Jumat, 07 Agustus 2026

Materi Ajar: Jumat, 7 Agustus 2026

  Hari/Tanggal               :  Jumat, 7 Agustus  2026

Kelas                            : 6 Al Jazari

Muatan Pelajaran         : 

 Matematika          :  Pecahan dan Desimal


Matematika:

Capaian Pembelajaran:

Pada akhir fase C, peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 1.000.000. Mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan tersebut. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan uang. Mereka dapat melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan cacah sampai 100.000. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan KPK dan FPB. Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahan termasuk pecahan campuran, melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan, serta melakukan operasi perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli. Mereka dapat mengubah pecahan menjadi desimal, serta membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal (satu angka di belakang koma)

Tujuan Pembelajaran : 

Murid dapat melakukan operasi hitung penjumlahan dan pengurangan pecahan.

Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Apa kabar anak sholih sholihah
Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat
Jangan lupa sarapan dan persiapkan buku pelajaran kalian ya...
Mari awali kegiatan belajar hari ini dengan berdoa.

Matematika

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari bab ini, peserta didik diharapkan mampu:

  • Memahami pengertian pecahan dan desimal.
  • Melakukan perkalian pecahan.
  • Melakukan pembagian pecahan.
  • Mengubah pecahan menjadi desimal dan sebaliknya.
  • Membandingkan bilangan desimal.
  • Mengurutkan bilangan desimal.
  • Menerapkan pecahan dan desimal dalam kehidupan sehari-hari.

A. APA ITU PECAHAN?

Pecahan adalah bilangan yang menyatakan bagian dari suatu keseluruhan.

Bentuk umum pecahan:

ab\frac{a}{b}

Keterangan:

  • a = pembilang (bagian yang diambil)
  • b = penyebut (jumlah seluruh bagian)

Contoh:

12, 34, 25\frac12,\ \frac34,\ \frac25

Contoh dalam kehidupan sehari-hari

🍕 Pizza dipotong menjadi 2 bagian.

Jika dimakan 1 bagian maka:

12\frac12

🍫 Cokelat dibagi menjadi 4 bagian.

Dimakan 3 bagian.

Maka:

34\frac34

🥧 Kue dipotong menjadi 5 bagian.

Diambil 2 bagian.

Maka:

25\frac25


B. APA ITU DESIMAL?

Desimal adalah cara lain menuliskan pecahan menggunakan tanda koma.

Contoh:

PecahanDesimal
1/20,5
1/40,25
3/40,75
1/50,2
2/50,4
4/50,8

C. MATERI YANG AKAN DIPELAJARI

  1. Perkalian Pecahan
  2. Pembagian Pecahan
  3. Mengubah Pecahan menjadi Desimal
  4. Membandingkan Desimal
  5. Mengurutkan Desimal

D. MENGAPA BELAJAR PECAHAN?

Pecahan digunakan hampir setiap hari, misalnya:

✔ Menghitung bagian benda

✔ Memasak

✔ Berbelanja

✔ Mengukur panjang

✔ Mengukur berat

✔ Mengukur volume

Contoh:

Ibu membeli ½ kg gula.

Ayah membeli ¾ meter kain.

Kakak menggunakan 0,5 liter air.


E. MATERI 1

Perkalian Pecahan

Rumus

Pembilang × Pembilang

Penyebut × Penyebut

Misalnya

23×45\frac23\times\frac45

Langkah 1

Kalikan pembilang

2 × 4 = 8

Langkah 2

Kalikan penyebut

3 × 5 = 15

Jawaban

=815=\frac{8}{15}


Contoh 2

34×25\frac34\times\frac25

Langkah

3 × 2 = 6

4 × 5 =20

Hasil

=620​

Sederhanakan

=310=\frac3{10}

Tips

Selalu sederhanakan hasil akhir.


Contoh Soal

Soal

Hitung

56×34​

Penyelesaian

5×3=15

6×4=24

=1524​

Sederhanakan

=58​

Jawaban

58


F. MATERI 2

Pembagian Pecahan

Aturan

Pecahan kedua dibalik (dibalik pembilang dan penyebutnya), kemudian dikalikan.

Rumus

ab:cd=ab×dc​


Contoh

34:25​

Balik pecahan kedua

52​

Kemudian

34×52​

Kalikan

3×5=15

4×2=8

Jawaban

=158​

atau

1⅞


Contoh Soal

56:13​

Balik

31\frac31

Kalikan

5×3=15

6×1=6

=156​

Sederhanakan

=52=\frac52

Jawaban


G. MATERI 3

Mengubah Pecahan Menjadi Desimal

Caranya:

Pembilang dibagi penyebut.

Contoh

12​

1÷2=0,5


34\frac34

3÷4=0,75


15\frac15

1÷5=0,2


Contoh Soal

Ubahlah menjadi desimal.

a.

25\frac25

2÷5=0,4

Jawaban

0,4


b.

78​

7÷8=0,875

Jawaban

0,875


H. MATERI 4

Membandingkan Desimal

Perhatikan angka dari kiri ke kanan.

Contoh

0,56 ○ 0,65

Bandingkan

Satuan

0 = 0

Persepuluhan

5 < 6

Maka

0,56 < 0,65


Contoh

0,75 ○ 0,705

Tambahkan nol

0,750

0,705

Bandingkan

750 >705

Jawaban

0,75 >0,705


I. MATERI 5

Mengurutkan Desimal

Contoh

0,8

0,45

0,72

0,09

Samakan banyak angka

0,80

0,45

0,72

0,09

Urut terkecil

0,09

0,45

0,72

0,80


SOAL CERITA

Soal 1

Ibu mempunyai ¾ kg tepung.

Digunakan ½ bagian untuk membuat kue.

Berapa kg tepung yang digunakan?

Penyelesaian

Karena menggunakan setengah dari ¾ kg, maka dilakukan perkalian:

34×12​

Kalikan pembilang:

3×1=3

Kalikan penyebut:

4×2=8

Jawaban

38 kg​


Soal 2

Pak Budi memiliki 2/3 meter pita.

Pita tersebut dipotong menjadi bagian sepanjang 1/6 meter.

Berapa banyak potongan yang diperoleh?

Penyelesaian

Karena mencari banyak potongan, gunakan pembagian:

23:16\frac23:\frac16

Balik pecahan kedua

61​

Kalikan

2×6=12

3×1=3

=123​

=4

Jawaban

4 potong pita


Soal 3

Sinta membeli 0,75 kg apel dan Rani membeli 0,6 kg apel.

Siapa yang membeli lebih banyak?

Penyelesaian

Bandingkan kedua desimal:

0,75 = 0,75

0,60 = 0,60

Karena 75 per seratus lebih besar daripada 60 per seratus, maka:

0,75 > 0,60

Jawaban

Sinta membeli apel lebih banyak.

TIPS MUDAH MENGERJAKAN SOAL

Perkalian Pecahan

✅ Kalikan pembilang dengan pembilang, penyebut dengan penyebut, lalu sederhanakan hasilnya.

Pembagian Pecahan

✅ Ingat kata kunci "Balik lalu Kali":

  1. Balik pecahan kedua.
  2. Ubah menjadi perkalian.
  3. Kalikan pembilang dan penyebut.
  4. Sederhanakan.

Mengubah ke Desimal

✅ Bagi pembilang dengan penyebut menggunakan pembagian biasa atau kalkulator untuk mengecek hasil.

Membandingkan Desimal

✅ Samakan jumlah angka di belakang koma dengan menambahkan nol jika perlu, kemudian bandingkan dari kiri ke kanan.

Mengurutkan Desimal

✅ Ubah semua bilangan agar memiliki jumlah angka di belakang koma yang sama, lalu urutkan dari nilai terkecil ke terbesar atau sebaliknya.

Ringkasan:

  • Pecahan menyatakan bagian dari suatu keseluruhan.
  • Pecahan terdiri atas pembilang dan penyebut.
  • Desimal adalah bentuk lain dari pecahan.
  • Perkalian pecahan dilakukan dengan mengalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut.
  • Pembagian pecahan dilakukan dengan membalik pecahan kedua, lalu mengalikannya.
  • Pecahan dapat diubah menjadi desimal dengan cara membagi pembilang oleh penyebut.
  • Bilangan desimal dibandingkan dan diurutkan berdasarkan nilai tempatnya.
  • Pecahan dan desimal banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti saat memasak, berbelanja, mengukur panjang, berat, dan volume.
Kesimpulan:
Kegiatan belajar di kelas hari ini semoga berjalan dengan baik dan lancar. Peserta didik dapat mengikuti kegiatan dengan antusias. Alhamdulilah semua peserta didik Tuntas dalam memahami dengan baik materi tentang penjumlahan dan pengurangan pecahan. Pada pertemuan selanjutnya kita akan membahas mengenai perkalian bilangan pecahan Demikian pembelajaran hari ini, semoga selalu diberikan pemahaman dalam menuntut ilmu pada hari ini. aamiin....

Materi Ajar: Kamis, 6 Agustus 2026

 Hari/Tanggal       :  Kamis, 6  Agustus 2026

Kelas                          : 6 Al Jazari

Muatan Pelajaran         : 

1. Bahasa Indonesia               :  BAB 1 Anak-Anak Yang Mengubah Dunia

2. Pendidikan Pancasila        :  Nilai-Nilai Pancasila adalah Kebaikan yang Saling Berhubungan

Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Apa kabar anak sholih sholihah
Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat
Jangan lupa sarapan dan persiapkan buku pelajaran kalian ya...
Mari awali kegiatan belajar hari ini dengan berdoa.

Materi Bahasa Indonesia

Variasi Kosakata dalam Teks Eksplanasi



1. Menulis Kalimat Bermakna

Kalimat yang baik harus memenuhi empat syarat berikut.

✅ Memiliki subjek (siapa atau apa yang dibicarakan).

✅ Memiliki predikat (apa yang dilakukan).

✅ Memiliki makna yang jelas.

✅ Disusun dengan urutan kata yang tepat.

Contoh

❌ Hujan turun.
(Kurang jelas)

✅ Hujan turun deras sejak pagi sehingga jalan menjadi licin.
(Kalimat lebih jelas dan bermakna)


2. Kata Penghubung (Konjungsi)

Kata penghubung digunakan untuk menghubungkan ide, kalimat, atau peristiwa agar tulisan menjadi runtut.

A. Kata Penghubung Sebab-Akibat

Digunakan untuk menunjukkan hubungan penyebab dan hasil.

Contoh kata penghubung:

  • karena

  • sebab

  • oleh karena itu

  • akibat

Contoh kalimat:

"Siti belajar dengan giat karena ingin meraih cita-cita."

"Hujan turun sangat deras, akibatnya jalan menjadi banjir."


B. Kata Penghubung Urutan

Digunakan untuk menunjukkan langkah atau urutan kegiatan.

Contohnya:

  • pertama

  • kemudian

  • selanjutnya

  • setelah itu

  • terakhir

Contoh:

Pertama, siapkan alat.

Kemudian, campurkan bahan.

Selanjutnya, aduk hingga rata.

Terakhir, sajikan.


D. Menjawab Pertanyaan Inferensial

Apa itu Pertanyaan Inferensial?

Pertanyaan inferensial adalah pertanyaan yang jawabannya tidak tertulis secara langsung di dalam teks atau gambar.

Jawaban diperoleh dengan menyimpulkan informasi yang tersedia.


Cara Menjawab Pertanyaan Inferensial

1. Amati gambar atau video dengan teliti.

2. Catat informasi penting.

3. Hubungkan informasi yang ditemukan.

4. Tarik kesimpulan secara logis.

5. Jawab menggunakan kalimat lengkap.


Contoh

Gambar menunjukkan anak-anak sedang menanam pohon.

Pertanyaan:

Mengapa mereka menanam pohon?

Jawaban inferensial:

Mereka ingin membuat lingkungan menjadi lebih hijau, sejuk, dan mengurangi risiko banjir.


🌟 Tips Belajar

✔ Gunakan kosakata yang beragam.

✔ Gunakan kata penghubung agar tulisan runtut.

✔ Jangan menjawab hanya berdasarkan satu informasi.

✔ Latih kemampuan menyimpulkan.

✔ Bacalah teks dengan teliti sebelum menjawab.


✏️ SOAL LATIHAN

A. Pilihan Ganda

Bacalah teks berikut!

Anisa selalu datang lebih awal ke sekolah. Ia membantu guru menyusun buku di perpustakaan. Teman-temannya senang karena Anisa suka menolong tanpa diminta.

1. Mengapa teman-teman senang kepada Anisa?

A. Karena Anisa selalu membawa hadiah.

B. Karena Anisa suka membantu orang lain.

C. Karena Anisa sering terlambat.

D. Karena Anisa pandai bermain.

Jawaban: B


Bacalah teks berikut!

Kemarin hujan turun sejak pagi. Sungai di dekat desa meluap sehingga beberapa rumah terendam air. Warga segera membersihkan saluran air agar banjir cepat surut.

2. Kata penghubung sebab-akibat yang terdapat pada teks adalah....

A. kemudian

B. pertama

C. sehingga

D. setelah itu

Jawaban: C


3. Kata penghubung yang menunjukkan urutan adalah....

A. karena

B. akibat

C. kemudian

D. sebab

Jawaban: C


Bacalah teks berikut!

Pertama, siapkan pot. Selanjutnya, masukkan tanah. Setelah itu, tanam bibit bunga. Terakhir, siram tanaman.

4. Teks tersebut berisi tentang....

A. Cara membuat kue

B. Cara menanam bunga

C. Cara membersihkan halaman

D. Cara menyapu kelas

Jawaban: B


5. Kalimat berikut yang paling jelas adalah....

A. Burung terbang.

B. Burung.

C. Burung elang terbang tinggi di langit pada pagi hari.

D. Terbang tinggi.

Jawaban: C


B. Isian

  1. Sebutkan empat syarat kalimat yang baik!






  1. Tuliskan tiga kata penghubung sebab-akibat!



  1. Tuliskan tiga kata penghubung urutan!



C. Literasi Membaca

Bacalah teks berikut!

"Anak Penjaga Lingkungan"

Setiap hari Sabtu, siswa kelas enam melaksanakan kegiatan Jumat Bersih yang dipindahkan ke hari Sabtu karena pada hari Jumat digunakan untuk kegiatan keagamaan. Mereka memungut sampah, menyapu halaman, dan menanam bunga di taman sekolah. Setelah beberapa minggu, halaman sekolah menjadi bersih dan indah. Banyak siswa merasa nyaman belajar karena lingkungan sekolah menjadi asri.

Jawablah pertanyaan berikut!

  1. Mengapa halaman sekolah menjadi bersih?


  1. Mengapa banyak siswa merasa nyaman belajar?


  1. Apa manfaat menanam bunga menurut isi bacaan?


  1. Jika kegiatan tersebut dihentikan, menurutmu apa yang akan terjadi?


(Soal nomor 12 merupakan soal inferensial.)


D. Menentukan Kata Penghubung

Lengkapilah kalimat berikut!

  1. Dita belajar dengan rajin ______ ingin menjadi dokter.

  2. ______, siapkan buku terlebih dahulu.

  3. Adik mencuci tangan, ______ makan.

  4. Hujan turun sangat deras, ______ jalan menjadi licin.


E. Menulis

Bacalah gambar berikut (guru dapat menampilkan gambar anak menanam pohon).

Tuliskan 4–5 kalimat menggunakan kata penghubung berikut.

  • pertama

  • kemudian

  • karena

  • akhirnya


F. Soal HOTS (Inferensial)

Bacalah teks berikut!

"Perpustakaan Baru"

Sekolah menyediakan perpustakaan baru yang lebih nyaman. Ruangannya bersih, memiliki banyak buku cerita, meja baca yang rapi, dan pendingin ruangan. Setelah perpustakaan dibuka, jumlah siswa yang meminjam buku meningkat setiap minggu.

  1. Mengapa jumlah siswa yang meminjam buku meningkat?


  1. Menurutmu, apa manfaat membaca buku secara rutin?


  1. Apa yang mungkin terjadi jika perpustakaan tidak dirawat?


  1. Tuliskan kesimpulan dari bacaan di atas!



🌟 Tantangan Menulis

Buatlah satu teks eksplanasi sederhana (6–8 kalimat) dengan tema:

  • Cara menjaga kebersihan sekolah.

  • Cara menghemat air.

  • Cara menanam pohon.

Gunakan minimal:

  • 2 kata penghubung sebab-akibat (karena, sehingga, akibatnya, oleh karena itu).

  • 3 kata penghubung urutan (pertama, kemudian, selanjutnya, terakhir).

Tujuan pembelajaran: Melalui latihan ini, siswa tidak hanya memahami penggunaan variasi kosakata dan kata penghubung, tetapi juga mengembangkan kemampuan literasi membaca, berpikir inferensial (HOTS), dan menulis teks eksplanasi secara runtut sesuai capaian pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas VI Kurikulum Merdeka.

Materi Ajar Pendidikan Pancasila Kelas VI SD

Nilai-Nilai Pancasila adalah Kebaikan yang Saling Berhubungan

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:

Memahami makna nilai-nilai Pancasila.

Menjelaskan hubungan antarsila dalam kehidupan sehari-hari.

Memberikan contoh perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan di rumah, sekolah, dan masyarakat.

Apa Itu Nilai-Nilai Pancasila?

Pancasila merupakan dasar negara Indonesia sekaligus pedoman hidup bangsa. Setiap sila mengandung nilai-nilai kebaikan yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


Kelima sila dalam Pancasila bukanlah nilai yang berdiri sendiri. Semua sila saling berkaitan dan saling melengkapi. Jika kita mengamalkan satu sila dengan baik, maka kita juga akan menerapkan nilai dari sila lainnya.


Lima Sila dalam Pancasila

1. Ketuhanan Yang Maha Esa

Nilai yang terkandung:

Beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Menghormati agama dan kepercayaan orang lain.

Tidak memaksakan agama kepada orang lain.

Hidup rukun meskipun berbeda keyakinan.


Contoh:

Berdoa sebelum belajar.

Menghormati teman yang sedang beribadah.

Tidak mengejek agama lain.


2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Nilai yang terkandung:

Menghargai sesama manusia.

Bersikap sopan dan santun.

Menolong orang yang membutuhkan.

Tidak melakukan perundungan (bullying).

Contoh:

Membantu teman yang kesulitan belajar.

Menghormati guru dan orang tua.

Bertutur kata dengan sopan.

3. Persatuan Indonesia

Nilai yang terkandung:

Cinta tanah air.

Menjaga persatuan.

Menghargai keberagaman.

Bekerja sama.

Contoh:

Bermain bersama tanpa membeda-bedakan teman.

Mengikuti upacara bendera dengan tertib.

Menjaga nama baik sekolah.


4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Nilai yang terkandung:

Bermusyawarah.

Menghargai pendapat orang lain.

Tidak memaksakan kehendak.

Bertanggung jawab terhadap keputusan bersama.

Contoh:

Berdiskusi saat memilih ketua kelas.

Mendengarkan pendapat teman.

Menerima hasil musyawarah.


5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Nilai yang terkandung:

Bersikap adil.

Berbagi dengan sesama.

Menghargai hak orang lain.

Melaksanakan kewajiban dengan baik.

Contoh:

Bergiliran menggunakan fasilitas sekolah.

Membagi tugas piket secara adil.

Tidak mengambil barang milik teman.

Nilai-Nilai Pancasila Saling Berhubungan

Kelima sila tidak dapat dipisahkan.

Contohnya, ketika kita membantu teman yang berbeda agama:

Kita menghargai perbedaan (Sila ke-1).

Kita peduli kepada sesama (Sila ke-2).

Kita menjaga persatuan (Sila ke-3).

Kita bekerja sama dengan baik (Sila ke-4).

Kita berlaku adil kepada semua teman (Sila ke-5).

Artinya, satu tindakan baik dapat mencerminkan lebih dari satu sila Pancasila.


Mengapa Nilai-Nilai Pancasila Harus Diamalkan?

Mengamalkan nilai-nilai Pancasila dapat:

Menciptakan kehidupan yang damai.

Menumbuhkan sikap saling menghormati.

Mempererat persatuan bangsa.

Mengurangi perselisihan.

Mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera.


Penerapan Nilai Pancasila

Di Rumah

Beribadah sesuai agama masing-masing.

Menghormati orang tua.

Membantu pekerjaan rumah.

Berbagi dengan saudara.


Di Sekolah

Datang tepat waktu.

Menghormati guru.

Tidak mengejek teman.

Bermusyawarah saat bekerja kelompok.

Menjaga kebersihan kelas.


Di Masyarakat

Mengikuti kerja bakti.

Menghormati tetangga.

Menjaga kerukunan.

Membantu warga yang mengalami kesulitan.


Ringkasan

Pancasila terdiri atas lima sila yang saling berkaitan.

Nilai setiap sila saling melengkapi.

Mengamalkan Pancasila berarti melakukan kebaikan kepada Tuhan, sesama manusia, bangsa, dan lingkungan.

Nilai-nilai Pancasila harus diterapkan di rumah, sekolah, dan masyarakat setiap hari.

Berikut latihan soal yang dapat ditempatkan pada bagian akhir artikel atau dibuat sebagai posting terpisah.

Latihan Soal Pendidikan Pancasila Kelas VI

Nilai-Nilai Pancasila adalah Kebaikan yang Saling Berhubungan

A. Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat!


Nilai-nilai dalam Pancasila bersifat ....

a. saling bertentangan

b. saling berhubungan dan saling melengkapi

c. berdiri sendiri

d. hanya berlaku di sekolah


Menghormati teman yang berbeda agama merupakan pengamalan sila ke ....

a. pertama

b. kedua

c. ketiga

d. kelima


Musyawarah dilakukan agar ....

a. pendapat sendiri yang menang

b. terjadi pertengkaran

c. diperoleh keputusan bersama

d. semua orang diam


Membantu teman yang mengalami kesulitan menunjukkan nilai ....

a. kemanusiaan

b. kemalasan

c. persaingan

d. kesombongan


Mengikuti upacara bendera dengan tertib merupakan contoh pengamalan sila ....

a. pertama

b. kedua

c. ketiga

d. kelima


Tidak memaksakan pendapat kepada teman merupakan sikap yang sesuai dengan sila ....

a. pertama

b. kedua

c. keempat

d. kelima


Membagi tugas piket secara adil merupakan contoh pengamalan sila ....

a. pertama

b. ketiga

c. keempat

d. kelima


Nilai persatuan dapat diwujudkan dengan ....

a. memilih teman berdasarkan suku

b. mengejek teman

c. bekerja sama dalam kelompok

d. memaksakan pendapat


Jika semua orang mengamalkan Pancasila, maka kehidupan akan menjadi ....

a. kacau

b. damai dan rukun

c. penuh perselisihan

d. tidak teratur


Nilai-nilai Pancasila harus diterapkan ....

a. hanya di sekolah

b. hanya di rumah

c. hanya saat upacara

d. di rumah, sekolah, dan masyarakat


B. Isian Singkat

Dasar negara Indonesia adalah ....


Sila keempat mengajarkan kita untuk menyelesaikan masalah dengan ....


Sikap menghargai teman yang berbeda suku merupakan contoh menjaga ....


Membantu orang lain adalah contoh pengamalan sila ke ....


Bersikap adil kepada semua teman merupakan pengamalan sila ke ....


C. Uraian

Mengapa nilai-nilai Pancasila dikatakan saling berhubungan?


Tuliskan tiga contoh pengamalan sila pertama di sekolah!


Mengapa kita harus menghargai pendapat orang lain saat musyawarah?


Sebutkan tiga contoh sikap yang mencerminkan sila ketiga!


Tuliskan contoh kegiatan yang mencerminkan kelima sila Pancasila sekaligus dalam kehidupan sehari-hari!


Kunci Jawaban

A. Pilihan Ganda

b

a

c

a

c

c

d

c

b

d


B. Isian Singkat

Pancasila

Musyawarah

Persatuan Indonesia

Sila kedua (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab)

Sila kelima (Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia)

C. Uraian (Contoh Jawaban)

Karena setiap sila saling melengkapi dan tidak dapat dipisahkan. Mengamalkan satu sila biasanya juga mencerminkan nilai dari sila-sila yang lain.


Contoh:

Berdoa sebelum belajar.

Menghormati teman yang sedang beribadah.

Tidak mengganggu teman yang menjalankan ibadah.

Agar musyawarah berjalan dengan baik, setiap orang merasa dihargai, dan keputusan yang diambil dapat diterima bersama.

Contoh:

Bermain dengan semua teman tanpa membeda-bedakan.

Mengikuti upacara bendera dengan tertib.

Menjaga kerukunan di sekolah.


Contoh:

Mengikuti kegiatan kerja bakti di sekolah. Sebelum kegiatan berdoa bersama (Sila 1), bekerja sama dengan teman (Sila 2), menjaga kekompakan kelas (Sila 3), membagi tugas melalui musyawarah (Sila 4), dan melaksanakan tugas secara adil (Sila 5).


SESI SELESAI

🎉 Pembelajaran Hari Ini Selesai!

Kesimpulan 

Alhamdulillah, kita telah menyelesaikan pembelajaran dengan baik hari ini.

Terima kasih kepada semua anak saleh dan salehah yang telah mengikuti

pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias! ✨

😊 Bagaimana perasaanmu hari ini?

Klik salah satu emoji di bawah ini!

😄

Sangat Senang

😊

Senang

😐

Biasa Saja

😕

Bingung

😴

Mengantuk

📝 Refleksi Belajarmu

Bagaimana pendapatmu tentang materi hari ini?


Kamis, 06 Agustus 2026

Materi Ajar: Rabu, 5 Agustus 2026

 Hari/Tanggal       : Rabu, 5 Agustus 2026

Kelas                          : 6 Al Jazari

Muatan Pelajaran         : 

1. Bahasa Indonesia :  BAB 1 Anak-Anak Yang Mengubah Dunia

2. IPAS                        :  Makanan Bergizi Untuk Kesehatan Pencernaan

3. Seni Rupa            : Mengenal Unsur Seni Rupa


📖 Bahasa Indonesia Kelas 6

Materi Teks Eksplanasi: "Apa Itu Perubahan Iklim?" dan "Cara Menyelamatkan Bumi"

🌍 Apa Itu Teks Eksplanasi?

📚 Teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan proses terjadinya suatu peristiwa atau fenomena alam, sosial, maupun budaya secara jelas, logis, dan berdasarkan fakta.


Tujuan teks eksplanasi adalah agar pembaca memahami mengapa dan bagaimana suatu peristiwa dapat terjadi.


📌 Ilustrasi


Peristiwa

     │

     ▼

Mengapa Terjadi?

     │

     ▼

Bagaimana Prosesnya?

     │

     ▼

Kesimpulan

✨ Ciri-Ciri Teks Eksplanasi

✅ Menjelaskan suatu fenomena atau peristiwa nyata.

✅ Berdasarkan fakta dan data.

✅ Disusun secara runtut dan logis.

✅ Menggunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami.

✅ Bertujuan menambah pengetahuan pembaca.


🌎 Contoh Teks Eksplanasi

Apa Itu Perubahan Iklim?

Perubahan iklim adalah perubahan suhu dan pola cuaca dalam jangka waktu yang lama. Saat ini perubahan iklim semakin cepat karena aktivitas manusia, seperti penggunaan bahan bakar minyak, penebangan hutan, dan pembakaran sampah.

Kegiatan tersebut menghasilkan gas rumah kaca yang menahan panas matahari di atmosfer. Akibatnya, suhu Bumi meningkat. Dampaknya antara lain cuaca menjadi lebih panas, musim berubah, hujan turun tidak menentu, banjir, kekeringan, dan mencairnya es di kutub.

Oleh karena itu, manusia perlu mengurangi pencemaran lingkungan agar perubahan iklim tidak semakin parah.


📌 Kesimpulan

Teks eksplanasi merupakan teks yang menjelaskan proses terjadinya suatu peristiwa berdasarkan fakta. Perubahan iklim terjadi karena meningkatnya gas rumah kaca akibat aktivitas manusia, seperti penggunaan bahan bakar fosil dan penebangan hutan. Kita dapat membantu menyelamatkan Bumi dengan menghemat energi, mengurangi sampah plastik, menanam pohon, serta menjaga kebersihan lingkungan. Dengan memahami teks eksplanasi, kita tidak hanya belajar membaca informasi, tetapi juga memahami penyebab, proses, dan cara mengatasi berbagai peristiwa yang terjadi di sekitar kita.

 Materi Ajar IPAS Kelas 6 SD

Sistem Pernapasan Manusia

Belajar Mengenal Cara Tubuh Mengambil Oksigen

📖 Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:

Menjelaskan pengertian sistem pernapasan manusia.

Menyebutkan organ-organ penyusun sistem pernapasan.

Menjelaskan proses pernapasan pada manusia.

Menjelaskan cara menjaga kesehatan organ pernapasan.

Menyelesaikan soal-soal tentang sistem pernapasan dengan benar.

🌟 Apersepsi

Pernahkah kalian berlari atau bermain sepak bola hingga napas terasa terengah-engah?

Mengapa kita bernapas lebih cepat setelah berolahraga?

Hal itu terjadi karena tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen untuk menghasilkan energi. Tanpa bernapas, manusia tidak dapat hidup karena tubuh memerlukan oksigen setiap saat.

🫁 Apa Itu Sistem Pernapasan?

Sistem pernapasan adalah sistem organ yang berfungsi mengambil oksigen (O₂) dari udara dan mengeluarkan karbon dioksida (CO₂) serta uap air dari dalam tubuh.

Oksigen digunakan oleh seluruh sel tubuh untuk menghasilkan energi sehingga kita dapat bergerak, belajar, bermain, dan berpikir.

🧩 Organ-Organ Pernapasan Manusia

1. Hidung 👃

Hidung merupakan pintu masuk udara.

Fungsi hidung:

Menyaring debu dan kotoran.

Menghangatkan udara.

Melembapkan udara sebelum masuk ke paru-paru.

2. Faring (Tenggorokan)

Faring adalah saluran yang menghubungkan rongga hidung dengan laring.

Fungsinya sebagai jalan lewat udara menuju paru-paru.

3. Laring (Pangkal Tenggorokan)

Laring disebut juga kotak suara karena terdapat pita suara.

Di bagian ini terdapat epiglotis yang berfungsi menutup saluran napas saat kita menelan makanan.

4. Trakea (Batang Tenggorokan)

Trakea merupakan saluran udara menuju paru-paru.

Di dalamnya terdapat rambut-rambut halus (silia) dan lendir yang menangkap debu serta kuman.

5. Bronkus

Bronkus adalah percabangan trakea menuju paru-paru kanan dan kiri.

6. Bronkiolus

Bronkiolus merupakan cabang-cabang kecil bronkus yang menuju alveolus.

7. Alveolus

Alveolus adalah kantung udara kecil di dalam paru-paru.

Di sinilah terjadi pertukaran gas:

Oksigen masuk ke dalam darah.

Karbon dioksida keluar dari darah.

8. Paru-Paru 

Paru-paru merupakan organ utama sistem pernapasan.

Manusia memiliki dua paru-paru:

Paru-paru kanan

Paru-paru kiri

Paru-paru dilindungi oleh tulang rusuk.

🔄 Bagaimana Proses Pernapasan?

1. Inspirasi (Menghirup Udara)

Udara masuk melalui:

Hidung → Faring → Laring → Trakea → Bronkus → Bronkiolus → Alveolus

Di alveolus, oksigen masuk ke dalam darah.


2. Ekspirasi (Menghembuskan Udara)

Darah membawa karbon dioksida menuju paru-paru.

Karbon dioksida keluar melalui jalur yang sama hingga keluar dari hidung.

💡 Jenis Pernapasan

Pernapasan Dada

Menggunakan otot antar tulang rusuk.

Saat menarik napas:

Tulang rusuk terangkat.

Rongga dada membesar.

Udara masuk.

Pernapasan Perut

Menggunakan diafragma.

Saat menarik napas:

Diafragma turun.

Rongga dada membesar.

Udara masuk.


❤️ Cara Menjaga Kesehatan Organ Pernapasan

✔ Tidak merokok.

✔ Menggunakan masker saat udara berdebu.

✔ Berolahraga secara teratur.

✔ Mengonsumsi makanan bergizi.

✔ Minum air putih yang cukup.

✔ Menjaga kebersihan lingkungan.

✔ Menghindari polusi udara.

⚠ Penyakit pada Sistem Pernapasan

Influenza

Disebabkan oleh virus.

Gejala:

Batuk

Pilek

Demam

Asma

Penyempitan saluran napas sehingga sulit bernapas.

Bronkitis

Peradangan pada bronkus akibat infeksi atau iritasi.


Pneumonia

Infeksi paru-paru sehingga alveolus berisi cairan.


Tuberkulosis (TBC)

Penyakit akibat bakteri yang menyerang paru-paru.


📌 Fakta Menarik

🫁 Orang dewasa bernapas sekitar 12–20 kali setiap menit.

🫁 Saat berolahraga, frekuensi pernapasan meningkat.

🫁 Paru-paru memiliki jutaan alveolus.

🫁 Oksigen dibawa oleh sel darah merah ke seluruh tubuh.

📝 Rangkuman

Sistem pernapasan berfungsi mengambil oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida.

Organ pernapasan terdiri atas hidung, faring, laring, trakea, bronkus, bronkiolus, alveolus, dan paru-paru.

Pertukaran gas terjadi di alveolus.

Menjaga kesehatan paru-paru sangat penting agar tubuh tetap sehat.


📚 Latihan Soal

A. Pilihan Ganda

1. Fungsi utama sistem pernapasan adalah....

a. Mengedarkan darah

b. Mengambil oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida

c. Mencerna makanan

d. Menghasilkan hormon


2. Organ tempat pertukaran oksigen dan karbon dioksida adalah....

a. Trakea

b. Bronkus

c. Alveolus

d. Hidung


3. Udara pertama kali masuk melalui....

a. Trakea

b. Hidung

c. Bronkus

d. Paru-paru


4. Organ yang melindungi paru-paru adalah....

a. Tulang belakang

b. Tulang rusuk

c. Tulang paha

d. Tulang lengan


5. Penyakit akibat penyempitan saluran napas adalah....

a. Asma

b. Diar

c. Demam Berdarah

d. Tifus


6. Rambut halus pada trakea berfungsi....

a. Menghasilkan oksigen

b. Menyaring debu

c. Mengedarkan darah

d. Menghasilkan suara


7. Saat inspirasi, udara bergerak menuju...

a. Keluar tubuh

b. Masuk ke paru-paru

c. Masuk lambung

d. Masuk usus


8. Kebiasaan yang baik untuk menjaga paru-paru adalah....

a. Merokok

b. Begadang

c. Berolahraga

d. Membakar sampah


9. Organ yang disebut kotak suara adalah....

a. Bronkus

b. Laring

c. Hidung

d. Alveolus


10. Gas yang dikeluarkan saat bernapas adalah....

a. Oksigen

b. Nitrogen

c. Karbon dioksida

d. Hidrogen


B. Isian Singkat

Organ tempat pertukaran gas adalah ....

Trakea bercabang menjadi ....

Oksigen dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan ....

Penyakit akibat penyempitan saluran napas disebut ....

Kita harus memakai .... saat udara berdebu.

C. Uraian

Jelaskan fungsi hidung dalam sistem pernapasan!

Sebutkan urutan jalannya udara dari luar hingga ke paru-paru!

Mengapa kita harus menjaga kesehatan paru-paru?

Jelaskan proses pertukaran gas di alveolus!

Sebutkan lima cara menjaga kesehatan organ pernapasan!


🔑 Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

b

c

b

b

a

b

b

c

b

c


Isian

Alveolus

Bronkus

Energi

Asma

Masker

Pedoman Jawaban Uraian

Hidung menyaring, menghangatkan, dan melembapkan udara yang masuk.

Hidung → Faring → Laring → Trakea → Bronkus → Bronkiolus → Alveolus.

Agar proses pernapasan berjalan baik dan tubuh tetap sehat.

Oksigen masuk ke darah, sedangkan karbon dioksida keluar dari darah menuju paru-paru.

Tidak merokok, memakai masker saat berdebu, berolahraga, makan makanan bergizi, menjaga kebersihan lingkungan (jawaban sejenis dapat diterima).


🎯 Pesan untuk Peserta Didik

"Paru-paru yang sehat membuat tubuh lebih kuat. Mulailah dari kebiasaan sederhana, seperti rajin berolahraga, makan makanan bergizi, dan menghindari asap rokok agar sistem pernapasan tetap berfungsi dengan baik."



🎨 MATERI AJAR SENI RUPA KELAS 6

🌈 UNSUR-UNSUR GARIS DALAM SENI RUPA 🌈

👋 Halo, Sobat Seni!

Pernahkah kamu melihat gambar yang terdiri dari garis lurus, garis melengkung, atau garis zig-zag? ✏️

Tahukah kamu bahwa garis merupakan salah satu unsur penting dalam seni rupa?

Dengan garis, kita dapat membuat berbagai macam gambar, bentuk, pola, dan hiasan yang indah. Bahkan, sebuah gambar sederhana dapat menjadi lebih menarik hanya dengan menggunakan berbagai jenis garis.

Yuk, kita belajar mengenal unsur-unsur garis dalam seni rupa! 🎨🖌️


🎯 Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan dapat:


✅ Menjelaskan pengertian garis dalam seni rupa.

✅ Mengenal berbagai jenis garis.

✅ Menjelaskan karakteristik setiap jenis garis.

✅ Mengetahui fungsi garis dalam karya seni rupa.

✅ Membuat karya seni menggunakan berbagai jenis garis.


🖌️ A. Apa Itu Garis?

Garis adalah goresan memanjang yang terbentuk dari pertemuan atau rangkaian titik-titik.


Dalam seni rupa, garis dapat digunakan untuk:


🎨 Membuat bentuk atau objek.

🎨 Membuat pola dan hiasan.

🎨 Menunjukkan arah dan gerakan.

🎨 Memberikan kesan tertentu pada gambar.

🎨 Membuat tekstur pada suatu objek.


Contohnya, ketika kita menggambar sebuah rumah, kita menggunakan garis untuk membuat dinding, atap, pintu, dan jendela. 🏠


🌟 B. Jenis-Jenis Garis

Garis memiliki berbagai macam bentuk. Setiap garis dapat memberikan kesan yang berbeda.


Mari kita mengenal beberapa jenis garis berikut!


1️⃣ Garis Horizontal ➖

Garis horizontal adalah garis yang arahnya mendatar dari kiri ke kanan.


Contoh: ─────────


Garis horizontal dapat memberikan kesan:


🌿 Tenang

🌿 Damai

🌿 Stabil

🌿 Santai


Contoh penggunaan:

Garis horizontal dapat digunakan untuk menggambarkan permukaan tanah, laut, atau garis cakrawala.


2️⃣ Garis Vertikal │

Garis vertikal adalah garis yang arahnya tegak dari atas ke bawah.


Contoh: │││││


Garis vertikal dapat memberikan kesan:


🏢 Tegak

🏢 Kokoh

🏢 Kuat

🏢 Tinggi


Contoh penggunaan:

Garis vertikal dapat digunakan untuk menggambar tiang, gedung, pohon, atau batang tanaman.


3️⃣ Garis Diagonal /

Garis diagonal adalah garis yang arahnya miring.


Contoh: / / / /


Garis diagonal dapat memberikan kesan:


⚡ Gerak

⚡ Dinamis

⚡ Aktif

⚡ Tidak stabil


Contoh penggunaan:

Garis diagonal dapat digunakan untuk menggambarkan lereng gunung, sinar cahaya, atau gerakan benda.


4️⃣ Garis Lengkung 〰️

Garis lengkung adalah garis yang bentuknya melengkung atau tidak lurus.


Contoh: 〰️〰️〰️


Garis lengkung dapat memberikan kesan:


🌊 Lembut

🌊 Luwes

🌊 Indah

🌊 Mengalir


Contoh penggunaan:

Garis lengkung dapat digunakan untuk menggambar ombak, awan, rambut, atau kelopak bunga.


5️⃣ Garis Zig-Zag ⚡

Garis zig-zag adalah garis yang memiliki bentuk patah-patah dan membentuk sudut.


Contoh: /////\


Garis zig-zag dapat memberikan kesan:


⚡ Tegas

⚡ Tajam

⚡ Kuat

⚡ Berenergi


Contoh penggunaan:

Garis zig-zag dapat digunakan untuk menggambar kilat, gunung, atau ornamen dekoratif.


6️⃣ Garis Spiral 🌀

Garis spiral adalah garis yang bentuknya berputar melingkar menuju bagian tengah atau keluar dari tengah.


Contoh: 🌀


Garis spiral dapat memberikan kesan:


🌀 Gerakan

🌀 Perputaran

🌀 Dinamis

🌀 Unik


Contoh penggunaan:

Garis spiral dapat ditemukan pada gambar pusaran air, cangkang siput, atau motif hias.


7️⃣ Garis Putus-Putus - - - - -

Garis putus-putus adalah garis yang terdiri dari bagian-bagian garis yang terpisah.


Contoh: - - - - - - - -


Garis ini dapat memberikan kesan:


✨ Ringan

✨ Teratur

✨ Terputus

✨ Dekoratif


Garis putus-putus sering digunakan dalam gambar teknik, pola, dan hiasan.


8️⃣ Garis Tebal dan Tipis

Garis juga dapat dibedakan berdasarkan ketebalannya.


Garis Tebal

Memberikan kesan:


💪 Kuat

💪 Tegas

💪 Menonjol


Garis Tipis

Memberikan kesan:


🌸 Lembut

🌸 Halus

🌸 Ringan


Perbedaan tebal dan tipis pada garis dapat membuat gambar terlihat lebih menarik dan memiliki variasi.


🎨 C. Fungsi Garis dalam Seni Rupa

Dalam sebuah karya seni rupa, garis memiliki beberapa fungsi.


🖼️ 1. Membentuk Objek

Garis dapat digunakan untuk membuat bentuk suatu benda.


Contoh: rumah, pohon, manusia, hewan, dan benda lainnya.


🖼️ 2. Membuat Pola

Garis dapat disusun berulang-ulang sehingga membentuk pola yang menarik.


Contoh: pola batik dan motif dekoratif.


🖼️ 3. Menunjukkan Gerakan

Garis dapat memberikan kesan bahwa suatu objek sedang bergerak.


Contoh: garis melengkung pada gambar ombak atau garis diagonal pada gambar benda yang sedang melaju.


🖼️ 4. Memberikan Tekstur

Garis dapat digunakan untuk memberikan kesan permukaan pada suatu benda.


Contoh: garis-garis pada batang pohon untuk menunjukkan tekstur kulit kayu.


🖼️ 5. Sebagai Hiasan

Garis dapat digunakan sebagai ornamen atau dekorasi agar karya seni terlihat lebih indah.


💡 Tahukah Kamu?

Satu jenis garis dapat memberikan kesan yang berbeda jika digunakan dengan cara yang berbeda.


Misalnya, garis zig-zag dapat digunakan untuk menggambarkan kilat ⚡, tetapi juga dapat digunakan sebagai motif hias pada sebuah karya seni.


Jadi, kreativitas seniman sangat penting dalam menggunakan garis! 🎨✨


🧠 Ayo Mengingat!

Pasangkan jenis garis dengan kesan yang tepat!


Jenis Garis Kesan

Horizontal Tenang dan stabil

Vertikal Kokoh dan kuat

Diagonal Dinamis dan bergerak

Lengkung Lembut dan luwes

Zig-zag Tegas dan berenergi

Spiral Berputar dan dinamis

✏️ AYO BERKARYA!

Sekarang waktunya kamu berkreasi! 🎨


🖼️ Tugas: Membuat Gambar dari Berbagai Jenis Garis

Alat dan bahan:


✏️ Pensil

🖍️ Pensil warna atau krayon

📄 Kertas gambar

🖊️ Spidol


Langkah-langkah:

Siapkan kertas gambar.


Buatlah minimal 6 jenis garis.


Gunakan garis horizontal, vertikal, diagonal, lengkung, zig-zag, dan spiral.


Kembangkan garis-garis tersebut menjadi sebuah gambar atau pola yang menarik.


Warnai hasil karyamu dengan kreatif.


Berikan judul pada karya yang telah kamu buat.


🌟 Tantangan Kreatif!

Cobalah membuat sebuah gambar pemandangan hanya dengan menggunakan berbagai jenis garis.


Misalnya:


🏔️ Gunung menggunakan garis diagonal.

🌊 Laut menggunakan garis lengkung.

🌳 Batang pohon menggunakan garis vertikal.

☁️ Awan menggunakan garis lengkung.

☀️ Sinar matahari menggunakan garis lurus.


Berani mencoba? 😄🎨


🎮 KUIS CERIA

Pilihlah jawaban yang paling tepat!


1. Garis yang memberikan kesan tenang dan stabil adalah ....

A. Garis zig-zag

B. Garis horizontal

C. Garis diagonal

D. Garis spiral


2. Garis yang berbentuk patah-patah disebut ....

A. Garis lengkung

B. Garis spiral

C. Garis zig-zag

D. Garis horizontal


3. Garis vertikal memberikan kesan ....

A. Kokoh dan kuat

B. Lembut dan luwes

C. Berputar

D. Mengalir


4. Garis yang memberikan kesan lembut dan mengalir adalah ....

A. Garis zig-zag

B. Garis diagonal

C. Garis lengkung

D. Garis vertikal


5. Garis dapat digunakan untuk ....

A. Membentuk objek

B. Membuat pola

C. Memberikan tekstur

D. Semua jawaban benar


🏆 KUNCI JAWABAN

B. Garis horizontal


C. Garis zig-zag


A. Kokoh dan kuat


C. Garis lengkung


D. Semua jawaban benar


🌈 KESIMPULAN

Garis merupakan salah satu unsur penting dalam seni rupa. Garis memiliki berbagai jenis dan karakteristik, seperti horizontal, vertikal, diagonal, lengkung, zig-zag, spiral, dan putus-putus.


Setiap jenis garis dapat memberikan kesan yang berbeda. Garis dapat digunakan untuk membentuk objek, membuat pola, menunjukkan gerakan, memberikan tekstur, dan menghias karya seni.


🎨 Jadi, jangan takut untuk bermain dengan garis!


Dengan kreativitas dan imajinasi, berbagai macam garis dapat diubah menjadi karya seni yang indah dan menarik. ✨


💬 Pesan untuk anak sholih sholihah

"Setiap garis adalah awal dari sebuah karya. Teruslah menggambar, berkreasi, dan jangan takut mencoba sesuatu yang baru!" 🎨💖


SESI SELESAI

🎉 Pembelajaran Hari Ini Selesai!

Alhamdulillah, kita telah menyelesaikan pembelajaran dengan baik hari ini.

Terima kasih kepada semua anak saleh dan salehah yang telah mengikuti

pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias! ✨

😊 Bagaimana perasaanmu hari ini?

Klik salah satu emoji di bawah ini!


😄

Sangat Senang


😊

Senang


😐

Biasa Saja


😕

Bingung


😴

Mengantuk

📝 Refleksi Belajarmu

Bagaimana pendapatmu tentang materi hari ini?

Kesimpulan dan Refleksi:

Dengan memahami materi ini, peserta didik diharapkan mampu menerapkan pola makan sehat dan menjaga kesehatan sistem pencernaan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan belajar di kelas hari ini alhamdulillah berjalan dengan baik dan lancar. Peserta didik dapat mengikuti kegiatan dengan antusias. Alhamdulilah semua peserta didik Tuntas dalam memahami dengan baik materi tentang teks eksplanasi Pada pertemuan selanjutnya kita akan membahas mengenai ciri-ciri teks eksplanasi.  Demikian pembelajaran hari ini, semoga selalu diberikan pemahaman dalam menuntut ilmu pada hari ini. aamiin....


Selasa, 04 Agustus 2026

Materi Ajar: Selasa, 4 Agustus 2026

 Hari/Tanggal               : Selasa, 4 Agustus  2026

Kelas                            : 6 Al Jazari

Muatan Pelajaran         : 

 Matematika          :  Pecahan dan Desimal


Matematika:

Capaian Pembelajaran:

Pada akhir fase C, peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 1.000.000. Mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan tersebut. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan uang. Mereka dapat melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan cacah sampai 100.000. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan KPK dan FPB. Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahan termasuk pecahan campuran, melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan, serta melakukan operasi perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli. Mereka dapat mengubah pecahan menjadi desimal, serta membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal (satu angka di belakang koma)

Tujuan Pembelajaran : 

Murid dapat melakukan operasi hitung penjumlahan dan pengurangan pecahan.

Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuh

Apa kabar anak sholih sholihah
Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal'aafiyat
Jangan lupa sarapan dan persiapkan buku pelajaran kalian ya...
Mari awali kegiatan belajar hari ini dengan berdoa.

Matematika

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari bab ini, peserta didik diharapkan mampu:

  • Memahami pengertian pecahan dan desimal.
  • Melakukan perkalian pecahan.
  • Melakukan pembagian pecahan.
  • Mengubah pecahan menjadi desimal dan sebaliknya.
  • Membandingkan bilangan desimal.
  • Mengurutkan bilangan desimal.
  • Menerapkan pecahan dan desimal dalam kehidupan sehari-hari.

A. APA ITU PECAHAN?

Pecahan adalah bilangan yang menyatakan bagian dari suatu keseluruhan.

Bentuk umum pecahan:

Keterangan:

  • a = pembilang (bagian yang diambil)
  • b = penyebut (jumlah seluruh bagian)

Contoh:

Contoh dalam kehidupan sehari-hari

🍕 Pizza dipotong menjadi 2 bagian.

Jika dimakan 1 bagian maka:

🍫 Cokelat dibagi menjadi 4 bagian.

Dimakan 3 bagian.

Maka:

🥧 Kue dipotong menjadi 5 bagian.

Diambil 2 bagian.

Maka:


B. APA ITU DESIMAL?

Desimal adalah cara lain menuliskan pecahan menggunakan tanda koma.

Contoh:

PecahanDesimal
1/20,5
1/40,25
3/40,75
1/50,2
2/50,4
4/50,8

C. MATERI YANG AKAN DIPELAJARI

  1. Perkalian Pecahan
  2. Pembagian Pecahan
  3. Mengubah Pecahan menjadi Desimal
  4. Membandingkan Desimal
  5. Mengurutkan Desimal

D. MENGAPA BELAJAR PECAHAN?

Pecahan digunakan hampir setiap hari, misalnya:

✔ Menghitung bagian benda

✔ Memasak

✔ Berbelanja

✔ Mengukur panjang

✔ Mengukur berat

✔ Mengukur volume

Contoh:

Ibu membeli ½ kg gula.

Ayah membeli ¾ meter kain.

Kakak menggunakan 0,5 liter air.


E. MATERI 1

Perkalian Pecahan

Rumus

Pembilang × Pembilang

Penyebut × Penyebut

Misalnya

Langkah 1

Kalikan pembilang

2 × 4 = 8

Langkah 2

Kalikan penyebut

3 × 5 = 15

Jawaban


Contoh 2

Langkah

3 × 2 = 6

4 × 5 =20

Hasil

Sederhanakan

Tips

Selalu sederhanakan hasil akhir.


Contoh Soal

Soal

Hitung

Penyelesaian

5×3=15

6×4=24

Sederhanakan

Jawaban


F. MATERI 2

Pembagian Pecahan

Aturan

Pecahan kedua dibalik (dibalik pembilang dan penyebutnya), kemudian dikalikan.

Rumus


Contoh

Balik pecahan kedua

Kemudian

Kalikan

3×5=15

4×2=8

Jawaban

atau

1⅞


Contoh Soal

Balik

Kalikan

5×3=15

6×1=6

Sederhanakan

Jawaban


G. MATERI 3

Mengubah Pecahan Menjadi Desimal

Caranya:

Pembilang dibagi penyebut.

Contoh

1÷2=0,5


3÷4=0,75


1÷5=0,2


Contoh Soal

Ubahlah menjadi desimal.

a.

2÷5=0,4

Jawaban

0,4


b.

7÷8=0,875

Jawaban

0,875


H. MATERI 4

Membandingkan Desimal

Perhatikan angka dari kiri ke kanan.

Contoh

0,56 ○ 0,65

Bandingkan

Satuan

0 = 0

Persepuluhan

5 < 6

Maka

0,56 < 0,65


Contoh

0,75 ○ 0,705

Tambahkan nol

0,750

0,705

Bandingkan

750 >705

Jawaban

0,75 >0,705


I. MATERI 5

Mengurutkan Desimal

Contoh

0,8

0,45

0,72

0,09

Samakan banyak angka

0,80

0,45

0,72

0,09

Urut terkecil

0,09

0,45

0,72

0,80


SOAL CERITA

Soal 1

Ibu mempunyai ¾ kg tepung.

Digunakan ½ bagian untuk membuat kue.

Berapa kg tepung yang digunakan?

Penyelesaian

Karena menggunakan setengah dari ¾ kg, maka dilakukan perkalian:

Kalikan pembilang:

3×1=3

Kalikan penyebut:

4×2=8

Jawaban


Soal 2

Pak Budi memiliki 2/3 meter pita.

Pita tersebut dipotong menjadi bagian sepanjang 1/6 meter.

Berapa banyak potongan yang diperoleh?

Penyelesaian

Karena mencari banyak potongan, gunakan pembagian:

Balik pecahan kedua

Kalikan

2×6=12

3×1=3

=4

Jawaban

4 potong pita


Soal 3

Sinta membeli 0,75 kg apel dan Rani membeli 0,6 kg apel.

Siapa yang membeli lebih banyak?

Penyelesaian

Bandingkan kedua desimal:

0,75 = 0,75

0,60 = 0,60

Karena 75 per seratus lebih besar daripada 60 per seratus, maka:

0,75 > 0,60

Jawaban

Sinta membeli apel lebih banyak.

TIPS MUDAH MENGERJAKAN SOAL

Perkalian Pecahan

✅ Kalikan pembilang dengan pembilang, penyebut dengan penyebut, lalu sederhanakan hasilnya.

Pembagian Pecahan

✅ Ingat kata kunci "Balik lalu Kali":

  1. Balik pecahan kedua.
  2. Ubah menjadi perkalian.
  3. Kalikan pembilang dan penyebut.
  4. Sederhanakan.

Mengubah ke Desimal

✅ Bagi pembilang dengan penyebut menggunakan pembagian biasa atau kalkulator untuk mengecek hasil.

Membandingkan Desimal

✅ Samakan jumlah angka di belakang koma dengan menambahkan nol jika perlu, kemudian bandingkan dari kiri ke kanan.

Mengurutkan Desimal

✅ Ubah semua bilangan agar memiliki jumlah angka di belakang koma yang sama, lalu urutkan dari nilai terkecil ke terbesar atau sebaliknya.

Ringkasan:

  • Pecahan menyatakan bagian dari suatu keseluruhan.
  • Pecahan terdiri atas pembilang dan penyebut.
  • Desimal adalah bentuk lain dari pecahan.
  • Perkalian pecahan dilakukan dengan mengalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut.
  • Pembagian pecahan dilakukan dengan membalik pecahan kedua, lalu mengalikannya.
  • Pecahan dapat diubah menjadi desimal dengan cara membagi pembilang oleh penyebut.
  • Bilangan desimal dibandingkan dan diurutkan berdasarkan nilai tempatnya.
  • Pecahan dan desimal banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti saat memasak, berbelanja, mengukur panjang, berat, dan volume.
Kesimpulan:
Kegiatan belajar di kelas hari ini semoga berjalan dengan baik dan lancar. Peserta didik dapat mengikuti kegiatan dengan antusias. Alhamdulilah semua peserta didik Tuntas dalam memahami dengan baik materi tentang penjumlahan dan pengurangan pecahan. Pada pertemuan selanjutnya kita akan membahas mengenai perkalian bilangan pecahan Demikian pembelajaran hari ini, semoga selalu diberikan pemahaman dalam menuntut ilmu pada hari ini. aamiin....

Materi Ajar: Senin, 3 Agustus 2026

 Hari/Tanggal                   :  Senin/ 3 Agustus 2026

Kelas                                :VI (Enam) Al Jazari

Mata Pelajaran                : 

1. Bahasa Indonesia       : Anak-Anak Yang Mengubah Dunia

2. IPAS                             : Makanan Bergizi Untuk Kesehatan Pencernaan




TUJUAN PEMBELAJARAN B.INDONESIA:

Elemen Menyimak (Pertemuan 1–3): 

Murid dapat menyimak dan memahami informasi (pengertian, penyebab, dan dampak) dari teks eksplanasi “Apa Itu Perubahan Iklim?” yang dibacakan guru.

Elemen Membaca dan Memirsa (Pertemuan 4–6): 
Murid dapat membaca kata-kata dengan pola kombinasi huruf (termasuk konsonan rangkap) dengan fasih, serta menemukan informasi penting dan struktur teks eksplanasi “Cara Menyelamatkan Bumi” dan “Sekolah Ramah Lingkungan”.




Menyusun Teks Eksplanasi Peristiwa Alam Banjir

Banjir adalah peristiwa atau keadaan dimana terendamnya suatu daerah atau daratan karena volume air yang meningkat. Banjir termasuk peristiwa alam yang banyak terjadi di Indonesia. Penyebab peristiwa alam banjir antara lain akibat penggundulan hutan di hulu sungai sehingga air hujan langsung mengalir ke sungai. Bertumpuknya sampah pada saluran air, sehingga terjadi penyumbatan pada saluran air, dan meluasnya wilayah pemukiman memiliki pengaruh langsung terhadap berkurangnya daerah resapan air.

Peristiwa alam banjir dapat diminimalisir dengan cara memperbanyak ruang hijau terbuka, melakukan reboisasi hutan yang rusak, membuat lubang resapan biopori, penanganan sampah dengan baik dan benar, dan tidak membangun pemukiman di tepi sungai.

Selain diminimalisir dengan cara-cara seperti di atas banjir juga dapat dikelola agar dampak negatifnya tidak terlalu besar. Pengelolaan banjir jangka panjang dilakukan dengan membangun waduk, rehabilitasi situ, dan penghutanan di wilayah hulu.

Akibat yang dapat ditimbulkan oleh banjir antara lain rusaknya sarana dan prasarana umum, kehilangan harta benda dan bahkan kehilangan nyawa. Selain itu banjir juga dapat mengakibatkan berbagai jenis penyakit yang disebabkan oleh lingkungan yang kotor.

No.StrukturIde Pokok
1.Pernyataan UmumBanjir termasuk peristiwa alam yang banyak terjadi di Indonesia.
2.Deretan penjelasan/isi: Peristiwa 1Penyebab peristiwa alam banjir
Peristiwa 2Cara meminimalisir peristiwa alam banjir
Peristiwa 3Pengelolaan banjir jangka panjang
Peristiwa 4Akibat yang dapat ditimbulkan oleh banjir 
3.InterpretasiBanjir dapat dicegah

Susunlah potongan-potongan teks berikut ini sehingga menjadi teks eksplanasi yang urut dan logis!
  1. Banjir terjadi hampir merata di Indonesia pada saat ini. Apa penyebabnya? Apakah manusia menjadi salah satu penyebabnya?
  2. Banjir terjadi karena banyak faktor. Curah hujan yang sangat tinggi dapat dianggap sebagai sebab terjadinya banjir. Selain itu, saluran air atau got yang tidak berfungsi karena tersumbat oleh sampah juga menjadi sebab terjadinya banjir.
  3. Jika Anda mempunyai biaya besar dan ruang lebih besar, buatlah sumur resapan dengan kedalaman mencapai empat meter dan diameter 150 cm !
  4. Perubahan iklim global mengakibatkan curah hujan tinggi bisa terjadi tiba-tiba. Curah hujan tersebut dapat terjadi dalam kurun waktu yang singkat atau dalam waktu lama.
  5. Awalnya, air akan berubah sifat menjadi jenuh pada tanah melalui infiltrasi pada pori-pori tanah. Pada kejadian selanjutnya air itu tidak lagi bisa diserap oleh tanah sehingga terjadi banjir.
  6. Cara sederhana mengatasi banjir adalah dengan memperlakukan air dengan benar. Artinya, kita harus dapat menyalurkan dan mengendalikan curahan hujan yang jatuh ke bumi dengan baik.
  7. Misalnya, jika kita tidak dapat mengirit pemakaian air, kita masih dapat menyimpannya dengan memasukkan air kembali ke dalam tanah. Air hujan yang ditampung melalui talang dapat dimasukkan langsung ke dalam tanah dengan cara membuat lubang serapan.
Teks eksplanasi memiliki struktur pernyataan umum, deretan penjelasan (eksplanasi), dan interpretasi (bersifat opsional).
Struktur TeksParagraf
Pernyataan UmumBanjir terjadi hampir merata di indonesia saat ini. Apa Penyebabnya? Apakah manusia menjadi salah satu penyebabnya?
Deretan penjelasanBanjir terjadi karena banyak faktor. Curah hujan yang sangat tinggi dapat dianggap sebagai sebab terjadinya banjir. Selain itu, saluran air atau got yang tidak berfungsi karena tersumbat oleh sampah juga menjadi sebab terjadinya banjir.

Perubahan iklim global mengakibatkan curah hujan tinggi bisa terjadi tiba-tiba. Curah hujan tersebut dapat terjadi dalam kurun waktu yang singkat atau dalam waktu lama.  Awalnya, air akan berubah sifat menjadi jenuh pada tanah melalui infiltrasi pada pori pori tanah. Pada kejadian selanjutnya air itu tidak bisa diserap oleh tanah sehingga terjadi banjir.

Cara sederhana mengatasi banjir adalah dengan memperlakukan air dengan benar. Artinya, kita harus dapat menyalurkan dan mengendalikan curahan hujan yang jatuh ke bumi dengan baik.

Jika Anda mempunyai biaya besar dan ruang lebih besar, buatlah sumur resapan dengan kedalaman mencapai empat meter dan diameter 150 cm! Misalnya, jika kita tidak dapat mengirit pemakaian air, kita masih dapat menyimpannya dengan memasukkan air kembali ke dalam tanah. Air hujan yang ditampung melalui talang dapat dimasukkan langsung ke dalam tanah dengan cara membuat lubang serapan.
Interpretasi/kesimpulanBanjir dapat dicegah dengan mengadakan reboisasi di daerah hulu sungai, tidak membangun rumah di pinggir sungai, menjaga kebersihan sungai dan got dengan tidak membuang sampah di got dan sungai.
.




E. Konsonan Rangkap pada Teks Eksplanasi

Apa Itu Konsonan Rangkap?

Konsonan rangkap adalah dua huruf konsonan yang ditulis berdampingan dalam satu kata.

Contohnya:

Konsonan RangkapContoh Kata
ngangin, hujan, mengalir
nybanyak, bunyi, nyamuk
sysyarat, masyarakat
khkhusus, akhir
trtransportasi
krkristal
prproses

Contoh dalam Teks Eksplanasi

"Air mengalir ke sungai."

→ mengandung konsonan rangkap ng

Cara Menemukan Konsonan Rangkap

  1. Bacalah teks dengan teliti.

  2. Cari kata yang memiliki dua huruf konsonan berdampingan.

  3. Tuliskan kata tersebut.

  4. Sebutkan jenis konsonan rangkapnya.

Ringkasan Materi

✔ Teks eksplanasi menjelaskan proses terjadinya suatu peristiwa.

✔ Teks eksplanasi berisi fakta dan menjelaskan hubungan sebab akibat.

✔ Struktur teks terdiri atas pernyataan umum, urutan penjelasan, dan kesimpulan.

✔ Menyimak berarti mendengarkan dengan penuh perhatian untuk memperoleh informasi.

✔ Konsonan rangkap adalah dua huruf konsonan yang berdampingan, misalnya ng, ny, sy, kh, pr, tr, kr.

Peta Konsep

TEKS EKSPLANASI
        │
        ├── Pengertian
        │
        ├── Ciri-ciri
        │
        ├── Struktur
        │
        ├── Menyimak
        │      │
        │      ├── Ide Pokok
        │      ├── Informasi Penting
        │      └── Sebab Akibat
        │
        └── Konsonan Rangkap
               │
               ├── ng
               ├── ny
               ├── sy
               ├── kh
               ├── pr
               ├── tr
               └── kr



LKPD 3 – Menemukan Konsonan Rangkap

Tujuan: Mengenali konsonan rangkap dalam teks.

Petunjuk:
Bacalah teks, kemudian tuliskan kata yang memiliki konsonan rangkap.

KataKonsonan Rangkap
mengalirng
banyakny
prosespr
kristalkr
khususkh

LKPD 4 – Menyusun Urutan Proses

Tujuan: Memahami urutan kejadian dalam teks eksplanasi.

Petunjuk: Berilah nomor 1–4 sesuai urutan yang benar.

☐ Air turun menjadi hujan.

☐ Uap air naik ke atmosfer.

☐ Matahari memanaskan air.

☐ Terbentuk awan.

LKPD 5 – Refleksi Pembelajaran

Berilah tanda centang (✓) sesuai pendapatmu.

PernyataanYaBelum
Saya dapat menjelaskan pengertian teks eksplanasi.
Saya dapat menemukan informasi penting saat menyimak.
Saya dapat menentukan struktur teks eksplanasi.
Saya dapat menemukan konsonan rangkap dalam teks.
IPAS


Rangkuman Materi IPAS Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka

Bab 1 – Sistem Pencernaan Manusia

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, peserta didik mampu:

  • Mengenal organ-organ penyusun sistem pencernaan manusia beserta fungsinya.

  • Menjelaskan proses pencernaan makanan.

  • Memahami berbagai zat gizi dan manfaatnya bagi tubuh.

  • Menjelaskan pentingnya mengonsumsi makanan bergizi seimbang.

  • Mengetahui cara menjaga kesehatan sistem pencernaan serta mengenali beberapa gangguannya.

A. Mengenal Organ dan Proses Pencernaan

Apa itu Sistem Pencernaan?

Sistem pencernaan adalah rangkaian organ yang bertugas mengolah makanan menjadi zat gizi agar dapat diserap tubuh dan digunakan sebagai sumber energi, pertumbuhan, serta menjaga kesehatan.

Organ-Organ Pencernaan

OrganFungsi
MulutMengunyah makanan dengan gigi dan mencampurnya dengan air liur agar lebih mudah ditelan.
Kerongkongan (Esofagus)Menyalurkan makanan ke lambung melalui gerakan peristaltik.
LambungMenghancurkan makanan dengan bantuan otot dan asam lambung.
Usus HalusMencerna makanan lebih lanjut dan menyerap zat gizi ke dalam darah.
Usus BesarMenyerap air dan mineral dari sisa makanan.
RektumMenyimpan sementara sisa makanan.
AnusMengeluarkan sisa makanan (feses).

Organ Pembantu

  • Hati → menghasilkan cairan empedu untuk membantu mencerna lemak.

  • Pankreas → menghasilkan enzim pencernaan.

  • Kantung empedu → menyimpan empedu sebelum digunakan.

Urutan Proses Pencernaan

Mulut → Kerongkongan → Lambung → Usus Halus → Usus Besar → Rektum → Anus

B. Memahami Zat Gizi dan Fungsinya

Zat gizi adalah zat yang dibutuhkan tubuh agar tetap sehat dan dapat beraktivitas.

Zat GiziFungsiContoh Makanan
KarbohidratSumber energi utamaNasi, roti, kentang, jagung
ProteinMembangun dan memperbaiki jaringan tubuhTelur, ikan, ayam, tahu, tempe
LemakCadangan energi dan melindungi organ tubuhAlpukat, kacang, ikan, minyak sehat
VitaminMenjaga daya tahan tubuh dan kesehatan organBuah dan sayuran
MineralMembantu pertumbuhan tulang dan fungsi tubuhSusu, bayam, ikan
AirMenjaga keseimbangan cairan tubuh dan membantu pencernaanAir putih

C. Pentingnya Makanan Bergizi Seimbang

Apa itu Gizi Seimbang?

Gizi seimbang adalah pola makan yang mengandung semua zat gizi dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Ciri-Ciri Makanan Bergizi Seimbang

  • Mengandung makanan pokok.

  • Ada lauk berprotein.

  • Banyak sayur dan buah.

  • Minum air putih yang cukup.

  • Tidak berlebihan mengonsumsi gula, garam, dan lemak.

  • Diimbangi aktivitas fisik dan menjaga kebersihan.

Manfaat Gizi Seimbang

  • Tubuh sehat dan kuat.

  • Pertumbuhan optimal.

  • Konsentrasi belajar meningkat.

  • Daya tahan tubuh lebih baik.

  • Berat badan lebih ideal.

D. Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan

Cara Menjaga Kesehatan Pencernaan

✅ Makan makanan bergizi seimbang.

✅ Mengonsumsi sayur dan buah yang kaya serat.

✅ Minum air putih yang cukup.

✅ Mengunyah makanan dengan baik.

✅ Berolahraga secara teratur.

✅ Menjaga kebersihan makanan dan tangan sebelum makan.

✅ Tidak terlalu sering mengonsumsi makanan cepat saji atau minuman manis.

E. Gangguan pada Sistem Pencernaan

GangguanPenyebabCara Mencegah
Sakit gigiGigi berlubang, kurang menjaga kebersihan mulutMenyikat gigi 2 kali sehari
SembelitKurang serat dan airBanyak makan buah, sayur, dan minum air
DiareMakanan atau minuman yang terkontaminasiMenjaga kebersihan makanan dan mencuci tangan
MaagPola makan tidak teraturMakan tepat waktu
CacinganKurang menjaga kebersihanMencuci tangan dan menjaga kebersihan lingkungan
  • Sistem pencernaan berfungsi mengubah makanan menjadi zat gizi yang dibutuhkan tubuh.

  • Organ pencernaan bekerja secara berurutan mulai dari mulut hingga anus.

  • Tubuh memerlukan enam zat gizi utama: karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air.

  • Makanan bergizi seimbang sangat penting untuk pertumbuhan, kesehatan, dan energi.

  • Menjaga pola makan sehat, kebersihan, serta gaya hidup aktif dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan dan mencegah berbagai gangguan.

Kata Kunci

Sistem pencernaan • Organ pencernaan • Mulut • Lambung • Usus halus • Zat gizi • Karbohidrat • Protein • Lemak • Vitamin • Mineral • Air • Gizi seimbang • Serat • Diare • Sembelit • Maag

Tips Mudah Mengingat

Urutan organ pencernaan:

MuKeLaUsHaUsBeReAn
(Mulut → Kerongkongan → Lambung → Usus Halus → Usus Besar → Rektum → Anus)

Enam zat gizi utama:

"Ka-Pro-Le-Vi-Mi-Air"
(Karbohidrat, Protein, Lemak, Vitamin, Mineral, Air)

Kesimpulan dan Refleksi:

Dengan memahami materi ini, peserta didik diharapkan mampu menerapkan pola makan sehat dan menjaga kesehatan sistem pencernaan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan belajar di kelas hari ini alhamdulillah berjalan dengan baik dan lancar. Peserta didik dapat mengikuti kegiatan dengan antusias. Alhamdulilah semua peserta didik Tuntas dalam memahami dengan baik materi tentang teks eksplanasi Pada pertemuan selanjutnya kita akan membahas mengenai ciri-ciri teks eksplanasi.  Demikian pembelajaran hari ini, semoga selalu diberikan pemahaman dalam menuntut ilmu pada hari ini. aamiin....

Materi Ajar: Jumat, 7 Agustus 2026

  Hari/Tanggal               :  Jumat, 7 Agustus  2026 Kelas                            : 6 Al Jazari Muatan Pelajaran         :   Matematik...