Bahan Ajar Tema 2 Selalu Berhemat Energi
Sub Tema 1 : Sumber Energi
Pembelajaran : 2 / dua
Mata Pelajaran : PKN
Indikator :
3.2.1 Memberikan contoh hak dan kewajiban dalam kehidupan masyarakat
4.2.1 Menjelaskan perbedaan hak dan kewajiban dalam masyarakat
Indonesia memiliki keberagamaan suku bangsa, sosial dan budaya.
Keberagaman di Indonesia terikat oleh rasa persatuan dan kesatuan.
Setiap orang pasti berbeda dengan orang lain. Bik itu warna kulit, cara
pandang, dan ide. Keberagaaman yang ada adalah ciptaaan Tuhan.
Kita harus menghargai keberagamaan yang ada. Keberagaaman itu
akan memperkaya kita.
Mata Pelajaran : SBDP
Indikator :
3.2.1 Memahami tanda tempo dan tinggi rendah nada
4.2.1 Menyanyikan naotasi lagu “ Menanam Jagung”
Latihan soal
Apa yang dimaksud dengan hak
Apa yang dimaksud dengan kewajiban
Berikan 3 contoh hak manusia dalam kehidupan masyarakat
Berikan 3 contoh kewajiban manusia dalam kehidupan masyarakat
Apa yang dimaksud dengan tempo
Kamis, 08 Agustus 2019
Rabu, 07 Agustus 2019
Kamis, 8 Agustus 2019
Bahan Ajar Tema 2 Selalu Berhemat Energi
Sub Tema 1 : Sumber Energi
Pembelajaran : 1 / satu
Mata Pelajaran : B. Indonesia
Indikator :
3.2.1 Mengidentifikasi informasi dari teks visual yang diamati
4.2.1 Menuliskan gagasan pokok dari teks
Gagasan Utama dan Gagasan Pendukung
GAGASAN UTAMA DAN GAGASAN PENDUKUNG
Setiap bacaan biasanya terdiri atas beberapa paragraf. Setiap paragraf memiliki gagasan pokok yang didukung oleh gagasan pendukung. Gagasan utama adalah gagasan yang menjadi dasar pengembangan sebuah paragraf. Keberadaan gagasan utama tersebut dapat dinyatakan secara eksplisit atau implisit. Gagasan utama yang eksplisit dijumpai dalam jenis paragraf deduktif, induktif, atau paragraf campuran. Dalam jenis paragraf ini, gagasan utama diwakilkan pada sebuah kalimat utama yang letaknya bisa di awal, di akhir, atau di awal dan di akhir paragraf. Sementara itu gagasan utama yang implisit umumnya dijumpai dalam paragraf deskriptif dan naratif. Dalam jenis paragraf ini, gagasan utama tersebut pada seluruh kalimat dalam paragraf itu. Ciri gagasan utama yaitu kalimat-kalimat yang terdapat dalam suatu paragraf hanya terfokus pada isi dari topik paragraf. Kalimat utamanya pun tersebar pun mendominasi paragraf. Gagasan penjelas adalah gagasan yang fungsinya menjelaskan gagasan utama. Gagasan penjelas umumnya dinyatakan oleh lebih dari satu kalimat. Kalimat yang mengandung gagasan penjelas disebut kalimat penjelas. Ciri gagasan penjelas yaitu kalimat-kalimat yang terdapat dalam suatu paragraf berisi penjelasan dari topik utama yang dibahas di paragraf gagasan utama.
Latihan:
Pawai Budaya sangat menarik bagi warga Kampung Babakan. Pawai ini selalu menampilkan keragaman budaya Indonesia. Udin dan teman-teman tidak pernah bosan menanti rombongan pawai lewat. Tahun ini mereka datang ke alun-alun untuk melihat pawai tersebut. Kakek Udin pun terlihat sabar menanti.
Gagasan pokok di atas adalah Pawai Budaya sangat menarik.
Kalimat pokok di atas adalah Pawai Budaya sangat menarik bagi warga Kampung Babakan.
Gagasan pendukung di atas adalah Pawai ini selalu menampilkan keragaman budaya Indonesia, Udin dan teman-teman menanti rombongan pawai di alun-alun.
Jadi Gagasan pokok terdapat dalam kalimat pokok dan biasanya ada di kalimat pertama setiap paragraf. Gagasan pendukung terdapat di kalimat kedua dan seterusnya setiap paragraf.
Mata Pelajaran : IPA
Indikator :
3.5.1 Menjelaskan manfaat energi matahari dalam kehidupan sehari-hari
4.5.1 Menyajikan laporan hasil pengamatan tentang perubahan bentuk
energi matahari
Matahari sumber kehidupan di Bumi
Matahari sebagai sumber energi terbesar memancarkan panas dan cahayanya ke Bumi. Cahaya matahari menerangi Bumi sehingga kita dapat melihat semua mahluk hidup dan benda disiang hari. Panas matahari mengakibatkan adanya kehidupan di Bumi.
Berikut beberapa peran matahari bagi kehidupan di Bumi:
Seiring dengan perputaran Bumi pada porosnya, matahari membuat terjadinya siang dan malam.
Seiring dengan kemiringan posisi Bumi saat melakukan revolusi, matahari mengakibatkan terjadinya 4 musim di belahan Bumi utara dan selatan.
Berperan pada siklus/perputaran air, hingga terjadi perubahan cuaca: mendung, panas, dan hujan.
Berperan pada proses terjadinya awan hingga terjadinya hujan yang membasahi daratan hingga semua tumbuhan di darat dapat bertahan hidup. Air hujan yang tersimpan di tanah juga dimanfaatkan hewan dan manusia untuk keberlangsungan hidupnya.
Berperan pada proses fotosintesis sehingga semua tumbuhan baik di darat dan di laut dapat hidup, berkembang, dan membuat cadangan makanan untuk dikonsumsi hewan dan manusia. Panas matahari mengakibatkan perbedaan suhu udara yang memicu terjadinya angin. Tiupan angin kemudian juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi.
Panas matahari mengakibatkan air laut menguap, peristiwa ini dimanfaatkan pada proses pembuatan garam.
Cahaya dan panas matahari digunakan sebagai sumber energi pada panel surya, yang mengubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik.
Cahaya matahari di pagi hari juga membantu proses terjadinya vitamin D yang berguna bagi pertumbuhan tulang pada anak-anak.
Mata Pelajaran : IPS
Indikator :
3.1.1 Mengidentifikasi sumber daya alam dan pemanfaatannya
4.1.1 Menyajikan hasil identifikasi sumber daya alam dan pemanfaatannya dalam
bentuk tulisan
Sumber Daya Alam – Semakin berkembangnya jaman, kebutuhan manusia semakin mengalami peningkatan dan menuntut kita untuk memanfaatkan sumber daya alam dengan baik. Sumber daya alam dan pemanfaatannya sangat perlu diperhatikan penggunaannya seperti hewan, tumbuh – tumbuhan, dan SDA non hayati seperti minyak, logam, dan gas alam. Sumber Daya Alam mempunyai sifat yang langka dan terbatas sehingga dalam pemanfaatannya membutuhkan beberapa pertimbangan.
Sumber Daya Alam bisa diartikan sebagai segala sesuatu yang berada di lingkungan alam dan manusia bisa memanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Latihan soal-soal
Apa yang dimaksud gagasan pokok?
Apa yang dimaksud gagasan penjelas?
Sebutkan manfaat matahari bagi manusia?
Apa yang dimaksud sumber daya alam?
Apa kegunaaan SDA bagi manusia?
Selasa, 06 Agustus 2019
Kisi-kisi soal PH Tema 1 dan Matematika
KISI ULANGAN HARIAN TEMA 1 INDAHNYA KEBERSAMAAN
NAMA SEKOLAH : SD AL-AZHAR 1
MATA PELAJARAN: TEMATIK
KELAS/SEMESTER : IV A
HARI/TANGGAL : RABU/ 7 Agustus 2019
Bahasa Indonesia
KOMPETENSI DASAR:
3.1 Menunjukkan gagasan pokok dan gagasan pendukung yang diperoleh dari teks lisan, tulis, atau visual.
4.1 Menata informasi yang didapat dari teks berdasarkan keterhubungan antar gagasan ke dalam kerangka tulis.
Indikator:
3.1.1 Mengidentifikasi gagasan pokok dan gagasan pendukung setiap paragraf dari teks tulis.
4.1.1 Menyajikan gagasan utama dan gagasan pendukung setiap paragraf dari teks tulis dalam bentuk peta pikiran.
MATERI :
Gagasan pokok dan gagasan pendukung
Meringkas bacaan dalam sebuah teks
IPS
KOMPTENSI DASAR:
3.2 Memahami keragaman sosial, ekonomi, budaya, etnis dan agama di provinsi setempat sebagai identitas bangsa Indonesia.
4.2 Menceritakan keragaman sosial, ekonomi, budaya, etnis dan agama di provinsi setempat sebagai identitas bangsa Indonesia.
Indikator:
3.2.1 Mengidentifikasi keragaman budaya, etnis, dan agama dari teman-teman
di kelas sebagai identitas bangsa Indonesia
4.2.1 Mengomunikasikan secara lisan dan tulisan keragaman budaya, etnis,
dan agama dari teman-teman di kelas sebagai identitas bangsa
Indonesia.
MATERI :
Keanekaragaman budaya bangsa Indonesia:
Rumah adat
Alat musik
Tari daerah
Makanan nusantara
IPA
KOMPETENSI DASAR:
3.6 Memahami sifat-sifat bunyi dan keterkaitannya dengan indera pendengaran.
4.6 Menyajikan laporan hasil pengamatan dan/atau percobaan tentang sifatsifat bunyi.
Indikator:
3.6.1 Menjelaskan cara menghasilkan bunyi.
4.6.1 Menyajikan laporan pengamatan tentang cara menghasilkan bunyi.
3.4 Memahami berbagai bentuk keberagaman suku, bangsa, sosial, dan budaya di Indonesia yang terikat persatuan dan kesatuan.
4.4 Bekerja sama dalam berbagai bentuk keberagaman suku, bangsa, sosial, dan budaya di Indonesia yang terikat persatuan dan kesatuan.
Indikator:
3.4.1 Mempresentasikan keberagaman suku bangsa, sosial dan budaya di Indonesia.
4.4.1 Menjelaskan makna persatuan dan kesatuan dalam keberagaman.
Materi :
Sumber-sumber bunyi
Bagian- bagian telinga dan fungsinya
Perambatan bunyi
SBdP
KOMPETENSI DASAR:
3.3 Memahami dasar-dasar gerak tari daerah.
4.3 Meragakan dasar-dasar gerak tari daerah.
Indikator:
3.3.1 Mengidentifikasi dasar-dasar gerakan tari Bungong Jeumpa.
4.3.1 Siswa mempraktikkan gerak dasar tari Bungong Jeumpa dengan hitungan dari guru
MATERI :
Pola lantai
Unsur dalam tari
Gerak tari Bungong Jeumpa
KISI-KISI MATERI ULANGAN HARIAN MATEMATIKA
NAMA SEKOLAH : SD AL-AZHAR 1
MATA PELAJARAN : TEMATIK
KELAS/SEMESTER : IV A
HARI/TGL : KAMIS/ 8 Agustus 2019
MATEMATIKA
KOMPETENSI DASAR :
3.1 Menjelaskan pecahan-pecahan senilai dengan gambar dan model konkret.
3.2. Menjelaskan berbagai bentuk pecahan (biasa, campuran, desimal, dan persen) dan hubungan di antaranya.
Indikator:
Mengenal konsep pecahan senilai menggunakan gambar
Mengetahui bentuk-bentuk pecahan beserta hubungan diantaranya
MATERI:
Pecahan Senilai
Membandingkan Pecahan
Mengurutkan Pecahan
Pecahan Campuran
NAMA SEKOLAH : SD AL-AZHAR 1
MATA PELAJARAN: TEMATIK
KELAS/SEMESTER : IV A
HARI/TANGGAL : RABU/ 7 Agustus 2019
Bahasa Indonesia
KOMPETENSI DASAR:
3.1 Menunjukkan gagasan pokok dan gagasan pendukung yang diperoleh dari teks lisan, tulis, atau visual.
4.1 Menata informasi yang didapat dari teks berdasarkan keterhubungan antar gagasan ke dalam kerangka tulis.
Indikator:
3.1.1 Mengidentifikasi gagasan pokok dan gagasan pendukung setiap paragraf dari teks tulis.
4.1.1 Menyajikan gagasan utama dan gagasan pendukung setiap paragraf dari teks tulis dalam bentuk peta pikiran.
MATERI :
Gagasan pokok dan gagasan pendukung
Meringkas bacaan dalam sebuah teks
IPS
KOMPTENSI DASAR:
3.2 Memahami keragaman sosial, ekonomi, budaya, etnis dan agama di provinsi setempat sebagai identitas bangsa Indonesia.
4.2 Menceritakan keragaman sosial, ekonomi, budaya, etnis dan agama di provinsi setempat sebagai identitas bangsa Indonesia.
Indikator:
3.2.1 Mengidentifikasi keragaman budaya, etnis, dan agama dari teman-teman
di kelas sebagai identitas bangsa Indonesia
4.2.1 Mengomunikasikan secara lisan dan tulisan keragaman budaya, etnis,
dan agama dari teman-teman di kelas sebagai identitas bangsa
Indonesia.
MATERI :
Keanekaragaman budaya bangsa Indonesia:
Rumah adat
Alat musik
Tari daerah
Makanan nusantara
IPA
KOMPETENSI DASAR:
3.6 Memahami sifat-sifat bunyi dan keterkaitannya dengan indera pendengaran.
4.6 Menyajikan laporan hasil pengamatan dan/atau percobaan tentang sifatsifat bunyi.
Indikator:
3.6.1 Menjelaskan cara menghasilkan bunyi.
4.6.1 Menyajikan laporan pengamatan tentang cara menghasilkan bunyi.
3.4 Memahami berbagai bentuk keberagaman suku, bangsa, sosial, dan budaya di Indonesia yang terikat persatuan dan kesatuan.
4.4 Bekerja sama dalam berbagai bentuk keberagaman suku, bangsa, sosial, dan budaya di Indonesia yang terikat persatuan dan kesatuan.
Indikator:
3.4.1 Mempresentasikan keberagaman suku bangsa, sosial dan budaya di Indonesia.
4.4.1 Menjelaskan makna persatuan dan kesatuan dalam keberagaman.
Materi :
Sumber-sumber bunyi
Bagian- bagian telinga dan fungsinya
Perambatan bunyi
SBdP
KOMPETENSI DASAR:
3.3 Memahami dasar-dasar gerak tari daerah.
4.3 Meragakan dasar-dasar gerak tari daerah.
Indikator:
3.3.1 Mengidentifikasi dasar-dasar gerakan tari Bungong Jeumpa.
4.3.1 Siswa mempraktikkan gerak dasar tari Bungong Jeumpa dengan hitungan dari guru
MATERI :
Pola lantai
Unsur dalam tari
Gerak tari Bungong Jeumpa
KISI-KISI MATERI ULANGAN HARIAN MATEMATIKA
NAMA SEKOLAH : SD AL-AZHAR 1
MATA PELAJARAN : TEMATIK
KELAS/SEMESTER : IV A
HARI/TGL : KAMIS/ 8 Agustus 2019
MATEMATIKA
KOMPETENSI DASAR :
3.1 Menjelaskan pecahan-pecahan senilai dengan gambar dan model konkret.
3.2. Menjelaskan berbagai bentuk pecahan (biasa, campuran, desimal, dan persen) dan hubungan di antaranya.
Indikator:
Mengenal konsep pecahan senilai menggunakan gambar
Mengetahui bentuk-bentuk pecahan beserta hubungan diantaranya
MATERI:
Pecahan Senilai
Membandingkan Pecahan
Mengurutkan Pecahan
Pecahan Campuran
Senin, 05 Agustus 2019
Tema 1 Subtema 3 Pb 3 dan Pb 4
Bahasa Indonesia
Indikator:
3.2.3 Mengidentifikasi gagasan pokok dan gagasan pendukung setiap paragraf dari utama dan gagasan pendukung setiap paragraf dari teks lisan dalam bentuk peta pikiran.
Menemukan gagasan pokok dan pendukung dari teks lisan.
IPA
Indikator:
3.6.5 Menjelaskan sifat-sifat bunyi memantul menyerap.
4.6.5 Membuat peta pikiran tentang sifat bunyi memantul dan menyerap.
Pemantulan dan Penyerapan Bunyi
Bunyi dapat dipantulkan dan diserap.
1. Pemantulan Bunyi
Sebuah kelereng yang kita lempar ke dinding yang keras akan mengalami pemantulan, demikian juga dengan bunyi. Bunyi juga dapat memantul, jika dalam perambatannya dihalangi oleh benda yang permukaannya keras, seperti kayu, kaca, dinding, atau besi.
2. Penyerapan Bunyi
Bunyi juga dapat diserap. Benda-benda yang dapat menyerap bunyi adalah benda yang permukaannya lunak. Benda yang demikian disebut peredam bunyi, misalnya karpet, goni, kertas, kain, busa, dan wol. Benda-benda tersebut dapat digunakan untuk mencegah terjadinya gaung atau kerdam. Dinding dan langit-langit gedung pertemuan, studio rekaman, dan gedung bioskop dilapisi dengan bahan-bahan tersebut supaya tidak terjadi gaung atau kerdam.
Macam-Macam Bunyi Pantul
1. Gaung atau Kerdam
Gaung atau kerdam terjadi karena bunyi dipantulkan oleh dinding yang jaraknya tidak jauh dari sumber bunyi. Hal itu menyebabkan datangnya bunyi pantul bersamaan dengan bunyi asli yang belum selesai terucapkan. Akibatnya, bunyi pantul mengganggu bunyi asli sehingga suara yang terdengar tidak jelas.
2. Gema
Gema terjadi karena bunyi dipantulkan oleh dinding yang jaraknya jauh dari sumber bunyi. Hal itu menyebabkan datangnya bunyi pantul setelah bunyi asli selesai terucapkan. Jadi, bunyi pantul yang terdengar lengkap sesudah bunyi asli.
Gema sering terjadi di gua-gua, lembahlembah, dan bukit-bukit yang jaraknya jauh serta permukaannya keras dan rapat. Selain itu, gema juga dapat dipergunakan untuk mengukur kedalaman jurang atau gua.
Sub Tema : 3 Bersyukur atas Keberagaman
Pembelajaran : 4
BAHASA INDONESIA
Indikator:
3.2.1 Mengidentifikasi gagasan pokok dan gagasan pendukung dari teks yang didengar.
4.2.1 Menulis gagasan pokok dan gagasan pendukung dari teks yang didengar.
Menemukan gagasan pokok dan pendukung dari teks.
PPKn
Indikator:
3.4.6 Menjelaskan keberagaman yang ada dari teman-temannya
4.4.6 Menceritakan pengalaman diri bekerjasama dalam perbedaan.
Menceritakan pengalaman diri bekerjasama dalam keberagaman.
Sub Tema : 3 Bersyukur atas Keberagaman
Pembelajaran : 5
IPS
Indikator
3.2.4 Menyajikan informasi tentang keragaman sosial, di provinsi setempat.
4.2.4 Menyajikan informasi tentang keragaman sosial di provinsi setempat.
Mempresentasikan keragaman sosial dan budaya.
SBdP
Indikator:
3.3.2 Menjelaskan dasar-dasar gerak tari Bungong Jeumpa.
4.3.2 Menampilkan tari Bungong Jeumpa.
Menari tari Bungong Jeumpa.
Indikator:
3.2.3 Mengidentifikasi gagasan pokok dan gagasan pendukung setiap paragraf dari utama dan gagasan pendukung setiap paragraf dari teks lisan dalam bentuk peta pikiran.
Menemukan gagasan pokok dan pendukung dari teks lisan.
IPA
Indikator:
3.6.5 Menjelaskan sifat-sifat bunyi memantul menyerap.
4.6.5 Membuat peta pikiran tentang sifat bunyi memantul dan menyerap.
Pemantulan dan Penyerapan Bunyi
Bunyi dapat dipantulkan dan diserap.
1. Pemantulan Bunyi
Sebuah kelereng yang kita lempar ke dinding yang keras akan mengalami pemantulan, demikian juga dengan bunyi. Bunyi juga dapat memantul, jika dalam perambatannya dihalangi oleh benda yang permukaannya keras, seperti kayu, kaca, dinding, atau besi.
2. Penyerapan Bunyi
Bunyi juga dapat diserap. Benda-benda yang dapat menyerap bunyi adalah benda yang permukaannya lunak. Benda yang demikian disebut peredam bunyi, misalnya karpet, goni, kertas, kain, busa, dan wol. Benda-benda tersebut dapat digunakan untuk mencegah terjadinya gaung atau kerdam. Dinding dan langit-langit gedung pertemuan, studio rekaman, dan gedung bioskop dilapisi dengan bahan-bahan tersebut supaya tidak terjadi gaung atau kerdam.
Macam-Macam Bunyi Pantul
1. Gaung atau Kerdam
Gaung atau kerdam terjadi karena bunyi dipantulkan oleh dinding yang jaraknya tidak jauh dari sumber bunyi. Hal itu menyebabkan datangnya bunyi pantul bersamaan dengan bunyi asli yang belum selesai terucapkan. Akibatnya, bunyi pantul mengganggu bunyi asli sehingga suara yang terdengar tidak jelas.
2. Gema
Gema terjadi karena bunyi dipantulkan oleh dinding yang jaraknya jauh dari sumber bunyi. Hal itu menyebabkan datangnya bunyi pantul setelah bunyi asli selesai terucapkan. Jadi, bunyi pantul yang terdengar lengkap sesudah bunyi asli.
Gema sering terjadi di gua-gua, lembahlembah, dan bukit-bukit yang jaraknya jauh serta permukaannya keras dan rapat. Selain itu, gema juga dapat dipergunakan untuk mengukur kedalaman jurang atau gua.
Sub Tema : 3 Bersyukur atas Keberagaman
Pembelajaran : 4
BAHASA INDONESIA
Indikator:
3.2.1 Mengidentifikasi gagasan pokok dan gagasan pendukung dari teks yang didengar.
4.2.1 Menulis gagasan pokok dan gagasan pendukung dari teks yang didengar.
Menemukan gagasan pokok dan pendukung dari teks.
PPKn
Indikator:
3.4.6 Menjelaskan keberagaman yang ada dari teman-temannya
4.4.6 Menceritakan pengalaman diri bekerjasama dalam perbedaan.
Menceritakan pengalaman diri bekerjasama dalam keberagaman.
Sub Tema : 3 Bersyukur atas Keberagaman
Pembelajaran : 5
IPS
Indikator
3.2.4 Menyajikan informasi tentang keragaman sosial, di provinsi setempat.
4.2.4 Menyajikan informasi tentang keragaman sosial di provinsi setempat.
Mempresentasikan keragaman sosial dan budaya.
SBdP
Indikator:
3.3.2 Menjelaskan dasar-dasar gerak tari Bungong Jeumpa.
4.3.2 Menampilkan tari Bungong Jeumpa.
Menari tari Bungong Jeumpa.
Kamis, 01 Agustus 2019
Subtema 3 PB 2
Bahasa Indonesia
Indikator:
3.2.2 Mengidentifikasi gagasan pokok dan gagasan pendukung setiap paragraf dari teks lisan.
4.2.2 Menyajikan gagasan utama dan gagasan pendukung setiap paragraf dari teks lisan dalam bentuk peta pikiran.
Menemukan gagasan pokok dan pendukung dari teks lisan.
IPA
Indikator:
3.6.5 Menjelaskan sifat-sifat bunyi memantul menyerap.
4.6.5 Membuat peta pikiran tentang sifat bunyi memantul dan menyerap.
Bunyi sebagai sebuah gelombang memiliki sifat dapat dipantulkan dan diserap.
Bunyi akan dipantulkan dengan baik jika mengenai benda-benda yang keras, seperti permukaan dinding batu, semen, besi, kaca dan seng.
Bunyi akan diserap jika mengenai benda-benda yang lunak, seperti gabus, kapas, dan spons.
IPS
Indikator:
3.2.5 Menjelaskan pengalaman sikap menghargai maknanan tradisional sebagai identitas bangsa Indonesia.
4.2.5 Mengomunikasikan pengalaman sikap menghargai makanan tradisional sebagai identitas bangsa Indonesia
Indonesia yang kaya akan keragaman budaya, suku, agama dan kepercayaan, juga memiliki ribuan jenis makanan tradisional .
Makanan tradisional yang berasal dari berbagai suku bangsa di Indonesia juga merupakan bagian dari Identitas bangsa kita.
Tentunya kita bangga dengan kekayaan budaya Indonesa. Salah satu wujud kebanggaan tersebut adalah dengan mempelajari dan mencoba beragam makanan tradisonal tersebut.
Indikator:
3.2.2 Mengidentifikasi gagasan pokok dan gagasan pendukung setiap paragraf dari teks lisan.
4.2.2 Menyajikan gagasan utama dan gagasan pendukung setiap paragraf dari teks lisan dalam bentuk peta pikiran.
Menemukan gagasan pokok dan pendukung dari teks lisan.
IPA
Indikator:
3.6.5 Menjelaskan sifat-sifat bunyi memantul menyerap.
4.6.5 Membuat peta pikiran tentang sifat bunyi memantul dan menyerap.
Bunyi sebagai sebuah gelombang memiliki sifat dapat dipantulkan dan diserap.
Bunyi akan dipantulkan dengan baik jika mengenai benda-benda yang keras, seperti permukaan dinding batu, semen, besi, kaca dan seng.
Bunyi akan diserap jika mengenai benda-benda yang lunak, seperti gabus, kapas, dan spons.
IPS
Indikator:
3.2.5 Menjelaskan pengalaman sikap menghargai maknanan tradisional sebagai identitas bangsa Indonesia.
4.2.5 Mengomunikasikan pengalaman sikap menghargai makanan tradisional sebagai identitas bangsa Indonesia
Indonesia yang kaya akan keragaman budaya, suku, agama dan kepercayaan, juga memiliki ribuan jenis makanan tradisional .
Makanan tradisional yang berasal dari berbagai suku bangsa di Indonesia juga merupakan bagian dari Identitas bangsa kita.
Tentunya kita bangga dengan kekayaan budaya Indonesa. Salah satu wujud kebanggaan tersebut adalah dengan mempelajari dan mencoba beragam makanan tradisonal tersebut.
Rabu, 31 Juli 2019
Tema 1 Subtema 3 Keberagaman Budaya Bangsaku PB 1
Bahasa Indonesia
Indikator:
3.2.2 Mengidentifikasi gagasan pokok dan gagasan pendukung setiap paragraf dari teks lisan.
4.2.2 Menyajikan gagasan utama dan gagasan pendukung setiap paragraf dari teks lisan dalam bentuk peta pikiran.
Menemukan gagasan pokok dan pendukung dari teks lisan.
IPA
Indikator:
3.6.5 Menjelaskan sifat-sifat bunyi memantul menyerap.
4.6.5 Membuat peta pikiran tentang sifat bunyi memantul dan menyerap.
Bunyi sebagai sebuah gelombang memiliki sifat dapat dipantulkan dan diserap.
Bunyi akan dipantulkan dengan baik jika mengenai benda-benda yang keras, seperti permukaan dinding batu, semen, besi, kaca dan seng.
Bunyi akan diserap jika mengenai benda-benda yang lunak, seperti gabus, kapas, dan spons.
IPS
Indikator:
3.2.5 Menjelaskan pengalaman sikap menghargai maknanan tradisional sebagai identitas bangsa Indonesia.
4.2.5 Mengomunikasikan pengalaman sikap menghargai makanan tradisional sebagai identitas bangsa Indonesia
Indonesia yang kaya akan keragaman budaya, suku, agama dan kepercayaan, juga memiliki ribuan jenis makanan tradisional .
Makanan tradisional yang berasal dari berbagai suku bangsa di Indonesia juga merupakan bagian dari Identitas bangsa kita.
Tentunya kita bangga dengan kekayaan budaya Indonesa. Salah satu wujud kebanggaan tersebut adalah dengan mempelajari dan mencoba beragam makanan tradisonal tersebut.
Indikator:
3.2.2 Mengidentifikasi gagasan pokok dan gagasan pendukung setiap paragraf dari teks lisan.
4.2.2 Menyajikan gagasan utama dan gagasan pendukung setiap paragraf dari teks lisan dalam bentuk peta pikiran.
Menemukan gagasan pokok dan pendukung dari teks lisan.
IPA
Indikator:
3.6.5 Menjelaskan sifat-sifat bunyi memantul menyerap.
4.6.5 Membuat peta pikiran tentang sifat bunyi memantul dan menyerap.
Bunyi sebagai sebuah gelombang memiliki sifat dapat dipantulkan dan diserap.
Bunyi akan dipantulkan dengan baik jika mengenai benda-benda yang keras, seperti permukaan dinding batu, semen, besi, kaca dan seng.
Bunyi akan diserap jika mengenai benda-benda yang lunak, seperti gabus, kapas, dan spons.
IPS
Indikator:
3.2.5 Menjelaskan pengalaman sikap menghargai maknanan tradisional sebagai identitas bangsa Indonesia.
4.2.5 Mengomunikasikan pengalaman sikap menghargai makanan tradisional sebagai identitas bangsa Indonesia
Indonesia yang kaya akan keragaman budaya, suku, agama dan kepercayaan, juga memiliki ribuan jenis makanan tradisional .
Makanan tradisional yang berasal dari berbagai suku bangsa di Indonesia juga merupakan bagian dari Identitas bangsa kita.
Tentunya kita bangga dengan kekayaan budaya Indonesa. Salah satu wujud kebanggaan tersebut adalah dengan mempelajari dan mencoba beragam makanan tradisonal tersebut.
Minggu, 28 Juli 2019
Tema 1 Subtema 2 PB 5
SBDP
Indikator:
3.3.2 Menjelaskan dasar-dasar gerak tari Bungong Jeumpa dalam posisi duduk
4.3.2 Mempraktikkan dasar-dasar gerak tari Bungong Jeumpa dalam posisi duduk.
Menari tarian daerah Bungong Jeumpa
Proses pembelajaran tari Bungong Jeumpa dinilai dengan catatan anekdot.
IPS
Indikator:
3.2.4 Menjelaskan perayaan hari besar agama sebagai bentuk keragaman sosial, budaya, dan agama di provinsi setempat sebagai identitas bangsa Indonesia secara tertulis dan lisan
4.2.4 Menceritakan perayaan hari besar agama sebagai bentuk keragaman sosial, budaya, dan agama di provinsi setempat sebagai identitas bangsa Indonesia secara tertulis dan lisan
Menceritakan perayaan hari besar agama
Keanekaragaman Agama di Indonesia
Berikut penjelasan Enam agama besar yang paling banyak dianut di Indonesia
1. Agama Islam
Nama Kitab Suci : Al Qur'an
Tempat Ibadah : Masjid
Hari Besar Keagamaan : Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul Adha, Tahun Baru Hijrah, Isra’ Mi’raj
2. Agama Kristen Protestan
Nama Kitab Suci : Alkitab
Tempat Ibadah : Gereja
Hari Besar Keagamaan : Hari Natal, Hari Jumat Agung, Hari Paskah, Kenaikan Isa Almasih
3. Agama Katolik
Nama Kitab Suci : Alkitab
Tempat Ibadah : Gereja
Hari Besar Keagamaan : Hari Natal, Hari Jumat Agung, Hari Paskah, Kenaikan Isa Almasih
4. Agama Hindu
Nama Kitab Suci : Weda
Tempat Ibadah : Pura
Hari Besar Keagamaan : Hari Nyepi, Hari Saraswati, Hari Pagerwesi
5. Agama Buddha
Nama Kitab Suci : Tri Pitaka
Tempat Ibadah : Vihara
Hari Besar Keagamaan : Hari Waisak, Hari Asadha, Hari Kathina
6. Agama Kong Hu Cu
Nama Kitab Suci : Si Shu Wu Ching
Hari Besar Keagamaan : Tahun Baru Imlek, Cap Go Meh
Indikator:
3.3.2 Menjelaskan dasar-dasar gerak tari Bungong Jeumpa dalam posisi duduk
4.3.2 Mempraktikkan dasar-dasar gerak tari Bungong Jeumpa dalam posisi duduk.
Menari tarian daerah Bungong Jeumpa
Proses pembelajaran tari Bungong Jeumpa dinilai dengan catatan anekdot.
IPS
Indikator:
3.2.4 Menjelaskan perayaan hari besar agama sebagai bentuk keragaman sosial, budaya, dan agama di provinsi setempat sebagai identitas bangsa Indonesia secara tertulis dan lisan
4.2.4 Menceritakan perayaan hari besar agama sebagai bentuk keragaman sosial, budaya, dan agama di provinsi setempat sebagai identitas bangsa Indonesia secara tertulis dan lisan
Menceritakan perayaan hari besar agama
Keanekaragaman Agama di Indonesia
Berikut penjelasan Enam agama besar yang paling banyak dianut di Indonesia
1. Agama Islam
Nama Kitab Suci : Al Qur'an
Tempat Ibadah : Masjid
Hari Besar Keagamaan : Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul Adha, Tahun Baru Hijrah, Isra’ Mi’raj
2. Agama Kristen Protestan
Nama Kitab Suci : Alkitab
Tempat Ibadah : Gereja
Hari Besar Keagamaan : Hari Natal, Hari Jumat Agung, Hari Paskah, Kenaikan Isa Almasih
3. Agama Katolik
Nama Kitab Suci : Alkitab
Tempat Ibadah : Gereja
Hari Besar Keagamaan : Hari Natal, Hari Jumat Agung, Hari Paskah, Kenaikan Isa Almasih
4. Agama Hindu
Nama Kitab Suci : Weda
Tempat Ibadah : Pura
Hari Besar Keagamaan : Hari Nyepi, Hari Saraswati, Hari Pagerwesi
5. Agama Buddha
Nama Kitab Suci : Tri Pitaka
Tempat Ibadah : Vihara
Hari Besar Keagamaan : Hari Waisak, Hari Asadha, Hari Kathina
6. Agama Kong Hu Cu
Nama Kitab Suci : Si Shu Wu Ching
Hari Besar Keagamaan : Tahun Baru Imlek, Cap Go Meh
Langganan:
Postingan (Atom)
Materi Ajar: Selasa, 4 Agustus 2026
Hari/Tanggal : Selasa, 4 Agustus 2026 Kelas : 6 Al Jazari Muatan Pelajaran : Matematika...
-
Hari/Tanggal : Senin, 28 April 2025 Muatan Pembelajaran : 1. Matematika ...
-
Tema 1 : Organ Gerak Hewan Dan Manusia Sub Tema 1 : Organ Gerak Hewan Pembelajaran ke ...
-
TEMA 1 : Organ Gerak Hewan dan Manusia SUB TEMA 1 : Organ Gerak Hewan PEMBELAJARAN 4 : ...