Senin, 05 Februari 2024

Materi Ajar: Selasa, 6 Februari 2024

 Hari/ Tanggal : Selasa, 6 Februari 2024

Kelas: IV A

Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila:

Peserta didik dapat mengenal lingkungan rumah, sekolah, lingkungan (RT/RW/desa/kelurahan dan kecamatan) sebagai bagian tidak terpisahkan dari wilayah NKRI.

Capaian Pembelajaran Seni Budaya:

1.       Elemen Mengalami (Experiencing)

Peserta didik mampu mengamati bentuk penyajian tari berdasarkan latar belakang serta mengeksplorasi unsur utama tari sesuai level, perubahan arah hadap, dan desain lantai.

2.       Menciptakan (Creating)

peserta didik mampu mengidentifikasi dan membuat gerak dengan unsur utama tari, level, perubahan arah hadap.

3.       Berpikir dan bekerja artistik (Thinking and working artistically)

peserta didik mampu menunjukkan hasil tari kelompok dengan bekerja secara kooperatif untuk mengembangkan kemampuan bekerja sama dan saling menghargai demi tercapainya tujuan bersama.

4.       Merefleksikan (Reflecting)

peserta didik mampu menilai pencapaian dirinya saat melakukan aktivitas pembelajaran tari

5.       Berdampak (Impacting)

peserta didik mampu menumbuhkan rasa cinta pada seni tari yang berpengaruh pada kemampuan diri dalam menyelesaikan aktivitas pembelajaran tari.

                                  

               Muslim Waving GIF - Muslim Waving Hi GIFs

  Apa kabar anak-anak bu Tutik hari ini? semoga anak sholih sholihah semua selalu dalam keadaan sehat wal’afiyat dan tetap dalam lindungan Allah SWT ya, amiin ....
 
Sebelum memulai pembelajaran kita hari ini ayo kita buka dengan lafadz basmallah, dan berdoa ya..

Pendidikan Pancasila

Menjaga keutuhan negara harus mulai ditunjukkan dari lingkup yang paling kecil, yakni keluarga. Ini berlaku bagi semua anggota keluarga.

Ketertiban dan keamanan keluarga akan terwujud apabila setiap anggota keluarga mematuhi tata tertib kehidupan rumah tangga. 

Caranya, setiap anggota keluarga harus menjalankan kewajiban dengan baik dan benar, saling menghormati, dan bekerjasama.

Berikut ini merupakan beberapa contoh perilaku yang menunjukkan sikap menjaga keutuhan negara di keluarga, antara lain:

1. Memasang bendera merah putih di depan rumah.

2.  Menghargai perbedaan pendapat antar anggota keluarga.

3. Membantu adik mengerjakan tugas dan pekerjaan rumah.

4. Melakukan kegiatan ibadah bersama.

5. Mengakui keberadaan dan fungsi masing-masing anggota keluarga.

berikut ini merupakan beberapa contoh perilaku yang menunjukkan sikap menjaga keutuhan negara di sekolah, antara lain:

1. Mengikuti upacara bendera setiap hari Senin.

2. Berpartisipasi dalam setiap kegiatan yang diadakan di sekolah.

3. Berteman dengan siapa pun tanpa membeda-bedakan.

4. Menolong teman yang sedang kesusahan.

5. Menjaga kebersihan di lingkungan sekolah.

6. Patuh dan melaksanakan piket sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.

7. Berlaku jujur dengan tidak mencotek saat ulangan.


Berikut ini merupakan beberapa contoh perilaku yang menunjukkan sikap menjaga keutuhan negara di masyarakat, antara lain:

1. Mematuhi norma yang berlaku di masyarakat.

2. Menghargai teman dan tetangga yang berbeda dengan kita.

3. Ikut berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti.

4. Ikut berpartisipasi dalam kegiatan ronda menjaga keamanan.

5. Saling membantu ketika ada tetangga yang kesulitan.

6. Mementingkan kepentingan masyarakat dari kepentingan pribadi.

7. Tidak mengurung diri di dalam rumah, bersikap ramah pada tetangga.

8. Berani membela kebenaran dan menjunjung tinggi kejujuran.

Seni Budaya

Dongeng adalah media efektif untuk menyampaikan pesan moral dan nilai-nilai pada anak-anak. Mereka menyukai dongeng, karena ceritanya sarat imajinasi dan mudah mengingat nasehat-nasehat yang diceritakan melalui dongeng. Dalam fabel, tokoh-tokoh yang disajikan adalah kehidupan binatang yang diceritakan seolah memiliki akal, tingkah laku, watak yang sama dengan manusia. Ada yang berkarakter baik dan buruk.


Pesan moral yang disampaikan di antaranya tanggung jawab, kejujuran, disiplin, kerjasama dan lain-lain. Selain mencermati cerita, dialog dalam cerita membuat anak-anak bisa berimajinasi terhadap karakter binatang tersebut. Materi ajar yang akan diterapkan yakni dongeng fabel berjudul “Ular Naga Si Banyak Kawan”, secara ringkas menceritakan seekor Ular Naga yang baik-hati tapi kesepian. Bentuk fisiknya yang berbeda dengan ular yang biasanya, membuat dia ditakuti oleh binatang lainnya. Padahal dia ingin memiliki banyak teman dan bersahabat dengan siapapun


Berdasarkan cerita tersebut, peserta didik akan belajar perjuangan sang Ular Naga untuk mendapatkan banyak teman bermain, selanjutnya bagaimana peserta didik bermain bersama Ular Naga. Aktivitas gerak yang dilakukan dapat mengambil Permainan kelompok Ular Naga untuk menerapkan cerita fabel. Melalui permainan Ular Naga, anak berjalan meliuk-liuk menyerupai ular, disertai nyanyian yang menceritakan tentang ular. Secara keseluruhan materi ini merupakan perpaduan antara nyanyian, gerak dan permainan. Dari sisi materi gerak peserta didik akan belajar banyak gerak dalam permainan. Dari bagian bagian tubuh yaitu kaki (statis dan berjalan/lokomotor), tangan, kepala dan wajah. Selain itu juga permainan pola lantai, arah hadap & level. Selain itu tambahan adalah peserta didik harus mampu menghapal dan menyanyikan lagu Ular Naga yang harus dinyanyikan saat permainan berlangsung. Selain itu dalam permainan terdapat bagian dialog-dialog sederhana antar pemain yang akan menambah kemampuan berbahasa dan berkomunikasi antar peserta didik.


Praktik gerak Tari Daerah

Kalian akan dibagi menjadi kelompok dan masing-masing kelompok akan membawakan tarian yang  diambil dari cerita rakyat.

Silahkan Cek video-video berikut ini sebagai acuan untuk proyek berlahih tari daerah


1. Tari Randai





2. Tari Patudu



3. Tari Kecak


Semangat berlatih anak-anak hebat!






Materi Ajar: Senin, 5 Februari 2024

Hari/Tanggal                        : Senin, 5  Februari 2024

Muatan  Pembelajaran      :  

1. Matematika                        : Pengukuran Luas 

3. Bahasa Indonesia         : Bertukar atau Membayar

3. IPAS                               :  Cerita Tentang Daerahku

Capaian Pembelajaran Matematika

Pada akhir Fase B, peserta didik dapat mengukur panjang dan berat benda menggunakan satuan baku. Mereka dapat menentukan hubungan antar-satuan baku panjang (cm, m). Mereka dapat mengukur dan mengestimasi luas dan volume menggunakan satuan tidak baku dan satuan baku berupa bilangan cacah.
 Capaian Bahasa Indonesia
1.  Peserta didik mampu memahami ide pokok (gagasan) suatu pesan lisan, informasi dari media audio, teks   aural (teks yang dibacakan dan/atau didengar), dan instruksi lisan yang berkaitan dengan tujuan berkomunikasi.

2.       Peserta didik mampu memahami dan memaknai teks narasi yang dibacakan atau dari media audio.

3.       Peserta didik mampu memahami pesan dan informasi tentang kehidupan sehari-hari, teks narasi, dan puisi anak dalam bentuk cetak atau elektronik.

4.       Peserta didik mampu membaca kata-kata baru dengan pola kombinasi huruf yang telah dikenalinya dengan fasih.

5.       Peserta didik mampu memahami ide pokok dan ide pendukung pada teks informatif.

6.       Peserta didik mampu menjelaskan hal-hal yang dihadapi oleh tokoh cerita pada teks narasi.

7.       Peserta didik mampu memaknai kosakata baru dari teks yang dibaca atau tayangan yang dipirsa sesuai dengan topik.

8.       Peserta didik mampu berbicara dengan pilihan kata dan sikap tubuh/gestur yang santun, menggunakan volume dan intonasi yang tepat sesuai konteks.

9.       Peserta didik mengajukan dan menanggapi pertanyaan, jawaban, pernyataan, penjelasan dalam suatu percakapan dan diskusi dengan aktif.

10.   Peserta didik mampu mengungkapkan gagasan dalam suatu percakapan dan diskusi dengan mematuhi tata caranya.

11.   Peserta didik mampu menceritakan kembali suatu informasi yang dibaca atau didengar dari teks narasi dengan topik yang beraneka ragam.

  12.   Peserta didik mampu menulis teks narasi, teks deskripsi, teks rekon, teks prosedur, dan teks eksposisi dengan rangkaian kalimat yang beragam, informasi yang rinci dan akurat dengan topik yang beragam.

Capaian Pembelajaran IPAS:  

1.Peserta didik mengidentifikasi ragam bentang alam dan keterkaitannya dengan profesi masyarakat.

2. Peserta didik mendeskripsikan terjadinya siklus air dan mampu menunjukkan letak kota/kabupaten dan provinsi tempat ia tinggal pada peta konvensional/digital.


 
Apa kabar anak-anak bu Tutik hari ini? semoga anak sholih sholihah semua selalu dalam keadaan sehat wal’afiyat dan tetap dalam lindungan Allah SWT ya, amiin ....
 
Sebelum memulai pembelajaran kita hari ini ayo kita buka dengan lafadz basmallah, dan berdoa ya.. 

Matematika
Luas Persegi Panjang dan Persegi

Ada dua cara untuk menghitung luas daerah bangun persegi panjang. Pertama, hitung banyak persegi satuan yang termuat dalam bangun. 
Keduanya, ukur panjang dan lebar, lalu kalikan. 
Perhatikan juga bahwa luas persegi panjang bisa dihitung sebagai panjang x lebar.

Rumus Luas Persegi dan persegi panjang
Luas persegi panjang = panjang x lebar. 
Luas persegi = sisi x sisi.

Satuan Luas
Luas 100 meter persegi disebut satu are, dan ditulis 1 a.a digunakan untuk menunjukkan luas dari sawah dan ladang. Luas 10.000 m² persegi disebut satu hektar, dan ditulis 1 ha.ha digunakan untuk menunjukkan luas ladang pertanian dan hutan. Luas dari persegi dengan sisi 1 km disebut satu kilometer persegi dan ditulis 1 km², km² digunakan untuk menunjukkan luas yang besar, seperti pulau, kota, dan negara

1. Ayo pikirkan cara menentukan luas dalam cm² dari persegi panjang di sebelah kanan.
Luas 1
1. Panjangnya 4 cm. Berapa banyak persegi cm² yang disusun secara tegak?
5
2. Lebarnya 5 cm. Berapa banyak persegi 1 cm² yang disusun secara mendatar?
4
3. Berapa banyak persegi 1 cm² yang dapat dimuat pada persegi panjang tersebut? Berapa luas dalam cm² dari persegi panjang itu?
20 buah = 20 cm²
4. Hitung luas persegi panjang dengan menggunakan perkalian.
4 x 5 = 20 cm²
Pada kalimat matematika di sebelah kanan, 4 menyatakan panjang dan 5 menyatakan lebar dari persegi panjang.
Rumus

Ayo tentukan luas persegi dan persegi panjang berikut dengan mengukur panjang dari sisi-sisinya
Soal 3


Bahasa Indonesia


Pada pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV sekolah dasar BAB 5 Bertukar atau Membayar terdapat kegiatan Menulis Prosedur Menabung di Bank. Tujuan kegiatan ini adalah melalui kegiatan menuliskan cara menabung di bank, peserta didik dapat menulis teks prosedur dengan baik.


Pada kegiatan ini jika memungkinkan, adakan kunjungan ke bank dan mendapatkan informasi secara langsung. Beberapa bank menyediakan mobil keliling dan sekolah dapat bekerja sama dengan pihak bank agar mobil keliling singgah ke sekolah.  Jika memungkinkan, minta orang tua peserta didik untuk mengajak putra/putrinya membuka rekening dan menabung di bank. Pengalaman ini dapat menjadi bahan tulisan untuk kegiatan berikutnya di bab ini.

Prosedur adalah tahap kegiatan untuk menyelesaikan suatu aktivitas. Ingat, teks prosedur harus berisi
  1. Tujuan yang ingin dicapai dari prosedur tersebut;
  2. Persyaratan dan perlengkapan yang dibutuhkan; dan
  3. Langkah-langkah yang dilakukan.

Ciri-ciri teks prosedur:
  1. Menggunakan kalimat perintah;
  2. Menggunakan kata kerja aktif;
  3. Berisi langkah-langkah yang urut; dan
  4. Menggunakan kata penghubung untuk mengurutkan  kegiatan/langkah
 
Menabung di bank
Menabung di Bank
Tugas berikut ini dapat kalian kerjakan secara berkelompok.  Cari tahu apa saja persyaratan dan prosedur menabung di bank. Diskusikan cara kelompok kalian mendapatkan informasi tersebut. Kalian dapat datang langsung ke sebuah bank, bertanya melalui telepon, atau mencari informasi di internet. Tuliskan di buku tulis kalian persyaratan dan prosedur tersebut.

Prosedur Menabung di Bank
1. Tujuan
Setiap orang tentu ingin memiliki masa depan yang baik. Untuk mencapainya, ada banyak cara yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah dengan menabung. Menabung adalah hal yang paling penting dalam hidup.  Menabung dapat digunakan sebagai latihan berdisiplin. Langkah-langkah menabung di bank sangat mudah dilakukan. Berikut ini langkah-langkah menabung di bank yang dapat Anda lakukan.

2. Persyaratan dan Perlengkapan yang Dibutuhkan
Sebelum membuka tabungan persiapkan terlebih dahulu dokumen yang dibutuhkan untuk membuat rekening tabungan di bank. Misalnya KTP/SIM/kartu mahasiswa atau pelajar. Kemudian persiapkan juga dokumen lainnya misalnya NPWP atau KK, karena ketentuan setiap bank biasanya berbeda-beda.

Selain itu Anda juga akan diminta untuk menyetorkan sejumlah uang tunai dengan ketentuan batas minimum, yang dimana jumlah setiap bank juga berbeda-beda. Misalnya pada Bank BCA dan Mandiri jumlah minimalnya Rp500.000, sedangkan BRI Rp250.000. Setoran awal ini akan disimpan di rekening tabungan Anda.

3. Langkah-langkah
  1. Datang ke Bank Tujuan yang Dipilih. Untuk mengurus administrasi pembuatan rekening ini sebaiknya datang langsung ke bank, terutama jika Anda menabung di bank konvesional bukan bank digital. Dengan begitu proses pembuatan rekening bisa dilakukan dengan mudah dan cepat. Anda bisa memilih lokasi bank yang paling dekat dengan tempat tinggal.
  2. Mengambil Nomor Antrian. Setelah datang ke bank ambillah nomor antrian, biasanya satpam di bank tersebut akan membantu Anda dalam mengambil nomor antrian tersebut. Setelah membawa nomor antrian, silahkan tunggu sampai nama Anda dipanggil oleh Customer Service (CS) bank untuk proses pembuatan rekening tersebut.
  3. Proses Membuka Rekening. Setelah giliran Anda dipanggil, customer service akan meminta Anda mengisi formulir pembuatan rekening. Di tahapan ini, perhatikanlah dengan baik penjelasan dari customer service mengenai produk dan jenis-jenis tabungan yang akan Anda pilih. Termasuk keuntungan dan fasilitas yang akan Anda dapat. Pembuatan rekening ini bersamaan dengan pembuatan kartu ATM.
  4. Memilih Produk Tabungan yang Sesuai. Setelah itu CS akan memberikan pilihan produk tabungan apa saja yang bisa Anda pilih, dan apa saja keuntungan dari masing-masing tabungan tersebut. Jika CS sudah menjelaskan produk tabungan tadi, kini saatnya untuk Anda memilih produk tabungan apa yang Anda butuhkan. Fitur lainnya selain ATM ketika membuka rekening ini cukup beragam, misalnya internet banking dan mobile banking yang akan memudahkan Anda dalam proses transfer uang.
  5. Pilihan Cara Menabung di Bank. Setelah berhasil membuat nomor rekening, Anda bisa menabung di bank dengan berbagai cara. Berikut pilihannya : menggunakan slip setoran, melakukan transfer, dan ATM setor tunai. 

Penutup
Demikian prosedur tentang cara menabung di bank melalui kantor bank atau menggunakan ATM. Seiring perkembangan zaman, Kamu pun dapat menabung  atau membuka pendaftaran rekening baru melalui online. 

Demikian pembahasan mengenai Menulis Prosedur Menabung di Bank. Semoga tulisan ini bermanfaat.


IPAS

Cerita Tentang Daerahku 

Apa kalian pernah mendengar kata sejarah? Apa yang dimaksud dengan sejarah? Kalian dan orang-orang di sekitar kalian, semuanya pasti memiliki kisah di masa lalu. Begitu pun dengan daerah tempat tinggal kalian. Nah, cerita mengenai berbagai hal yang benar-benar terjadi di masa lalu inilah yang disebut dengan sejarah.

Tahukah kalian, bahwa salah satu faktor perkembangan daerah kalian adalah karena adanya pengaruh dari perkembangan kerajaan-kerajaan di zaman dahulu? Lalu, tahukah kalian bahwa bangsa Indonesia baru mengenal aksara setelah berkembangnya sistem pemerintahan kerajaan? Jauh sebelum menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), wilayah Indonesia merupakan bagian-bagian dari banyak kerajaan. Kerajaan-kerajaan ini juga yang turut membantu berkembangnya Indonesia menjadi sebuah bangsa. Yuk, kita cari tahu bersama mengenai kerajaan-kerajaan ini. 


Jumat, 02 Februari 2024

Materi Ajar: Jum'at, 2 Februari 2024

 Hari/Tanggal                : Jum'at, 2 Februari 2024

Muatan Pembelajaran :   

1. PAK                           :  Ringkas dan selalu sederhana 

2. IPAS  BAB 5              : Cerita tentang Daerahku  

3. Bahasa Indonesia      :  Bertukar atau Membayar

Capaian  Pembelajaran: 

PAK ( Pendidikan Anti Korupsi)

Wawasan: Memahami manfaat perilaku hidup sederhana untuk diri pribadi dan sosial

Ketrampilan: Mengimplementasikan perilaku hidup sederhana 

Sikap Sosial : Meyakini manfaat perilaku hidup sederhana dalam kehidupan sehari-hari

IPAS

1.Peserta didik mengidentifikasi ragam bentang alam dan keterkaitannya dengan profesi masyarakat.

2. Peserta didik mendeskripsikan terjadinya siklus air dan mampu menunjukkan letak kota/kabupaten dan provinsi tempat ia tinggal pada peta konvensional/digital.

                                    

Apa kabar anak sholih sholihah.........
Semoga kalian semua dalam keadaan sehat wal afiyah ya....
Anak sholih sholihah  tujuan pembelajaran yang akan  dicapai adalah: menanamkan sikap hidup sederhana dalam keseharian, Menceritakan perkembangan sejarah daerah tempat tinggal, Mengidentifikasi dan menunjukkan kekayaan alam yang ada di daerah tempat tinggal, Menelaah pengaruh perkembangan daerah terhadap kehidupan  perekonomian masyarakat di daerah tempat tinggal 

PAK ( Pendidikan Anti Korupsi )
Pentingnya hidup sederhana
Manfaat hidup sederhana membuat Anda lebih tenang. Sebab, Anda tidak perlu mengkhawatirkan beban dari hal-hal yang kurang bermanfaat. Hidup sederhana juga membantu menghilangkan stres dalam menghadapi rencana jangka panjang karena Anda sudah lebih siap.

Contoh pola hidup sederhana dalam kehidupan sehari-hari:
Di lingkungan keluarga
- Membiasakan menabung
- Membiasakan berbagi
- menggunakan  barang/alat secara bijaksana
- Menyesuaikan keinginan dengan kemampuan

Contoh pola hidup sederhana di lingkungan sekolah
- Berpakaian sesuai dengan ketentuan dari sekolah
   berangkat ke sekolahg dengan transportasi umum
- Tidak mengenakan perhiasan di sekolah
-  Ikut serta ketika di sekolah ada jadwal piket
- jajan di kantin secukupnya

IPAS




Ternyata perkembangan dan kekayaan alam di suatu daerah membuat orang dari daerah lain datang untuk mencari pekerjaan atau ditugaskan di daerah tersebut. Orang yang datang bisa jadi berasal dari tempat yang jauh. Bahkan mungkin pula dari luar pulau. Ada juga yang berasal dari luar negeri

Perkembangan suatu daerah, ternyata juga memengaruhi kehidupan masyarakat. Mata pencaharian penduduk dapat berubah seiring perkembangan daerahnya. Misalnya, daerah yang dahulu lahan pertanian atau perkebunan lalu berkembang menjadi kawasan industri. Maka umumnya sebagian penduduknya akan berganti profesi. Dari petani menjadi karyawan pabrik



Seiring dengan banyaknya pendatang yang masuk ke suatu daerah, perkembangan daerah pun menjadi banyak terjadi. Ada budaya yang mungkin juga berubah atau mengalami pergeseran. Kemudian, muncullah istilah akulturasi dan asimilasi. Akulturasi adalah percampuran dua kebudayaan atau lebih. Biasanya muncul karena masuknya unsur kebudayaan asing di suatu daerah. Pertunjukan wayang kulit yang berasal dari Jawa namun dengan kisah cerita dari India. Sedangkan, asimilasi adalah penyatuan atau pembauran dua kebudayaan asli menjadi kebudayaan baru. Biasanya terjadi karena adanya interaksi dalam waktu yang lama sehingga menghasilkan kebudayaan campuran



Bahasa Indonesia

Contoh Cerita Pengalaman tentang Menabung

Ilustrasi cerita pengalaman tentang menabung. Sumber foto: Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Dikutip dari buku Ayo Menabung,Tejasari CFP (2013: 6), menabung adalah suatu kegiatan mengumpulkan uang sedikit demi sedikit. Semakin lama uang yang terkumpul maka akan menjadi banyak.
Contoh 1 Menabung Sejak Kecil

Aiman rajin menabung sejak kecil. Ibu Aiman selalu membiasakan dirinya untuk menyisihkan uang saku. Tak terasa setelah satu tahun uang tabungan Aiman bisa digunakan untuk membeli tas, sepatu, baju, dan sepeda baru tanpa minta pada ibu.

Semakin beranjak dewasa Aiman menjadi tahu mengapa ibu selalu mengajarkan dirinya untuk membiasakan diri menabung dengan cara menyisihkan uang saku. Hal ini dikarenakan disaat mendesak dan butuh uang pada waktu itu juga bisa menggunakan uang yang telah ditabung.

Waktu itu tak mungkin ibu bisa membelikan tas, sepatu, baju dan sepeda baru secara bersamaan. Akan tetapi karena ada uang yang telah ditabung, dalam waktu setahun ibu bisa membelikan Aiman semuanya walau ibu hanya menambah kekurangan uang yang tak banyak itu


Anak-anak, agar kalian lebih semangat menabung hari ini kita akan membuat celengan kreasi kalian sendiri.

ayo simak langkah-langkah berikut ini!

A.  LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

LEMBAR KERJA SISWA

Nama :

Kelas :

Petunjuk!

Saatnya berkreasi!

Untuk kegiatan ini, kalian mungkin perlu bantuan orang tua atau

orang dewasa lainnya.

Membuat Celengan

1.  Buatlah celengan dari barang bekas seperti kaleng, botol plastik, kotak makanan, dari bambu, atau dari tanah liat.

2.  Hiaslah celengan kalian. Kalian bisa membuat gambar dan mewarnainya atau menghiasi dengan tempelan kertas berwarna dan benda lain. Akan lebih baik jika kalian memanfaatkan barang bekas yang ada di rumah.

3.  Tuliskan di selembar kertas impian atau tujuan yang membuat kalian giat menabung.

Contoh:

• Aku ingin membeli gitar.

• Aku ingin membelikan ibuku hadiah ulang tahun.

Tuliskan kalimat itu dengan huruf tegak bersambung.

4.  Tempelkan kertas tersebut di dekat celengan kalian sebagai penyemangat untuk menabung.

5.  Presentasikan hasil karya kalian di kelas.

  

 

Nilai

 

Paraf Orang Tua

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berikut cara membuat celengan hasil karyamu sendiri, kalian bisa membuat sesuai dengan kreasimu.



Kamis, 01 Februari 2024

Materi P5: Kamis, 1 Februari 2024

 HARI/TANGGAL                      : KAMIS, 1 FEBRUARI 2024

KEGIATAN PEMBELAJARAN    : P5 ( PROJEK PENGUATAN PROFIL 

                                                   PELAJAR PANCASILA )

TEMA                                        : KEWIRAUSAHAAN

JUDUL                                      : KREASI PERCA BUATANKU


TUJUAN KEGIATAN P5 


    Membentuk karakter Pelajar Pancasila (berkebhinekaan global, gotong royong, dan bernalar kritis) 
Anak dapat mengolah bahan bekas menjadi berdaya guna dan bernilai
      Peserta didik mampu 
menjalin interaksi sosial yang positif dalam lingkungan keluarga dan sekolah
      Peserta didik terbiasa bekerja bersama dalam 
melakukan kegiatan dengan kelompok 
(melibatkan dua atau lebih orang)
      Peserta didik berani mencoba, tidak mudah 
menyerah saat mendapatkan tantangan, dan
adaptif dalam situasi baru, dan mencoba untuk
      Peserta didik dapat mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiradan/perasaannya  dalabentukarydan  ataTindakasederhansertmengapresiaskarydaTindakayandihasilkan      Peserta didik berani bertanya untuk memenuhi rasa ingin tahu terhadap diri dan lingkungannya.

Tujuan Pembelajaran :

-Peserta didik dapat mengetahui cara memanfaatkan kain sisa/perca 

- Peserta didik dapat mengembangkan dimensi profil pelajar Pancasila saat proyek  kegiatan berlangsung.

Tujuan, Alur dan Pecapaian Projek Melalui tema “Kewirausahaan” dan mengacu kepada dimensi Profil Pelajar Pancasila, Projek “Kreasi Perca Buatanku” ini bertujuan untuk membentuk pelajar yang mempunyai kesadaran untuk menjalani hidup yang lebih hemat dan dapat memanfaatkan kembali barang bekas/limbah yang tidak terpakai. Projek ini dimulai dengan tahap pengenalan, dimana pelajar akan mengeksplorasi permasalahan yang ada sekitar dirinya dan lingkungan terdekat, misalnya di rumah dan di sekolah seputar barang-barang bekas yang tidak terpakai. Dalam tahapan ini pelajar akan mengidentifikasi awal permasalahan yang akan menjadi acuan dalam tahapan-tahapan selanjutnya.


Apa kabar anak-anak Bu Guru hari ini? semoga anak sholih sholihah semua selalu dalam keadaan sehat wal’afiyat dan tetap dalam lindungan Allah SWT ya, amiin ....
Tujuan Pembelajaran hari ini adalah perserta didik dapat menyebutkan serta mempraktekkan teknik menjahit dengan tangan, dan dapat menganalisis beberpa video terkait pemanfaatan kain perca
sebelum kalian mempraktekkan teknik menjahit  simak dan tonton video berikut!








Selamat Berkreasi 

Materi Ajar: Senin, 3 Agustus 2026

  Hari/Tanggal                   :  Senin/ 3 Agustus 2026 Kelas                                :VI (Enam) Al Jazari Mata Pelajaran          ...