Selasa, 07 April 2026

Materi Ajar: Selasa, 7 April 2026

Nama Guru : Tutik Handayani, S. Pd

Hari /Tanggal : Selasa, 7 April 2026

Mata Pelajaran : Matematika dan Bahasa Indonesia

Kelas : 6 Al Jazari 

Materi Ajar : Kumpulan soal TKA dan US


Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Apa kabar anak sholih sholihah

Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat

Jangan lupa sarapan dan persiapkan buku pelajaran kalian ya...

Mari awali kegiatan belajar hari ini dengan berdoa.

Assessment Matematika

1.  Hasil dari 30 x 15 : (105 - 60) adalah…

a.   10

b.   20

c.   30

d.   40

Jawaban: a

Pembahasan: 

30 x 15 : (105 - 60) = 30 x 15 : 45

= 450 : 45 

= 10

2. Hasil dari 0.8 + 12/10 adalah...

a.   1.3

b.   2

c.   2.4

d.   1.2

Jawaban: b

Pembahasan: 

0.8 + 12/10

= 0.8 + 1.2 = 2

3. Hasil dari 0.65 + 0.5 x 3 = ...

a.   1.8

b.   2

c.   2.15

d.   3

Jawaban: c

Pembahasan: 

0.65 + (0.5 x 3)

= 0.65 + 1.5

= 2.15

4. Pecahan dari 0.6 adalah...

a. 6/10

b. 6/100

c. 6/1000

d. 10/6

Jawaban: a

Pembahasan: 

Untuk mengubah desimal menjadi pecahan dengan melihat angka di belakang koma. Jika terdapat satu angka di belakang koma maka penyebut pecahan adalah 10, jika terdapat dua angka di belakang koma maka penyebut pecahan adalah 100, dan seterusnya. 0.6 maka terdapat satu angka di belakang koma sehingga pecahan dari 0.6 adalah 6/10.

5. Pecahan dari 0.12 adalah...

a. 12/10

b. 12/12

c. 12/100

d. 12/1000

Jawaba: c

Pembahasan:


0.12 memiliki 2 angka di belakang koma maka penyebut pecahan adalah 100 sehingga 0.12 adalah 12/100.


Assesment Bahasa Indonesia


Stimulus: Mimit si semut bekerja keras mengumpulkan biji-bijian saat musim panas. Sementara itu, sahabatnya, Rara si belalang, asyik bernyanyi dan menari. Rara mengejek Mimit yang dianggap tidak menikmati hidup. Saat musim dingin tiba, Mimit menikmati makanannya di sarang, sementara Rara kelaparan dan kedinginan.


Soal:

Berdasarkan cerita di atas, evaluasilah tindakan Rara. Jika Rara ingin hidup aman di musim dingin tanpa harus bekerja sekeras Mimit di musim panas, strategi apa yang seharusnya dilakukan Rara sejak awal?

a. Meminta makanan kepada Mimit saat musim dingin.

b. Bernyanyi lebih keras agar tidak terasa dingin.

c. Mencari tempat tinggal lain yang lebih hangat.

d. Membuat kesepakatan dengan Mimit untuk menukar lagu dengan makanan.

Jawaban: D (Menuntut kemampuan berpikir kritis untuk memecahkan masalah (solusi alternatif) dalam konteks cerita). 

Universitas Teknokrat Indonesia

Universitas Teknokrat Indonesia

2. Evaluasi Teks Eksplanasi (Analisis Dampak)

Stimulus: Penebangan pohon di hutan hulu sungai dilakukan secara liar untuk perluasan lahan pertanian. Akibatnya, saat hujan deras, air tidak meresap ke tanah melainkan langsung turun membawa lumpur ke permukiman warga di hilir.

Soal:

Berdasarkan teks eksplanasi tersebut, manakah analisis yang paling tepat mengenai penyebab utama banjir?

a. Hujan deras yang terjadi terus-menerus.

b. Lokasi permukiman yang terlalu dekat dengan sungai.

c. Hilangnya fungsi akar pohon sebagai penahan dan penyerap air.

d. Jenis tanah yang digunakan untuk pertanian tidak subur.

Jawaban: C (Analisis mendalam mengenai hubungan sebab-akibat, bukan hanya menyebutkan isi teks). 

Universitas Teknokrat Indonesia

Universitas Teknokrat Indonesia

3. Analisis Iklan

Stimulus: Iklan A: "Biskuit Tralala, rasanya enak, harga ekonomis, disukai anak-anak."

Iklan B: "Biskuit Tralala, nutrisi seimbang, tanpa pengawet, pilihan ibu cerdas."

Soal:

Kedua iklan tersebut menawarkan produk yang sama. Apa tujuan utama perbedaan fokus informasi pada kedua iklan di atas? 

a. Iklan A menargetkan anak-anak, sedangkan Iklan B menargetkan orang tua.

b. Iklan A lebih jujur daripada iklan B.

c. Iklan B lebih mahal daripada iklan A.

d. Iklan A untuk toko, iklan B untuk apotek

Jawaban: A (Analisis tujuan dan audiens sasaran dari dua teks yang berbeda (komparasi)). 

4. Kreasi/Sintesis (Pidato)

Soal:

Jika kamu diminta menyampaikan pidato tentang pentingnya "Mengurangi Sampah Plastik" di lingkungan sekolah, manakah kalimat ajakan yang paling efektif untuk mempengaruhi teman-temanmu?

a. "Sekolah kita sangat kotor karena banyak sampah plastik di mana-mana."

b. "Ayo kita buang sampah plastik ke tempat sampah agar sekolah terlihat bersih!"

c. "Mulai besok, mari kita bawa botol minum sendiri untuk mengurangi limbah plastik!"

d. "Plastik adalah bahan yang sangat berbahaya jika dibakar."

Jawaban: C (Membutuhkan kemampuan menciptakan kalimat persuasif yang aplikatif dan berdampak (HOTS: Kreasi)

Minggu, 05 April 2026

Materi Ajar: Senin, 6 April 2026

Selamat datang di perpustakaan online di kelas bu Tutik! Mari kita saling mengenal sebelum memulai pembelajaran. Saya akan menjadi teman belajar kalian selama setahun dan berharap kita bisa berkolaborasi serta menikmati perjalanan belajar ini bersama!

 Hari/Tanggal       : Senin, 6 April 2026

Kelas                   : 6 Al Jazari

Muatan Pelajaran: 

1. Bahasa Indonesia   :Bab 6 Liburan Perpisahan Kelas

2. IPAS                     :  Alam Semesta (Bumi, Matahari dan Bulan)


Bahasa Indonesia

Capaian Pembelajaran: 

Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menyebutkan permasalahan yang dihadapi tokoh serta solusi yang diambil dalam teks naratif. Peserta didik mampu mengembangkan kategori yang lebih terperinci (misalnya membandingkan objek) berdasarkan pemahaman terhadap teks dan gambar. Peserta didik mampu menulis teks naratif (fiksi ilmiah) dengan awal, tengah, dan akhir cerita.

Tujuan Pembelajaran, Murid dapat :

 · membuat skala prioritas dari berbagai kebutuhan dengan benar.

· membuat keputusan berdasarkan berbagai pertimbangan dengan benar.

· membelanjakan uang dan menyusun anggaran sederhana dengan benar.

· memahami iklan dan kuitansi dengan benar.

  • menulis teks fiksi ilmiah sederhana dengan benar.


CP IPAS: 

Peserta didik memahami sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya; hubungan antar komponen biotic dan abiotik serta pengaruhnya terhadap ekosistem; siklus air dan kaitannya dengan upaya menjaga ketersediaan air; fenomena gelombang bunyi dan cahaya dalam kehidupan sehari-hari; upaya penghematan energi serta pemanfaatan sumber energi alternatif dari sumber daya yang ada di sekitarnya sebagai upaya mitigasi perubahan iklim;sistem tata surya dan kaitannya dengan rotasi dan revolusi bumi; letak dan kondisi geografis negara Indonesia melalui peta konvensional/digital; sejarah perjuangan para pahlawan di lingkungan sekitar tempat tinggalnya; keragaman budaya nasional yang dikaitkan dengan konteks kebinekaan berdasarkan pemahamannya terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang berlakudi wilayahnya; serta kegiatan ekonomi masyarakat dan ekonomi kreatif dilingkungan sekitar

Tujuan Pembelajaran:

Murid dapat menjelaskan ciri-ciri bumi, matahari dan bulan dengan tepat.


Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Apa kabar anak sholih sholihah
Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat
Jangan lupa sarapan dan persiapkan buku pelajaran kalian ya...
Mari awali kegiatan belajar hari ini dengan berdoa.


Apa kabar anak sholih sholihah

Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat

Mari kita awali dengan membaca doa terlebih dahulu semoga kita selalu sehat dan diberikan kemudahan dalam melaksanakan kegiatan belajar hari ini!


BAHASA INDONESIA



 Pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas VI Kurikulum Merdeka terdapat pembahasan tentang Membaca Cerpen “Liburan Perpisahan Kelas”. Tujuan pembelajaran kali ini adalah mengidentifikasi dan menyebutkan permasalahan yang dihadapi tokoh cerita pada teks naratif yang sesuai jenjangnya serta solusi yang dilakukan oleh tokoh tersebut.


Teks naratif adalah karangan cerita yang mengisahkan cerita nonfiksi atau fiksi berdasarkan urutan waktu atau bersifat kronologis. Sifat kronologis yang ada dalam teks naratif menjadikannya harus memiliki pembagian waktu dengan runtut, mulai dari awal hingga akhir. Teks naratif umumnya sering disebut juga dengan teks narasi. Pasalnya, teks naratif berarti sebuah jenis teks yang memiliki sifat narasi.

Tujuan teks naratif biasanya digunakan sebagai media hiburan untuk pembaca. Teks naratif disebut mampu memberikan pengetahuan tentang cerita fiksi atau non fiksi yang baik kepada para pembacanya. Selain digunakan sebagai media penghibur, teks naratif juga bisa memberikan pengalaman keindahan, pengetahuan baru, hingga informasi penting kepada pembaca.

Pada pembelajaran kelas VI Bab 6 Liburan Perpisahan Kelas terdapat cerpen Liburan Perpisahan Kelas. Cerpen ini mengisahkan rencana liburan perpisahan kelas. Cerpen merupakan bagian dari karya sastra yang berbentuk naratif. Dari cerpen ini peserta didik bisa belajar cara mengambil keputusan bersama dengan musyawarah. Karena tidak mencapai kata mufakat, kelas memutuskan dengan voting atau pengambilan suara terbanyak.
Liburan Perpisahan Kelas
Cerpen ini juga memuat kosakata dengan tema pengelolaan keuangan. Bahaslah makna kata-kata tersebut dan ingatkan tim piket untuk memasukkan ke kolam kata-kata

Untuk menguji pemahamanmu, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut.
1. Masalah apa yang ingin dipecahkan oleh siswa kelas enam?
Kelas 6 ingin menentukan tujuan liburan perpisahan kelas.
2. Bagaimana cara mereka menentukan tujuan liburan?
Mereka mempertimbangkan tujuan liburan dengan mencatat semua kemungkinan, mengerucutkannya menjadi tiga pilihan dengan pertimbangan jarak, kemudian meminta pendapat peserta didik menceritakan alasan memilih tujuan liburan tersebut.
3. Berdasarkan teks tersebut, kota mana yang paling diminati?
Kota yang paling banyak diminati adalah Yogyakarta.
4. Menurut kalian, apakah cara mereka mengambil keputusan merupakan cara terbaik? Berikan alasan kalian, ya. 
Menurut saya, cara mereka mengambil keputusan dengan voting sudah tepat karena rapat tidak menghasilkan mufakat atau setuju semuanya.
5. Bayangkan kalian sedang berdiskusi. Apa yang akan kalian lakukan jika  keputusan kelas tidak sesuai dengan pilihan kalian?
Saya akan tetap menghargai keputusan kelas meskipun berbeda dengan keinginan saya sendiri.
6. Menurut kalian, siapakah Bu Pertiwi?
Bu Tiwi adalah guru kelas 6 SD Pesisir.
7. Mengapa Bu Pertiwi tidak ikut berpendapat dalam diskusi?
Bu Tiwi tidak ikut berpendapat karena ia ingin memberikan kesempatan kepada murid-muridnya untuk bermusyawarah menentukan sendiri tujuan berwisata.
8. Menurut kalian, mengapa Juna malu dikunjungi kakek dan neneknya?
Juna malu dikunjungi nenek dan kakeknya karena nenek dan kakeknya akan memeluk-meluknya dan memanjakannya di depan teman-temannya.

Kosakata Baru dalam Bacaan “Liburan Perpisahan Kelas”
KBBI https://kbbi.kemdikbud.go.id
  1. anggaran: n perkiraan; perhitungan
  2. agenda: n acara (yang akan dibicarakan dalam rapat)
  3. iuran: n jumlah uang yang dibayarkan anggota perkumpulan kepada bendahara setiap bulan (untuk biaya administrasi, rapat anggota, dan sebagainya)
  4. uang kas: uang yang disimpan dalam kas, milik suatu perkumpulan atau instansi pemerintah
  5. bendahara: n penanggung jawab (pemegang) atau pengurus keuangan (yayasan, perkumpulan, dan sebagainya); bendahari
  6. destinasi: n tempat tujuan; tempat tujuan pengiriman
  7. urun rembuk: memberikan sumbang saran; bermusyawarah; urun pendapat
  8. valid: a menurut cara yang semestinya; berlaku; sahih
  9. voting: n pengambilan suara terbanyak
  10. mufakat: n persetujuan; kata sepakat
  11. mayoritas: n jumlah orang terbanyak yang memperlihatkan ciri tertentu menurut suatu patokan dibandingkan dengan jumlah yang lain yang tidak memperlihatkan ciri itu
  12. abstain: v tidak memberikan suara (dalam pemungutan suara); tidak menentukan sikap; 2 a ragu-ragu
  13. pemungutan: n proses, cara, perbuatan memungut
  14. sekretaris: n orang (pegawai, anggota pengurus) yang diserahi pekerjaan tulis-menulis, atau surat-menyurat, dan sebagainya; penulis; panitera

Akhirnya, siswa kelas enam melakukan pemungutan suara untuk menentukan suara terbanyak.Menurut kalian, apa arti kata “suara” dalam kalimat tersebut?
Arti kata “suara” dalam kalimat akhirnya, siswa kelas enam melakukan pemungutan suara untuk menentukan suara terbanyak adalah pendapat atau pernyataan setuju atau tidak atas suatu usul.

Demikian pembahasan mengenai Membaca Cerpen “Liburan Perpisahan Kelas”. Semoga tulisan ini bermanfaat. 

Sumber : Buku Bahasa Indonesia Kelas VI Kurikulum Merdeka, Kemendikbud
Refleksi:
Alhamdulillah dari pembahasan materi hari ini hanya 4 orang siswa yang masih keliru dalam materi iklan dan diberikan pembelajaran dan pemahaman kembali melalui tugas di rumah berupa poster iklan layanan masyarakat 

Kamis, 02 April 2026

Materi Ajar: Kamis, 2 April 2026

 Hari/tanggal : Kamis, 2 April2026

Kelas : VI Al Jazari

Materi Muatan Pelajaran
Matematika : Peluang
Pancasila : Provinsiku Bagian dari Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

CP Pancasila:

Peserta didik mampu memahami wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), mengenal provinsi sebagai bagian dari NKRI, serta menunjukkan sikap bangga dan cinta tanah air.

Tujuan Pembelajaran : 
 
  1. Menjelaskan pengertian NKRI.

  2. Menyebutkan jumlah provinsi di Indonesia.

  3. Menjelaskan bahwa provinsi merupakan bagian dari wilayah NKRI.

  4. Menunjukkan sikap bangga terhadap provinsinya sebagai bagian dari NKRI.

Capaian pembelajaran:

pemahaman mendalam tentang Bilangan (cacah hingga 1.000.000, pecahan, desimal, operasi hitung, pangkat, akar), Aljabar (pola, persamaan sederhana), Pengukuran (luas, keliling, volume bangun datar/ruang, waktu, sudut, debit, kecepatan), Geometri (bangun ruang, visualisasi spasial), dan Analisis Data & Peluang (mengumpulkan, menyajikan, menganalisis data dalam tabel/diagram).

Tujuan Pembelajaran;

Siswa diharapkan mampu menghubungkan konsep, penalaran, komunikasi, representasi, koneksi, dan pemecahan masalah matematis dalam kehidupan sehari-hari. 

Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh
Apa kabar anak sholih sholihah
Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat
Jangan lupa sarapan dan persiapkan buku pelajaran kalian ya...

Mari awali kegiatan belajar hari ini dengan berdoa.
Matematika


Setiap hari tanpa kita sadari atau tidak, kita selalu membuat prediksi terhadap apa yang akan terjadi. Perkiraan yang kalian lakukan tiap hari sebenarnya dapat dihitung secara matematis. Perhitungan perkiraan ini disebut juga peluang. Peluang adalah perhitungan tentang seberapa mungkin terjadinya suatu kejadian.

A. Skala Peluang
Skala peluang adalah cara untuk mengukur seberapa besar kemungkinan suatu kejadian tertinggi angkanya, makin besar peluang kejadian itu akan terjadi. Skala peluang sering digunakan kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh, saat menebak siapa yang akan menang dalam permainan sepak bola.  Skala peluang membantu kita memahami dan memprediksi kejadian dengan lebih mudah.

Suatu kejadian yang kita prediksi dapat dikelompokkan kedalam beberapa kategori, antara lain : mungkin, kurang mungkin, mungkin, sangat mungkin, dan pasti. Berikut contoh kejadian yang diprediksi berdasarkan kategori tersebut.
Peluang
No.KategoriContoh Kejadian
1.Tidak mungkinSaya tidak mungkin berkurang usianya tahun depan.
2.Kurang mungkinKami sekelompok pindah rumah
3.MungkinHujan di sekitar rumah Dhien
4.Sangat mungkinKami makan malam bersama-sama
5.PastiMatahari terbit besok pagi.

Latihan
1. Buatlah skala peluang untuk beberapa konteks berikut. 
a. Salah satu lauk makan malam keluarga kalian hari ini.
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
Ayam BetutuOpar AyamAyam GorengTempe-

b. Hasil melempar dadu 6 sisi dengan masing-masing sisi sebagai berikut: 2, 2, 3, 3, 3, 4.
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
1, 5, 6423-
Sisi 2 = muncul 2 kali = 2/6
Sisi 3 = muncul 3 kali = 3/6
Sisi 4 = muncul 1 kali = 1/6

c. Hasil melempar dadu 8 sisi dengan masing-masing sisi sebagai berikut: 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8.
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
--1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8--
Sisi 1 = muncul 1 kali = 1/8
Sisi 2 = muncul 1 kali = 1/8
Sisi 3 = muncul 1 kali = 1/8
Sisi 4 = muncul 1 kali = 1/8
Sisi 5 = muncul 3 kali = 1/8
Sisi 6 = muncul 1 kali = 1/8
Sisi 7 = muncul 1 kali = 1/8
Sisi 8 = muncul 3 kali = 1/8

d. Hasil melempar dadu 8 sisi dengan masing-masing sisi sebagai berikut: 5, 5, 5, 5, 5, 5, 5, 5.
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
1, 2, 3, 4, 6, 7, 8---5
Sisi 6 = muncul 8 kali = 8/8 = 1

e. Mengambil 1 bola secara acak dari tas.
Tas
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
-Putih dan biruKuningHijau-
Bola hijau = 5/10
Bola kuning = 3/10
Bola putih = 1/10
Bola biru = 1/10

f. Mengambil 1 bola secara acak dari tas
Tas 2
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
-Merah, Ungu, dan Merah muda BiruKuning-
Bola kuning = 7/15
Bola biru = 5/15
Bola muda = 1/15
Bola merah = 1/15
Bola ungu = 1/15

g. Bencana alam yang akan terjadi di daerah Sulawesi Tengah.
Banyaknya Bencana Alam yang Terjadi Berdasarkan Desa/Kelurahan di Sulawesi Tengah
Tanah longsorBanjirGempa bumiTsunamiGunung Meletus
13356755600

Skala Peluang
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
Tsunami dan Gunung meletus-Tanah longsorGempa bumi dan banjir-

2. Coba lihat data bencana alam dalam tiga tahun terakhir (2021) dengan memindai kode QR ini. Catatan: gunakan data yang disediakan guru kalian apabila akses artikel di internet tidak memungkinkan. Berdasarkan data tersebut, kalian akan membuat prediksi provinsi tempat tinggal Dhien dan keluarga. Buat skala peluangnya dengan kategori berikut: pasti, sangat mungkin, mungkin, kurang mungkin, dan tidak mungkin.
Tidak MungkinKurang MungkinMungkinSangat MungkinPasti
Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan SelatanBanten, Jawa Tengah, Papua, GorontaloSumatra Utara, Maluku Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi TengahJawa Timur-

3. Jawab pertanyaan dengan petunjuk yang tersedia pada skala peluangnya. 
a. Terdapat sebuah dadu permainan dengan 6 sisi.
Berdasarkan skala peluangnya, berapa perkiraan angka yang tertera di masing-masing sisi dadunya?
Soal 2a
Perkiraan : 2, 2, 2, 4, 4, 1
b. Terdapat sebuah dadu permainan dengan 6 sisi.
Berdasarkan skala peluangnya, berapa perkiraan angka yang tertera di masing-masing sisi dadunya?
Soal 2b
Perkiraan : 3, 3, 4, 4, 5, 5
c. Terdapat sebuah dadu permainan dengan 8 sisi.
Berdasarkan skala peluangnya, berapa perkiraan angka yang tertera di masing-masing sisi dadunya?
Soal 2c
Perkiraan : 6, 6, 6, 4, 4, 5, 5, 3
d. Terdapat sebuah dadu permainan dengan 8 sisi.
Berdasarkan skala peluangnya, apa perkiraan angka yang tertera di masing-masing sisi dadunya?
Soal 2d
Perkiraan : 8, 8, 8, 8, 8, 8, 8, 8
e. Terdapat 10 bola dalam 1 tas. Apabila diambil secara acak, skala peluang terambilnya bola dengan masing-masing warna adalah seperti berikut.
Berdasarkan skala peluangnya, apa perkiraan jumlah bola dengan masing-masing warna?
Soal 2e
6 bola putih, 3 bola merah, 1 bola kuning
5 bola putih, 3 bola merah, 2 bola kuning
f. Terdapat 15 bola dalam 1 tas. Apabila diambil secara acak, skala peluang terambilnya bola dengan masing-masing warna adalah seperti berikut.
Berdasarkan skala peluangnya, apa perkiraan jumlah bola dengan masing-masing warna? berikut.
Soal 2f

7 bola merah, 4 bola hijau, 4 bola biru
8 bola merah, 3 bola hijau, 4 bola biru
8 bola merah, 4 bola hijau, 3 bola biru
9 bola merah, 3 bola hijau, 3 bola biru

A. SKALA

1. Pengertian Skala

Skala adalah perbandingan antara jarak pada gambar (peta/denah) dengan jarak sebenarnya.

Rumus skala:

Skala=Jarak pada petaJarak sebenarnyaSkala = \frac{Jarak\ pada\ peta}{Jarak\ sebenarnya}

Skala biasanya ditulis dalam bentuk:
1 : n

Artinya:

  • 1 cm pada peta mewakili n cm jarak sebenarnya.

2. Menghitung Skala

Contoh 1

Jarak dua kota pada peta adalah 5 cm.
Jarak sebenarnya 10 km.

Ubah 10 km ke cm:
10 km = 1.000.000 cm

Skala:

5:1.000.0005 : 1.000.000

Sederhanakan:

1:200.0001 : 200.000

Jadi, skalanya adalah 1 : 200.000

3. Menghitung Jarak Sebenarnya

Rumus:

Jarak sebenarnya=Jarak peta×SkalaJarak\ sebenarnya = Jarak\ peta \times Skala

Contoh 2

Skala 1 : 100.000
Jarak pada peta 4 cm

Jarak sebenarnya:

4×100.000=400.000 cm4 \times 100.000 = 400.000\ cm

Ubah ke km:
400.000 cm = 4 km

4. Menghitung Jarak pada Peta

Rumus:

Jarak peta=Jarak sebenarnyaSkalaJarak\ peta = \frac{Jarak\ sebenarnya}{Skala}

Contoh 3

Skala 1 : 50.000
Jarak sebenarnya 2 km (200.000 cm)

200.000÷50.000=4 cm200.000 ÷ 50.000 = 4\ cm

Jadi jarak pada peta adalah 4 cm.

B. PELUANG

1. Pengertian Peluang

Peluang adalah kemungkinan terjadinya suatu peristiwa.

Nilai peluang berada antara:
0 sampai 1

  • 0 → mustahil terjadi

  • 1 → pasti terjadi

2. Rumus Peluang

P(A)=Banyak kejadian yang diharapkanJumlah seluruh kejadianP(A) = \frac{Banyak\ kejadian\ yang\ diharapkan}{Jumlah\ seluruh\ kejadian}

3. Contoh Soal Peluang

Contoh 1

Sebuah koin dilempar satu kali.
Berapa peluang muncul gambar?

Kemungkinan:

  • Gambar

  • Angka

Jumlah kejadian = 2
Kejadian yang diharapkan = 1

P=12P = \frac{1}{2}

Contoh 2

Dalam kotak terdapat 5 bola merah dan 3 bola biru.
Berapa peluang mengambil bola merah?

Jumlah bola = 8
Bola merah = 5

P=58

4. Bentuk Peluang

Peluang dapat ditulis dalam:

  • Pecahan (3/4)

  • Desimal (0,75)

  • Persen (75%)

C. Perbedaan Skala dan Peluang

SkalaPeluang
Perbandingan jarakKemungkinan kejadian
Digunakan pada peta/denahDigunakan pada percobaan
Bentuk 1 : nBentuk pecahan

D. Latihan Soal

Skala

  1. Jarak pada peta 6 cm, jarak sebenarnya 3 km. Tentukan skalanya.

  2. Skala 1 : 250.000, jarak pada peta 8 cm. Berapa jarak sebenarnya?

Peluang

  1. Sebuah dadu dilempar. Berapa peluang muncul angka 4?

  2. Dalam kotak ada 10 permen, 4 rasa cokelat. Berapa peluang mendapat permen cokelat?


Demikian pembahasan mengenai Skala Peluang. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Pendidikan Pancasila




1. Pengertian NKRI

NKRI adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia, yaitu bentuk negara Indonesia yang terdiri atas berbagai wilayah yang bersatu di bawah satu pemerintahan pusat.

Negara Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki:

  • Ribuan pulau

  • Beragam suku bangsa

  • Berbagai bahasa daerah

  • Budaya yang berbeda-beda

Walaupun berbeda-beda, Indonesia tetap satu sesuai semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu jua.

2. Provinsi sebagai Bagian dari NKRI

Indonesia terbagi menjadi beberapa provinsi.
Setiap provinsi dipimpin oleh seorang gubernur.

Provinsi terdiri atas:

  • Kabupaten

  • Kota

Setiap provinsi memiliki:

  • Ibu kota provinsi

  • Lambang daerah

  • Lagu dan tarian daerah

  • Pakaian adat

  • Rumah adat

Contoh:

  • Provinsi Jawa Tengah (Ibu kota: Semarang)

  • Provinsi Sumatera Barat (Ibu kota: Padang)

  • Provinsi Sulawesi Selatan (Ibu kota: Makassar)

Semua provinsi tersebut adalah bagian dari NKRI dan tidak dapat berdiri sendiri.

3. Pentingnya Persatuan dalam NKRI

Sebagai warga negara, kita harus:

  • Menjaga persatuan dan kesatuan

  • Menghargai perbedaan budaya

  • Bangga terhadap daerah dan bangsa Indonesia

  • Tidak membeda-bedakan teman

Persatuan membuat Indonesia tetap kuat dan tidak mudah terpecah belah.


Demikian pembelajaran hari ini. Jangan lupa diulang kembali dirumah. 
Wassalamuaikum wr. wb. 

Materi Ajar: Selasa, 7 April 2026

Nama Guru : Tutik Handayani, S. Pd Hari /Tanggal : Selasa, 7 April 2026 Mata Pelajaran : Matematika dan Bahasa Indonesia Kelas : 6 Al Jazari...