisinya menutup tanpa bertumpang tindih.

11. Kesimpulan

Kubus dan balok merupakan bangun ruang yang memiliki 6 sisi, 12 rusuk, dan 8 titik sudut. Kubus memiliki enam sisi persegi yang sama besar, sedangkan balok memiliki tiga pasang sisi berhadapan yang sama ukuran.

Mengonstruksi berarti membentuk bangun ruang dari jaring-jaring atau bagian penyusunnya. Mengurai berarti membuka bangun ruang sehingga sisi-sisinya dapat diamati sebagai jaring-jaring. Dengan membuat dan melipat pola secara langsung, murid dapat memahami bentuk bangun ruang serta hubungannya dengan benda sehari-hari.

12. Kesimpulan Pengajaran

⚠️ Kendala Pembelajaran
  • Murid kesulitan membayangkan bentuk tiga dimensi dari pola dua dimensi.
  • Murid salah memilih atau melipat pola jaring-jaring.
  • Penggunaan gunting dan lem membutuhkan pengawasan.
  • Waktu praktik terbatas atau alat peraga tidak mencukupi.
🔄 Tindak Lanjut
  • Gunakan kotak nyata dan demonstrasi bertahap.
  • Sediakan pola jaring-jaring siap gunting untuk murid yang memerlukan bantuan.
  • Pasangkan murid untuk saling membantu dan memeriksa hasil.
  • Berikan tantangan membuat bentuk kubus atau balok dari pola berbeda kepada murid yang sudah memahami konsep.
👥 Murid yang Paham

....................................................................................

👥 Murid yang Belum Paham

....................................................................................

Minggu, 01 November 2026

Materi Ajar: Senin, 26 November 2026

 

📒 IDENTITAS PEMBELAJARAN

👩‍🏫 Nama Guru: Tutik Handayani, S.Pd.
📅 Hari / Tanggal: Senin, 2 November 2026
🏫 Fase / Kelas: Fase C / Kelas VI
📚 Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia & IPAS
🎯 Materi: B. Indonesia: Jenis-jenis karya sastra (mite, legenda, fabel, dll.) • IPAS: Daerahku & Indonesia di Masa Penjajahan, Kondisi Masyarakat pada Masa Penjajahan
🔢 Pertemuan Ke: ke-13
🌟 Belajar Seru Hari Ini! 🌟
📖 Cerita Rakyat  +  🏰 Sejarah Penjajahan

🌅 Apersepsi: Salam & Tiga Kebesaran Allah

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Wr. Wb. 👋
Apa kabar, anak sholih/ah? Semoga kalian sehat, bahagia, dan semangat! Sudahkah shalat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, shalat adalah kewajiban kita sebagai muslim. 🕌

✨ Allah Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah menciptakan manusia dengan akal dan imajinasi, sehingga lahirlah cerita rakyat: mite, legenda, dan fabel yang penuh pesan baik. Allah juga menciptakan Nusantara yang kaya budaya dan alam.
🌿 Allah Al-Malik (Maha Memelihara): Allah memelihara bangsa kita. Di masa penjajahan yang sulit, Allah menjaga semangat para pejuang hingga kita merdeka.
🍚 Allah Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah memberi rezeki berupa tanah subur, rempah, dan hasil bumi. Dahulu rezeki itu diambil penjajah; kini kita wajib mensyukuri dan menjaganya.
💭 Pertanyaan pemantik:
  • Mengapa nenek moyang kita suka menyampaikan nasihat lewat cerita?
  • Jika rezeki bumi kita dulu diambil orang lain, bagaimana caranya kita mensyukuri kemerdekaan sekarang?

🔁 Review Materi Sebelumnya: Teks Sastra

Tulis B (Benar) atau S (Salah)! 🤔

  1. Cerita sastra dapat berupa cerita rekaan yang mengandung amanat.
  2. Latar hanya menjelaskan tempat terjadinya cerita.
  3. Tokoh adalah pelaku dalam sebuah cerita.
  4. Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan pengarang.
  5. Puisi dan cerita rakyat termasuk teks nonsastra.
🔐 Kunci Jawaban (klik)
📖 BAHASA INDONESIA

📋 Perencanaan Pembelajaran

🎓 Capaian Pembelajaran (Fase C): Peserta didik mampu memahami informasi dari berbagai tipe teks (termasuk teks sastra), menemukan gagasan pokok dan rincian, serta menanggapi isi teks. (Mohon sesuaikan redaksi dengan CP resmi terbaru dari BSKAP.)

🎯 Tujuan Pembelajaran: Hari ini kita akan belajar memahami pengertian dan ciri-ciri cerita rakyat, serta menemukan informasi (tokoh, latar, peristiwa, masalah, dan penyelesaian) dari cerita “Lembah Apapuhang dan Orang-Orang Kecil”.

🪜 Alur Tujuan Pembelajaran:

  1. Menyebutkan pengertian cerita rakyat.
  2. Membedakan mite, legenda, dan fabel.
  3. Membaca teks dengan cermat.
  4. Menemukan tokoh, latar, peristiwa, masalah, dan penyelesaian.
  5. Menyimpulkan amanat cerita.

⏰ Alokasi Waktu: 2 × 35 menit  |  🧩 Model: Discovery Learning (metode: membaca, diskusi kelompok, tanya jawab)  |  🎒 Media: teks wacana Buku Siswa (SIBI revisi), video YouTube, kartu unsur cerita, LKPD, papan tulis.

🎬 Video & Penjelasan Materi

📺 Klik untuk menonton video: Jenis-Jenis Cerita Rakyat 

Membaca

Bacalah cerita rakyat "Lembah Apapuhang dan Orang-Orang Kecil" berikut ini. Lalu, jawablah pertanyaannya untuk mengetahui pemahamanmu terhadap isi cerita. 


Lembah Apapuhang dan Orang-Orang Kecil

Jauh sebelum orang-orang di Kepulauan Sangihe masa kini ada dengan kekayaan budayanya. Jauh sebelum raja-raja memimpin dan menciptakan sejarah yang begitu megah. Hiduplah para kurcaci di sebuah lembah di kaki Gunung Awu. Para kurcaci, orang-orang kecil itu, dikenal sebagai Apapuhang.


Ada sebuah lembah yang menghubungkan Kampung Lenganeng dan Kampung Lehase. Lembah itu dipenuhi dengan tumbuhan cengkih, pala, dan kelapa pada lereng-lerengnya. Lembah yang berdasar pada sebuah sungai kecil yang disebut Saluu Apapuhang. Lembah itu dikenal sebagai Balang Apapuhang.

Konon di sekitar sungai-sungai itulah Apapuhang berdiam dan mencari makan. Mereka bekerja dan hidup sebagaimana masyarakat pada umumnya. Mereka berumah di bawah pohon-pohon tumbang. Mereka juga tinggal di sela-sela akar pohon besar yang tumbuh di lembah.


Latihan Pemahaman Teks

1. Berdasarkan kata kunci yang ada, yaitu Kepulauan Sangihe, cerita Apapuhang di atas berasal dari provinsi mana?

2. Apa yang membedakan Apapuhang dengan manusia biasa?

3. Berdasarkan bacaan di atas, para Apapuhang suka berpikir dan bekerja keras! Jabarkan buktinya!

4. Menurutmu, apa hal paling tak masuk akal yang dilakukan oleh para Apapuhang?

5. Dengan kondisi yang seperti diceritakan, kira-kira apa yang akan kamu lakukan untuk bisa menikmati air laut seperti yang diinginkan suku Apapuhang?




JenisCiriContoh
🧚 MiteTentang makhluk gaib, dewa, atau roh; dianggap suciNyi Roro Kidul
🏞️ LegendaAsal-usul tempat/kejadian; tokoh manusiaMalin Kundang, Danau Toba
🐢 FabelTokohnya hewan yang berperilaku seperti manusiaKancil dan Buaya

🔍 Unsur yang dicari: tokoh (siapa), latar (di mana & kapan), peristiwa (apa yang terjadi), masalah (kesulitan), penyelesaian (jalan keluar).
🏠 Contoh sehari-hari: saat Ibu bercerita sebelum tidur, tokohnya adalah kamu, latarnya kamarmu, masalahnya kamu belum mengantuk, penyelesaiannya kamu tidur nyenyak. 😴

📜 Teks wacana: “Lembah Apapuhang dan Orang-Orang Kecil”
(Bu Guru: tempelkan teks dari Buku Siswa SIBI revisi di sini, atau minta siswa membukanya di buku.)

🌈 Aktivitas Mindful – Meaningful – Joyful

  • 🧘 Mindful: tarik napas 3 kali, lalu bacalah teks dengan tenang.
  • 💡 Meaningful: diskusi kelompok: pesan baik apa yang bisa kita terapkan di rumah?
  • 🎉 Joyful: “Tebak Tokoh”: satu teman menirukan tokoh, teman lain menebak!
📝 LKPD Kreatif: Peta Cerita
Judul: ……………………………………
👤 Tokoh: 📍 Latar: ⚡ Peristiwa: 😟 Masalah: ✅ Penyelesaian: 💌 Amanat (gambarkan dalam 1 komik mini):

✅ Asesmen Formatif: Bahasa Indonesia

A. Pilihan Ganda

  1. Cerita yang diwariskan turun-temurun disebut ….
    A. berita  B. cerita rakyat  C. surat  D. pidato
  2. Cerita dengan tokoh hewan yang berperilaku seperti manusia adalah ….
    A. mite  B. legenda  C. fabel  D. biografi
  3. Cerita tentang asal-usul Danau Toba termasuk ….
    A. fabel  B. mite  C. puisi  D. legenda
  4. Waktu dan tempat terjadinya cerita disebut ….
    A. tokoh  B. amanat  C. alur  D. latar
  5. Cerita yang berkaitan dengan dewa dan roh gaib serta dianggap suci adalah ….
    A. mite  B. fabel  C. legenda  D. dongeng biasa

B. Isian

  1. Pelaku dalam cerita disebut ….
  2. Pesan yang ingin disampaikan cerita disebut ….
  3. Kesulitan yang dihadapi tokoh disebut ….

C. Esai

  1. Sebutkan tiga perbedaan mite, legenda, dan fabel!
  2. Jelaskan amanat yang kamu dapat dari cerita “Lembah Apapuhang dan Orang-Orang Kecil” dan bagaimana menerapkannya sehari-hari!
🔐 Kunci JawabanPG: 1) B  2) C  3) D  4) D  5) A
Isian: 6) tokoh  7) amanat  8) masalah (konflik)
Esai: 9) Mite: makhluk gaib/dianggap suci; legenda: asal-usul tempat/peristiwa; fabel: tokoh hewan. 10) Jawaban terbuka, sesuai isi teks dan runtut.
🏁 Kesimpulan: Cerita rakyat (mite, legenda, fabel) punya unsur tokoh, latar, peristiwa, masalah, dan penyelesaian, serta selalu menyimpan amanat yang berguna bagi hidup kita. 💖
🏰 IPAS: Masa Penjajahan

📋 Perencanaan Pembelajaran

🎓 Capaian Pembelajaran (Fase C): Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menjelaskan peristiwa sejarah di daerahnya serta dampaknya bagi kehidupan masyarakat. (Mohon sesuaikan dengan CP resmi terbaru.)

🎯 Tujuan Pembelajaran: Murid dapat menjelaskan kondisi daerahnya dan masyarakat Indonesia pada masa penjajahan serta mengambil teladan dari para pejuang.

🪜 Alur Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengenal bangsa yang pernah menjajah Indonesia.
  2. Menceritakan kondisi daerahku pada masa penjajahan.
  3. Menjelaskan kondisi sosial, ekonomi, dan budaya rakyat.
  4. Menyimpulkan semangat perjuangan dan meneladaninya.

⏰ Alokasi Waktu: 2 × 35 menit  |  🧩 Model: Problem Based Learning (metode: diskusi, tanya jawab, ceramah bervariasi)  |  🎒 Media: peta Nusantara, gambar/foto sejarah, video, kartu peristiwa, LKPD.

🎬 Video & Penjelasan Materi

📺 Klik untuk menonton video: Indonesia di Masa Penjajahan (Ganti dengan tautan pilihan Anda.)

🌍 Mengapa Indonesia dijajah? Karena kekayaan alamnya, terutama rempah-rempah, hasil bumi, dan letak yang strategis. Bangsa Portugis, Spanyol, Belanda, Inggris, dan Jepang datang silih berganti.
BidangKondisi masyarakat masa penjajahan
💰 EkonomiRakyat dipaksa menanam tanaman tertentu (tanam paksa), hasil bumi diambil penjajah, rakyat hidup miskin
👥 SosialRakyat dibedakan derajatnya, kerja paksa, sulit bersekolah
🎭 BudayaTradisi tetap dijaga, tetapi banyak pengaruh budaya asing masuk
🔥 PerlawananMuncul pahlawan di daerah-daerah, lalu persatuan bangsa menuju kemerdekaan

🏠 Contoh sehari-hari: bayangkan hasil kebun yang kamu rawat dengan susah payah diambil semuanya oleh orang lain. Sedih dan tidak adil, bukan? Begitulah perasaan rakyat dahulu. 😢 Kini kita bisa bersekolah dengan bebas; ayo belajar sungguh-sungguh!

🗺️ Daerahku: Cari tahu satu peristiwa atau pahlawan dari daerah tempat tinggalmu pada masa penjajahan, lalu ceritakan di kelas.

🌈 Aktivitas Mindful – Meaningful – Joyful

  • 🧘 Mindful: pejamkan mata, bayangkan hidup di masa penjajahan, lalu ucapkan syukur atas kemerdekaan.
  • 💡 Meaningful: wawancara kakek/nenek tentang cerita perjuangan di daerahmu.
  • 🎉 Joyful: “Kuis Garis Waktu”: susun kartu peristiwa dari yang tertua!
📝 LKPD Kreatif: Surat untuk Pahlawan
Nama pahlawan/peristiwa di daerahku: Kondisi masyarakat saat itu: Teladan yang kupetik: ✉️ Suratku untuk pahlawan:

✅ Asesmen Formatif: IPAS

A. Pilihan Ganda

  1. Bangsa Indonesia dijajah karena kaya akan ….
    A. rempah-rempah  B. gunung es  C. gurun  D. salju
  2. Bangsa Eropa yang lama menjajah Indonesia adalah ….
    A. Mesir  B. Belanda  C. Brasil  D. Kanada
  3. Rakyat dipaksa bekerja tanpa upah layak disebut ….
    A. gotong royong  B. musyawarah  C. kerja paksa  D. kerja bakti
  4. Sikap yang tepat meneladani pahlawan adalah ….
    A. malas belajar  B. mudah menyerah  C. suka berkelahi  D. rajin dan cinta tanah air
  5. Negara yang menjajah Indonesia pada 1942–1945 adalah ….
    A. Inggris  B. Portugis  C. Jepang  D. Spanyol

B. Isian

  1. Tanam paksa dilakukan oleh bangsa ….
  2. Orang yang berjuang melawan penjajah disebut ….
  3. Hasil bumi yang sangat dicari bangsa Eropa adalah ….

C. Esai

  1. Jelaskan kondisi ekonomi rakyat pada masa penjajahan!
  2. Bagaimana caramu mensyukuri kemerdekaan sebagai siswa kelas VI?
🔐 Kunci JawabanPG: 1) A  2) B  3) C  4) D  5) C
Isian: 6) Belanda  7) pahlawan  8) rempah-rempah
Esai: 9) Rakyat miskin karena hasil bumi diambil dan dipaksa menanam tanaman tertentu. 10) Jawaban terbuka, misalnya belajar tekun, menghormati pahlawan, menjaga persatuan.
🏁 Kesimpulan: Indonesia dijajah karena kekayaan alamnya. Rakyat hidup sulit, tetapi tidak menyerah. Semangat pahlawan menjadi teladan bagi kita untuk mengisi kemerdekaan dengan belajar dan bersatu. 🇮🇩

💜 Refleksi Perasaanku Hari Ini

Bagaimana perasaanmu setelah belajar? Klik emoji-nya!

🤩 Sangat Senang  😊 Senang  🙂 Biasa  😕 Bingung  😢 Sedih

🧑‍🏫 Refleksi Pembelajaran Guru

MapelKendalaTindak Lanjut
B. IndonesiaSebagian siswa sulit membedakan mite, legenda, dan fabel; membaca teks panjang kurang fokusGunakan kartu bergambar, baca bergantian, beri pertanyaan pemandu
IPASKonsep sejarah terasa jauh dari kehidupan siswa; sulit menghubungkan dengan daerahGunakan gambar/peta, kisah pahlawan lokal, dan wawancara keluarga
MapelSiswa yang sudah pahamSiswa yang belum paham
B. Indonesia  
IPAS  
Semangat belajar, anak-anak hebat! 🌈 Wassalamu’alaikum Wr. Wb. 👋

Kamis, 29 Oktober 2026

Materi Ajar: Kamis, 29 Oktober 2026

 📚 ✏️ 🌟 IDENTITAS 🚀

Pembelajaran Harian Kelas VI

Kurikulum Merdeka • Yuk, belajar dengan gembira! 🎉

📌 IDENTITAS
1.Nama Guru:Tutik Handayani, S.Pd.
2.Hari / Tanggal:Kamis, 29 Oktober 2026
3.Fase / Kelas:Fase C / Kelas VI
4.Mata Pelajaran:Pendidikan Pancasila
5.Materi:Norma
6.Pertemuan Ke:minggu ke-5
🌅 Pendahuluan

Apersepsi: Salam dan Ayat-Ayat Allah

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Wr. Wb. 👋

Apa kabar, anak-anak sholih/sholihah? Semoga kalian semua sehat, bahagia, dan semangat hari ini ya! 😊 Sudahkah kalian shalat Subuh? Jangan lupa ya, shalat adalah kewajiban kita sebagai muslim. 🕌

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Hari ini kita belajar tentang Norma, yaitu aturan agar hidup kita tertib dan damai. Ternyata, aturan itu berkaitan dengan tiga kebesaran Allah. Yuk, kita lihat! 🚀

🌟 1. Allah Maha Khaliq (Maha Pencipta)

إِنَّا خَلَقْنَٰكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَٰكُمْ شُعُوبًا وَقَبَآئِلَ لِتَعَارَفُوا۟

“Kami menciptakan kamu laki-laki dan perempuan, dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal.” (QS. Al-Hujurat: 13)

Allah menciptakan kita berbeda-beda: suku, bahasa, dan kebiasaan. Agar hidup bersama tetap rukun, kita perlu norma sebagai aturan bersama. 🤝

🤔 Pertanyaan pemantik: Kalau Allah menciptakan kita dengan banyak perbedaan, apa yang bisa terjadi jika tidak ada aturan yang disepakati bersama di kelas atau di kampung kita?

⚖️ 2. Allah Maha Malik (Maha Memiliki dan Memelihara)

مَٰلِكِ يَوْمِ ٱلدِّينِ

“Pemilik hari pembalasan.” (QS. Al-Fatihah: 4)

Allah memelihara seluruh alam dan Maha Adil. Semua perbuatan kita dilihat dan akan dipertanggungjawabkan. Inilah dasar norma agama dan mengapa kita menaati aturan, baik ada yang melihat maupun tidak. 👀

🤔 Pertanyaan pemantik: Jika Allah selalu melihat perbuatan kita, apakah kita tetap menaati aturan saat tidak ada guru atau orang tua yang mengawasi? Mengapa?

🍎 3. Allah Maha Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)

وَمَا مِن دَآبَّةٍ فِى ٱلْأَرْضِ إِلَّا عَلَى ٱللَّهِ رِزْقُهَا

“Tidak ada satu binatang melata pun di bumi melainkan Allah yang memberi rezekinya.” (QS. Hud: 6)

Rezeki dari Allah harus kita jemput dengan cara yang baik dan jujur, sesuai norma kesusilaan dan hukum. Tidak mencontek, tidak mengambil milik orang lain. 💰

🤔 Pertanyaan pemantik: Jika rezeki sudah diatur Allah, mengapa kita tidak perlu berbuat curang atau mengambil barang orang lain untuk mendapatkannya?

🔁 Pembukaan

Ayo Ingat Lagi! Review Pertemuan Sebelumnya

Bahasa Indonesia: Teks Sastra. Tulis B jika Benar dan S jika Salah. 💪

  1. Puisi, pantun, cerpen, dan dongeng termasuk contoh teks sastra. 📜
  2. Pantun terdiri atas sampiran dan isi. 🎶
  3. Tokoh dalam sebuah cerita hanya boleh berupa manusia. 🧍
  4. Latar dalam cerita hanya menjelaskan tempat kejadian. 📍
  5. Amanat adalah pesan baik yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca. 💌
🔑 Klik untuk melihat Kunci Jawaban

📋 Identitas Mata Pelajaran

🎯 Capaian Pembelajaran (Fase C)

Peserta didik mampu menganalisis penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, memahami aturan dan norma yang berlaku di keluarga, sekolah, dan masyarakat, serta menunjukkan sikap taat aturan dan bertanggung jawab atas hak dan kewajibannya sebagai warga negara.

🏁 Tujuan Pembelajaran

  1. Aku dapat menjelaskan pengertian dan pentingnya norma.
  2. Aku dapat menyebutkan macam-macam norma (agama, kesusilaan, kesopanan, hukum) beserta sanksinya.
  3. Aku dapat mengidentifikasi contoh norma di rumah, sekolah, dan masyarakat.
  4. Aku dapat menunjukkan sikap menaati norma dalam kehidupan sehari-hari.

🧭 Alur Tujuan Pembelajaran

TahapKegiatan
TP 1Mengamati gambar situasi tertib dan tidak tertib, lalu menyimpulkan pengertian dan pentingnya norma.
TP 2Menonton video, mengenal empat macam norma dan sanksinya melalui kartu bergambar.
TP 3Permainan “Kartu Hijau–Merah” dan diskusi kelompok memilah contoh norma di rumah, sekolah, dan masyarakat.
TP 4Bermain peran situasi dilema, lalu membuat komitmen “Aku Taat Norma”.

📚 Materi

Norma: pengertian, macam-macam norma (agama, kesusilaan, kesopanan, hukum), sanksi, contoh, dan pentingnya menaati norma.

⏰ Alokasi Waktu

2 × 35 menit

🧩 Model dan Metode

Model: Problem Based Learning (PBL).
Metode: pengamatan, diskusi kelompok, bermain peran, permainan kartu, tanya jawab.

🎒 Media dan Alat Peraga

Video pembelajaran, gambar situasi (lampu lalu lintas, antre, salim tangan), kartu norma, kartu hijau dan merah, rambu lalu lintas mini, poster peraturan kelas, LKPD, dan alat tulis.

🎬 Inti Pembelajaran

Video dan Penjelasan

▶️ Tonton dulu videonya, ya!

Judul: Norma dan Macam-Macam Norma | Pendidikan Pancasila Kelas 6

▶ Buka Video di YouTube

📏 Apa itu Norma?

Norma adalah aturan atau pedoman tentang perilaku yang baik dan boleh dilakukan, serta perilaku yang tidak boleh dilakukan. Dengan norma, hidup bersama menjadi tertib, aman, dan adil. 🌈

🚦 Contoh sehari-hari: Bayangkan jalan raya tanpa lampu lalu lintas. Semua kendaraan jalan sesuka hati, pasti kacau! Norma membuat semua orang tahu apa yang harus dilakukan.

🧩 Empat Macam Norma

🕌

1. Norma Agama

Aturan dari Tuhan dalam ajaran agama.
Contoh: shalat tepat waktu, berkata jujur, berbakti pada orang tua.
Sanksi: dosa dan pertanggungjawaban di akhirat.

💖

2. Norma Kesusilaan

Aturan dari hati nurani tentang baik dan buruk.
Contoh: mengembalikan dompet yang ditemukan, tidak mencontek.
Sanksi: rasa bersalah dan malu pada diri sendiri.

🙏

3. Norma Kesopanan

Aturan sopan santun dari kebiasaan masyarakat.
Contoh: mengucap “permisi”, salim kepada guru, tidak berbicara kasar.
Sanksi: teguran, dikucilkan, atau digunjing orang.

🚔

4. Norma Hukum

Aturan tertulis yang dibuat pemerintah dan bersifat memaksa.
Contoh: berhenti saat lampu merah, memakai helm.
Sanksi: denda atau hukuman sesuai undang-undang.

🏠🏫🏘️ Norma di Sekitar Kita

TempatContoh NormaJenis
🏠 RumahMencium tangan orang tua sebelum berangkatKesopanan
🏠 RumahMembantu ibu dan berkata jujurAgama, Kesusilaan
🏫 SekolahMemakai seragam dan datang tepat waktuPeraturan sekolah
🏫 SekolahTidak mencontek saat ulanganKesusilaan
🏘️ MasyarakatAntre, menjaga kebersihan lingkunganKesopanan, Hukum
🛵 Jalan rayaMemakai helm dan menaati lampu lalu lintasHukum

🇮🇩 Hubungan Norma dengan Pancasila

  • Sila ke-1: taat pada norma agama.
  • Sila ke-2: berperilaku sopan dan beradab kepada sesama.
  • Sila ke-3: menaati aturan bersama demi persatuan.
  • Sila ke-4: menyepakati aturan lewat musyawarah, misalnya peraturan kelas.
  • Sila ke-5: norma membuat semua orang diperlakukan adil.

💡 Mengapa Norma Penting?

Norma membuat hidup tertib, aman, dan adil. Kalau semua orang menaatinya, kita bisa belajar, bermain, dan hidup rukun dengan nyaman. 😊

🌈 Aktivitas Mindful – Meaningful – Joyful
🧘

Mindful

Tarik napas dalam 3 kali. Ingat satu aturan yang kemarin sudah kamu taati dan satu yang masih sulit. Syukuri dengan berdoa.

🎭

Meaningful

Bermain peran: “Menemukan dompet di kantin” dan “Mau menyeberang saat lampu merah”. Diskusikan norma apa yang dilanggar dan apa sanksinya.

🟩🟥

Joyful

Game “Kartu Hijau–Merah”: guru membacakan perbuatan. Angkat kartu hijau jika sesuai norma, merah jika melanggar!

📝 LKPD Kreatif: Detektif Norma 🕵️

Nama : ……………………………
Kelas / No. : ………………………

A. Tentukan jenis norma pada setiap situasi! (tulis: Agama / Kesusilaan / Kesopanan / Hukum)

NoSituasiJenis Norma
1Rani shalat Zuhur tepat waktu.………………
2Budi berhenti saat lampu lalu lintas merah.………………
3Sinta menyapa guru sambil tersenyum dan salim.………………
4Dodi mengembalikan penghapus teman yang terbawa.………………
5Adik memakai helm saat dibonceng ayah.………………

B. Peraturan Kelasku 🏫 Tulis 3 aturan kelas yang kamu sepakati bersama teman, beserta akibatnya jika dilanggar!

AturanJika dilanggar
……………………………………………………
……………………………………………………
……………………………………………………

C. Komik Empat Kotak 🎨 Gambar cerita singkat tentang seseorang yang menaati norma dan dampak baiknya!

D. Komitmen “Aku Taat Norma” ✍️
Mulai hari ini, aku akan ……………………………………………………………………………

🔑 Kunci LKPD (untuk guru)
🏆 Penutup

Asesmen Formatif: Pendidikan Pancasila

A. Pilihan Ganda

  1. Aturan yang menjadi pedoman berperilaku disebut ... Mudah
    1. cerita
    2. permainan
    3. norma
    4. dongeng
  2. Melaksanakan shalat tepat waktu termasuk norma ... Mudah
    1. agama
    2. hukum
    3. kesopanan
    4. permainan
  3. Mengucapkan “permisi” saat lewat di depan orang yang lebih tua termasuk norma ... Sedang
    1. hukum
    2. agama
    3. kesusilaan
    4. kesopanan
  4. Pengendara yang menerobos lampu merah dapat didenda. Hal ini sanksi dari norma ... Sedang
    1. kesopanan
    2. hukum
    3. kesusilaan
    4. agama
  5. Dodi menemukan dompet berisi uang dan mengembalikannya karena hati nuraninya berkata itu bukan miliknya. Perbuatan Dodi didorong oleh norma ... Sukar
    1. kesusilaan
    2. hukum
    3. kesopanan
    4. permainan

B. Isian Singkat

  1. Norma yang bersumber dari ajaran Tuhan disebut norma ................. Mudah
  2. Sanksi bagi pelanggar norma kesopanan biasanya berupa ................. dari masyarakat. Sedang
  3. Norma kesusilaan bersumber dari ................. manusia. Sukar

C. Esai

  1. Sebutkan empat macam norma beserta satu contoh masing-masing! Sedang
  2. Apa yang akan terjadi di kelas atau di masyarakat jika semua orang tidak menaati norma? Jelaskan dengan contoh! Sukar
🔑 Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila

Pilihan Ganda: 1 C, 2 A, 3 D, 4 B, 5 A

Isian: 1 agama, 2 teguran / dikucilkan / dicibir (jawaban sejenis), 3 hati nurani

Esai:
1. Norma agama (shalat tepat waktu), norma kesusilaan (jujur mengembalikan barang), norma kesopanan (salim kepada guru), norma hukum (memakai helm).
2. Kehidupan menjadi kacau, tidak tertib, tidak aman, dan tidak adil. Contoh: tanpa aturan antre, orang berebut dan bertengkar; tanpa aturan lalu lintas, terjadi kecelakaan.

✅ Kesimpulan

🌟 Norma adalah aturan agar hidup tertib, aman, dan adil. Ada empat macam: agama, kesusilaan, kesopanan, dan hukum, masing-masing punya sumber dan sanksi berbeda. Dengan menaati norma, kita mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan membuat lingkungan rukun. Yuk, mulai dari hal kecil: jujur, sopan, dan tertib! 💪🇮🇩

😊 Bagaimana perasaanmu belajar Pendidikan Pancasila hari ini?

👩‍🏫 Refleksi Pembelajaran Guru – Pendidikan Pancasila
Kendala PembelajaranSiswa sering tertukar membedakan norma kesusilaan, kesopanan, dan agama; ada yang menganggap norma hanya milik sekolah; sebagian siswa kurang aktif saat bermain peran.
Tindak LanjutMemberi tabel perbandingan sumber dan sanksi; memakai contoh nyata dari kehidupan siswa; membentuk kelompok kecil agar semua siswa berperan; menambah pengayaan bagi siswa yang cepat paham.
Siswa yang Sudah Paham
Siswa yang Belum Paham

🎉 Hebat! Kamu sudah menyelesaikan pembelajaran hari ini!

Jangan lupa: taati aturan, bersikap sopan, dan tetap semangat besok ya! 🌈
Wassalamu’alaikum Wr. Wb. 👋

— Bu Tutik Handayani, S.Pd. —

Materi Ajar: Selasa, 3 November 2026

  🌈 SELAMAT DATANG Pembelajaran Hari Ini 📚 Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka 👩‍🏫 IDENTITAS NAMA GURU Tutik Handayani, S.Pd.   📅 HARI / TANG...