Senin, 14 September 2026

Materi Ajar: Senin, 14 September 2026

 

Jumat, 11 September 2026

 

🌈 SELAMAT DATANG

Pembelajaran Hari Ini

📚 Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka


👩‍🏫

IDENTITAS


NAMA GURU

Tutik Handayani, S.Pd.

📅

HARI / TANGGAL

Jumat, 14 September 2026

🏫

FASE / KELAS

Fase C / Kelas 6

📖

MATA PELAJARAN

IPAS 

✏️

MATERI

Jejak Sang Pahlawan

🔢

PERTEMUAN KE

Minggu ke 6

🌟

Apersepsi & Salam Pembuka

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya, anak-anak, shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya:

🌍
Al-Khaliq
Maha Pencipta
🤲
Al-Malik
Maha Memelihara
🌾
Ar-Razzaq
Maha Pemberi Rezeki

 

Perjuangan Para Pahlawan & Politik Bebas Aktif

Materi IPAS — Kelas 6 SD

📋 Perencanaan Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP)
Mengacu pada Capaian Pembelajaran IPAS Fase C (Kurikulum Merdeka, masih berlaku pada tahun ajaran 2026/2027): pada akhir Fase C, peserta didik mampu memahami dan menganalisis peristiwa penting yang terjadi di lingkungan sekitarnya, mengaitkannya dengan konteks daerah, nasional, hingga global, serta memaknai bagaimana kehidupan masyarakat berubah dari masa ke masa. Peserta didik juga mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis untuk menyimpulkan pengaruh suatu peristiwa sejarah terhadap kondisi sosial, ekonomi, budaya, dan pendidikan masyarakat.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Murid dapat meninjau peristiwa bersejarah yang pernah terjadi di daerah pada zaman penjajahan, serta menganalisis dan menyimpulkan kondisi sosial, ekonomi, budaya, dan pendidikan pada masa penjajahan.
Kegiatan BelajarKategori
Menonton video pembelajaran tentang perjuangan pahlawanJoyful
Bermain kuis benar/salah untuk mengulas materi sebelumnyaJoyful
Berdiskusi kelompok menganalisis bentuk-bentuk perjuangan pahlawanMeaningful
Mengaitkan nilai perjuangan pahlawan dengan sikap gigih dalam belajar sehari-hariMeaningful
Merefleksikan makna perjuangan bagi kehidupan diri sendiri saat iniMindful
Hening sejenak sebelum mengerjakan asesmen untuk fokus dan tenangMindful
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
TahapRincian Kegiatan
ATP 6.1Peserta didik mengidentifikasi tujuan perjuangan para pahlawan pada masa penjajahan melalui tayangan video.
ATP 6.2Peserta didik mengklasifikasikan bentuk-bentuk perjuangan pahlawan (fisik/bersenjata dan diplomasi) melalui diskusi kelompok.
ATP 6.3Peserta didik menjelaskan pengertian dan penerapan politik luar negeri bebas aktif Indonesia melalui contoh kehidupan sehari-hari.
ATP 6.4Peserta didik menganalisis dan menyimpulkan kondisi sosial, ekonomi, budaya, dan pendidikan pada masa penjajahan melalui asesmen formatif.
Materi: Tujuan perjuangan pahlawan, bentuk-bentuk perjuangan, dan politik luar negeri bebas aktif
Model Pembelajaran: Discovery Learning (dipadukan dengan Problem Based Learning) — dipilih karena mengajak siswa menemukan sendiri makna nilai perjuangan lewat pengamatan video dan diskusi analisis, bukan sekadar menghafal fakta sejarah.
Metode: Ceramah interaktif, tanya jawab, diskusi kelompok, dan penugasan.
Media & Alat Peraga: Video pembelajaran YouTube, laptop/proyektor, gambar/ilustrasi pahlawan dan peta perjuangan, poster garis waktu (timeline) kemerdekaan, kartu benar/salah untuk kuis, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), papan tulis.

🌬️ Pembukaan: Review Materi Sebelumnya

Sebelum masuk ke materi baru, yuk ingat kembali materi tentang cara menjaga kesehatan sistem pernapasan! Jawablah Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut.

1. Paru-paru manusia berjumlah dua buah, yaitu paru-paru kanan dan kiri.
2. Merokok baik untuk menjaga kesehatan paru-paru.
3. Berolahraga secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan sistem pernapasan.
4. Menghirup udara yang berdebu atau berasap tidak berpengaruh apa pun pada paru-paru.
5. Bernapas melalui hidung lebih baik daripada melalui mulut karena hidung dapat menyaring udara yang masuk.

🎬 Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

Sebagai pembuka, mari kita tonton video pembelajaran berikut ini:

🔗 Tonton juga penjelasan tambahan tentang Politik Bebas Aktif Indonesia

1. Tujuan Perjuangan Para Pahlawan

Para pahlawan Indonesia berjuang dengan berbagai tujuan mulia, di antaranya:

  • 🎯 Mengusir penjajah dari tanah air.
  • 🎯 Meraih dan mempertahankan kemerdekaan bangsa.
  • 🎯 Mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.
  • 🎯 Menjaga persatuan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
💡 Kaitkan dengan kehidupanmu: Sama seperti pahlawan yang gigih berjuang meski menghadapi banyak rintangan, kamu juga bisa mencontoh sikap itu saat belajar. Misalnya, saat mengerjakan soal matematika yang sulit, jangan langsung menyerah — teruslah mencoba sampai berhasil, seperti semangat pantang menyerah para pahlawan!

2. Bentuk-Bentuk Perjuangan Pahlawan

Perjuangan Fisik/Bersenjata
Perjuangan Diplomasi
Politik Bebas Aktif

Para pahlawan tidak hanya berjuang dengan senjata, tetapi juga dengan cara lain:

  • Perjuangan fisik/bersenjata: perlawanan langsung dengan senjata melawan penjajah, contohnya perlawanan Pangeran Diponegoro dan Pattimura.
  • Perjuangan diplomasi: perjuangan melalui perundingan atau meja perundingan, contohnya Perjanjian Linggarjati, Perjanjian Renville, dan Konferensi Meja Bundar.
  • Perjuangan melalui organisasi dan pendidikan: mendirikan organisasi seperti Budi Utomo dan menyelenggarakan Sumpah Pemuda untuk menyatukan semangat kebangsaan.
  • Perjuangan melalui tulisan dan media: menyebarkan semangat cinta tanah air lewat surat kabar dan tulisan-tulisan perjuangan.
💡 Kaitkan dengan kehidupanmu: Perjuangan diplomasi mirip seperti saat kamu dan temanmu berselisih pendapat dalam kerja kelompok. Alih-alih bertengkar (seperti perjuangan fisik), kalian bisa duduk bersama untuk berdiskusi dan mencari jalan tengah (seperti perjuangan diplomasi) supaya tugas kelompok tetap selesai dengan baik.

3. Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Setelah merdeka, Indonesia menetapkan politik luar negeri bebas aktif, artinya:

  • Bebas: Indonesia tidak memihak salah satu blok kekuatan dunia mana pun.
  • Aktif: Indonesia tetap berperan aktif dalam menciptakan perdamaian dunia, misalnya dengan mengirimkan Pasukan Garuda untuk misi perdamaian PBB dan menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika di Bandung.
💡 Kaitkan dengan kehidupanmu: Bayangkan dua temanmu sedang bertengkar. Sikap "bebas aktif" itu seperti kamu yang tidak memihak salah satu dari mereka (bebas), tetapi tetap aktif membantu mendamaikan keduanya agar berteman baik kembali (aktif).

📝 Penutup: Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

1. Tujuan utama perjuangan para pahlawan pada masa penjajahan adalah ...Mudah
a. Menjajah negara lain
b. Mengusir penjajah dan meraih kemerdekaan
c. Mencari kekayaan pribadi
d. Bekerja sama dengan penjajah
2. Berikut ini yang merupakan contoh bentuk perjuangan fisik/bersenjata adalah ...Mudah
a. Mengadakan perundingan damai
b. Menulis artikel di surat kabar
c. Melakukan perang melawan penjajah
d. Mendirikan sekolah rakyat
3. Perjanjian yang pertama kali diadakan antara Indonesia dan Belanda setelah proklamasi kemerdekaan adalah ...Sedang
a. Perjanjian Linggarjati
b. Perjanjian Renville
c. Konferensi Meja Bundar
d. Perjanjian Bongaya
4. Salah satu wujud nyata pelaksanaan politik luar negeri bebas aktif Indonesia adalah ...Sedang
a. Bergabung dengan salah satu blok kekuatan dunia
b. Menutup hubungan diplomatik dengan negara lain
c. Hanya fokus pada kepentingan dalam negeri
d. Mengirim Pasukan Garuda dalam misi perdamaian PBB
5. Mengapa perjuangan diplomasi dianggap penting selain perjuangan bersenjata dalam meraih kemerdekaan Indonesia?Sukar
a. Karena tidak membutuhkan biaya sama sekali
b. Karena mampu memperjuangkan pengakuan kedaulatan Indonesia di mata dunia internasional secara damai
c. Karena lebih mudah dilakukan oleh semua orang
d. Karena tidak melibatkan tokoh-tokoh penting

B. Isian Singkat

1. Tokoh yang memimpin Konferensi Asia Afrika di Bandung dan menjadi simbol politik bebas aktif Indonesia adalah ... Mudah
2. Perjuangan yang dilakukan melalui perundingan atau meja perundingan disebut perjuangan ... Sedang
3. Selain mengusir penjajah, tujuan perjuangan pahlawan yang berkaitan dengan kesejahteraan rakyat adalah ... Sukar

C. Esai

1. Jelaskan perbedaan antara perjuangan fisik dan perjuangan diplomasi yang dilakukan oleh para pahlawan Indonesia! Berikan masing-masing satu contohnya. Sedang
2. Bagaimana penerapan sikap "bebas aktif" ala politik luar negeri Indonesia dapat dicontoh dalam kehidupan sehari-hari di sekolah? Jelaskan pendapatmu disertai contoh nyata. Sukar

✅ Kesimpulan

Para pahlawan Indonesia berjuang dengan tujuan mengusir penjajah, meraih kemerdekaan, serta mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat. Perjuangan itu dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari perjuangan fisik/bersenjata, diplomasi, hingga melalui organisasi dan tulisan. Setelah merdeka, Indonesia menerapkan politik luar negeri bebas aktif — tidak memihak blok mana pun, tetapi tetap aktif menciptakan perdamaian dunia. Nilai-nilai perjuangan ini dapat kita contoh dalam kehidupan sehari-hari, seperti sikap gigih dalam belajar dan sikap adil dalam menyelesaikan masalah bersama teman.

📌 Refleksi Pembelajaran

Kendala Pembelajaran:
Beberapa siswa mungkin kesulitan membedakan antara bentuk-bentuk perjuangan (fisik vs diplomasi) karena istilah sejarah yang terdengar asing. Selain itu, keterbatasan akses internet/proyektor di kelas dapat menghambat pemutaran video pembelajaran.

Tindak Lanjut:
Guru dapat menyediakan ringkasan materi dalam bentuk poster/infografis sederhana sebagai cadangan jika video tidak dapat diputar, serta memberikan contoh analogi kehidupan sehari-hari secara berulang agar konsep lebih mudah dipahami. Bagi siswa yang belum paham, dapat diberikan pendampingan kelompok kecil atau tugas tambahan berupa membuat mind map sederhana.

Siswa yang Sudah Paham:
 
Siswa yang Belum Paham:

Jumat, 11 September 2026

Materi Ajar: Jumat, 11 September 2026

 ,25

÷×
📚 Materi Belajar Hari Ini

Yuk, Berkenalan dengan
Bilangan Desimal! 🔢✨

Perkalian & Pembagian Bilangan Desimal — Kelas VI

🗂️ IDENTITAS PEMBELAJARAN

1.Nama Guru:Tutik Handayani, S.Pd.
2.Hari / Tanggal:Jumat, 11 September 2026
3.Fase / Kelas:Fase C / Kelas VI
4.Mata Pelajaran:Matematika
5.Materi:Bilangan Desimal (Perkalian dan Pembagian)
6.Pertemuan Ke:minggu ketiga
⭐ ⭐ ⭐
1INFO PEMBELAJARAN

🎯 Rencana Belajar Kita Hari Ini

📖 Capaian Pembelajaran (CP Fase C – acuan terbaru)

Pada akhir Fase C, murid memiliki pemahaman bilangan yang kuat: membaca, menulis, membandingkan, dan mengurutkan bilangan cacah, melakukan operasi hitung bilangan cacah, serta mengolah pecahan — termasuk mengubah pecahan menjadi bentuk desimal, membandingkan, mengurutkan, dan mengoperasikan bilangan desimal untuk menyelesaikan masalah kehidupan sehari-hari seperti transaksi uang, pengukuran panjang, dan berat.

🎯 Tujuan Pembelajaran

  • Murid dapat melakukan operasi perkalian bilangan desimal dengan bilangan asli maupun bilangan desimal lainnya.
  • Murid dapat melakukan operasi pembagian bilangan desimal dengan bilangan asli maupun bilangan desimal lainnya.
  • Murid dapat menerapkan perkalian dan pembagian desimal untuk menyelesaikan masalah sehari-hari (belanja, ukuran, berat, dan lainnya).

🧭 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid mengamati contoh soal cerita sehari-hari yang mengandung angka desimal.
  2. Murid berdiskusi kelompok menemukan cara mengalikan dan membagi bilangan desimal.
  3. Murid berlatih terbimbing bersama guru dengan beberapa contoh soal.
  4. Murid mengerjakan latihan mandiri untuk memastikan pemahaman.
  5. Murid mengikuti evaluasi/asesmen formatif di akhir pembelajaran.

⏱️ Alokasi Waktu

2 × 35 menit

🧩 Model & Metode

Problem Based Learning, dipadukan dengan diskusi kelompok, tanya jawab, dan latihan soal terbimbing — cocok karena murid belajar melalui masalah nyata sehari-hari.

🧰 Media & Alat Peraga

  • Kartu bilangan desimal
  • Uang mainan / contoh nota belanja
  • Garis bilangan desimal
  • Video pembelajaran
  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
  • Papan tulis & kalkulator sederhana (untuk mengecek jawaban)
🌙 ✨ ☀️
2PENDAHULUAN

🤲 Apersepsi: Mengingat Kebesaran Allah

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh! 🌸

Apa kabar anak sholih dan sholihah hari ini? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan penuh semangat ya! Sudahkah kalian melaksanakan sholat dan berdoa sebelum belajar hari ini? 🙏

✨ Allah Maha Pencipta (Al-Khaliq)

Allah menciptakan alam semesta dengan sangat teliti dan penuh perhitungan — jarak antarplanet, ukuran benda, hingga angka-angka kecil di belakang koma yang kita pelajari hari ini pun adalah bagian dari keteraturan ciptaan-Nya.

🛡️ Allah Maha Memelihara (Al-Malik)

Sama seperti Allah memelihara alam semesta dengan sangat rapi dan teratur, saat kita menghitung bilangan desimal kita juga harus teliti menjaga letak koma agar hasilnya tidak keliru.

🎁 Allah Maha Pemberi Rezeki (Ar-Razzaq)

Setiap hari kita berbelanja atau menerima uang jajan yang seringkali menggunakan angka desimal, seperti harga barang dan uang kembalian. Itu semua adalah rezeki dari Allah yang harus kita hitung dan syukuri dengan teliti.

🔎 Pertanyaan Pemantik:
Pernahkah kalian membeli jajanan di warung dan harganya tertulis dengan angka desimal, misalnya Rp2.500,50? Bagaimana ya cara kita menghitung total belanja atau kembalian jika ada angka desimal seperti itu? Yuk kita cari tahu jawabannya hari ini! 🚀
📝 🔁 📝
3PEMANASAN

🔁 Yuk, Ingat Lagi Materi Kemarin!

Bahasa Indonesia Sebelum masuk ke materi baru, ayo kita ingat kembali cerita "Kupu-Kupu Mira" yang sudah kita baca dan simak kemarin. Jawablah dengan BENAR atau SALAH!

  1. Mira adalah tokoh utama dalam cerita yang mengalami proses perubahan menjadi kupu-kupu. (Benar/Salah)
  2. Mira langsung menjadi kupu-kupu cantik tanpa melalui proses apa pun. (Benar/Salah)
  3. Cerita "Kupu-Kupu Mira" mengajarkan tentang pentingnya sabar dalam menghadapi proses perubahan. (Benar/Salah)
  4. Dalam cerita, Mira merasa sedih karena harus melewati tahap kepompong yang gelap dan sunyi. (Benar/Salah)
  5. Pesan moral cerita ini adalah bahwa hasil yang indah membutuhkan proses dan usaha. (Benar/Salah)
🔑 Lihat Kunci Jawaban
  1. Benar
  2. Salah
  3. Benar
  4. Benar
  5. Benar

*Guru dapat menyesuaikan soal dengan isi teks "Kupu-Kupu Mira" pada Buku SIBI Revisi 2025 yang digunakan di kelas.

🎬 💡 🎬
4INTI PEMBELAJARAN

🎥 Menonton & Belajar Bersama

Klik di sini untuk menonton video pembelajaran "Perkalian & Pembagian Bilangan Desimal"

*Tautan di atas mengarah ke hasil pencarian YouTube — silakan pilih video yang paling sesuai untuk ditayangkan di kelas.

✖️ Cara Mengalikan Bilangan Desimal

Kalikan bilangannya dulu seperti bilangan biasa (abaikan komanya), lalu letakkan koma pada hasil sesuai jumlah total angka di belakang koma pada kedua bilangan yang dikalikan.

Contoh: Budi membeli 3 bungkus keripik, setiap bungkus seharga Rp2.500,75.
2.500,75 × 3 → kalikan seperti biasa: 250075 × 3 = 750225, lalu kembalikan komanya (2 angka di belakang koma) → Rp7.502,25

➗ Cara Membagi Bilangan Desimal

Jika pembaginya juga desimal, ubah dulu menjadi bilangan bulat dengan mengalikan 10, 100, atau 1000 pada pembagi dan yang dibagi secara bersamaan, baru kerjakan pembagian seperti biasa.

Contoh: Ibu memiliki kain sepanjang 7,5 meter yang akan dibagi rata untuk 3 anak.
7,5 ÷ 3 = 2,5 meter untuk setiap anak.

🛒 Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Menghitung total harga belanja saat harga barang mengandung angka desimal (misalnya Rp3.250,50).
  • Membagi rata panjang tali, kain, atau pita untuk beberapa teman.
  • Menghitung jarak tempuh kendaraan per liter bahan bakar.
🌈 🎈 🌈
5AKTIVITAS SERU

🎈 Mindful • Meaningful • Joyful

🧘 Mindful

Sebelum berhitung, mari tarik napas pelan-pelan 3 kali sambil menutup mata, agar pikiran kita fokus dan tenang saat menghitung angka desimal.

💡 Meaningful

Coba hitung total uang jajanmu sendiri hari ini menggunakan angka desimal, lalu bandingkan dengan uang kembalian yang biasa kamu terima.

🎉 Joyful

Bermain "Pasar Desimal"! Berkelompoklah, gunakan uang mainan untuk berjual-beli barang dengan harga desimal, lalu hitung total belanja dan kembaliannya bersama-sama.

✏️ 📊 ✏️
6UJI KEMAMPUAN

📝 Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

  1. 0,4 × 2 = …
    • A. 0,6
    • B. 0,8
    • C. 4,2
    • D. 8,0
  2. 3,6 ÷ 3 = …
    • A. 1,8
    • B. 1,3
    • C. 1,2
    • D. 12
  3. Harga 1 buku adalah Rp3.250,50. Berapa harga 4 buku?
    • A. Rp13.002,00
    • B. Rp12.502,00
    • C. Rp13.020,00
    • D. Rp13.200,00
  4. Ibu memiliki pita sepanjang 12,6 meter yang dibagi rata untuk 6 anak. Panjang pita setiap anak adalah …
    • A. 2,6 m
    • B. 21 m
    • C. 2,0 m
    • D. 2,1 m
  5. Sebuah mobil menempuh jarak 45,6 km dengan menghabiskan 3,8 liter bensin. Jarak tempuh per liter bensin adalah …
    • A. 10 km/liter
    • B. 12 km/liter
    • C. 11 km/liter
    • D. 13 km/liter

B. Isian Singkat

  1. 2,5 × 4 = ….
  2. 8,4 ÷ 2 = ….
  3. Andi membeli 5 permen seharga Rp750,25 per buah. Total uang yang harus dibayar Andi adalah Rp….

C. Esai

  1. Sebuah toko kue menjual roti seharga Rp12.500,75 per buah. Jika Bu Rina membeli 6 roti, berapa total uang yang harus dibayar Bu Rina? Tuliskan cara penyelesaianmu secara lengkap.
  2. Sebuah drum berisi 68,4 liter minyak akan dituangkan ke beberapa jerigen kecil, setiap jerigen berkapasitas 5,7 liter. Berapa banyak jerigen yang dibutuhkan agar semua minyak tertampung? Jelaskan langkah-langkah perhitunganmu.
🔑 Lihat Kunci Jawaban

Pilihan Ganda:

  1. B. 0,8
  2. C. 1,2
  3. A. Rp13.002,00
  4. D. 2,1 m
  5. B. 12 km/liter

Isian Singkat:

  1. 10
  2. 4,2
  3. Rp3.751,25

Esai:

  1. 12.500,75 × 6 = Rp75.004,50
  2. 68,4 ÷ 5,7 = 12 jerigen
🌻 💬 🌻
7PENUTUP

📌 Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa mengalikan dan membagi bilangan desimal itu sama saja dengan bilangan biasa, hanya saja kita perlu teliti menjaga letak tanda komanya. Kemampuan ini sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari, misalnya saat berbelanja, membagi bahan, atau menghitung jarak. Yuk, terus berlatih dengan teliti dan penuh semangat! 💪✨

😊 Bagaimana Perasaanmu Belajar Hari Ini?

😄Sangat Senang
🙂Senang
😐Biasa Saja
😕Bingung
😢Sedih
👩‍🏫 📔 👩‍🏫
8CATATAN GURU

👩‍🏫 Refleksi Pembelajaran Guru

⚠️ Kendala Pembelajaran

Beberapa murid mungkin masih keliru meletakkan tanda koma saat mengalikan atau membagi bilangan desimal, terutama pada soal cerita yang melibatkan uang.

🛠️ Tindak Lanjut

Memberikan latihan tambahan dengan alat peraga konkret (uang mainan/garis bilangan) serta pendampingan individu bagi murid yang masih kesulitan.

✅ Murid yang Sudah Paham

 

🔄 Murid yang Belum Paham

 

Dibuat dengan ❤️ oleh Bu Tutik Handayani, S.Pd. — Semangat belajar, anak-anak hebat! 🌟

Kamis, 10 September 2026

Materi Ajar: Kamis, 10 September 2026

 📚 IDENTITAS

Yuk, Belajar Bahasa Indonesia Bareng Bu Guru! ✨🌈

1. Nama Guru:Tutik Handayani, S.Pd.
2. Hari / Tanggal:Kamis, 10 September
3. Fase / Kelas:Fase C / Kelas VI
4. Mata Pelajaran:Bahasa Indonesia
5. Materi:Teks Sastra :Majas (Personifikasi,  Hiperbola, Sinestesia, Simile)
6.Pertemuan Ke:Minggu kedua
🌤️Apersepsi & Sapaan Pagi

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 🌸

Apa kabar anak-anak sholih dan sholihah kesayangan Bu Guru? 😊 Semoga hari ini kalian sehat, ceria, dan semangat menuntut ilmu ya! Jangan lupa selalu awali hari dengan shalat dan doa, karena itu adalah bentuk syukur kita kepada Allah Swt.

Coba perhatikan sekeliling kita sebentar 👀 — angin yang berbisik pelan, ombak yang "menari" di pantai, atau matahari yang seolah "tersenyum" di pagi hari. Semua keindahan bahasa itu sebenarnya berasal dari kebesaran Allah Swt. yang Maha Pencipta (Al-Khaliq) 🌱, yang telah menciptakan alam dengan begitu indah sehingga manusia terinspirasi menciptakan kata-kata yang indah pula, yaitu majas!

Allah juga Maha Memelihara (Al-Malik) 🤲, menjaga alam semesta tetap teratur dan indah setiap harinya, dan Allah Maha Pemberi Rezeki (Ar-Razzaq) 🍃, termasuk memberi kita akal dan kemampuan berbahasa untuk mengungkapkan rasa syukur lewat kata-kata yang indah.

🌟 Pertanyaan Pemantik: "Anak-anak, pernahkah kalian mengucapkan kalimat seperti 'Anginnya menyapaku lembut' atau 'Aku sudah bilang seribu kali'? Menurut kalian, mengapa Allah menciptakan bahasa manusia begitu kaya dan indah sehingga bisa 'melebih-lebihkan' atau 'menghidupkan' benda mati dalam sebuah kalimat?" 🤔💭

🎯Identitas Mata Pelajaran
📌 Capaian Pembelajaran (CP 2026)
Pada akhir Fase C, peserta didik mampu menemukan dan mengidentifikasi informasi dari teks sastra (puisi, cerita, dan teks deskriptif) serta memahami penggunaan gaya bahasa (majas) sederhana yang terdapat di dalamnya untuk memperkaya pemahaman dan kemampuan berbahasa secara lisan maupun tulisan.
🏆 Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan mengamati, membaca, dan berdiskusi, murid dapat mengidentifikasi ciri-ciri majas personifikasi, hiperbola, sinestesia, dan simile dengan tepat (joyful), serta mampu membuat contoh kalimat bermajas dalam kehidupan sehari-hari dengan percaya diri (meaningful).
🧩 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
  • Murid mengamati contoh kalimat bermajas dari lingkungan sekitar 🌳
  • Murid menyimak video penjelasan ciri-ciri tiap jenis majas 🎬
  • Murid berdiskusi kelompok mengidentifikasi jenis majas dalam kalimat 👥
  • Murid mempraktikkan membuat kalimat bermajas sendiri ✍️
  • Murid mengerjakan latihan soal sebagai penguatan pemahaman 📝
📖 Materi
Majas Personifikasi, Hiperbola, Sinestesia, dan Simile — pengertian, ciri-ciri, dan contoh penggunaannya dalam kalimat sehari-hari.
⏰ Alokasi Waktu
2 x 35 menit
🧠 Model & Metode Pembelajaran
Model Discovery Learning dipadukan dengan metode tanya jawab, diskusi kelompok, dan permainan kartu majas, agar murid aktif menemukan sendiri konsep majas melalui contoh-contoh nyata.
🎨 Media & Alat Peraga
  • Video pembelajaran YouTube 🎥
  • Kartu bergambar berisi kalimat bermajas 🖼️
  • Papan tulis & spidol warna-warni 🖊️
  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) 📄
  • Speaker untuk memutar contoh audio kalimat majas 🔊

🔄Yuk, Ingat Lagi! (Review Materi Kemarin)
Materi: Teks Sastra

Sebelum belajar hal baru, ayo jawab dulu soal Benar/Salah berikut ini untuk mengingat materi kemarin ya! 😄

1. Teks sastra hanya berisi fakta ilmiah tanpa unsur imajinasi.(Benar / Salah)
2. Puisi merupakan salah satu contoh teks sastra.(Benar / Salah)
3. Cerita rakyat termasuk ke dalam teks sastra.(Benar / Salah)
4. Teks sastra tidak boleh menggunakan gaya bahasa yang indah.(Benar / Salah)
5. Tujuan teks sastra adalah untuk menghibur dan menyentuh perasaan pembaca.(Benar / Salah)
🔑 KUNCI JAWABAN

1. Salah  |  2. Benar  |  3. Benar  |  4. Salah  |  5. Benar


🎬Ayo Belajar Majas!
▶️

Tonton video seru berikut sebelum kita lanjut belajar ya!

🔗 Tonton Video Pembelajaran Majas di YouTube
🌳 Majas Personifikasi

Majas personifikasi adalah gaya bahasa yang membuat benda mati seolah-olah hidup seperti manusia. Contoh: "Daun-daun melambai ditiup angin" atau "Bel sekolah berteriak memanggil kami masuk kelas." 🎒

🌋 Majas Hiperbola

Majas hiperbola adalah ungkapan yang melebih-lebihkan sesuatu agar terdengar lebih menarik. Contoh: "Aku sudah memanggilmu beribu-ribu kali!" atau "Badannya kurus sekali sampai tinggal tulang." 😲

🎨 Majas Sinestesia

Majas sinestesia adalah ungkapan yang menukar dua indra yang berbeda. Contoh: "Suara merdunya sangat manis di telinga" (suara adalah indra pendengar, manis adalah indra pengecap). 🍬👂

🐎 Majas Simile

Majas simile adalah perumpamaan yang membandingkan dua hal menggunakan kata "seperti", "bagai", atau "laksana". Contoh: "Larinya cepat seperti kijang" atau "Wajahnya bersinar bagai rembulan."

Nah, anak-anak hebat! Sekarang kalian sudah tahu 4 jenis majas yang sering kita temui dalam percakapan sehari-hari, lho! Coba perhatikan, mungkin kalian sudah sering memakainya tanpa sadar 😄👍

🌈Aktivitas Mindful, Meaningful, Joyful
🧘 Mindful

Tarik napas dalam-dalam, lalu coba amati satu benda di sekitarmu (misalnya jam dinding atau pohon di luar jendela). Bayangkan jika benda itu bisa "hidup" — apa yang akan ia lakukan? Tuliskan satu kalimat personifikasi tentang benda tersebut. ☁️

💡 Meaningful

Bersama teman sebangku, buatlah 1 contoh kalimat untuk setiap jenis majas (personifikasi, hiperbola, sinestesia, simile) yang menggambarkan pengalaman kalian sehari-hari di rumah atau sekolah. 🏡📚

🎉 Joyful

Permainan "Tebak Majas"! Bu Guru akan membacakan sebuah kalimat, lalu murid berlomba mengangkat kartu jenis majas yang tepat secepat mungkin. Yang paling banyak benar dapat bintang penghargaan ⭐🏅


📝Ayo Uji Kemampuanmu!
A. Pilihan Ganda (Mudah → Sukar)
1. Kalimat "Ombak menari-nari di tepi pantai" termasuk majas...A. Simile   B. Personifikasi   C. Hiperbola   D. Sinestesia
2. "Suaranya sangat pahit didengar" adalah contoh majas...A. Sinestesia   B. Simile   C. Personifikasi   D. Hiperbola
3. Kata penghubung yang biasa digunakan dalam majas simile adalah...A. Karena   B. Seperti   C. Kemudian   D. Namun
4. "Air matanya membanjiri seluruh ruangan" termasuk majas...A. Hiperbola   B. Simile   C. Sinestesia   D. Personifikasi
5. Manakah kalimat berikut yang TIDAK termasuk majas personifikasi?A. Angin berbisik lembut   B. Matahari tersenyum cerah   C. Dia berlari cepat seperti angin   D. Pohon melambai-lambai
B. Isian Singkat
1. "Suara musiknya sangat manis di telinga" menggunakan majas ______.
2. Majas yang membandingkan dua hal menggunakan kata "bagai" atau "laksana" disebut majas ______.
3. "Aku menunggumu selama satu abad di depan gerbang" adalah contoh majas ______ karena bersifat melebih-lebihkan.
C. Esai
1. Buatlah masing-masing satu contoh kalimat majas personifikasi dan majas simile berdasarkan pengalamanmu sehari-hari!
2. Jelaskan perbedaan antara majas hiperbola dan majas sinestesia, lalu berikan satu contoh untuk masing-masing!
🔑 KUNCI JAWABAN

Pilihan Ganda: 1. B   2. A   3. B   4. A   5. C

Isian Singkat: 1. Sinestesia   2. Simile   3. Hiperbola

Esai: Disesuaikan dengan jawaban kreatif murid, dinilai berdasarkan ketepatan jenis majas dan kesesuaian kalimat.

🌟Kesimpulan

Hari ini kita telah belajar tentang 4 jenis majas: personifikasi (benda mati seolah hidup), hiperbola (melebih-lebihkan), sinestesia (menukar dua indra berbeda), dan simile (perumpamaan dengan kata "seperti/bagai"). Dengan mempelajari majas, kita bisa membuat kalimat menjadi lebih indah dan menarik, sama seperti keindahan yang Allah Swt. ciptakan di alam semesta ini. Yuk, terus berlatih menggunakan majas dalam tulisan sehari-hari! 💪📖

💗Bagaimana Perasaanmu Hari Ini?

Yuk, pilih emoji yang paling menggambarkan perasaanmu setelah belajar hari ini! 😉

🤩
Sangat Senang
😊
Senang
😐
Biasa Saja
😕
Bingung
😴
Mengantuk
🧑‍🏫Refleksi Pembelajaran Guru
⚠️ Kendala PembelajaranSebagian murid masih kesulitan membedakan majas sinestesia dengan hiperbola karena keduanya sama-sama menggunakan ungkapan tidak biasa.
🛠️ Tindak Lanjut
Memberikan latihan tambahan berupa permainan kartu klasifikasi majas dan pendampingan kelompok kecil bagi murid yang masih bingung.
✅ Siswa yang Sudah Paham 
📌 Siswa yang Belum Paham 
🇮🇩 MATA PELAJARAN 2 — PENDIDIKAN PANCASILA

🤝 PENERAPAN NILAI-NILAI PANCASILA

🎯 Capaian Pembelajaran

Pada akhir Fase C, murid mampu menguraikan makna nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa serta menghubungkan sila-sila Pancasila sebagai satu kesatuan yang utuh dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

🏆 Tujuan Pembelajaran

  • Murid mampu menjelaskan makna nilai pada setiap sila Pancasila.
  • Murid mampu mengidentifikasi contoh perilaku yang sesuai dengan nilai Pancasila.
  • Murid mampu membedakan perilaku yang sesuai dan tidak sesuai dengan nilai Pancasila.
  • Murid mampu memberikan solusi terhadap masalah sederhana berdasarkan nilai Pancasila.
  • Murid mampu menerapkan nilai Pancasila di rumah, sekolah, dan masyarakat.

🛤️ Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Murid mengingat kembali lima sila Pancasila.
  2. Murid memahami makna sederhana setiap sila.
  3. Murid mengamati contoh peristiwa dalam kehidupan sehari-hari.
  4. Murid menentukan sila yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
  5. Murid mendiskusikan tindakan yang tepat berdasarkan nilai Pancasila.
  6. Murid membuat komitmen tindakan nyata untuk diterapkan.

📚 Materi

  • Makna nilai pada lima sila Pancasila.
  • Penerapan nilai Pancasila di rumah.
  • Penerapan nilai Pancasila di sekolah.
  • Penerapan nilai Pancasila di masyarakat.
  • Hubungan antarsila sebagai satu kesatuan.

⏰ Alokasi Waktu

2 × 35 menit

🧩 Model dan Metode Pembelajaran

Model: Problem Based Learning.
Metode: studi kasus, diskusi kelompok, tanya jawab, bermain peran, gallery walk, dan refleksi.

🖥️ Media dan Alat Peraga

  • Poster Garuda Pancasila.
  • Kartu sila Pancasila.
  • Kartu kasus kehidupan sehari-hari.
  • Video pembelajaran.
  • LKPD.
  • Sticky notes.
  • LCD / proyektor / televisi kelas.
  • Papan tulis dan spidol.

🌟 APERSEPSI NILAI KEBAIKAN DAN PANCASILA

Allah Al-Khaliq menciptakan manusia dengan perbedaan kemampuan, sifat, bahasa, dan latar belakang. Perbedaan tersebut bukan alasan untuk saling merendahkan, tetapi menjadi kesempatan untuk saling mengenal dan menghargai.

Allah Al-Malik memelihara kehidupan manusia agar dapat berjalan dengan baik. Kita juga perlu menjaga kehidupan bersama melalui aturan, keadilan, kerja sama, dan saling menghormati.

Allah Ar-Razzaq memberikan rezeki kepada manusia dengan berbagai cara. Ketika kita memperoleh nikmat, kita belajar bersyukur dan tidak boleh menggunakannya hanya untuk kepentingan diri sendiri.

💭 Pertanyaan Pemantik:
Jika semua orang hanya mementingkan dirinya sendiri, apakah kehidupan di rumah, sekolah, dan masyarakat dapat berjalan dengan baik? Nilai Pancasila apa yang dapat menjadi solusi?

🎬 VIDEO DAN PENJELASAN MATERI

💡 Jika video tidak langsung tampil, gunakan pencarian YouTube: “Penerapan Nilai Pancasila Kelas 6 SD”.

🇮🇩 Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Pancasila bukan hanya tulisan yang dihafalkan. Nilai-nilai Pancasila harus terlihat dalam sikap dan tindakan kita setiap hari.

1️⃣ Sila Pertama — Ketuhanan Yang Maha Esa
Contoh: beribadah sesuai agama, menghormati teman yang sedang beribadah, dan tidak memaksakan keyakinan kepada orang lain.
2️⃣ Sila Kedua — Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Contoh: tidak membully, menghargai teman, membantu orang yang membutuhkan, dan berbicara dengan sopan.
3️⃣ Sila Ketiga — Persatuan Indonesia
Contoh: bekerja sama dengan semua teman tanpa membeda-bedakan dan menjaga kekompakan kelas.
4️⃣ Sila Keempat — Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Contoh: berdiskusi sebelum mengambil keputusan dan menghargai pendapat teman.
5️⃣ Sila Kelima — Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Contoh: membagi tugas secara adil, tidak memilih-milih teman, dan memberikan hak kepada setiap orang.

🌈 AKTIVITAS MINDFUL – MEANINGFUL – JOYFUL

🧘 MINDFUL — “Cek Diriku Hari Ini”
Murid memilih satu nilai Pancasila yang sudah dilakukan hari ini dan satu nilai yang masih perlu diperbaiki. Murid melakukan refleksi secara jujur.
💡 MEANINGFUL — “Pancasila di Sekitarku”
Murid mengamati satu masalah sederhana di sekolah, misalnya teman tidak mau bergantian menggunakan fasilitas. Murid menentukan sila yang berkaitan dan menuliskan solusi.
🎉 JOYFUL — “Misi Agen Pancasila”
Setiap kelompok mendapatkan kartu kasus. Kelompok mendiskusikan solusi dan memeragakannya dalam drama singkat selama 1–2 menit. Kelompok lain menebak nilai Pancasila yang ditampilkan. 🎭🇮🇩

📝 ASESMEN FORMATIF — PENDIDIKAN PANCASILA

🟢 A. Pilihan Ganda

1. Menghormati teman yang sedang beribadah merupakan penerapan sila …
A. pertama
B. kedua
C. ketiga
D. kelima
2. Sikap yang sesuai dengan sila kedua adalah …
A. memilih teman berdasarkan suku
B. membantu teman yang kesulitan
C. memaksakan pendapat
D. tidak mau bekerja sama
3. Kelas akan memilih ketua kelas. Sikap yang paling sesuai dengan nilai sila keempat adalah …
A. memilih sendiri tanpa bertanya
B. memaksa semua teman mengikuti keinginan kita
C. bermusyawarah dan menghargai pendapat
D. tidak peduli dengan hasil keputusan
4. Pembagian tugas piket secara merata merupakan contoh penerapan sila …
A. pertama
B. ketiga
C. keempat
D. kelima
5. Saat terjadi perbedaan pendapat dalam kelompok, tindakan terbaik adalah …
A. meninggalkan kelompok
B. mendengarkan dan mencari kesepakatan
C. memarahi teman
D. memaksakan pendapat sendiri

🟡 B. Isian

6. Pancasila terdiri atas __________ sila.
7. Mengambil keputusan bersama dengan cara berdiskusi disebut __________________________.
8. Bersikap adil kepada semua teman merupakan penerapan sila ke __________________________.

🔴 C. Esai

9. Jelaskan mengapa menghargai teman yang berbeda pendapat dapat memperkuat persatuan!
10. Di kelasmu hanya ada satu bola untuk digunakan bermain, sedangkan beberapa kelompok ingin menggunakannya pada waktu yang sama. Jelaskan solusi yang sesuai dengan nilai Pancasila dan sebutkan sila yang berkaitan!

🔑


✨ KESIMPULAN PENDIDIKAN PANCASILA

Nilai Pancasila harus diterapkan dalam tindakan nyata. Menghormati orang lain, menolong sesama, menjaga persatuan, bermusyawarah, dan berlaku adil merupakan contoh sederhana menjadi Pelajar Pancasila yang baik. 🇮🇩❤️

💖 REFLEKSI EMOSIKU

Bagaimana perasaanmu setelah belajar Pendidikan Pancasila hari ini?

🤩Sangat Senang
😊Senang
🙂Cukup Paham
🤔Masih Bingung
😟Butuh Bantuan
📝 Janji Aksiku Hari Ini:
Hari ini saya akan menerapkan nilai Pancasila dengan cara:

....................................................................................
....................................................................................

👩‍🏫 REFLEKSI PEMBELAJARAN GURU — PENDIDIKAN PANCASILA

⚠️ Kendala Pembelajaran

  • Beberapa murid masih menghafal sila tetapi belum memahami penerapannya.
  • Murid masih kesulitan menentukan sila yang sesuai dengan kasus tertentu.
  • Diskusi kelompok belum melibatkan semua anggota secara aktif.

➡️ Tindak Lanjut

  • Menggunakan lebih banyak contoh yang dekat dengan kehidupan murid.
  • Menggunakan kartu kasus dan bermain peran.
  • Membagi peran dalam kelompok agar setiap murid terlibat.

📊 Siswa yang Paham dan Belum Paham

Siswa yang sudah paham: ............................................................

Siswa yang belum paham: ...........................................................

🌟📚🇮🇩

TERIMA KASIH, ANAK-ANAK HEBAT!

Hari ini kita belajar memahami cerita dengan hati dan pikiran 🦋,
serta menerapkan nilai Pancasila melalui tindakan nyata ❤️🇮🇩.

✨ Teruslah belajar, teruslah bertanya, dan jadilah pribadi yang membawa kebaikan di mana pun kalian berada! ✨

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

🌈 Semangat Belajar, Anak Hebat Kelas VI! 🌈

Materi Ajar: Senin, 14 September 2026

  Jumat, 11 September 2026   🌈 SELAMAT DATANG Pembelajaran Hari Ini 📚 Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka 👩‍🏫 IDENTITAS NAMA GURU Tutik Handay...