Rabu, 14 Oktober 2026

STS IPAS: Kamis, 15 Oktober 2026

🌈 SELAMAT DATANG

Pembelajaran Hari Ini

📚 Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka

IDENTITAS

NAMA GURU

Tutik Handayani, S.Pd.

📅

HARI / TANGGAL

Kamis, 15 Oktober 2026

🏫

FASE / KELAS

Fase C / Kelas 6

📖

MATA PELAJARAN

ipas

✏️

MATERI

Sistem pencernaan, Sistem pernapasan, dan Jejak sang pahlawan 

🔢

PERTEMUAN KE 6

IPAS • KELAS VI SD
Materi dan Latihan Persiapan Sumatif Tengah Semester (STS) Ganjil

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, salam sejahtera, dan halo anak-anak hebat kelas VI!

Sebentar lagi kita akan menghadapi Sumatif Tengah Semester (STS). Sumatif ini adalah kesempatan untuk melihat sejauh mana kalian memahami materi yang telah dipelajari, sekaligus mengetahui bagian mana yang masih perlu diulang. Belajar IPAS itu menyenangkan karena kita mempelajari tubuh kita sendiri dan perjalanan bangsa kita.

Pada tulisan ini kita akan mengulang tiga materi penting: sistem pencernaan, sistem pernapasan, dan jejak sang pahlawan. Setelah membaca materinya, kerjakan latihan soal di bagian akhir yang bentuknya mirip dengan soal STS, lalu cocokkan jawabanmu dengan kunci jawaban.

Berdoalah sebelum belajar, bacalah dengan teliti, dan jangan lupa menjaga kesehatan agar tetap bugar saat ujian. Selamat belajar!

1. Sistem Pencernaan

Sistem pencernaan adalah rangkaian organ yang bekerja mengubah makanan menjadi zat-zat sederhana agar dapat diserap dan digunakan tubuh. Pencernaan terjadi dengan dua cara: pencernaan mekanik (makanan dihaluskan, misalnya dikunyah) dan pencernaan kimiawi (makanan diuraikan oleh enzim dan zat kimia).

Zat Gizi dan Manfaatnya

Zat GiziManfaatSumber
KarbohidratSumber energi utamaNasi, jagung, roti, singkong, kentang
ProteinZat pembangun: pertumbuhan dan pembentukan sel tubuh, serta memperbaiki sel yang rusakTelur, ikan, daging, tempe, tahu
LemakCadangan energi dan pelindung organMinyak, mentega, kacang-kacangan
VitaminZat pengatur: menjaga tubuh tetap sehatSayur dan buah
MineralZat pengatur: membentuk tulang dan gigi, menjaga fungsi tubuhSusu, ikan teri, sayuran hijau
SeratMemperlancar buang air besarSayur, buah, kacang-kacangan
AirMelarutkan zat gizi dan membantu pencernaanAir putih

Contoh membaca tabel kandungan gizi:

Bahan MakananKarbohidratProteinLemak
NasiTinggiRendahRendah
TelurRendahTinggiSedang
Minyak kelapaRendahRendahTinggi
TempeSedangTinggiRendah

Dari tabel tersebut, sumber protein terbaik adalah telur dan tempe (nilai protein tinggi). Pada tabel energi, protein, dan serat per 100 gram, bahan yang paling baik untuk pertumbuhan dan pembentukan sel adalah yang proteinnya paling banyak, yaitu tempe (18 g).

VitaminManfaat Utama
Vitamin AMenjaga kesehatan mata
Vitamin CMeningkatkan daya tahan tubuh dan mempercepat penyembuhan luka
Vitamin DMenguatkan tulang dan gigi
Vitamin KMembantu pembekuan darah

Organ Saluran Pencernaan

Mulut→Kerongkongan→Lambung→Usus halus→Usus besar→Anus

OrganFungsi
MulutGigi dan lidah mengunyah makanan (pencernaan mekanik). Air liur mengandung enzim ptialin (amilase ludah) yang mengubah zat tepung (amilum) menjadi gula sederhana
KerongkonganMenyalurkan makanan dari mulut ke lambung dengan gerakan meremas (peristaltik)
LambungMengaduk makanan menjadi bubur. Menghasilkan asam klorida (HCl) untuk membunuh kuman dan membantu pencernaan protein, serta enzim pepsin yang memecah protein menjadi molekul lebih sederhana
Usus halusMenyerap sari-sari makanan ke dalam darah. Dibantu cairan empedu (dari hati) dan enzim dari pankreas
Usus besarMenyerap kembali air dari sisa makanan dan membentuk feses
Rektum dan anusMenampung dan mengeluarkan feses

Contoh perjalanan nasi: nasi dikunyah di mulut dan bercampur air liur (zat tepung menjadi gula sederhana), didorong kerongkongan, dicerna menjadi bubur di lambung, sari-sarinya diserap di usus halus, airnya diserap di usus besar, lalu sisanya dikeluarkan sebagai feses lewat anus.

Gangguan pada Sistem Pencernaan

GangguanPenyebab dan GejalaPencegahan
MaagRadang pada dinding lambung, karena sering telat makan, melewatkan sarapan, atau terlalu banyak makanan pedas dan asam. Gejalanya perut perih dan panas, terutama saat laparMakan teratur, tidak menunda sarapan, kurangi makanan pedas
DiareBuang air besar berkali-kali dengan feses cair, akibat makanan atau minuman yang tidak bersihCuci tangan, makan makanan bersih; minum oralit bila terkena diare
Sembelit (konstipasi)Sulit buang air besar karena feses keras. Terjadi bila kurang serat, kurang minum, atau sering menahan buang air besar. Usus besar menyerap terlalu banyak air dari sisa makanan sehingga feses mengerasMakan sayur dan buah, minum air putih, jangan menahan buang air besar
WasirPembengkakan pembuluh darah di sekitar anus, antara lain akibat sembelit dan mengejan terlalu kerasMakan makanan berserat dan tidak mengejan terlalu keras

Cara Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan

  • Makan teratur dan tidak melewatkan sarapan.
  • Mengunyah makanan sampai halus (tidak tergesa-gesa).
  • Makan makanan berserat, seperti sayur dan buah, agar buang air besar lancar.
  • Minum air putih yang cukup, termasuk saat makan secukupnya.
  • Mencuci tangan sebelum makan dan memilih jajanan yang bersih.
  • Tidak menahan buang air besar.

Contoh menu untuk anak yang sering sembelit: nasi, tempe, sayur bayam, pepaya, dan air putih, karena kaya serat dan cairan. Menu seperti mi instan, sosis, dan es teh kurang baik karena rendah serat.

2. Sistem Pernapasan

Sistem pernapasan berfungsi memasukkan oksigen ke dalam tubuh dan mengeluarkan karbon dioksida serta uap air. Oksigen dibutuhkan sel tubuh untuk menghasilkan energi.

Organ Pernapasan

Hidung→Faring→Laring→Trakea→Bronkus→Paru-paru (alveolus)

OrganFungsi
HidungRambut getar dan lendir menyaring debu dan kuman, serta menghangatkan dan melembapkan udara
Faring (tenggorokan)Saluran bersama bagi udara dan makanan
Laring (pangkal tenggorokan)Tempat pita suara; menghasilkan suara
Trakea (batang tenggorokan)Pipa udara yang berbentuk cincin-cincin tulang rawan, menghubungkan tenggorokan dengan bronkus
BronkusCabang trakea yang menuju paru-paru kanan dan kiri
AlveolusGelembung-gelembung kecil di paru-paru, tempat pertukaran oksigen dan karbon dioksida dengan darah
DiafragmaOtot berbentuk lembaran di bawah paru-paru yang berperan dalam pernapasan perut

Mekanisme Pernapasan

ProsesDiafragmaRongga DadaHasil
Inspirasi (menarik napas)Berkontraksi dan mendatarMembesarUdara masuk ke paru-paru
Ekspirasi (mengembuskan napas)Berelaksasi dan melengkung ke atasMengecilUdara keluar dari paru-paru

Pernapasan terjadi dengan dua cara: pernapasan dada (dengan bantuan otot-otot tulang rusuk) dan pernapasan perut (dengan bantuan diafragma).

Zat sisa pernapasan: karbon dioksida dan uap air. Saat beraktivitas berat, misalnya berlari, otot membutuhkan lebih banyak oksigen dan perlu membuang lebih banyak karbon dioksida, sehingga laju napas meningkat. Misalnya, laju napas Fajar saat istirahat 18 kali/menit dan setelah berlari 35 kali/menit.

Gangguan pada Sistem Pernapasan

GangguanGejalaPenyebab
AsmaSesak napas dan mengi (bengek) yang kambuh, terutama saat udara dingin atau berdebuSaluran napas menyempit karena alergi, debu, udara dingin, atau asap
BronkitisBatuk berdahak lamaPeradangan pada bronkus akibat infeksi, asap rokok, atau polusi
ISPAPilek, batuk, dan demamInfeksi virus atau bakteri pada saluran pernapasan atas
PneumoniaBatuk, sesak napas, demamInfeksi pada paru-paru

Penyebab Gangguan dan Cara Menjaganya

  • Polusi udara (asap kendaraan, debu, kabut asap): gunakan masker saat kabut asap dan kurangi aktivitas berat di luar rumah.
  • Asap rokok: mengandung zat yang merusak dan mengiritasi saluran pernapasan secara terus-menerus. Perokok pasif (orang yang menghirup asap) juga bisa terganggu, sehingga jangan merokok di dalam rumah.
  • Berolahraga teratur dan menjaga kebersihan lingkungan.
  • Menanam pohon dan membuka ventilasi agar udara bersih dan segar.

3. Jejak Sang Pahlawan

Kedatangan Bangsa Eropa ke Nusantara

Nusantara dikenal sebagai penghasil rempah-rempah (cengkih, pala, lada) yang sangat berharga. Karena itu, bangsa-bangsa Eropa datang untuk mencari rempah-rempah dan kemudian ingin menguasai perdagangannya.

BangsaKeterangan
PortugisBangsa Eropa pertama yang tiba di Maluku, pada tahun 1512
SpanyolDatang ke Maluku setelah Portugis dan bersaing memperebutkan rempah-rempah
BelandaDatang dengan VOC (1602) dan menjajah Indonesia paling lama, lebih dari 300 tahun
InggrisMenguasai sebagian wilayah Nusantara dalam waktu singkat
JepangMenduduki Indonesia pada tahun 1942 sampai 1945

Kebijakan Penjajah dan Kondisi Masyarakat

KebijakanPenjelasan
Monopoli perdaganganVOC memaksa petani menjual rempah-rempah hanya kepada VOC dengan harga murah
Kerja rodiKerja paksa tanpa upah, misalnya pembangunan jalan raya Anyer–Panarukan
Tanam paksa (Cultuurstelsel)Mewajibkan petani menanam tanaman ekspor seperti kopi, tebu, dan nila; diberlakukan pada 1830 atas gagasan Johannes van den Bosch
Devide et imperaSiasat adu domba atau politik memecah belah agar rakyat mudah dikuasai
RomushaKerja paksa pada masa pendudukan Jepang
Politik EtisBalas budi Belanda yang diusulkan Van Deventer, terdiri atas tiga program: irigasi (pengairan), edukasi (pendidikan), dan emigrasi (perpindahan penduduk)

Kondisi sosial dan ekonomi masa penjajahan: rakyat hidup miskin dan sering kelaparan karena hasil bumi diambil penjajah, pajak berat, kerja paksa tanpa upah, serta pendidikan dan pelayanan kesehatan sangat terbatas. Terdapat pula perbedaan perlakuan (diskriminasi) antara penjajah dan rakyat pribumi.

Dampak Politik Etis: program edukasi membuka kesempatan sekolah bagi sebagian rakyat. Dari sinilah lahir kaum terpelajar yang kemudian memelopori pergerakan nasional, meskipun tujuan awal Politik Etis tidak sepenuhnya menyejahterakan rakyat.

Pahlawan dari Berbagai Daerah

PahlawanDaerah AsalPerjuangan
PattimuraMalukuMemimpin perlawanan rakyat Maluku terhadap Belanda pada tahun 1817
Sultan HasanuddinSulawesi Selatan (Gowa)Melawan VOC; dijuluki Belanda Ayam Jantan dari Timur
Pangeran DiponegoroYogyakartaMemimpin Perang Diponegoro (1825–1830). Salah satu penyebabnya, Belanda memasang patok di tanah leluhur dan makam keramat Diponegoro
Imam BonjolSumatera BaratPemimpin Perang Padri
Pangeran AntasariKalimantan SelatanMemimpin perlawanan rakyat Banjar
Cut Nyak DhienAcehMelanjutkan perjuangan secara gerilya setelah suaminya, Teuku Umar, gugur
Cut MeutiaAcehPejuang wanita yang gigih melawan Belanda
Martha Christina TiahahuMalukuPejuang wanita muda yang berani mendampingi Pattimura
Raden Intan IILampungBerani melawan Belanda sejak muda dan terus berjuang walau menghadapi kekuatan yang jauh lebih besar
R.A. KartiniJepara, Jawa TengahMemperjuangkan pendidikan dan kemajuan perempuan

Mengapa perlawanan para pahlawan mudah dipatahkan? Karena perjuangan masih terpisah-pisah di tiap daerah, serta Belanda memakai siasat adu domba dan memiliki senjata yang lebih modern.

Meneladani Pahlawan

  • Sifat kepahlawanan: berani, pantang menyerah, cinta tanah air, rela berkorban, gotong royong, dan peduli pada rakyat.
  • Warisan perjuangan di daerah: nama jalan, monumen, dan museum yang mengenang pahlawan daerah, misalnya nama Raden Intan II yang diabadikan di Lampung.
  • Penerapan di sekolah: belajar sungguh-sungguh, menjaga persatuan dengan teman, bergotong royong dalam kerja bakti, dan menjaga kebersihan lingkungan.
  • Mengapa nilai kepahlawanan penting? Nilai seperti rela berkorban dan cinta tanah air memperkuat rasa persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Nilai ini tidak hanya berlaku pada masa penjajahan.

Ringkasan Singkat

  • Urutan pencernaan: mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, anus. Sari makanan diserap di usus halus, air diserap di usus besar.
  • Gangguan pencernaan: maag (telat makan), diare, sembelit (kurang serat dan air), wasir. Cegah dengan makan teratur, makan sayur dan buah, minum air putih.
  • Urutan jalur udara: hidung, faring, laring, trakea, bronkus, alveolus. Pertukaran gas terjadi di alveolus.
  • Inspirasi: diafragma mendatar dan rongga dada membesar. Ekspirasi: diafragma melengkung dan rongga dada mengecil.
  • Bangsa Eropa datang mencari rempah-rempah; Portugis pertama tiba di Maluku (1512); Belanda menjajah paling lama.
  • Kebijakan penjajah: kerja rodi, tanam paksa, devide et impera, dan Politik Etis (irigasi, edukasi, emigrasi).
  • Meneladani pahlawan: berani, pantang menyerah, cinta tanah air, rela berkorban, dan menjaga persatuan.

Latihan Soal Asesmen

Mata Pelajaran: IPAS  |  Kelas: VI  |  Tahun Pelajaran: 2026/2027

Kerjakan soal secara mandiri terlebih dahulu. Kunci jawaban ada di bagian bawah, buka setelah selesai mengerjakan.

I. PILIHAN GANDA

Pilihlah jawaban A, B, C, dan D di bawah ini dengan memberikan tanda silang (X) pada jawaban yang paling tepat!

  1. Urutan saluran pencernaan yang benar adalah ....

    1. mulut → lambung → kerongkongan → usus halus → usus besar → anus
    2. mulut → kerongkongan → lambung → usus halus → usus besar → anus
    3. mulut → kerongkongan → usus halus → lambung → usus besar → anus
    4. mulut → lambung → usus halus → kerongkongan → anus → usus besar
  2. Penyerapan sari-sari makanan ke dalam darah terjadi di ....

    1. usus halus
    2. usus besar
    3. lambung
    4. kerongkongan
  3. Di dalam lambung terdapat enzim pepsin yang berfungsi untuk ....

    1. Mengubah amilum menjadi zat gula
    2. Menyerap sari-sari makanan
    3. Memecah protein menjadi molekul lebih sederhana
    4. Membunuh semua bakteri baik dalam usus
  4. Fungsi utama usus besar adalah ....

    1. mencerna protein dengan enzim pepsin
    2. menghasilkan empedu
    3. menyerap sari-sari makanan
    4. menyerap air dari sisa makanan dan membentuk feses
  5. Zat gizi yang berfungsi sebagai sumber energi utama bagi tubuh adalah ....

    1. protein
    2. karbohidrat
    3. vitamin
    4. mineral
  6. Beberapa minggu terakhir, Bima sering melewatkan sarapan dan lebih suka jajan makanan pedas di kantin sekolah. Suatu hari, perutnya terasa perih dan panas, terutama saat telat makan siang. Ibu guru menyarankan Bima untuk makan tepat waktu dan mengurangi makanan pedas.

    Berdasarkan cerita tersebut, gangguan pencernaan yang kemungkinan besar dialami Bima adalah ....

    1. Diare
    2. Sembelit
    3. Wasir
    4. Maag
  7. Seseorang yang sering menahan buang air besar dalam waktu lama berisiko mengalami sembelit. Hal ini terjadi karena ....

    1. Lambung memproduksi terlalu banyak asam lambung
    2. Usus halus berhenti menyerap sari-sari makanan
    3. Empedu tidak lagi menghasilkan cairan pencernaan
    4. Usus besar menyerap kembali terlalu banyak air dari sisa makanan sehingga feses mengeras
  8. Urutan jalur udara pada saat kita menarik napas yang benar adalah ....

    1. hidung → faring → laring → trakea → bronkus → alveolus
    2. hidung → laring → faring → trakea → bronkus → alveolus
    3. hidung → trakea → faring → laring → alveolus → bronkus
    4. hidung → faring → trakea → laring → bronkus → alveolus
  9. Bagian paru-paru yang berfungsi sebagai tempat pertukaran oksigen dan karbon dioksida adalah ....

    1. Bronkus
    2. Trakea
    3. Alveolus
    4. Laring
  10. Pada saat otot diafragma berkontraksi dan mendatar, rongga dada akan membesar sehingga terjadi proses ....

    1. Inspirasi (menarik napas)
    2. Ekspirasi (menghembuskan napas)
    3. Penyaringan udara di hidung
    4. Penyerapan sari makanan
  11. Rambut halus dan lendir di dalam hidung berfungsi untuk ....

    1. menyimpan cadangan oksigen
    2. menghasilkan suara
    3. menyaring debu dan kuman dari udara yang masuk
    4. mempertukarkan oksigen dan karbon dioksida
  12. Perhatikan tabel gejala gangguan pernapasan berikut!

    GangguanGejala Utama
    AsmaSesak napas dan mengi (bengek) yang kambuh, terutama saat udara dingin/berdebu
    BronkitisBatuk berdahak lama akibat peradangan bronkus
    ISPAPilek, batuk, dan demam akibat infeksi saluran pernapasan atas

    Andi sering mengalami sesak napas dan bunyi mengi saat cuaca dingin atau di ruangan berdebu. Berdasarkan tabel, gangguan yang kemungkinan dialami Andi adalah ....

    1. ISPA
    2. Asma
    3. Bronkitis
    4. Pneumonia
  13. Zat sisa hasil pernapasan yang dikeluarkan tubuh melalui paru-paru adalah ....

    1. oksigen dan nitrogen
    2. oksigen dan sari makanan
    3. urea dan keringat
    4. karbon dioksida dan uap air
  14. Bangsa Eropa yang pertama kali tiba di Maluku pada tahun 1512 adalah ....

    1. Belanda
    2. Inggris
    3. Portugis
    4. Jepang
  15. Pahlawan dari Maluku yang memimpin perlawanan rakyat terhadap Belanda pada tahun 1817 adalah ....

    1. Imam Bonjol
    2. Pattimura
    3. Sultan Hasanuddin
    4. Pangeran Antasari
  16. Bacalah percakapan berikut untuk menjawab soal!

    Fajar: “Aku baca tentang Raden Intan II, pahlawan dari Lampung. Beliau berani melawan Belanda sejak masih muda, lho.”

    Nadia: “Iya, aku juga baca itu. Beliau terus berjuang walau menghadapi kekuatan Belanda yang jauh lebih besar.”

    Fajar: “Semangatnya nggak pernah padam meskipun banyak rintangan.”

    Sifat kepahlawanan Raden Intan II yang paling menonjol berdasarkan percakapan tersebut adalah ....

    1. Pantang menyerah dan berani meskipun menghadapi kekuatan yang lebih besar
    2. Mudah menyerah menghadapi lawan
    3. Lebih memilih berdamai dengan penjajah
    4. Tidak peduli terhadap nasib rakyatnya
  17. Tiga program Politik Etis yang diusulkan Van Deventer adalah irigasi, edukasi, dan ....

    1. emigrasi
    2. eksploitasi
    3. ekspor
    4. elektrifikasi
  18. Sistem Tanam Paksa (Cultuurstelsel) mulai diberlakukan Belanda pada tahun 1830 atas gagasan ....

    1. Daendels
    2. Van Deventer
    3. Johannes van den Bosch
    4. Raffles
  19. Berikut ini yang merupakan contoh warisan perjuangan pahlawan yang masih dapat kita jumpai di daerah hingga saat ini adalah ....

    1. Alat-alat perang penjajah yang masih digunakan sehari-hari
    2. Sistem kerja rodi yang masih diberlakukan
    3. Undang-undang buatan pemerintah kolonial yang masih berlaku
    4. Nama jalan, monumen, dan museum yang mengenang perjuangan pahlawan daerah
  20. Sikap pahlawan yang dapat kita teladani saat kerja bakti membersihkan sekolah adalah ....

    1. menunggu disuruh berkali-kali
    2. gotong royong dan rela berkorban tenaga
    3. memilih pekerjaan yang paling ringan
    4. pulang lebih awal

II. ISIAN SINGKAT

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang benar!

  1. Zat gizi pembangun tubuh yang banyak terdapat pada telur, ikan, dan tempe disebut ....

  2. Saluran pencernaan yang mengantarkan makanan dari mulut ke lambung dengan gerakan meremas (peristaltik) adalah ....

  3. Organ pencernaan yang menghasilkan enzim pepsin dan asam klorida (HCl) adalah ....

  4. Organ pernapasan yang menyaring udara dengan rambut getar dan lendir adalah ....

  5. Saluran udara berbentuk pipa dengan cincin tulang rawan yang menghubungkan tenggorokan dengan bronkus disebut ....

  6. Proses menarik udara masuk ke dalam paru-paru disebut ....

  7. Pahlawan nasional asal Lampung yang gigih melawan penjajah Belanda adalah ....

  8. Perang Padri di Sumatera Barat dipimpin oleh pahlawan bernama ....

  9. Kebijakan Belanda yang mewajibkan petani menanam tanaman ekspor seperti kopi dan tebu disebut ....

  10. Siasat Belanda memecah belah rakyat Indonesia agar mudah dikuasai disebut ....

III. URAIAN

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan uraian yang jelas dan benar!

  1. Jelaskan proses pencernaan nasi mulai dari mulut hingga menjadi feses yang dikeluarkan lewat anus!

  2. Sebutkan tiga cara menjaga kesehatan sistem pencernaan!

  3. Sistem pernapasan manusia berperan penting dalam menyediakan oksigen bagi tubuh. Sebutkan dua contoh gangguan pada sistem pernapasan beserta penyebabnya!

  4. Sebutkan tiga sifat kepahlawanan yang dapat diteladani dari Raden Intan II, lalu berikan satu contoh penerapannya di sekolah!

  5. Sebutkan dan jelaskan tiga program Politik Etis, lalu berikan satu contoh dampaknya bagi bangsa Indonesia!

– Selamat Mengerjakan –

Kunci Jawaban

Klik untuk melihat kunci jawaban I. Pilihan Ganda
No.JawabanNo.Jawaban
1B11C
2A12B
3C13D
4D14C
5B15B
6D16A
7D17A
8A18C
9C19D
10A20B
Klik untuk melihat kunci jawaban II. Isian Singkat
No.Jawaban
1protein
2kerongkongan
3lambung
4hidung
5trakea
6inspirasi
7Raden Intan II
8Imam Bonjol
9tanam paksa (Cultuurstelsel)
10devide et impera (politik adu domba)
Klik untuk melihat pedoman jawaban III. Uraian

Nomor 1. Jawaban memuat urutan: mulut (nasi dikunyah oleh gigi dan lidah; enzim ptialin/amilase dalam air liur mengubah zat tepung menjadi gula sederhana) → kerongkongan (makanan didorong ke lambung dengan gerakan peristaltik) → lambung (makanan diaduk dan dicerna menjadi bubur makanan) → usus halus (sari-sari makanan diserap ke dalam darah) → usus besar (air diserap dan sisa makanan dibentuk menjadi feses) → anus (feses dikeluarkan). Skor 1 untuk tiap tahap yang benar dan lengkap, maksimal 6.

Nomor 2. Contoh: makan teratur dan tidak menunda sarapan; mengunyah makanan sampai halus; makan sayur dan buah yang berserat; minum air putih yang cukup; mencuci tangan sebelum makan; mengurangi makanan terlalu pedas atau asam dan jajanan yang tidak bersih; tidak menahan buang air besar. Skor 2 untuk tiap cara yang tepat, maksimal 6.

Nomor 3. Contoh: Asma (penyebab: udara dingin, debu, atau alergi yang membuat saluran napas menyempit); Bronkitis (penyebab: peradangan bronkus akibat infeksi, asap rokok, atau polusi udara); ISPA (penyebab: infeksi virus atau bakteri pada saluran pernapasan atas); Pneumonia (penyebab: infeksi pada paru-paru). Skor 3 untuk tiap gangguan beserta penyebab yang tepat (gangguan 1 skor, penyebab 2 skor), maksimal 6.

Nomor 4. Sifat: berani, pantang menyerah, cinta tanah air, rela berkorban, gigih membela rakyat. Contoh penerapan: belajar sungguh-sungguh dan tidak mudah menyerah saat mengerjakan soal sulit; bergotong royong dalam kerja bakti; menjaga persatuan dengan teman. Skor 1 untuk tiap sifat (3) dan 3 untuk contoh penerapan yang tepat, maksimal 6.

Nomor 5. Tiga program (Trias van Deventer): irigasi (pembangunan dan perbaikan pengairan untuk pertanian), edukasi (pendidikan bagi rakyat), dan emigrasi (perpindahan penduduk, misalnya dari Jawa ke daerah lain). Contoh dampak: pendidikan melahirkan kaum terpelajar yang kemudian mendorong lahirnya pergerakan nasional. Skor 1,5 untuk tiap program beserta penjelasan dan 1,5 untuk contoh dampak, maksimal 6.

Penutup

Anak-anak hebat, demikian rangkuman materi sistem pencernaan, sistem pernapasan, dan jejak sang pahlawan beserta latihan soalnya. Ulangi bagian yang masih terasa sulit, bacalah soal dengan teliti, dan tanyakan kepada bapak/ibu guru bila ada yang belum dipahami. Jangan lupa makan teratur dan istirahat yang cukup sebelum hari ujian. Semoga sukses dan mendapatkan hasil terbaik!

Selasa, 13 Oktober 2026

STS Matematika: Rabu, 14 Oktober 2026


Rabu, 14 Oktober 2026

 🌈 SELAMAT DATANG

Pembelajaran Hari Ini

📚 Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka


👩‍🏫

IDENTITAS

NAMA GURU

Tutik Handayani, S.Pd.

📅

HARI / TANGGAL

Rabu, 14 Oktober 2026

🏫

FASE / KELAS

Fase C / Kelas 6

📖

MATA PELAJARAN

Matematika 

✏️

MATERI

Pecahan, Desimal, dan Rasio

🔢

PERTEMUAN KE

hari ke 5

MATEMATIKA • KELAS VI SD
Materi dan Latihan Persiapan Sumatif Tengah Semester (STS) Ganjil

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, 

Sebentar lagi kita akan menghadapi Sumatif Tengah Semester (STS). Sumatif ini adalah kesempatan untuk melihat sejauh mana kalian memahami materi yang telah dipelajari, sekaligus mengetahui bagian mana yang masih perlu diulang. Matematika bukan untuk dihafalkan, tetapi dipahami dan dilatih. Semakin sering kalian berlatih, semakin mudah dan cepat kalian menyelesaikan soal.

Pada tulisan ini kita akan mengulang tiga materi penting: pecahan (penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dan mengurutkan), bilangan desimal, serta rasio. Setelah membaca materi dan contoh soalnya, kerjakan latihan soal di bagian akhir yang bentuknya mirip dengan soal STS, lalu cocokkan jawabanmu dengan kunci jawaban.

Berdoalah sebelum belajar, kerjakan dengan teliti, dan jangan takut salah, karena dari kesalahan kita belajar. Selamat belajar!

1. Pecahan

Mengenal Jenis Pecahan

JenisPengertianContoh
Pecahan biasaTerdiri atas pembilang (atas) dan penyebut (bawah)34, 25, 56
Pecahan campuranGabungan bilangan bulat dan pecahan biasa1 12, 2 34
Pecahan senilaiPecahan yang berbeda bentuk tetapi nilainya sama12 = 24 = 36

Mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa: kalikan bilangan bulat dengan penyebut, lalu tambahkan pembilang.

Contoh: 1 12 = (1 × 2 + 1)/2 = 32   |   3 12 = (3 × 2 + 1)/2 = 72

Mengubah pecahan biasa menjadi campuran: bagi pembilang dengan penyebut. Contoh: 1712 = 17 : 12 = 1 sisa 5, jadi 1712 = 1 512.

Penting: 1712 dan 1 512 nilainya sama. Jika soal meminta bentuk sederhana atau campuran, ubah hasil akhir menjadi pecahan campuran.

a. Penjumlahan Pecahan

  • Penyebut sama: jumlahkan pembilangnya, penyebut tetap.
  • Penyebut berbeda: samakan penyebut dengan mencari KPK penyebutnya, lalu jumlahkan pembilangnya.
Contoh 1: 23 + 34KPK dari 3 dan 4 adalah 12.
23 = 812 dan 34 = 912
812 + 912 = 1712 = 1 512
Contoh 2 (soal cerita): Ibu membeli 34 kg gula dan 23 kg tepung. Berapa berat seluruhnya?34 + 23 = 912 + 812 = 1712 = 1 512 kg

Kesalahan yang sering terjadi: menjumlahkan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut. 23 + 34 bukan 57. Ingat, penyebut harus disamakan lebih dahulu.

b. Pengurangan Pecahan

Caranya sama seperti penjumlahan: samakan penyebut, lalu kurangkan pembilangnya.

Contoh 1: 56 − 14KPK dari 6 dan 4 adalah 12.
56 = 1012 dan 14 = 312
1012 − 312 = 712
Contoh 2 (pecahan campuran): 3 12 − 1 34Samakan penyebut: 3 24 − 1 34
Pembilang 2 lebih kecil dari 3, maka pinjam 1 dari bilangan bulat: 3 24 = 2 64
2 64 − 1 34 = 1 34
Jadi, hasilnya 1 34.
(Cara lain: 3 12 = 72 = 144 dan 1 34 = 74, maka 144 − 74 = 74 = 1 34.)
Contoh 3 (soal cerita): Ibu punya 2 12 kg tepung, 1 14 kg dipakai. Berapa sisanya?2 12 − 1 14 = 2 24 − 1 14 = 1 14 kg

c. Perkalian Pecahan

Kalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut. Penyebut tidak perlu disamakan.

Contoh 1: 25 × 37(2 × 3)/(5 × 7) = 635
Contoh 2 (pecahan × bilangan bulat): 1 12 × 21 12 = 32, maka 32 × 2 = 62 = 3
Contoh 3 (campuran × campuran): 1 12 × 1 131 12 = 32 dan 1 13 = 43
32 × 43 = 126 = 2

Tips: sebelum mengalikan, ubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa. Kamu juga dapat menyederhanakan lebih dulu, misalnya 32 × 43: angka 3 dan 3 saling habis, 4 dan 2 menjadi 2 dan 1, hasilnya 2.

d. Pembagian Pecahan

Membagi pecahan sama dengan mengalikan dengan kebalikan pembagi. Kebalikan 12 adalah 21 = 2, kebalikan 3 adalah 13.

Contoh 1: 34 : 1234 × 21 = 64 = 1 12
Contoh 2 (pecahan : bilangan bulat): 34 : 334 × 13 = 312 = 14
Contoh 3: 23 : 1223 × 2 = 43 = 1 13

e. Mengurutkan Pecahan

Untuk mengurutkan atau membandingkan pecahan, samakan penyebutnya atau ubah menjadi desimal.

Contoh 1: Urutkan 12, 34, 23, 56 dari yang terkecilPenyebut disamakan menjadi 12:
12 = 612, 34 = 912, 23 = 812, 56 = 1012
Urutan: 612 < 812 < 912 < 1012
Jadi, 12, 23, 34, 56
Contoh 2 (pecahan dan desimal): Urutkan 58, 0,6, 34, 0,55 dari yang terkecilUbah semua ke desimal: 58 = 0,625; 34 = 0,75
Urutan: 0,55 < 0,6 < 0,625 < 0,75
Jadi, 0,55; 0,6; 58; 34

2. Bilangan Desimal

Nilai Tempat

Bilangan desimal adalah bilangan yang memiliki tanda koma. Angka di belakang koma menunjukkan bagian yang lebih kecil dari satu.

BilanganSatuanPersepuluhanPerseratusanPerseribuan
2,3452345
0,4050405

Membandingkan dan Mengurutkan

  1. Bandingkan bagian bulatnya terlebih dahulu.
  2. Jika sama, bandingkan angka di belakang koma satu per satu dari kiri.
  3. Agar mudah, samakan banyak angka di belakang koma dengan menambahkan angka 0.
Contoh 1: 2,34 ... 2,304Samakan: 2,340 dan 2,304
Bagian bulat sama (2). Persepuluhan sama (3). Perseratusan: 4 > 0.
Jadi, 2,34 > 2,304
Contoh 2: Urutkan 0,45; 0,5; 0,405; 0,54 dari yang terkecilSamakan menjadi tiga angka di belakang koma: 0,450; 0,500; 0,405; 0,540
Urutan: 0,405 < 0,450 < 0,500 < 0,540
Jadi, 0,405; 0,45; 0,5; 0,54

Penjumlahan dan Pengurangan Desimal

Tulis bilangan secara bersusun dengan koma tepat segaris, lalu jumlahkan atau kurangkan seperti bilangan bulat.

Contoh 1: 5,25 + 2,75 − 1,55,25 + 2,75 = 8,00
8,00 − 1,50 = 6,5
Contoh 2: 12,5 + 3,75 − 4,2512,50 + 3,75 = 16,25
16,25 − 4,25 = 12

Perkalian Desimal

Kalikan seperti bilangan bulat tanpa memperhatikan koma. Banyak angka di belakang koma pada hasil sama dengan jumlah angka di belakang koma kedua bilangan.

Contoh 1: 2,5 × 1,425 × 14 = 350. Ada 1 + 1 = 2 angka di belakang koma, maka 3,50 = 3,5
Contoh 2: 0,6 × 2,86 × 28 = 168. Ada 1 + 1 = 2 angka di belakang koma, maka 1,68
Contoh 3: 0,75 × 0,475 × 4 = 300. Ada 2 + 1 = 3 angka di belakang koma, maka 0,300 = 0,3
Contoh 4 (soal cerita): 1 kg apel Rp15.500,00. Berapa harga 2,5 kg?2,5 × 15.500 = 38.750, jadi Rp38.750,00

Pembagian Desimal

Jika pembagi berbentuk desimal, geser koma pada pembagi dan bilangan yang dibagi ke kanan dengan jumlah geseran yang sama sampai pembagi menjadi bilangan bulat.

Contoh 1: 4,8 : 0,6Geser koma satu angka: 48 : 6 = 8
Contoh 2: 12,6 : 3126 : 3 = 42, geser koma satu angka sehingga 4,2
Contoh 3: 15,6 : 43,9 (karena 4 × 3,9 = 15,6)
Contoh 4 (soal cerita): 18,4 liter air dibagi ke ember berukuran 2,3 liter. Berapa ember?18,4 : 2,3 = 184 : 23 = 8 ember

Hubungan Pecahan, Desimal, dan Persen

PecahanDesimalPersen
120,550%
140,2525%
340,7575%
150,220%
380,37537,5%
  • Pecahan menjadi desimal: bagi pembilang dengan penyebut. 38 = 3 : 8 = 0,375.
  • Desimal menjadi pecahan: tulis sebagai pecahan per 10, 100, atau 1000, lalu sederhanakan. 0,35 = 35100 = 720.
  • Persen menjadi pecahan: persen artinya per seratus. 25% = 25100 = 14.
Contoh diskon: Sepatu Rp250.000,00 mendapat diskon 25%. Berapa harga yang dibayar?Diskon = 25100 × 250.000 = 62.500
Harga yang dibayar = 250.000 − 62.500 = Rp187.500,00

3. Rasio

Pengertian

Rasio (perbandingan) adalah cara membandingkan dua besaran yang sejenis atau berbeda jenis. Rasio a terhadap b ditulis a : b atau a/b. Urutan penulisan sangat penting: kata sebelum “terhadap” ditulis lebih dahulu.

Menyederhanakan Rasio

Bagi kedua bilangan dengan FPB-nya (faktor persekutuan terbesar).

Contoh: 24 : 36FPB 24 dan 36 adalah 12. 24 : 12 = 2 dan 36 : 12 = 3.
Rasio sederhananya 2 : 3.
Contoh: 18 : 24FPB 18 dan 24 adalah 6. Rasio sederhananya 3 : 4.

Rasio Bagian terhadap Keseluruhan

Perhatikan kata “terhadap jumlah keseluruhan”. Jumlah keseluruhan adalah gabungan semua bagian.

Contoh: 12 kelereng merah dan 18 kelereng biru. Rasio merah terhadap seluruh kelereng?Jumlah seluruh kelereng = 12 + 18 = 30
Merah : seluruh = 12 : 30 = 2 : 5

Hati-hati: rasio merah terhadap biru adalah 12 : 18 = 2 : 3, sedangkan rasio merah terhadap seluruh kelereng adalah 12 : 30 = 2 : 5. Baca kalimat soal dengan teliti!

Rasio Satuan

Rasio satuan membandingkan suatu besaran dengan 1 satuan besaran lain, misalnya harga per 1 buah atau jarak per 1 jam.

Contoh: 6 buku tulis seharga Rp18.000,00. Harga per 1 buku?18.000 : 6 = Rp3.000,00
Contoh: 4 kg mangga seharga Rp60.000,00. Harga per 1 kg?60.000 : 4 = Rp15.000,00

Perbandingan Senilai

Dua besaran dikatakan senilai jika yang satu bertambah, yang lain ikut bertambah dengan perbandingan tetap. Cara mudahnya: cari nilai per satu satuan, lalu kalikan.

Contoh 1: Penjahit membuat 8 helai pakaian dalam 2 hari. Berapa dalam 12 hari?Per hari = 8 : 2 = 4 helai
12 hari = 4 × 12 = 48 helai
Contoh 2: 5 pensil Rp12.500,00. Berapa harga 8 pensil?Per pensil = 12.500 : 5 = 2.500
8 pensil = 2.500 × 8 = Rp20.000,00
Contoh 3: Mobil balap menempuh 1 km dalam 20 detik. Waktu untuk 4,5 km?4,5 × 20 = 90 detik

Mencari Nilai yang Belum Diketahui

Contoh: Perbandingan umur Syfa dan Hana adalah 4 : 7. Syfa 12 tahun. Umur Hana?12 : 4 = 3 (satu bagian bernilai 3 tahun)
Hana = 7 × 3 = 21 tahun
Contoh: Perbandingan kelereng Dika dan Ega 2 : 5. Dika 14 butir. Kelereng Ega?14 : 2 = 7. Ega = 5 × 7 = 35 butir

Membagi Sesuai Rasio

  1. Jumlahkan seluruh bagian rasio.
  2. Bagi jumlah yang diketahui dengan jumlah bagian untuk mendapat nilai satu bagian.
  3. Kalikan nilai satu bagian dengan bagian masing-masing.
Contoh: Uang saku Salma dan Khansa berbanding 3 : 7, jumlahnya Rp50.000,00. Berapa masing-masing?Jumlah bagian = 3 + 7 = 10
Satu bagian = 50.000 : 10 = 5.000
Salma = 3 × 5.000 = Rp15.000,00
Khansa = 7 × 5.000 = Rp35.000,00
Pemeriksaan: 15.000 + 35.000 = 50.000 (benar)
Contoh: Siswa laki-laki dan perempuan berbanding 4 : 5, jumlah 36 siswa. Berapa siswa laki-laki?4 + 5 = 9; satu bagian = 36 : 9 = 4
Laki-laki = 4 × 4 = 16 siswa

Ringkasan Singkat

  • Penjumlahan dan pengurangan pecahan: samakan penyebut lebih dahulu (cari KPK), lalu operasikan pembilangnya.
  • Perkalian pecahan: pembilang × pembilang dan penyebut × penyebut. Ubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa lebih dulu.
  • Pembagian pecahan: kalikan dengan kebalikan pembagi.
  • Mengurutkan pecahan: samakan penyebut atau ubah ke desimal.
  • Desimal: sejajarkan koma saat menjumlah dan mengurang; hitung angka di belakang koma saat mengalikan; geser koma saat membagi.
  • Rasio: sederhanakan dengan FPB, perhatikan urutan penulisan, dan gunakan nilai satu bagian untuk mencari nilai yang belum diketahui.

Latihan Soal Asesmen

Mata Pelajaran: Matematika  |  Kelas: VI  |  Tahun Pelajaran: 2026/2027

Kerjakan soal secara mandiri terlebih dahulu. Kunci jawaban ada di bagian bawah, buka setelah selesai mengerjakan.

I. PILIHAN GANDA

Pilihlah jawaban A, B, C, dan D di bawah ini dengan memberikan tanda silang (X) pada jawaban yang paling tepat!

  1. Hasil dari 35 + 12 adalah ....

    1. 47
    2. 410
    3. 310
    4. 1110
  2. Hasil dari 25 × 37 adalah ....

    1. 512
    2. 635
    3. 612
    4. 535
  3. Hasil dari 3 12 − 1 34 adalah ....

    1. 1 34
    2. 2 14
    3. 1 14
    4. 2 34
  4. Hasil dari 34 : 12 adalah ....

    1. 1 12
    2. 38
    3. 23
    4. 1 14
  5. Pita sepanjang 34 m dibagi menjadi 3 bagian yang sama panjang. Panjang setiap bagian adalah ... m.

    1. 12
    2. 13
    3. 94
    4. 14
  6. Ibu mempunyai 2 12 kg tepung. Sebanyak 1 14 kg dipakai untuk membuat kue. Sisa tepung ibu adalah ....

    1. 1 12 kg
    2. 1 34 kg
    3. 1 14 kg
    4. 12 kg
  7. Urutan pecahan berikut ini 12, 34, 23, 56 dari yang terkecil ke terbesar adalah ....

    1. 12, 23, 34, 56
    2. 12, 34, 23, 56
    3. 56, 34, 23, 12
    4. 23, 12, 56, 34
  8. Urutan bilangan 0,7; 34; 0,65; dan 23 dari yang terbesar ke terkecil adalah ....

    1. 0,7; 34; 23; 0,65
    2. 34; 0,7; 23; 0,65
    3. 0,65; 23; 0,7; 34
    4. 34; 23; 0,7; 0,65
  9. Urutan bilangan desimal 0,45; 0,5; 0,405; dan 0,54 dari yang terkecil adalah ....

    1. 0,405; 0,45; 0,5; 0,54
    2. 0,45; 0,405; 0,5; 0,54
    3. 0,54; 0,5; 0,45; 0,405
    4. 0,405; 0,5; 0,45; 0,54
  10. Bentuk desimal dari 38 adalah ....

    1. 0,38
    2. 0,83
    3. 3,8
    4. 0,375
  11. Hasil dari 12,5 + 3,75 − 4,25 adalah ....

    1. 11,5
    2. 12
    3. 12,25
    4. 20,5
  12. Hasil dari 4,8 : 0,6 adalah ....

    1. 6
    2. 0,8
    3. 8
    4. 0,08
  13. Ibu membeli 6 botol minyak goreng. Setiap botol berisi 1,25 liter. Seluruh minyak goreng yang dibeli ibu adalah ... liter.

    1. 7,5
    2. 7,25
    3. 6,25
    4. 8
  14. Harga 1 kg apel adalah Rp15.500,00. Jika ibu membeli 2,5 kg apel, uang yang harus dibayarkan ibu adalah ....

    1. Rp31.000,00
    2. Rp38.750,00
    3. Rp38.500,00
    4. Rp37.500,00
  15. Bentuk paling sederhana dari perbandingan 18 : 24 adalah ....

    1. 9 : 12
    2. 6 : 8
    3. 2 : 3
    4. 3 : 4
  16. Dalam sebuah kantong terdapat 12 kelereng merah dan 18 kelereng biru. Rasio kelereng merah terhadap jumlah keseluruhan kelereng adalah ....

    1. 2 : 3
    2. 3 : 5
    3. 2 : 5
    4. 3 : 2
  17. Toko A menjual 6 buah buku tulis seharga Rp18.000,00. Rasio satuan harga per 1 buku tulis adalah ....

    1. Rp2.500,00
    2. Rp3.000,00
    3. Rp3.500,00
    4. Rp4.000,00
  18. Perbandingan umur Syfa dan Hana adalah 4 : 7. Jika umur Syfa adalah 12 tahun maka umur Hana adalah ... tahun.

    1. 14
    2. 16
    3. 21
    4. 28
  19. Perbandingan banyak siswa laki-laki dan perempuan di suatu kelas adalah 4 : 5. Jika jumlah seluruh siswa 36 orang, banyak siswa laki-laki adalah ... orang.

    1. 20
    2. 18
    3. 24
    4. 16
  20. Harga 5 pensil adalah Rp12.500,00. Dengan harga satuan yang sama, harga 8 pensil adalah ....

    1. Rp18.000,00
    2. Rp19.000,00
    3. Rp20.000,00
    4. Rp22.500,00

II. ISIAN SINGKAT

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang benar!

  1. Berapakah hasil dari 25 + 310 ....

  2. Berapakah hasil dari 3 14 − 1 12 ....

  3. Berapakah hasil dari 34 × 23 ....

  4. Berapakah hasil dari 23 : 12 ....

  5. Berapakah hasil dari 8,4 − 3,75 ....

  6. Berapakah hasil dari 9,6 : 1,2 ....

  7. Bentuk pecahan paling sederhana dari 0,35 adalah ....

  8. Pak Khalid membeli 4 kg mangga seharga Rp60.000,00. Harga satuan per 1 kg mangga tersebut adalah ....

  9. Perbandingan kelereng Dika dan Ega adalah 2 : 5. Jika kelereng Dika 14 butir, banyak kelereng Ega adalah ... butir.

  10. Di dalam kelas VI terdapat 15 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Rasio sederhana siswa laki-laki terhadap siswa perempuan adalah ....

III. URAIAN

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan menuliskan cara pengerjaannya!

  1. Pak Tani mempunyai sawah seluas 34 hektare. Sebanyak 23 bagian dari sawah itu ditanami padi.

    1. Berapa hektare sawah yang ditanami padi?
    2. Berapa hektare sisa sawah yang tidak ditanami padi?
  2. Perhatikan bilangan-bilangan berikut: 35, 0,55, 710, dan 0,6. Urutkan bilangan-bilangan tersebut dari yang terkecil hingga terbesar!

  3. Sebuah drum berisi 45,6 liter minyak tanah. Minyak tanah tersebut dituangkan ke dalam jeriken yang masing-masing berukuran 2,4 liter.

    1. Berapa banyak jeriken yang terisi penuh?
    2. Jika setiap jeriken berisi minyak tanah dijual Rp36.000,00, berapa uang yang diperoleh dari semua jeriken?
  4. Sebuah toko menjual minyak goreng dengan harga Rp12.400,00 per liter. Beni membeli 3,5 liter minyak goreng dan membayar dengan selembar uang Rp50.000,00. Berapa uang kembalian yang diterima Beni?

  5. Perbandingan uang saku Salma dan Khansa adalah 3 : 7. Jika jumlah uang saku mereka berdua adalah Rp50.000,00, hitunglah:

    1. Besar uang saku Salma
    2. Besar uang saku Khansa

– Selamat Mengerjakan –

Kunci Jawaban

Klik untuk melihat kunci jawaban I. Pilihan Ganda
No.JawabanNo.Jawaban
1D11B
2B12C
3A13A
4A14B
5D15D
6C16C
7A17B
8B18C
9A19D
10D20C
Klik untuk melihat kunci jawaban II. Isian Singkat
No.Jawaban
1710
21 34
312
41 13
54,65
68
7720
8Rp15.000,00
935
103 : 4
Klik untuk melihat pedoman jawaban III. Uraian

Nomor 1. a. 34 × 23 = 612 = 12 hektare (skor 3). b. 34 − 12 = 34 − 24 = 14 hektare (skor 3). Total skor 6.

Nomor 2. Ubah ke desimal: 35 = 0,6 dan 710 = 0,7 (skor 2). Urutan dari terkecil: 0,55; 35 = 0,6; 710 (skor 4). Catatan: 35 dan 0,6 bernilai sama, sehingga keduanya boleh ditulis berdampingan.

Nomor 3. a. 45,6 : 2,4 = 456 : 24 = 19 jeriken (skor 3). b. 19 × Rp36.000,00 = Rp684.000,00 (skor 3). Total skor 6.

Nomor 4. Harga yang harus dibayar = 3,5 × Rp12.400,00 = Rp43.400,00 (skor 3). Kembalian = Rp50.000,00 − Rp43.400,00 = Rp6.600,00 (skor 3). Total skor 6.

Nomor 5. Jumlah bagian = 3 + 7 = 10. a. Salma = 310 × Rp50.000,00 = Rp15.000,00 (skor 3). b. Khansa = 710 × Rp50.000,00 = Rp35.000,00 (skor 3). Total skor 6.

Penutup

Anak-anak hebat, demikian rangkuman materi pecahan, bilangan desimal, dan rasio beserta latihan soalnya. Ulangi contoh soal yang masih terasa sulit, kerjakan dengan teliti, dan periksa kembali jawabanmu sebelum dikumpulkan. Tanyakan kepada bapak/ibu guru bila ada yang belum dipahami, dan jangan lupa istirahat yang cukup sebelum hari ujian. Semoga sukses dan mendapatkan hasil terbaik!

Senin, 12 Oktober 2026

STS Seni Rupa: Selasa, 13 Oktober 2026


Senin, 12 Oktober 2026

Selasa, 13 Oktober 2026

 🌈 SELAMAT DATANG

Pembelajaran Hari Ini

📚 Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka

👩‍🏫

IDENTITAS


NAMA GURU

Tutik Handayani, S.Pd.

📅

HARI / TANGGAL

Selasa, 13 Oktober 2026

🏫

FASE / KELAS

Fase C / Kelas 6

📖

MATA PELAJARAn

seni rupa 

✏️

MATERI

Unsur Seni nRupa

🔢

PERTEMUAN KE

4

SENI RUPA • KELAS VI SD
Materi dan Latihan Persiapan Sumatif Tengah Semester (STS) Ganjil

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, salam sejahtera, dan halo seniman-seniman cilik kelas VI!

Sebentar lagi kita akan menghadapi Sumatif Tengah Semester (STS). Sumatif ini adalah kesempatan untuk melihat sejauh mana kalian memahami unsur, prinsip, dan teknik dalam seni rupa, serta bagian mana yang masih perlu diulang. Tidak perlu tegang, karena seni rupa dekat sekali dengan kehidupan kita: warna dinding rumah, gambar di kemasan, sampai poster di sekolah semuanya adalah seni rupa.

Pada tulisan ini kita akan mengulang delapan materi: unsur-unsur seni rupa, menyampaikan ulasan visual, mengenal prinsip desain, karya dua dimensi, teknik karya dua dimensi, menemukan gagasan visual, membuat sketsa rancangan, dan poster edukatif. Di bagian akhir ada latihan soal yang bentuknya mirip dengan soal STS. Bacalah materi dengan teliti, kerjakan latihan soalnya, lalu cocokkan jawabanmu dengan kunci jawaban.

Berdoalah sebelum belajar, semangat selalu, dan percayalah pada kemampuanmu. Selamat belajar!

1. Unsur-Unsur Seni Rupa

Unsur seni rupa adalah bahan-bahan dasar yang membangun sebuah karya. Seperti kata-kata yang membangun kalimat, unsur-unsur inilah yang kita susun menjadi gambar, lukisan, atau poster.

a. Titik

Titik adalah unsur paling kecil dalam seni rupa. Jika beberapa titik disusun berderet, titik-titik itu akan membentuk garis. Jika titik-titik dikumpulkan rapat, titik-titik itu dapat membentuk bidang atau memberi kesan gelap terang.

b. Garis

Garis adalah goresan memanjang yang memiliki arah, dapat berbentuk lurus maupun lengkung. Garis memberi kesan yang berbeda-beda.

Jenis GarisContoh TampilanKesan
Garis lurusTegas, kuat, kaku
Garis lengkungLembut, luwes
Garis zig-zag/\/\/\/\/\/\/Dinamis, gelisah, bersemangat
Garis bergelombang Tenang, mengalir
Garis putus-putusRagu-ragu, tidak tegas

c. Bidang

Bidang adalah bentuk datar yang memiliki panjang dan lebar. Bidang terbentuk dari garis yang bertemu ujung-ujungnya, misalnya persegi, lingkaran, dan segitiga. (Garis hanya memiliki panjang, bidang memiliki panjang dan lebar.)

d. Bentuk

Bentuk adalah wujud suatu benda yang dapat dikenali. Bentuk dibedakan menjadi dua macam.

   Bentuk geometris (lingkaran, persegi, segitiga)

   Bentuk organis (bebas, seperti daun atau awan)

e. Warna

Warna adalah kesan yang muncul karena pantulan cahaya pada benda. Warna dikelompokkan sebagai berikut.

Warna primer (warna pokok yang tidak dapat dibuat dari campuran warna lain):

MerahKuningBiru

Warna sekunder (hasil campuran dua warna primer):

OranyeHijauUngu

CampuranHasil
Merah + KuningOranye (jingga)
Biru + KuningHijau
Merah + BiruUngu

Kesan warna:

Warna hangat (memberi kesan panas, semangat, ceria):

MerahOranyeKuning

Warna dingin (memberi kesan sejuk, tenang):

BiruHijauUngu

f. Tekstur

Tekstur adalah sifat dan nilai raba pada permukaan suatu benda, misalnya kasar, halus, licin, atau bergelombang.

Jenis TeksturPengertianContoh
Tekstur nyataTerasa langsung ketika diraba dan terlihat sama dengan yang dirasakanKarung goni, amplas (kasar); kaca, sutra (halus); lukisan dengan cat tebal yang bergelombang
Tekstur semuTampak kasar atau halus hanya karena dilihat dengan mata, padahal permukaannya rataGambar batu atau kulit kayu di atas kertas yang rata

g. Ruang

Ruang adalah kesan jauh dan dekat dalam sebuah karya. Dalam gambar, kesan ruang dibuat dengan cara menggambar benda yang jauh tampak lebih kecil, benda yang dekat tampak lebih besar, serta jalan atau rel yang menyempit ke arah ujung.

Ingat! Tujuh unsur seni rupa: titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, dan ruang. Perhatikan juga contoh soal: dinding kampung yang dicat warna cerah mengubah suasana kampung (unsur warna), sedangkan lukisan yang terasa bergelombang saat diraba menunjukkan tekstur.

2. Menyampaikan Ulasan Visual

Ulasan visual adalah tanggapan terhadap sebuah karya seni rupa berdasarkan apa yang tampak pada karya itu. Ulasan yang baik tidak hanya berisi kata “bagus” atau “jelek”, tetapi disertai alasan yang berkaitan dengan unsur dan kesan karya.

Tahapan Ulasan Visual

TahapYang DilakukanContoh Kalimat (Lukisan Pantai)
1. DeskripsiMenyebutkan apa saja yang tampak pada karya, tanpa memberi penilaianPada lukisan terlihat perahu, laut, dan matahari.
2. AnalisisMenyebutkan unsur seni rupa dan prinsip desain yang digunakanWarna oranye dan biru mendominasi lukisan.
3. InterpretasiMenjelaskan kesan, suasana, atau makna yang ditimbulkanLukisan ini memberi kesan pagi yang tenang dan hangat.
4. PenilaianMenyampaikan pendapat tentang karya disertai alasanMenurut saya lukisan ini bagus karena warnanya serasi.

Cara Menyampaikan Ulasan

  • Amati karya dengan teliti sebelum berkomentar.
  • Sebutkan kelebihan karya, lalu berikan saran jika ada yang dapat diperbaiki.
  • Gunakan bahasa yang santun; jangan mengejek atau menertawakan karya teman.
  • Berikan alasan yang berhubungan dengan karya, bukan dengan harga bingkai atau terkenalnya pembuat.
Tanggapan yang Kurang TepatTanggapan yang Tepat
“Lukisan ini bagus sekali, aku menyukainya.” (tanpa alasan)“Warna jingga dan kuning membuat suasana pasar terasa hangat dan ramai.”
“Pelukisnya pasti orang terkenal.” (tidak membahas karya)“Garis-garis lengkung pada atap membuat gambar terlihat luwes.”

3. Mengenal Prinsip Desain

Jika unsur adalah bahan, maka prinsip desain adalah aturan atau cara menyusun unsur-unsur itu agar karya tampak menarik, enak dipandang, dan pesannya tersampaikan.

Prinsip DesainPengertianContoh
Kesatuan (unity)Bagian-bagian karya tampak serasi, saling berhubungan, dan menyatuWarna dan bentuk dalam poster saling serasi sehingga tampak menyatu. Spanduk dengan banyak jenis huruf dan warna tanpa aturan belum memenuhi kesatuan.
Keseimbangan (balance)Pembagian bobot visual agar karya tampak stabil. Ada tiga macam: simetris (sisi kiri dan kanan sama), asimetris (kedua sisi berbeda tetapi tetap seimbang), dan radial (tersusun melingkar mengelilingi pusat)Sayap kupu-kupu kiri dan kanan sama (simetris); kelopak bunga mengelilingi bagian tengah (radial)
Penekanan (emphasis)Membuat satu bagian karya menjadi pusat perhatianJudul poster dibuat sangat besar, sedangkan tulisan lain kecil; lingkaran oranye yang besar langsung menarik mata
ProporsiPerbandingan ukuran antarbagian karya yang sesuai dan sebandingGambar rumah dengan pintu yang terlalu besar dibanding bagian lain tampak janggal karena proporsinya kurang tepat

Tips membedakan: tanyakan pada diri sendiri: Apa yang paling menarik perhatian? (penekanan) • Apakah semua bagian tampak menyatu? (kesatuan) • Apakah ukuran tiap bagian sebanding? (proporsi) • Apakah kiri dan kanan seimbang? (keseimbangan).

4. Karya Dua Dimensi

Karya dua dimensi adalah karya seni rupa yang hanya memiliki panjang dan lebar (tidak memiliki volume) sehingga dinikmati dari satu arah pandang. Karya yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi (volume) serta dapat dilihat dari berbagai sisi disebut karya tiga dimensi, misalnya patung, keramik, dan miniatur dari tanah liat.

Jenis Karya Dua DimensiCiri
Gambar dan lukisanDibuat dengan goresan atau warna di atas bidang datar seperti kertas atau kanvas
KolaseTempelan potongan bahan (kertas, kain, daun, tutup botol, plastik) pada bidang datar
PosterGabungan gambar dan tulisan yang berisi pesan, ajakan, atau pengumuman
IlustrasiGambar yang menjelaskan atau memperindah isi tulisan, misalnya dalam buku cerita
KartunGambar lucu yang bentuknya disederhanakan atau dilebih-lebihkan
BatikKain bermotif yang dibuat dengan lilin malam
FotografiGambar yang dihasilkan melalui kamera
Karya Dua DimensiKarya Tiga Dimensi
Memiliki panjang dan lebarMemiliki panjang, lebar, dan tinggi (volume)
Dilihat dari satu arahDapat dilihat dari segala sisi
Contoh: lukisan, poster, kolase, batikContoh: patung, miniatur perahu dari tanah liat, keramik

Contoh soal: gambar dengan cat air di atas kertas (dua dimensi), kolase tutup botol pada papan (dua dimensi), dan miniatur perahu tanah liat (tiga dimensi). Kolase tetap dua dimensi karena bahan-bahannya ditempel pada bidang datar dan karya dilihat dari satu sisi.

5. Teknik Karya Dua Dimensi

Teknik adalah cara yang digunakan untuk membuat karya. Pemilihan teknik memengaruhi hasil dan kesan karya.

a. Teknik Menggambar dan Mewarnai

TeknikPengertianAlat dan Bahan
Teknik keringBerkarya dengan bahan kering atau tidak memerlukan airPensil, pensil warna, krayon, pastel, spidol
Teknik basahBerkarya dengan bahan cair yang dicampur airCat air, cat poster, tinta, kuas
ArsirMembuat garis-garis kecil sejajar atau bersilangan untuk memberi kesan gelap terangPensil, pulpen, pensil warna
BlokMewarnai bidang secara menyeluruh dan rataCat, pensil warna, spidol
GradasiMewarnai dengan perubahan warna dari tua ke muda secara bertahapPensil warna, krayon, cat
PointilisMembuat gambar dari kumpulan titikPulpen, spidol, cat

b. Teknik Menempel dan Menyusun

TeknikPengertianContoh Bahan
KolaseMenempelkan berbagai potongan bahan pada bidang datar hingga membentuk gambarKertas warna, kain, daun kering, tutup botol, plastik bekas
MozaikMenempelkan potongan kecil bahan yang disusun rapi seperti ubinPotongan kertas berbentuk kotak, kulit telur, biji-bijian
MontaseMenyusun potongan gambar dari berbagai sumber menjadi satu gambar baruGambar dari majalah atau foto

c. Teknik Cetak

Mencetak gambar dengan cara menekan cetakan yang telah diberi tinta atau cat ke permukaan kertas atau kain, misalnya dengan cap dari kentang, pelepah pisang, atau karet penghapus.

Tips: siapkan semua alat dan bahan sebelum mulai, mulailah dengan sketsa tipis, dan jaga kebersihan tempat berkarya. Gunakan bahan bekas agar karya sekaligus ramah lingkungan.

6. Menemukan Gagasan Visual

Gagasan visual adalah ide atau pikiran awal yang akan dituangkan menjadi karya seni rupa. Gagasan yang baik membuat karya memiliki tema dan pesan yang jelas.

Sumber Gagasan

  • Lingkungan sekitar: sungai, sekolah, pasar, taman, kampung.
  • Pengalaman pribadi: liburan, kegiatan di sekolah, hobi.
  • Masalah sosial: sampah, banjir, hemat energi, kebersihan.
  • Imajinasi: khayalan, cerita, mimpi.

Cara Menemukan Gagasan

  1. Mengamati lingkungan atau objek dengan teliti.
  2. Mencatat hal-hal yang menarik atau menjadi masalah.
  3. Membuat peta pikiran (bagan bercabang berisi kata kunci).
  4. Memilih gagasan yang paling menarik dan paling mungkin dikerjakan.

Contoh Peta Pikiran: Tema “Sungaiku Bersih”

  • Sungaiku Bersih
    • Masalah: sampah plastik, air keruh, bau tidak sedap
    • Penyebab: membuang sampah sembarangan
    • Akibat: banjir, ikan mati, penyakit
    • Ajakan: buang sampah pada tempatnya, kerja bakti, tanam pohon di tepi sungai

Dari peta pikiran di atas, kita dapat memilih satu gagasan, misalnya gambar ikan sedih di antara sampah dengan pesan “Jagalah Sungai, Rumah Para Ikan”.

7. Membuat Sketsa Rancangan

Sketsa adalah gambar kasar sebagai rancangan awal sebelum membuat karya yang sebenarnya. Sketsa dibuat dengan cepat, belum rapi, dan belum diwarnai.

Tujuan dan Manfaat

  • Merencanakan gagasan dan tata letak karya.
  • Memudahkan perbaikan sebelum karya dikerjakan secara utuh, misalnya mural di dinding.
  • Membantu mendiskusikan rancangan bersama teman atau panitia.

Ciri Sketsa

  • Dibuat dengan garis tipis agar mudah dihapus atau diperbaiki.
  • Tidak harus langsung sempurna dan tidak harus berwarna.
  • Menunjukkan letak objek utama, tulisan, dan bagian pendukung.

Langkah Membuat Sketsa Rancangan

  1. Tentukan tema dan pesan yang akan disampaikan.
  2. Siapkan kertas, pensil (misalnya 2B), dan penghapus.
  3. Buat garis bantu untuk membagi bidang gambar.
  4. Tentukan letak objek utama, judul, dan gambar pendukung. Perhatikan penekanan dan proporsi.
  5. Periksa kembali, lalu perbaiki bagian yang kurang tepat. Misalnya, judul yang terlalu kecil diperbesar dan diletakkan di bagian atas.

8. Poster Edukatif

Poster edukatif adalah karya dua dimensi berupa gabungan gambar dan tulisan yang berisi pesan mendidik atau ajakan kepada pembaca, misalnya ajakan menjaga kebersihan, hemat energi, atau hidup sehat.

Bagian-Bagian Poster

BagianKeterangan
Judul / sloganKalimat singkat, menarik, dan mudah diingat; ukurannya paling besar sebagai penekanan
Gambar / ilustrasiMendukung pesan dan menarik perhatian
Teks isiSingkat, jelas, dan mudah dibaca dari jauh
Penutup / identitasNama pembuat atau lembaga, bila diperlukan

Ciri Poster Edukatif yang Baik

  • Berisi pesan mendidik atau ajakan yang jelas.
  • Gambar menarik dan sesuai dengan tema.
  • Tulisan singkat, jelas, dan terbaca; tidak terlalu banyak.
  • Warna judul berbeda dari warna latar sehingga menjadi pusat perhatian.
  • Tata letak rapi: bagian-bagian poster tampak menyatu (kesatuan).

Langkah Membuat Poster Edukatif

  1. Menentukan tema dan pesan.
  2. Membuat sketsa rancangan.
  3. Mewarnai dan menyelesaikan poster dengan teknik yang dipilih.
  4. Memeriksa hasil dan memperbaiki bagian yang kurang.

Contoh perbaikan: poster “Jaga Kebersihan” yang judulnya kecil dan berwarna sama dengan latar membuat pesan tidak terbaca. Perbaikannya, judul diperbesar dan diberi warna yang berbeda dari latar agar menjadi pusat perhatian.

Ringkasan Singkat

  • Unsur seni rupa: titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, ruang.
  • Ulasan visual: deskripsi, analisis, interpretasi, penilaian. Disampaikan dengan alasan dan bahasa santun.
  • Prinsip desain: kesatuan, keseimbangan (simetris, asimetris, radial), penekanan, proporsi.
  • Karya dua dimensi memiliki panjang dan lebar saja, misalnya lukisan, poster, kolase, dan batik.
  • Teknik: kering, basah, arsir, blok, gradasi, kolase, mozaik, montase, dan cetak.
  • Gagasan visual ditemukan dengan mengamati, mencatat, dan membuat peta pikiran.
  • Sketsa dibuat dengan garis tipis untuk merencanakan gagasan dan tata letak.
  • Poster edukatif memuat pesan mendidik dengan judul besar, gambar menarik, dan teks singkat.

Latihan Soal Asesmen

Mata Pelajaran: Seni Rupa  |  Kelas: VI  |  Tahun Pelajaran: 2026/2027

Kerjakan soal secara mandiri terlebih dahulu. Kunci jawaban ada di bagian bawah, buka setelah selesai mengerjakan.

I. PILIHAN GANDA

Pilihlah salah satu jawaban A, B, C, atau D dengan memberi tanda silang (X) pada jawaban yang dianggap benar!

  1. No.Pengertian
    1Kesan yang muncul karena pantulan cahaya pada benda
    2Goresan memanjang yang memiliki arah
    3Sifat dan nilai raba pada permukaan suatu benda
    4Bentuk datar yang memiliki panjang dan lebar

    Perhatikan tabel pengertian unsur seni rupa di atas! Pengertian tekstur ditunjukkan oleh nomor ....

    1. 1
    2. 2
    3. 3
    4. 4
  2. Warga sebuah kampung bergotong royong mengecat dinding gang yang kusam dengan warna-warna cerah. Kampung itu menjadi ceria dan banyak dikunjungi wisatawan.

    Unsur seni rupa yang paling berperan mengubah suasana kampung tersebut adalah ....

    1. Titik
    2. Garis
    3. Tekstur
    4. Warna
  3. No.Pernyataan
    1Bidang hanya memiliki panjang tanpa lebar.
    2Lingkaran, segitiga, dan persegi termasuk bentuk geometris.
    3Bentuk daun dan awan termasuk bentuk organis.

    Perhatikan pernyataan tentang bentuk dan bidang di atas! Urutan benar (B) dan salah (S) dari pernyataan tersebut adalah ....

    1. B – B – S
    2. S – B – B
    3. B – S – B
    4. S – S – B
  4. No.BendaTekstur
    1Karung goniKasar
    2KacaKasar
    3AmplasHalus
    4SutraKasar

    Perhatikan tabel benda dan tekstur permukaannya di atas! Pasangan benda dan tekstur yang tepat ditunjukkan oleh nomor ....

    1. 1
    2. 2
    3. 3
    4. 4
  5. No.Nama warna
    1Biru
    2Hijau
    3Merah
    4Ungu

    Perhatikan tabel nama warna di atas! Warna yang memberi kesan hangat ditunjukkan oleh nomor ....

    1. 1
    2. 2
    3. 3
    4. 4
  6. Rina meraba permukaan sebuah lukisan yang dibuat dengan cat tebal. Permukaannya terasa bergelombang dan tidak rata.

    Unsur seni rupa yang dirasakan Rina adalah ....

    1. Tekstur
    2. Titik
    3. Warna
    4. Ruang
  7. Sekolah mengadakan pameran karya seni rupa. Empat siswa memberi tanggapan terhadap lukisan berjudul “Pasar Pagi”.

    Tanggapan yang paling tepat sebagai ulasan visual adalah ....

    1. “Lukisan ini bagus sekali, aku menyukainya.”
    2. “Warna jingga dan kuning membuat suasana pasar terasa hangat dan ramai.”
    3. “Pelukisnya pasti orang terkenal.”
    4. “Lukisan ini pasti mahal karena bingkainya besar.”
  8. Sebuah lukisan pantai diulas melalui beberapa tahap. Perhatikan tabel berikut!

    No.Tahap ulasanContoh kalimat
    1DeskripsiPada lukisan terlihat perahu, laut, dan matahari.
    2AnalisisWarna oranye dan biru mendominasi lukisan.
    3InterpretasiTerdapat tiga perahu di sisi kanan lukisan.
    4PenilaianMenurut saya lukisan ini bagus karena warnanya serasi.

    Pasangan tahap ulasan dan contoh kalimat yang tidak sesuai ditunjukkan oleh nomor ....

    1. 1
    2. 2
    3. 3
    4. 4
  9. Dimas menunjukkan gambar pemandangannya kepada teman-temannya dan meminta pendapat mereka.

    Cara menyampaikan ulasan yang paling baik adalah ....

    1. Menyebutkan kelebihan karya dan memberi saran dengan bahasa yang sopan
    2. Mengatakan bahwa gambar itu jelek
    3. Menertawakan gambar itu
    4. Diam saja tanpa memberi pendapat
  10. Panitia pentas seni membuat spanduk dengan banyak jenis huruf dan warna yang berbeda-beda. Semua bagian diletakkan tanpa aturan sehingga spanduk tampak berantakan dan tidak menyatu.

    Prinsip desain yang belum terpenuhi pada spanduk tersebut adalah ....

    1. Proporsi
    2. Keseimbangan radial
    3. Kesatuan
    4. Penekanan
  11. No.Pernyataan
    1Keseimbangan simetris berarti sisi kiri dan kanan tampak sama.
    2Penekanan membuat satu bagian karya menjadi pusat perhatian.
    3Kesatuan berarti bagian-bagian karya tampak tidak berhubungan.

    Perhatikan pernyataan tentang prinsip desain di atas! Urutan benar (B) dan salah (S) dari pernyataan tersebut adalah ....

    1. S – B – B
    2. B – S – B
    3. S – S – B
    4. B – B – S
  12. Perhatikan tabel penerapan prinsip desain pada karya berikut!

    No.Ciri karyaPrinsip desain
    1Objek di sisi kiri dan kanan sama persisKeseimbangan simetris
    2Judul poster dibuat sangat besar, tulisan lain kecilPenekanan
    3Warna dan bentuk saling serasi sehingga tampak menyatuKesatuan
    4Ukuran objek sesuai dan sebanding dengan objek lainKeseimbangan radial

    Pasangan ciri karya dan prinsip desain yang tidak sesuai ditunjukkan oleh nomor ....

    1. 1
    2. 2
    3. 3
    4. 4
  13. Dalam pameran bertema “Sungaiku Bersih”, Rara membuat gambar dengan cat air di atas kertas. Doni membuat kolase dari tutup botol yang ditempel pada papan. Sinta membuat miniatur perahu dari tanah liat yang bisa dilihat dari segala sisi.

    Karya yang termasuk karya dua dimensi adalah ....

    1. Karya Rara dan Sinta
    2. Karya Doni dan Sinta
    3. Karya Rara dan Doni
    4. Karya Sinta saja
  14. Komunitas peduli lingkungan mengajak warga membuat karya bertema “Sampah Plastik”. Potongan plastik bekas berwarna-warni ditempelkan pada papan triplek hingga membentuk gambar ikan besar. Karya itu dipajang di taman kota agar warga sadar akan bahaya sampah plastik bagi laut.

    Jenis karya dua dimensi yang paling tepat untuk karya tersebut beserta alasannya adalah ....

    1. Patung, karena dibuat dari bahan bekas dan dapat dilihat dari segala sisi.
    2. Batik, karena dibuat dengan menempelkan potongan plastik pada kain.
    3. Poster, karena berisi gambar ikan dan tulisan pesan.
    4. Kolase, karena bahan-bahan ditempel pada bidang datar sehingga karya dilihat dari satu sisi.
  15. Teknik menggambar dengan membuat garis-garis kecil sejajar atau bersilangan untuk memberi kesan gelap terang disebut teknik ....

    1. blok
    2. arsir
    3. kolase
    4. cetak
  16. Karya dua dimensi yang dibuat dengan menempelkan potongan-potongan kecil bahan yang disusun rapi seperti ubin disebut ....

    1. mozaik
    2. patung
    3. poster
    4. batik
  17. Sebelum membuat poster bertema bahaya sampah, Dewi mengamati sungai di dekat rumahnya, mencatat apa yang ia lihat, lalu menuliskan kata kunci pada peta pikiran.

    Kegiatan Dewi tersebut bertujuan untuk ....

    1. mewarnai poster
    2. menemukan gagasan visual
    3. memamerkan karya
    4. menjual poster
  18. Sebelum mengecat mural di dinding sekolah, panitia lebih dahulu menggambar rancangan pada kertas kecil. Rancangan itu dilihat bersama sebelum dipindahkan ke dinding.

    Tujuan membuat sketsa rancangan terlebih dahulu adalah ....

    1. Agar dinding tidak perlu diwarnai
    2. Agar mural terlihat lebih mahal
    3. Agar pembuat mural cepat terkenal
    4. Merencanakan gagasan dan tata letak sehingga mudah diperbaiki
  19. Ciri poster edukatif yang baik adalah ....

    1. gambar menarik, tulisan singkat dan jelas, serta berisi pesan yang mendidik
    2. tulisan sangat panjang dan kecil agar semua informasi muat
    3. gambar dan warna dipilih sembarang tanpa pesan yang jelas
    4. hanya berisi gambar tanpa tulisan sama sekali
  20. Urutan langkah membuat poster edukatif yang tepat adalah ....

    1. membuat sketsa – menentukan tema – mewarnai – memeriksa hasil
    2. menentukan tema dan pesan – membuat sketsa – mewarnai – memeriksa hasil
    3. mewarnai – membuat sketsa – menentukan tema – memeriksa hasil
    4. memeriksa hasil – mewarnai – membuat sketsa – menentukan tema

II. ISIAN SINGKAT

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang singkat dan tepat (paling banyak dua kata)!

  1. Warna merah, kuning, dan biru termasuk kelompok warna ....

  2. Nilai raba pada permukaan suatu benda disebut ....

  3. Kumpulan titik yang disusun berderet akan membentuk ....

  4. Tahap ulasan visual yang menjelaskan apa saja objek yang tampak pada karya tanpa memberi penilaian disebut ....

  5. Sebuah poster memuat satu judul berukuran sangat besar, sedangkan tulisan lainnya kecil, sehingga pandangan pembaca langsung tertuju ke judul. Prinsip desain yang diterapkan pada poster tersebut adalah ....

  6. Karya seni rupa yang hanya memiliki panjang dan lebar disebut karya ....

  7. Teknik berkarya yang menggunakan bahan cair seperti cat air atau tinta disebut teknik ....

  8. Bagan bercabang yang berisi kata kunci untuk membantu menemukan gagasan disebut ....

  9. Gambar kasar sebagai rancangan awal sebelum membuat karya yang sebenarnya disebut ....

  10. Kalimat singkat dan menarik pada poster yang berisi ajakan atau pesan disebut ....

III. URAIAN

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan uraian yang tepat!

  1. Sebutkan empat unsur seni rupa! Dan sebutkan tiga warna primer!

  2. Sebutkan dua contoh benda yang teksturnya kasar dan dua contoh benda yang teksturnya halus!

  3. Sebutkan tiga prinsip desain beserta pengertiannya masing-masing!

  4. Jelaskan pengertian karya dua dimensi! Dan sebutkan tiga contoh karya dua dimensi!

  5. Sebutkan tiga ciri poster edukatif yang baik!

– Selamat Mengerjakan –

Kunci Jawaban

Klik untuk melihat kunci jawaban I. Pilihan Ganda
No.JawabanNo.Jawaban
1C11D
2D12D
3B13C
4A14D
5C15B
6A16A
7B17B
8C18D
9A19A
10C20B
Klik untuk melihat kunci jawaban II. Isian Singkat
No.Jawaban
1primer
2tekstur
3garis
4deskripsi
5penekanan
6dua dimensi
7basah
8peta pikiran
9sketsa
10slogan
Klik untuk melihat pedoman jawaban III. Uraian

Nomor 1. Empat unsur seni rupa (pilih empat): titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, ruang. Tiga warna primer: merah, kuning, dan biru. (Skor 1 untuk tiap jawaban benar, maksimal 7.)

Nomor 2. Kasar: karung goni, amplas, batu, kulit jeruk, kulit pohon, dan sejenisnya. Halus: kaca, sutra, cermin, lantai keramik, kertas licin, dan sejenisnya. (Skor 1 untuk tiap contoh yang tepat, maksimal 4.)

Nomor 3. Contoh: Kesatuan, yaitu bagian-bagian karya tampak serasi dan menyatu. Keseimbangan, yaitu pembagian bobot visual sehingga karya tampak stabil (simetris, asimetris, radial). Penekanan, yaitu membuat satu bagian karya menjadi pusat perhatian. Proporsi, yaitu perbandingan ukuran antarbagian yang sesuai. (Skor 2 untuk tiap prinsip beserta pengertian yang tepat, maksimal 6.)

Nomor 4. Karya dua dimensi adalah karya seni rupa yang hanya memiliki panjang dan lebar (tidak memiliki volume) dan dilihat dari satu arah. Contoh: lukisan, gambar, poster, kolase, batik, ilustrasi, kartun. (Skor 3 untuk pengertian, 1 untuk tiap contoh, maksimal 6.)

Nomor 5. Contoh: berisi pesan yang mendidik atau ajakan; judul atau slogan besar, singkat, dan mudah dibaca; gambar menarik dan sesuai tema; tulisan jelas; warna serasi dan kontras dengan latar; tata letak rapi. (Skor 2 untuk tiap ciri yang tepat, maksimal 6.)

Penutup

Anak-anak hebat, demikian rangkuman delapan materi Seni Rupa beserta latihan soalnya. Ulangi bagian yang masih terasa sulit, perhatikan kata kunci pada setiap soal, dan tanyakan kepada bapak/ibu guru bila ada yang belum dipahami. Jangan lupa istirahat yang cukup sebelum hari ujian. Semoga sukses dan mendapatkan hasil terbaik!

STS IPAS: Kamis, 15 Oktober 2026

🌈 SELAMAT DATANG Pembelajaran Hari Ini 📚 Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka IDENTITAS NAMA GURU Tutik Handayani, S.Pd. 📅 HARI / TANGGAL Kamis,...