Senin, 28 September 2026

Materi Ajar: Selasa, 29 September

  IDENTITAS

🌈 SELAMAT DATANG

Pembelajaran Hari Ini

📚 Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka


👩‍🏫

NAMA GURU

Tutik Handayani, S.Pd.

📅

HARI / TANGGAL

Selasa, 29 September 2026

🏫

FASE / KELAS

Fase C / Kelas 6

📖

MATA PELAJARAN

Matematika

✏️

MATERI

Rasio

🔢

PERTEMUAN KE

Minggu ke 6

🌟

Apersepsi & Salam Pembuka

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya, anak-anak, shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya:

🌍
Al-Khaliq
Maha Pencipta
🤲
Al-Malik
Maha Memelihara
🌾
Ar-Razzaq
Maha Pemberi Rezeki

📚 MATEMATIKA KELAS 6

Rasio Bagian terhadap Keseluruhan

Alokasi Waktu: 3 × 35 Menit

🎯 Capaian Pembelajaran

Pada Fase C, murid diharapkan mampu menggunakan pemahaman bilangan, termasuk hubungan antarbesaran dan rasio, untuk menyelesaikan permasalahan matematika dalam berbagai konteks. Murid mampu bernalar, menggunakan representasi matematika, serta menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

Materi rasio bagian terhadap keseluruhan merupakan bagian dari pengembangan kemampuan murid dalam memahami hubungan antara dua besaran dan menggunakannya untuk menyelesaikan masalah kontekstual.

Catatan kebijakan 2026: CP Matematika yang digunakan pada pembelajaran tahun 2026 tetap mengacu pada CP yang ditetapkan melalui Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025. Pembaruan CP tahun 2026 hanya mengubah mata pelajaran Agama dan Budi Pekerti.

🎯 Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, murid mampu memahami konsep rasio bagian terhadap keseluruhan dan menggunakannya untuk menentukan hubungan antara suatu bagian dengan jumlah keseluruhan dalam berbagai situasi kehidupan sehari-hari.

Rincian ketercapaian tujuan:

  1. Murid dapat menjelaskan arti rasio bagian terhadap keseluruhan.
  2. Murid dapat menentukan jumlah keseluruhan dari beberapa bagian.
  3. Murid dapat menentukan banyaknya satu bagian.
  4. Murid dapat menentukan nilai suatu bagian berdasarkan rasio.
  5. Murid dapat menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan rasio bagian terhadap keseluruhan.
  6. Murid dapat menjelaskan langkah penyelesaian menggunakan bahasa matematika yang sederhana.

🌱 Penerapan Mindful, Meaningful, dan Joyful

🧘 Mindful

  • Murid mengingat kembali konsep rasio yang telah dipelajari.
  • Murid mengamati gambar benda dan memperhatikan hubungan antara bagian dan keseluruhan.
  • Murid membaca soal secara perlahan dan menentukan informasi yang diketahui serta yang ditanyakan.
  • Murid memeriksa kembali apakah hasil perhitungannya masuk akal.

💡 Meaningful

  • Murid menghubungkan rasio dengan jumlah teman di kelas.
  • Murid menggunakan contoh makanan, alat tulis, buku, bola, atau benda lain yang dekat dengan kehidupan mereka.
  • Murid memahami bahwa rasio dapat membantu mengetahui bagian dari suatu keseluruhan.
  • Murid menyelesaikan masalah yang dapat ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

🎮 Joyful

  • Murid menonton video pembelajaran.
  • Murid bermain kartu rasio bagian dan keseluruhan.
  • Murid bekerja dalam kelompok menggunakan benda konkret.
  • Murid mengikuti kuis singkat dan permainan menentukan rasio.

🧭 Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengingat konsep sebelumnya: murid mengerjakan 5 pernyataan benar atau salah mengenai pengenalan rasio.
  2. Mengamati: murid mengamati gambar atau benda yang menunjukkan bagian dan keseluruhan.
  3. Memahami konsep: murid mempelajari perbedaan rasio bagian terhadap bagian dengan rasio bagian terhadap keseluruhan.
  4. Menemukan hubungan: murid menentukan jumlah seluruh bagian dari suatu rasio.
  5. Menghitung: murid menentukan nilai satu bagian kemudian menentukan nilai bagian yang ditanyakan.
  6. Menerapkan: murid menyelesaikan soal cerita dalam konteks kehidupan sehari-hari.
  7. Merefleksi: murid menjelaskan kembali langkah penyelesaian dengan bahasa sendiri.
  8. Menilai pemahaman: murid mengerjakan asesmen formatif.

📖 Materi: Rasio Bagian terhadap Keseluruhan

1. Apa Itu Rasio Bagian terhadap Keseluruhan?

Rasio bagian terhadap keseluruhan adalah perbandingan antara satu bagian atau beberapa bagian dengan seluruh jumlah bagian.

Ingat!
Jika kita membandingkan satu kelompok benda dengan seluruh benda, berarti kita sedang menggunakan rasio bagian terhadap keseluruhan.

2. Contoh Sederhana

Di dalam sebuah kotak terdapat 10 pensil. Sebanyak 4 pensil berwarna merah dan 6 pensil berwarna biru.

🔴 🔴 🔴 🔴 🔵 🔵 🔵 🔵 🔵 🔵

Jumlah pensil seluruhnya adalah:

4 + 6 = 10 pensil

Rasio pensil merah terhadap seluruh pensil adalah:

4 : 10

Rasio tersebut dapat disederhanakan menjadi:

4 : 10 = 2 : 5

Jadi, rasio pensil merah terhadap seluruh pensil adalah 2 : 5.

3. Bagian dan Keseluruhan

BagianBagianKeseluruhan
4 pensil merah6 pensil biru10 pensil

Keseluruhan diperoleh dengan menjumlahkan semua bagian.

Keseluruhan = Bagian 1 + Bagian 2 + Bagian lainnya

4. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh 1 – Buah di Meja

Ibu menyediakan 12 buah di atas meja. Terdapat 5 apel dan 7 jeruk. Berapakah rasio apel terhadap seluruh buah?

Langkah 1: Tentukan keseluruhan.
5 + 7 = 12 buah.
Langkah 2: Tentukan bagian yang dibandingkan.
Apel = 5 buah.
Langkah 3: Buat rasio bagian terhadap keseluruhan.
5 : 12

Jadi, rasio apel terhadap seluruh buah adalah 5 : 12.

Contoh 2 – Murid di Kelas

Dalam sebuah kelas terdapat 30 murid. Sebanyak 18 murid membawa bekal dari rumah. Tentukan rasio murid yang membawa bekal terhadap seluruh murid.

Bagian yang diketahui:
Murid membawa bekal = 18
Keseluruhan:
Seluruh murid = 30
Rasio:
18 : 30
Sederhanakan:
18 : 30 dibagi 6 = 3 : 5

Jadi, rasio murid yang membawa bekal terhadap seluruh murid adalah 3 : 5.

5. Contoh dengan Benda di Sekolah

Di perpustakaan kelas terdapat 24 buku. Sebanyak 8 buku merupakan buku cerita. Berapakah rasio buku cerita terhadap seluruh buku?

Diketahui:
Buku cerita = 8
Seluruh buku = 24
Rasio:
8 : 24
Sederhanakan:
8 : 24 = 1 : 3

Jadi, rasio buku cerita terhadap seluruh buku adalah 1 : 3.

6. Jika yang Diketahui adalah Rasio

Perbandingan bola merah dan bola biru adalah 2 : 3. Jika jumlah seluruh bola adalah 25, berapa banyak bola merah?

Langkah 1: Tentukan jumlah seluruh bagian.
2 + 3 = 5 bagian.
Langkah 2: Tentukan nilai satu bagian.
25 ÷ 5 = 5.
Langkah 3: Tentukan bagian yang ditanyakan.
Bola merah = 2 × 5 = 10.

Jadi, jumlah bola merah adalah 10 bola.

7. Cara Mudah Mengingat

Rasio Bagian : Keseluruhan

Jika diketahui beberapa bagian:

Keseluruhan = jumlah semua bagian

Jika diketahui rasio dan jumlah keseluruhan:

Nilai 1 bagian = Jumlah keseluruhan ÷ Jumlah seluruh bagian rasio

Kemudian:

Nilai bagian yang ditanyakan = Nilai 1 bagian × banyak bagian rasio
Tips Penting:
  1. Baca soal dengan teliti.
  2. Tentukan apa yang menjadi bagian.
  3. Tentukan jumlah keseluruhan.
  4. Susun rasio dengan urutan yang benar.
  5. Sederhanakan rasio jika diperlukan.
  6. Periksa kembali jawaban.

🎬 Video Pembelajaran

Sebelum mengerjakan latihan, murid dapat menyaksikan video berikut untuk memperkuat pemahaman mengenai rasio bagian terhadap keseluruhan.

▶️ Tonton Video Pembelajaran Rasio

Setelah menonton video, murid diminta mencatat satu hal baru yang mereka pahami dan satu hal yang masih ingin mereka tanyakan.

📝 Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

1. (Mudah)
Di dalam sebuah kotak terdapat 20 kelereng. Sebanyak 8 kelereng berwarna merah. Rasio kelereng merah terhadap seluruh kelereng adalah ....

A. 2 : 5
B. 3 : 5
C. 2 : 3
D. 5 : 2
2. (Mudah)
Di kelas terdapat 24 murid. Sebanyak 9 murid membawa bekal. Rasio murid yang membawa bekal terhadap seluruh murid adalah ....

A. 3 : 8
B. 8 : 3
C. 9 : 15
D. 15 : 24
3. (Sedang)
Sebuah keranjang berisi 30 buah. Terdapat 12 apel dan sisanya adalah jeruk. Rasio apel terhadap seluruh buah dalam bentuk paling sederhana adalah ....

A. 2 : 5
B. 3 : 5
C. 5 : 2
D. 12 : 18
4. (Sedang)
Perbandingan buku cerita dan buku pelajaran di sebuah rak adalah 2 : 3. Jika seluruh buku berjumlah 40, jumlah buku cerita adalah ....

A. 12 buku
B. 14 buku
C. 16 buku
D. 18 buku
5. (Sukar)
Di sebuah kegiatan kelas terdapat 48 peserta. Perbandingan peserta yang membawa topi dan yang tidak membawa topi adalah 5 : 3. Banyak peserta yang membawa topi adalah ....

A. 24 peserta
B. 28 peserta
C. 30 peserta
D. 32 peserta

B. Isian

1. (Mudah)
Dalam sebuah kotak terdapat 18 pensil. Sebanyak 6 pensil berwarna biru. Rasio pensil biru terhadap seluruh pensil adalah ....
2. (Sedang)
Sebuah kelas memiliki 32 murid. Jika 20 murid mengikuti kegiatan olahraga, rasio murid yang mengikuti olahraga terhadap seluruh murid dalam bentuk paling sederhana adalah ....
3. (Sukar)
Perbandingan siswa yang memilih kegiatan menggambar dan membaca adalah 3 : 5. Jika jumlah seluruh siswa 40 orang, maka jumlah siswa yang memilih kegiatan menggambar adalah ....

C. Esai

1. (Sedang)
Di kantin sekolah terdapat 36 makanan. Sebanyak 15 makanan berupa roti dan sisanya berupa makanan lainnya. Tentukan rasio roti terhadap seluruh makanan dan sederhanakan rasio tersebut. Jelaskan langkah penyelesaianmu.
2. (Sukar)
Dalam kegiatan kerja kelompok, jumlah murid yang membawa pensil warna dan krayon memiliki perbandingan 3 : 2. Jika jumlah seluruh murid yang membawa alat mewarnai adalah 25 orang, tentukan jumlah murid yang membawa pensil warna dan jumlah murid yang membawa krayon. Jelaskan langkah penyelesaianmu.

💡 Kesimpulan

Rasio bagian terhadap keseluruhan digunakan untuk membandingkan suatu bagian dengan seluruh jumlah. Untuk menyelesaikan masalah rasio, kita perlu mengetahui dengan jelas bagian yang dibandingkan dan keseluruhannya.

Jika rasio diketahui tetapi jumlah sebenarnya belum diketahui, kita dapat menjumlahkan seluruh bagian rasio, kemudian menentukan nilai satu bagian. Setelah itu, nilai satu bagian dikalikan dengan bagian yang ditanyakan.

Rasio tidak hanya digunakan dalam soal matematika, tetapi juga dapat ditemukan dalam kegiatan sehari-hari, seperti jumlah murid, makanan, buku, alat tulis, buah, bola, dan berbagai benda lainnya.

Rasio membantu kita memahami hubungan antara bagian dan keseluruhan secara lebih teratur dan logis.

👩‍🏫 Kesimpulan Pengajaran

Kendala Pembelajaran

  • Murid masih tertukar antara rasio bagian terhadap bagian dan rasio bagian terhadap keseluruhan.
  • Murid belum memahami bahwa keseluruhan diperoleh dari jumlah seluruh bagian.
  • Murid keliru menentukan urutan rasio.
  • Murid mengalami kesulitan ketika soal disajikan dalam bentuk cerita.
  • Murid masih melakukan kesalahan dalam menyederhanakan rasio.

Tindak Lanjut

  • Menggunakan benda konkret seperti pensil, kelereng, kartu, atau gambar.
  • Mengulang konsep bagian dan keseluruhan dengan contoh yang lebih sederhana.
  • Menggunakan diagram atau gambar untuk membantu murid memahami soal.
  • Memberikan latihan bertahap dari soal sederhana menuju soal cerita.
  • Melakukan pendampingan individual atau kelompok kecil bagi murid yang masih mengalami kesulitan.
  • Memberikan soal pengayaan kepada murid yang sudah memahami konsep.

Siswa yang Paham dan Belum Paham

Siswa yang sudah paham:

............................................................................................

............................................................................................

Siswa yang belum paham:

............................................................................................

............................................................................................

Minggu, 27 September 2026

Materi Ajar: Senin, 28 September 2026


 

🌈 SELAMAT DATANG

Pembelajaran Hari Ini

📚 Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka


👩‍🏫

IDENTITAS


NAMA GURU

Tutik Handayani, S.Pd.

📅

HARI / TANGGAL

Senin, 28 September 2026

🏫

FASE / KELAS

Fase C / Kelas 6

📖

MATA PELAJARAN

IPAS 

✏️

MATERI

Jejak Sang Pahlawan

🔢

PERTEMUAN KE

Minggu ke 6

🌟

Apersepsi & Salam Pembuka

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya, anak-anak, shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya:

🌍
Al-Khaliq
Maha Pencipta
🤲
Al-Malik
Maha Memelihara
🌾
Ar-Razzaq
Maha Pemberi Rezeki

 

Perjuangan Para Pahlawan & Politik Bebas Aktif

Materi IPAS — Kelas 6 SD

📋 Perencanaan Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP)
Mengacu pada Capaian Pembelajaran IPAS Fase C (Kurikulum Merdeka, masih berlaku pada tahun ajaran 2026/2027): pada akhir Fase C, peserta didik mampu memahami dan menganalisis peristiwa penting yang terjadi di lingkungan sekitarnya, mengaitkannya dengan konteks daerah, nasional, hingga global, serta memaknai bagaimana kehidupan masyarakat berubah dari masa ke masa. Peserta didik juga mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis untuk menyimpulkan pengaruh suatu peristiwa sejarah terhadap kondisi sosial, ekonomi, budaya, dan pendidikan masyarakat.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Murid dapat meninjau peristiwa bersejarah yang pernah terjadi di daerah pada zaman penjajahan, serta menganalisis dan menyimpulkan kondisi sosial, ekonomi, budaya, dan pendidikan pada masa penjajahan.
Kegiatan BelajarKategori
Menonton video pembelajaran tentang perjuangan pahlawanJoyful
Bermain kuis benar/salah untuk mengulas materi sebelumnyaJoyful
Berdiskusi kelompok menganalisis bentuk-bentuk perjuangan pahlawanMeaningful
Mengaitkan nilai perjuangan pahlawan dengan sikap gigih dalam belajar sehari-hariMeaningful
Merefleksikan makna perjuangan bagi kehidupan diri sendiri saat iniMindful
Hening sejenak sebelum mengerjakan asesmen untuk fokus dan tenangMindful
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
TahapRincian Kegiatan
ATP 6.1Peserta didik mengidentifikasi tujuan perjuangan para pahlawan pada masa penjajahan melalui tayangan video.
ATP 6.2Peserta didik mengklasifikasikan bentuk-bentuk perjuangan pahlawan (fisik/bersenjata dan diplomasi) melalui diskusi kelompok.
ATP 6.3Peserta didik menjelaskan pengertian dan penerapan politik luar negeri bebas aktif Indonesia melalui contoh kehidupan sehari-hari.
ATP 6.4Peserta didik menganalisis dan menyimpulkan kondisi sosial, ekonomi, budaya, dan pendidikan pada masa penjajahan melalui asesmen formatif.
Materi: Tujuan perjuangan pahlawan, bentuk-bentuk perjuangan, dan politik luar negeri bebas aktif
Model Pembelajaran: Discovery Learning (dipadukan dengan Problem Based Learning) — dipilih karena mengajak siswa menemukan sendiri makna nilai perjuangan lewat pengamatan video dan diskusi analisis, bukan sekadar menghafal fakta sejarah.
Metode: Ceramah interaktif, tanya jawab, diskusi kelompok, dan penugasan.
Media & Alat Peraga: Video pembelajaran YouTube, laptop/proyektor, gambar/ilustrasi pahlawan dan peta perjuangan, poster garis waktu (timeline) kemerdekaan, kartu benar/salah untuk kuis, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), papan tulis.

🌬️ Pembukaan: Review Materi Sebelumnya

Sebelum masuk ke materi baru, yuk ingat kembali materi tentang cara menjaga kesehatan sistem pernapasan! Jawablah Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut.

1. Paru-paru manusia berjumlah dua buah, yaitu paru-paru kanan dan kiri.
2. Merokok baik untuk menjaga kesehatan paru-paru.
3. Berolahraga secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan sistem pernapasan.
4. Menghirup udara yang berdebu atau berasap tidak berpengaruh apa pun pada paru-paru.
5. Bernapas melalui hidung lebih baik daripada melalui mulut karena hidung dapat menyaring udara yang masuk.

🎬 Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

Sebagai pembuka, mari kita tonton video pembelajaran berikut ini:

🔗 Tonton juga penjelasan tambahan tentang Politik Bebas Aktif Indonesia

1. Tujuan Perjuangan Para Pahlawan

Para pahlawan Indonesia berjuang dengan berbagai tujuan mulia, di antaranya:

  • 🎯 Mengusir penjajah dari tanah air.
  • 🎯 Meraih dan mempertahankan kemerdekaan bangsa.
  • 🎯 Mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.
  • 🎯 Menjaga persatuan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
💡 Kaitkan dengan kehidupanmu: Sama seperti pahlawan yang gigih berjuang meski menghadapi banyak rintangan, kamu juga bisa mencontoh sikap itu saat belajar. Misalnya, saat mengerjakan soal matematika yang sulit, jangan langsung menyerah — teruslah mencoba sampai berhasil, seperti semangat pantang menyerah para pahlawan!

2. Bentuk-Bentuk Perjuangan Pahlawan

Perjuangan Fisik/Bersenjata
Perjuangan Diplomasi
Politik Bebas Aktif

Para pahlawan tidak hanya berjuang dengan senjata, tetapi juga dengan cara lain:

  • Perjuangan fisik/bersenjata: perlawanan langsung dengan senjata melawan penjajah, contohnya perlawanan Pangeran Diponegoro dan Pattimura.
  • Perjuangan diplomasi: perjuangan melalui perundingan atau meja perundingan, contohnya Perjanjian Linggarjati, Perjanjian Renville, dan Konferensi Meja Bundar.
  • Perjuangan melalui organisasi dan pendidikan: mendirikan organisasi seperti Budi Utomo dan menyelenggarakan Sumpah Pemuda untuk menyatukan semangat kebangsaan.
  • Perjuangan melalui tulisan dan media: menyebarkan semangat cinta tanah air lewat surat kabar dan tulisan-tulisan perjuangan.
💡 Kaitkan dengan kehidupanmu: Perjuangan diplomasi mirip seperti saat kamu dan temanmu berselisih pendapat dalam kerja kelompok. Alih-alih bertengkar (seperti perjuangan fisik), kalian bisa duduk bersama untuk berdiskusi dan mencari jalan tengah (seperti perjuangan diplomasi) supaya tugas kelompok tetap selesai dengan baik.

3. Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Setelah merdeka, Indonesia menetapkan politik luar negeri bebas aktif, artinya:

  • Bebas: Indonesia tidak memihak salah satu blok kekuatan dunia mana pun.
  • Aktif: Indonesia tetap berperan aktif dalam menciptakan perdamaian dunia, misalnya dengan mengirimkan Pasukan Garuda untuk misi perdamaian PBB dan menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika di Bandung.
💡 Kaitkan dengan kehidupanmu: Bayangkan dua temanmu sedang bertengkar. Sikap "bebas aktif" itu seperti kamu yang tidak memihak salah satu dari mereka (bebas), tetapi tetap aktif membantu mendamaikan keduanya agar berteman baik kembali (aktif).

📝 Penutup: Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

1. Tujuan utama perjuangan para pahlawan pada masa penjajahan adalah ...Mudah
a. Menjajah negara lain
b. Mengusir penjajah dan meraih kemerdekaan
c. Mencari kekayaan pribadi
d. Bekerja sama dengan penjajah
2. Berikut ini yang merupakan contoh bentuk perjuangan fisik/bersenjata adalah ...Mudah
a. Mengadakan perundingan damai
b. Menulis artikel di surat kabar
c. Melakukan perang melawan penjajah
d. Mendirikan sekolah rakyat
3. Perjanjian yang pertama kali diadakan antara Indonesia dan Belanda setelah proklamasi kemerdekaan adalah ...Sedang
a. Perjanjian Linggarjati
b. Perjanjian Renville
c. Konferensi Meja Bundar
d. Perjanjian Bongaya
4. Salah satu wujud nyata pelaksanaan politik luar negeri bebas aktif Indonesia adalah ...Sedang
a. Bergabung dengan salah satu blok kekuatan dunia
b. Menutup hubungan diplomatik dengan negara lain
c. Hanya fokus pada kepentingan dalam negeri
d. Mengirim Pasukan Garuda dalam misi perdamaian PBB
5. Mengapa perjuangan diplomasi dianggap penting selain perjuangan bersenjata dalam meraih kemerdekaan Indonesia?Sukar
a. Karena tidak membutuhkan biaya sama sekali
b. Karena mampu memperjuangkan pengakuan kedaulatan Indonesia di mata dunia internasional secara damai
c. Karena lebih mudah dilakukan oleh semua orang
d. Karena tidak melibatkan tokoh-tokoh penting

B. Isian Singkat

1. Tokoh yang memimpin Konferensi Asia Afrika di Bandung dan menjadi simbol politik bebas aktif Indonesia adalah ... Mudah
2. Perjuangan yang dilakukan melalui perundingan atau meja perundingan disebut perjuangan ... Sedang
3. Selain mengusir penjajah, tujuan perjuangan pahlawan yang berkaitan dengan kesejahteraan rakyat adalah ... Sukar

C. Esai

1. Jelaskan perbedaan antara perjuangan fisik dan perjuangan diplomasi yang dilakukan oleh para pahlawan Indonesia! Berikan masing-masing satu contohnya. Sedang
2. Bagaimana penerapan sikap "bebas aktif" ala politik luar negeri Indonesia dapat dicontoh dalam kehidupan sehari-hari di sekolah? Jelaskan pendapatmu disertai contoh nyata. Sukar

✅ Kesimpulan

Para pahlawan Indonesia berjuang dengan tujuan mengusir penjajah, meraih kemerdekaan, serta mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat. Perjuangan itu dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari perjuangan fisik/bersenjata, diplomasi, hingga melalui organisasi dan tulisan. Setelah merdeka, Indonesia menerapkan politik luar negeri bebas aktif — tidak memihak blok mana pun, tetapi tetap aktif menciptakan perdamaian dunia. Nilai-nilai perjuangan ini dapat kita contoh dalam kehidupan sehari-hari, seperti sikap gigih dalam belajar dan sikap adil dalam menyelesaikan masalah bersama teman.

📌 Refleksi Pembelajaran

Kendala Pembelajaran:
Beberapa siswa mungkin kesulitan membedakan antara bentuk-bentuk perjuangan (fisik vs diplomasi) karena istilah sejarah yang terdengar asing. Selain itu, keterbatasan akses internet/proyektor di kelas dapat menghambat pemutaran video pembelajaran.

Tindak Lanjut:
Guru dapat menyediakan ringkasan materi dalam bentuk poster/infografis sederhana sebagai cadangan jika video tidak dapat diputar, serta memberikan contoh analogi kehidupan sehari-hari secara berulang agar konsep lebih mudah dipahami. Bagi siswa yang belum paham, dapat diberikan pendampingan kelompok kecil atau tugas tambahan berupa membuat mind map sederhana.

Materi Ajar: Selasa, 29 September

    IDENTITAS 🌈 SELAMAT DATANG Pembelajaran Hari Ini 📚 Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka 👩‍🏫 NAMA GURU Tutik Handayani, S.Pd. 📅 HARI / TANG...