Rabu, 16 September 2026

Materi Ajar: Rabu, 16 September 2026

 

๐Ÿ“š JURNAL PEMBELAJARAN HARIAN

Kurikulum Merdeka · Fase C / Kelas VI
๐Ÿ‘ฉ‍๐ŸซNama Guru:Tutik Handayani, S.Pd.
๐Ÿ—“️Hari / Tanggal:
๐ŸŽ’Fase / Kelas:Fase C / Kelas VI
๐Ÿ“–Mata Pelajaran: IPAS
๐Ÿ“Materi: IPAS (Daerahku di Masa Penjajahan, Indonesia di Masa Penjajahan, Kondisi Masyarakat pada Masa Penjajahan)
๐Ÿ”ขPertemuan Ke:minggu ke 6

๐ŸŒค️ Apersepsi Pagi Ini

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb. ๐ŸŒธ

Apa kabar anak sholih dan sholihah hari ini? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan penuh semangat ya! Sudahkah anak-anak melaksanakan sholat Subuh dan membaca do'a sebelum belajar? Jangan sampai lupa, karena itu adalah kunci ilmu yang berkah. ๐Ÿคฒ

Hari ini kita akan belajar banyak hal seru! Tahukah kalian, Allah Swt itu Maha Pencipta (Al-Khaliq) — Dialah yang menciptakan manusia, alam semesta, bahkan menciptakan imajinasi di kepala manusia sehingga lahirlah cerita-cerita rakyat seperti mite, legenda, dan fabel yang akan kita pelajari hari ini. Allah juga Maha Memelihara (Al-Malik) — Dialah yang menjaga dan memelihara bangsa kita sehingga bisa bertahan meski pernah dijajah ratusan tahun. Dan Allah Maha Memberi Rezeki (Ar-Razzaq) — lihatlah, dari sehelai benang saja, tangan-tangan terampil bisa membuat kerajinan makrame yang indah dan bernilai jual, itu semua rezeki dari-Nya. ๐Ÿ•Š️

๐Ÿค” Pertanyaan Pemantik:
1. Menurut kalian, mengapa Allah menciptakan manusia dengan kemampuan berimajinasi hingga bisa membuat cerita rakyat?
2. Bagaimana perasaanmu jika membayangkan hidup di masa penjajahan tanpa kemerdekaan?
3. Bentuk rasa syukur apa yang bisa kita tunjukkan hari ini atas kemerdekaan dan keterampilan tangan yang kita miliki?
◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡
๐Ÿ”
๐ŸŒ IPAS
๐ŸงญRencana Belajar Hari Ini
๐ŸŽฏ Capaian PembelajaranPeserta didik mampu memahami peristiwa sejarah bangsa Indonesia pada masa penjajahan, menjelaskan dampaknya terhadap kondisi sosial-ekonomi masyarakat di daerah maupun secara nasional, serta mengaitkannya dengan nilai perjuangan dan rasa syukur atas kemerdekaan.
๐ŸŽฏ Tujuan PembelajaranMelalui pengamatan video dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan kondisi daerah dan Indonesia pada masa penjajahan serta dampaknya bagi kehidupan masyarakat saat itu.
๐Ÿชœ Alur Tujuan Pembelajaran
  • Mengamati video singkat tentang masa penjajahan di Indonesia.
  • Berdiskusi tentang kondisi daerah masing-masing pada masa itu.
  • Mengidentifikasi dampak penjajahan terhadap masyarakat (ekonomi, pendidikan, sosial).
  • Menghubungkan peristiwa sejarah dengan semangat kemerdekaan masa kini.
⏰ Alokasi Waktu2 x 35 menit
๐Ÿงฉ Model & Metode PembelajaranProblem Based Learning dengan metode diskusi kelompok, tanya jawab, dan pengamatan video/gambar.
๐ŸŽจ Media & Alat Peraga
  • Video dokumenter singkat masa penjajahan
  • Peta Indonesia
  • Gambar tokoh pahlawan
  • Infografis lini masa sejarah
๐ŸŽฌAyo Belajar! (IPAS)
▶Tonton video: Indonesia di Masa Penjajahan
Klik untuk mencari video pembelajaran di YouTube


Anak-anak, bayangkan jika kalian tidak boleh bersekolah, hasil panen orang tua harus diserahkan semua kepada penjajah, dan harus bekerja paksa tanpa diberi upah. Itulah yang dialami rakyat Indonesia, termasuk di daerah kita, selama masa penjajahan Belanda dan Jepang.

๐Ÿญ Kerja Paksa & Tanam PaksaRakyat dipaksa menanam tanaman tertentu (seperti kopi dan tebu) untuk dijual oleh penjajah, sehingga rakyat kekurangan bahan pangan.
๐ŸŽ“ Pendidikan TerbatasHanya sedikit anak, biasanya dari keluarga bangsawan, yang boleh bersekolah pada masa itu.
๐Ÿ˜” Kondisi SosialBanyak rakyat hidup miskin dan menderita karena kekayaan daerah diambil untuk kepentingan penjajah.
๐Ÿ”ฅ Semangat PerlawananMeski sulit, muncul banyak pahlawan daerah yang berjuang melawan penjajah demi kemerdekaan.

Sama seperti saat kita harus berbagi jajan tapi tidak diberi kesempatan memilih sendiri — begitulah rasanya rakyat kita dulu, semua hasil kerja keras diambil paksa. Untung sekarang kita sudah merdeka dan bisa belajar dengan bebas! ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

๐ŸŒˆAktivitas Mindful - Meaningful - Joyful
๐Ÿง˜ MindfulDiam sejenak dan bersyukur dalam hati atas kemerdekaan yang kita nikmati hari ini, boleh bersekolah dan bermain dengan bebas.
๐Ÿ’ก MeaningfulDiskusikan: apa satu hal kecil yang bisa kita lakukan hari ini sebagai bentuk mengisi kemerdekaan?
๐ŸŽ‰ JoyfulPermainan "Lini Masa Berjalan": siswa mengurutkan kartu peristiwa sejarah secara berkelompok dengan cepat dan benar.
๐Ÿ“Asesmen Formatif — IPAS

A. Pilihan Ganda

  1. Sistem yang memaksa rakyat menanam tanaman tertentu untuk dijual penjajah disebut ...
    a) Tanam bebas   b) Tanam paksa   c) Panen raya   d) Kerja sukarela
  2. Pada masa penjajahan, kesempatan bersekolah sangat terbatas dan biasanya hanya untuk ...
    a) Semua anak   b) Anak petani   c) Anak bangsawan   d) Anak pedagang
  3. Dampak penjajahan terhadap kondisi ekonomi masyarakat adalah ...
    a) Rakyat semakin sejahtera   b) Rakyat semakin miskin   c) Hasil bumi melimpah untuk rakyat   d) Perdagangan bebas untuk rakyat
  4. Sikap yang muncul dari rakyat akibat penderitaan masa penjajahan adalah ...
    a) Menyerah   b) Acuh tak acuh   c) Semangat perlawanan   d) Meninggalkan daerah
  5. Salah satu cara kita mengisi kemerdekaan sebagai pelajar adalah ...
    a) Bermalas-malasan   b) Belajar dengan sungguh-sungguh   c) Tidak peduli sejarah   d) Melupakan jasa pahlawan

B. Isian Singkat

  1. Sistem kerja paksa tanpa upah yang dialami rakyat pada masa penjajahan Jepang disebut ….
  2. Salah satu dampak penjajahan terhadap bidang pendidikan adalah ….
  3. Sikap yang harus kita miliki untuk menghargai jasa pahlawan adalah ….

C. Esai

  1. Jelaskan dua dampak penjajahan terhadap kondisi masyarakat pada masa itu!
  2. Menurutmu, apa yang bisa dilakukan siswa SD untuk meneruskan semangat perjuangan para pahlawan di masa sekarang? Jelaskan!
๐Ÿ”‘ Kunci Jawaban:
PG: 1) b   2) c   3) b   4) c   5) b
Isian: 1) Romusha   2) Sedikit anak yang bisa sekolah / pendidikan terbatas   3) Menghargai, belajar sungguh-sungguh, cinta tanah air
Esai: dinilai berdasarkan pemahaman dan relevansi jawaban (kebijakan guru).
Kesimpulan: Masa penjajahan membawa banyak penderitaan bagi rakyat Indonesia, namun juga melahirkan semangat perjuangan yang membuat kita bisa merdeka hingga hari ini. Sudah sepatutnya kita mengisi kemerdekaan dengan belajar sungguh-sungguh. ๐ŸŽ–️
◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡

๐ŸŒ IPAS

Kendala Pembelajaran: Beberapa siswa kesulitan membayangkan kondisi kehidupan pada masa penjajahan karena jauh dari pengalaman sehari-hari.
Tindak Lanjut: Menggunakan lebih banyak media visual dan cerita analogi kehidupan sehari-hari siswa.
Siswa yang Paham / Belum Paham: ………………………………………………

๐ŸŽจ __

๐ŸŒ LKPD IPAS — "Kotak Waktu Perjuangan"

Gambarlah satu peristiwa masa penjajahan di daerahmu, lalu ceritakan singkat kondisi masyarakat saat itu.

(Kotak gambar)

Ceritakan: ____________________

๐ŸŽจ 

๐ŸŒŸ Selamat belajar, anak-anak hebat! Semangat terus meraih ilmu! ๐ŸŒŸ

Selasa, 15 September 2026

Mtaeri Ajar: Selasa,15 September 2026

 

÷×
๐Ÿ“š Materi Belajar Hari Ini

Yuk, Berkenalan dengan
Bilangan Desimal! ๐Ÿ”ข✨

Perkalian & Pembagian Bilangan Desimal — Kelas VI

๐Ÿ—‚️ IDENTITAS PEMBELAJARAN

1.Nama Guru:Tutik Handayani, S.Pd.
2.Hari / Tanggal:Selasa, 15 September 2026
3.Fase / Kelas:Fase C / Kelas VI
4.Mata Pelajaran:Matematika
5.Materi:Bilangan Desimal (Perkalian dan Pembagian)
6.Pertemuan Ke:minggu ketiga
⭐ ⭐ ⭐
1INFO PEMBELAJARAN

๐ŸŽฏ Rencana Belajar Kita Hari Ini

๐Ÿ“– Capaian Pembelajaran (CP Fase C – acuan terbaru)

Pada akhir Fase C, murid memiliki pemahaman bilangan yang kuat: membaca, menulis, membandingkan, dan mengurutkan bilangan cacah, melakukan operasi hitung bilangan cacah, serta mengolah pecahan — termasuk mengubah pecahan menjadi bentuk desimal, membandingkan, mengurutkan, dan mengoperasikan bilangan desimal untuk menyelesaikan masalah kehidupan sehari-hari seperti transaksi uang, pengukuran panjang, dan berat.

๐ŸŽฏ Tujuan Pembelajaran

  • Murid dapat melakukan operasi perkalian bilangan desimal dengan bilangan asli maupun bilangan desimal lainnya.
  • Murid dapat melakukan operasi pembagian bilangan desimal dengan bilangan asli maupun bilangan desimal lainnya.
  • Murid dapat menerapkan perkalian dan pembagian desimal untuk menyelesaikan masalah sehari-hari (belanja, ukuran, berat, dan lainnya).

๐Ÿงญ Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid mengamati contoh soal cerita sehari-hari yang mengandung angka desimal.
  2. Murid berdiskusi kelompok menemukan cara mengalikan dan membagi bilangan desimal.
  3. Murid berlatih terbimbing bersama guru dengan beberapa contoh soal.
  4. Murid mengerjakan latihan mandiri untuk memastikan pemahaman.
  5. Murid mengikuti evaluasi/asesmen formatif di akhir pembelajaran.

⏱️ Alokasi Waktu

2 × 35 menit

๐Ÿงฉ Model & Metode

Problem Based Learning, dipadukan dengan diskusi kelompok, tanya jawab, dan latihan soal terbimbing — cocok karena murid belajar melalui masalah nyata sehari-hari.

๐Ÿงฐ Media & Alat Peraga

  • Kartu bilangan desimal
  • Uang mainan / contoh nota belanja
  • Garis bilangan desimal
  • Video pembelajaran
  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
  • Papan tulis & kalkulator sederhana (untuk mengecek jawaban)
๐ŸŒ™ ✨ ☀️
2PENDAHULUAN

๐Ÿคฒ Apersepsi: Mengingat Kebesaran Allah

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh! ๐ŸŒธ

Apa kabar anak sholih dan sholihah hari ini? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan penuh semangat ya! Sudahkah kalian melaksanakan sholat dan berdoa sebelum belajar hari ini? ๐Ÿ™

✨ Allah Maha Pencipta (Al-Khaliq)

Allah menciptakan alam semesta dengan sangat teliti dan penuh perhitungan — jarak antarplanet, ukuran benda, hingga angka-angka kecil di belakang koma yang kita pelajari hari ini pun adalah bagian dari keteraturan ciptaan-Nya.

๐Ÿ›ก️ Allah Maha Memelihara (Al-Malik)

Sama seperti Allah memelihara alam semesta dengan sangat rapi dan teratur, saat kita menghitung bilangan desimal kita juga harus teliti menjaga letak koma agar hasilnya tidak keliru.

๐ŸŽ Allah Maha Pemberi Rezeki (Ar-Razzaq)

Setiap hari kita berbelanja atau menerima uang jajan yang seringkali menggunakan angka desimal, seperti harga barang dan uang kembalian. Itu semua adalah rezeki dari Allah yang harus kita hitung dan syukuri dengan teliti.

๐Ÿ”Ž Pertanyaan Pemantik:
Pernahkah kalian membeli jajanan di warung dan harganya tertulis dengan angka desimal, misalnya Rp2.500,50? Bagaimana ya cara kita menghitung total belanja atau kembalian jika ada angka desimal seperti itu? Yuk kita cari tahu jawabannya hari ini! ๐Ÿš€
๐Ÿ“ ๐Ÿ” ๐Ÿ“
3PEMANASAN

๐Ÿ” Yuk, Ingat Lagi Materi Kemarin!

Bahasa Indonesia Sebelum masuk ke materi baru, ayo kita ingat kembali cerita "Kupu-Kupu Mira" yang sudah kita baca dan simak kemarin. Jawablah dengan BENAR atau SALAH!

  1. Mira adalah tokoh utama dalam cerita yang mengalami proses perubahan menjadi kupu-kupu. (Benar/Salah)
  2. Mira langsung menjadi kupu-kupu cantik tanpa melalui proses apa pun. (Benar/Salah)
  3. Cerita "Kupu-Kupu Mira" mengajarkan tentang pentingnya sabar dalam menghadapi proses perubahan. (Benar/Salah)
  4. Dalam cerita, Mira merasa sedih karena harus melewati tahap kepompong yang gelap dan sunyi. (Benar/Salah)
  5. Pesan moral cerita ini adalah bahwa hasil yang indah membutuhkan proses dan usaha. (Benar/Salah)
๐Ÿ”‘ Lihat Kunci Jawaban
  1. Benar
  2. Salah
  3. Benar
  4. Benar
  5. Benar

*Guru dapat menyesuaikan soal dengan isi teks "Kupu-Kupu Mira" pada Buku SIBI Revisi 2025 yang digunakan di kelas.

๐ŸŽฌ ๐Ÿ’ก ๐ŸŽฌ
4INTI PEMBELAJARAN

๐ŸŽฅ Menonton & Belajar Bersama

Klik di sini untuk menonton video pembelajaran "Perkalian & Pembagian Bilangan Desimal"

*Tautan di atas mengarah ke hasil pencarian YouTube — silakan pilih video yang paling sesuai untuk ditayangkan di kelas.

✖️ Cara Mengalikan Bilangan Desimal

Kalikan bilangannya dulu seperti bilangan biasa (abaikan komanya), lalu letakkan koma pada hasil sesuai jumlah total angka di belakang koma pada kedua bilangan yang dikalikan.

Contoh: Budi membeli 3 bungkus keripik, setiap bungkus seharga Rp2.500,75.
2.500,75 × 3 → kalikan seperti biasa: 250075 × 3 = 750225, lalu kembalikan komanya (2 angka di belakang koma) → Rp7.502,25

➗ Cara Membagi Bilangan Desimal

Jika pembaginya juga desimal, ubah dulu menjadi bilangan bulat dengan mengalikan 10, 100, atau 1000 pada pembagi dan yang dibagi secara bersamaan, baru kerjakan pembagian seperti biasa.

Contoh: Ibu memiliki kain sepanjang 7,5 meter yang akan dibagi rata untuk 3 anak.
7,5 ÷ 3 = 2,5 meter untuk setiap anak.

๐Ÿ›’ Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Menghitung total harga belanja saat harga barang mengandung angka desimal (misalnya Rp3.250,50).
  • Membagi rata panjang tali, kain, atau pita untuk beberapa teman.
  • Menghitung jarak tempuh kendaraan per liter bahan bakar.
๐ŸŒˆ ๐ŸŽˆ ๐ŸŒˆ
5AKTIVITAS SERU

๐ŸŽˆ Mindful • Meaningful • Joyful

๐Ÿง˜ Mindful

Sebelum berhitung, mari tarik napas pelan-pelan 3 kali sambil menutup mata, agar pikiran kita fokus dan tenang saat menghitung angka desimal.

๐Ÿ’ก Meaningful

Coba hitung total uang jajanmu sendiri hari ini menggunakan angka desimal, lalu bandingkan dengan uang kembalian yang biasa kamu terima.

๐ŸŽ‰ Joyful

Bermain "Pasar Desimal"! Berkelompoklah, gunakan uang mainan untuk berjual-beli barang dengan harga desimal, lalu hitung total belanja dan kembaliannya bersama-sama.

✏️ ๐Ÿ“Š ✏️
6UJI KEMAMPUAN

๐Ÿ“ Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

  1. 0,4 × 2 = …
    • A. 0,6
    • B. 0,8
    • C. 4,2
    • D. 8,0
  2. 3,6 ÷ 3 = …
    • A. 1,8
    • B. 1,3
    • C. 1,2
    • D. 12
  3. Harga 1 buku adalah Rp3.250,50. Berapa harga 4 buku?
    • A. Rp13.002,00
    • B. Rp12.502,00
    • C. Rp13.020,00
    • D. Rp13.200,00
  4. Ibu memiliki pita sepanjang 12,6 meter yang dibagi rata untuk 6 anak. Panjang pita setiap anak adalah …
    • A. 2,6 m
    • B. 21 m
    • C. 2,0 m
    • D. 2,1 m
  5. Sebuah mobil menempuh jarak 45,6 km dengan menghabiskan 3,8 liter bensin. Jarak tempuh per liter bensin adalah …
    • A. 10 km/liter
    • B. 12 km/liter
    • C. 11 km/liter
    • D. 13 km/liter

B. Isian Singkat

  1. 2,5 × 4 = ….
  2. 8,4 ÷ 2 = ….
  3. Andi membeli 5 permen seharga Rp750,25 per buah. Total uang yang harus dibayar Andi adalah Rp….

C. Esai

  1. Sebuah toko kue menjual roti seharga Rp12.500,75 per buah. Jika Bu Rina membeli 6 roti, berapa total uang yang harus dibayar Bu Rina? Tuliskan cara penyelesaianmu secara lengkap.
  2. Sebuah drum berisi 68,4 liter minyak akan dituangkan ke beberapa jerigen kecil, setiap jerigen berkapasitas 5,7 liter. Berapa banyak jerigen yang dibutuhkan agar semua minyak tertampung? Jelaskan langkah-langkah perhitunganmu.
๐Ÿ”‘ Lihat Kunci Jawaban

Pilihan Ganda:

  1. B. 0,8
  2. C. 1,2
  3. A. Rp13.002,00
  4. D. 2,1 m
  5. B. 12 km/liter

Isian Singkat:

  1. 10
  2. 4,2
  3. Rp3.751,25

Esai:

  1. 12.500,75 × 6 = Rp75.004,50
  2. 68,4 ÷ 5,7 = 12 jerigen
๐ŸŒป ๐Ÿ’ฌ ๐ŸŒป
7PENUTUP

๐Ÿ“Œ Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa mengalikan dan membagi bilangan desimal itu sama saja dengan bilangan biasa, hanya saja kita perlu teliti menjaga letak tanda komanya. Kemampuan ini sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari, misalnya saat berbelanja, membagi bahan, atau menghitung jarak. Yuk, terus berlatih dengan teliti dan penuh semangat! ๐Ÿ’ช✨

๐Ÿ˜Š Bagaimana Perasaanmu Belajar Hari Ini?

๐Ÿ˜„Sangat Senang
๐Ÿ™‚Senang
๐Ÿ˜Biasa Saja
๐Ÿ˜•Bingung
๐Ÿ˜ขSedih
๐Ÿ‘ฉ‍๐Ÿซ ๐Ÿ“” ๐Ÿ‘ฉ‍๐Ÿซ
8CATATAN GURU

๐Ÿ‘ฉ‍๐Ÿซ Refleksi Pembelajaran Guru

⚠️ Kendala Pembelajaran

Beberapa murid mungkin masih keliru meletakkan tanda koma saat mengalikan atau membagi bilangan desimal, terutama pada soal cerita yang melibatkan uang.

๐Ÿ› ️ Tindak Lanjut

Memberikan latihan tambahan dengan alat peraga konkret (uang mainan/garis bilangan) serta pendampingan individu bagi murid yang masih kesulitan.

✅ Murid yang Sudah Paham

 

๐Ÿ”„ Murid yang Belum Paham

 

Dibuat dengan ❤️ oleh Bu Tutik Handayani, S.Pd. — Semangat belajar, anak-anak hebat! ๐ŸŒŸ

Senin, 14 September 2026

Materi Ajar: Senin, 14 September 2026

 

Jumat, 11 September 2026

 

๐ŸŒˆ SELAMAT DATANG

Pembelajaran Hari Ini

๐Ÿ“š Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka


๐Ÿ‘ฉ‍๐Ÿซ

IDENTITAS


NAMA GURU

Tutik Handayani, S.Pd.

๐Ÿ“…

HARI / TANGGAL

Jumat, 14 September 2026

๐Ÿซ

FASE / KELAS

Fase C / Kelas 6

๐Ÿ“–

MATA PELAJARAN

IPAS 

✏️

MATERI

Jejak Sang Pahlawan

๐Ÿ”ข

PERTEMUAN KE

Minggu ke 6

๐ŸŒŸ

Apersepsi & Salam Pembuka

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya, anak-anak, shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya:

๐ŸŒ
Al-Khaliq
Maha Pencipta
๐Ÿคฒ
Al-Malik
Maha Memelihara
๐ŸŒพ
Ar-Razzaq
Maha Pemberi Rezeki

 

Perjuangan Para Pahlawan & Politik Bebas Aktif

Materi IPAS — Kelas 6 SD

๐Ÿ“‹ Perencanaan Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP)
Mengacu pada Capaian Pembelajaran IPAS Fase C (Kurikulum Merdeka, masih berlaku pada tahun ajaran 2026/2027): pada akhir Fase C, peserta didik mampu memahami dan menganalisis peristiwa penting yang terjadi di lingkungan sekitarnya, mengaitkannya dengan konteks daerah, nasional, hingga global, serta memaknai bagaimana kehidupan masyarakat berubah dari masa ke masa. Peserta didik juga mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis untuk menyimpulkan pengaruh suatu peristiwa sejarah terhadap kondisi sosial, ekonomi, budaya, dan pendidikan masyarakat.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Murid dapat meninjau peristiwa bersejarah yang pernah terjadi di daerah pada zaman penjajahan, serta menganalisis dan menyimpulkan kondisi sosial, ekonomi, budaya, dan pendidikan pada masa penjajahan.
Kegiatan BelajarKategori
Menonton video pembelajaran tentang perjuangan pahlawanJoyful
Bermain kuis benar/salah untuk mengulas materi sebelumnyaJoyful
Berdiskusi kelompok menganalisis bentuk-bentuk perjuangan pahlawanMeaningful
Mengaitkan nilai perjuangan pahlawan dengan sikap gigih dalam belajar sehari-hariMeaningful
Merefleksikan makna perjuangan bagi kehidupan diri sendiri saat iniMindful
Hening sejenak sebelum mengerjakan asesmen untuk fokus dan tenangMindful
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
TahapRincian Kegiatan
ATP 6.1Peserta didik mengidentifikasi tujuan perjuangan para pahlawan pada masa penjajahan melalui tayangan video.
ATP 6.2Peserta didik mengklasifikasikan bentuk-bentuk perjuangan pahlawan (fisik/bersenjata dan diplomasi) melalui diskusi kelompok.
ATP 6.3Peserta didik menjelaskan pengertian dan penerapan politik luar negeri bebas aktif Indonesia melalui contoh kehidupan sehari-hari.
ATP 6.4Peserta didik menganalisis dan menyimpulkan kondisi sosial, ekonomi, budaya, dan pendidikan pada masa penjajahan melalui asesmen formatif.
Materi: Tujuan perjuangan pahlawan, bentuk-bentuk perjuangan, dan politik luar negeri bebas aktif
Model Pembelajaran: Discovery Learning (dipadukan dengan Problem Based Learning) — dipilih karena mengajak siswa menemukan sendiri makna nilai perjuangan lewat pengamatan video dan diskusi analisis, bukan sekadar menghafal fakta sejarah.
Metode: Ceramah interaktif, tanya jawab, diskusi kelompok, dan penugasan.
Media & Alat Peraga: Video pembelajaran YouTube, laptop/proyektor, gambar/ilustrasi pahlawan dan peta perjuangan, poster garis waktu (timeline) kemerdekaan, kartu benar/salah untuk kuis, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), papan tulis.

๐ŸŒฌ️ Pembukaan: Review Materi Sebelumnya

Sebelum masuk ke materi baru, yuk ingat kembali materi tentang cara menjaga kesehatan sistem pernapasan! Jawablah Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut.

1. Paru-paru manusia berjumlah dua buah, yaitu paru-paru kanan dan kiri.
2. Merokok baik untuk menjaga kesehatan paru-paru.
3. Berolahraga secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan sistem pernapasan.
4. Menghirup udara yang berdebu atau berasap tidak berpengaruh apa pun pada paru-paru.
5. Bernapas melalui hidung lebih baik daripada melalui mulut karena hidung dapat menyaring udara yang masuk.

๐ŸŽฌ Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

Sebagai pembuka, mari kita tonton video pembelajaran berikut ini:

๐Ÿ”— Tonton juga penjelasan tambahan tentang Politik Bebas Aktif Indonesia

1. Tujuan Perjuangan Para Pahlawan

Para pahlawan Indonesia berjuang dengan berbagai tujuan mulia, di antaranya:

  • ๐ŸŽฏ Mengusir penjajah dari tanah air.
  • ๐ŸŽฏ Meraih dan mempertahankan kemerdekaan bangsa.
  • ๐ŸŽฏ Mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.
  • ๐ŸŽฏ Menjaga persatuan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
๐Ÿ’ก Kaitkan dengan kehidupanmu: Sama seperti pahlawan yang gigih berjuang meski menghadapi banyak rintangan, kamu juga bisa mencontoh sikap itu saat belajar. Misalnya, saat mengerjakan soal matematika yang sulit, jangan langsung menyerah — teruslah mencoba sampai berhasil, seperti semangat pantang menyerah para pahlawan!

2. Bentuk-Bentuk Perjuangan Pahlawan

Perjuangan Fisik/Bersenjata
Perjuangan Diplomasi
Politik Bebas Aktif

Para pahlawan tidak hanya berjuang dengan senjata, tetapi juga dengan cara lain:

  • Perjuangan fisik/bersenjata: perlawanan langsung dengan senjata melawan penjajah, contohnya perlawanan Pangeran Diponegoro dan Pattimura.
  • Perjuangan diplomasi: perjuangan melalui perundingan atau meja perundingan, contohnya Perjanjian Linggarjati, Perjanjian Renville, dan Konferensi Meja Bundar.
  • Perjuangan melalui organisasi dan pendidikan: mendirikan organisasi seperti Budi Utomo dan menyelenggarakan Sumpah Pemuda untuk menyatukan semangat kebangsaan.
  • Perjuangan melalui tulisan dan media: menyebarkan semangat cinta tanah air lewat surat kabar dan tulisan-tulisan perjuangan.
๐Ÿ’ก Kaitkan dengan kehidupanmu: Perjuangan diplomasi mirip seperti saat kamu dan temanmu berselisih pendapat dalam kerja kelompok. Alih-alih bertengkar (seperti perjuangan fisik), kalian bisa duduk bersama untuk berdiskusi dan mencari jalan tengah (seperti perjuangan diplomasi) supaya tugas kelompok tetap selesai dengan baik.

3. Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Setelah merdeka, Indonesia menetapkan politik luar negeri bebas aktif, artinya:

  • Bebas: Indonesia tidak memihak salah satu blok kekuatan dunia mana pun.
  • Aktif: Indonesia tetap berperan aktif dalam menciptakan perdamaian dunia, misalnya dengan mengirimkan Pasukan Garuda untuk misi perdamaian PBB dan menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika di Bandung.
๐Ÿ’ก Kaitkan dengan kehidupanmu: Bayangkan dua temanmu sedang bertengkar. Sikap "bebas aktif" itu seperti kamu yang tidak memihak salah satu dari mereka (bebas), tetapi tetap aktif membantu mendamaikan keduanya agar berteman baik kembali (aktif).

๐Ÿ“ Penutup: Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

1. Tujuan utama perjuangan para pahlawan pada masa penjajahan adalah ...Mudah
a. Menjajah negara lain
b. Mengusir penjajah dan meraih kemerdekaan
c. Mencari kekayaan pribadi
d. Bekerja sama dengan penjajah
2. Berikut ini yang merupakan contoh bentuk perjuangan fisik/bersenjata adalah ...Mudah
a. Mengadakan perundingan damai
b. Menulis artikel di surat kabar
c. Melakukan perang melawan penjajah
d. Mendirikan sekolah rakyat
3. Perjanjian yang pertama kali diadakan antara Indonesia dan Belanda setelah proklamasi kemerdekaan adalah ...Sedang
a. Perjanjian Linggarjati
b. Perjanjian Renville
c. Konferensi Meja Bundar
d. Perjanjian Bongaya
4. Salah satu wujud nyata pelaksanaan politik luar negeri bebas aktif Indonesia adalah ...Sedang
a. Bergabung dengan salah satu blok kekuatan dunia
b. Menutup hubungan diplomatik dengan negara lain
c. Hanya fokus pada kepentingan dalam negeri
d. Mengirim Pasukan Garuda dalam misi perdamaian PBB
5. Mengapa perjuangan diplomasi dianggap penting selain perjuangan bersenjata dalam meraih kemerdekaan Indonesia?Sukar
a. Karena tidak membutuhkan biaya sama sekali
b. Karena mampu memperjuangkan pengakuan kedaulatan Indonesia di mata dunia internasional secara damai
c. Karena lebih mudah dilakukan oleh semua orang
d. Karena tidak melibatkan tokoh-tokoh penting

B. Isian Singkat

1. Tokoh yang memimpin Konferensi Asia Afrika di Bandung dan menjadi simbol politik bebas aktif Indonesia adalah ... Mudah
2. Perjuangan yang dilakukan melalui perundingan atau meja perundingan disebut perjuangan ... Sedang
3. Selain mengusir penjajah, tujuan perjuangan pahlawan yang berkaitan dengan kesejahteraan rakyat adalah ... Sukar

C. Esai

1. Jelaskan perbedaan antara perjuangan fisik dan perjuangan diplomasi yang dilakukan oleh para pahlawan Indonesia! Berikan masing-masing satu contohnya. Sedang
2. Bagaimana penerapan sikap "bebas aktif" ala politik luar negeri Indonesia dapat dicontoh dalam kehidupan sehari-hari di sekolah? Jelaskan pendapatmu disertai contoh nyata. Sukar

✅ Kesimpulan

Para pahlawan Indonesia berjuang dengan tujuan mengusir penjajah, meraih kemerdekaan, serta mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat. Perjuangan itu dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari perjuangan fisik/bersenjata, diplomasi, hingga melalui organisasi dan tulisan. Setelah merdeka, Indonesia menerapkan politik luar negeri bebas aktif — tidak memihak blok mana pun, tetapi tetap aktif menciptakan perdamaian dunia. Nilai-nilai perjuangan ini dapat kita contoh dalam kehidupan sehari-hari, seperti sikap gigih dalam belajar dan sikap adil dalam menyelesaikan masalah bersama teman.

๐Ÿ“Œ Refleksi Pembelajaran

Kendala Pembelajaran:
Beberapa siswa mungkin kesulitan membedakan antara bentuk-bentuk perjuangan (fisik vs diplomasi) karena istilah sejarah yang terdengar asing. Selain itu, keterbatasan akses internet/proyektor di kelas dapat menghambat pemutaran video pembelajaran.

Tindak Lanjut:
Guru dapat menyediakan ringkasan materi dalam bentuk poster/infografis sederhana sebagai cadangan jika video tidak dapat diputar, serta memberikan contoh analogi kehidupan sehari-hari secara berulang agar konsep lebih mudah dipahami. Bagi siswa yang belum paham, dapat diberikan pendampingan kelompok kecil atau tugas tambahan berupa membuat mind map sederhana.

Siswa yang Sudah Paham:
 
Siswa yang Belum Paham:

Materi Ajar: Rabu, 16 September 2026

  ๐Ÿ“š JURNAL PEMBELAJARAN HARIAN Kurikulum Merdeka · Fase C / Kelas VI ๐Ÿ‘ฉ‍๐ŸซNama Guru : Tutik Handayani, S.Pd. ๐Ÿ—“️Hari / Tanggal : ๐ŸŽ’Fase / K...